Kamis, 30 Oktober 2014

“This all Because Your CHU... Kyuhyun!” Part. 9

“This all Because Your CHU... Kyuhyun!” Part. 9




Tittle                             : “This all Because Your CHU... Kyuhyun!” Part. 9 
Author                          : JEA_
Cast                              : Cho Kyuhyun, Shim Hiu hwi, Park Yoochun, Shim Changmin
                                        Miu, And Other Cast
Rating                           : PG + 17 / Straight


“Mwo? Miu-shi… boleh aku bertanya suatu hal padamu?” Ujar Hiu hwi memicing
“Tentu, bahkan kau memang harus bertanya padaku.”
“Humm… siapa kau sebenarnya?”
“Mwo?” Miu sentak menghentikan senyumannya dan memandang kearah Hiu hwi dengan tatapan getir.
“Sebenarnya—“



-           "Sampai detik ini... aku masih memikirkanmu, rasa yang memang tak mungkin hilang oleh sebuah masa.
Aku terus mengatakan pada diriku sendiri untuk berhenti, tapi nyatanya namamu masih terukir jelas dalam ingatanku....
Kumohon... pergilah! Menepilah dari hidup dan otakku." –

_This all Because Your CHU... Kyuhyun! Part. 9 Begin’s story_




Angin berhembus semampai dalam diam, berseru tak senada dengan gerakan awan yang terpekur diatas sana. Debu-debu itu bergerak dan berpindah ke mata angin yang lain, menghunus segumpalan kecil kerikil-kerikil yang bergerak singkat. Terdiam! Untuk beberapa waktu yang cukup lama kedua yeoja cantik ini membisu tak bersuara, membiarkan pikiran mereka menyatu dalam relung batin yang kian membuncah.
"Sebenarnya—siapa kalian?" Hiu hwi mendongak menatap Miu, berharap jika yeoja Jepang itu akan membalas tatapannya. Nampak jelas buliran bening yang masih menyangkut dalam kedua kelopak Hiu hwi saat ini, sebenarnya dia sudah mengerti siapa Kyu dan Miu sebenarnya. Namun entahlah, ia seakan butuh penjelasan dan penegasan berulang.
"Hiu hwi, aku pikir kau sudah tau siapa Kyuhyun sebenarnya.” Miu sentak mendekat kearah Hiu hwi dan menghela nafasnya singkat.
“Hummm… dari saat Kyu mengerti akan siapa dirinya, ia sama sekali tak suka akan statusnya seperti saat ini. Ia seolah terkekang dan berusaha untuk terus pergi dan keluar dari Dai Nippon Teikoku. Sebuah tempat ia ditakdirkan dan tinggal disana. Dai Nippon Teikoku sendiri adalah Kekaisaran Jepang Agung yang berarti jika Kyu memang bukanlah orang biasa, dia bukan hanya sekedar seorang ‘Cho Kyuhyun’ tapi memang dia adalah Hisahito, seorang pangeran dan calon Kaisar besar Jepang. Negara itu akan berada ditangannya Hiu hwi, semua orang sangat menunggu akan hal itu nantinya.”
“Mwo? Jadi—jadi yang kau maksud itu adalah—“
“Benar, Kyu adalah Pangeran Hisahito. Ia kabur dari Jepang ke Korea beberapa bulan yang lalu setelah kematian Ibunya yang notabane adalah Putri Mahkota Masako Owada, istri dari Putra Mahkota Naruhito. Sebenarnya hidup Kyu sama sekali tak seindah pemikiran banyak orang yang mengagumi kemewahan hidupnya, semua pasang mata selalu memperhatikan gerak-geriknya untuk dimuat dalam bentuk sebuah buku sejarah yang akan dibaca oleh anak cucu kita nanti dan itu malah membuatnya terkekang,” Miu menghirup udara kota ini untuk sejenak, seolah ingin kembali ke sebuah masa lalu yang kelam.
“Sejak kecil, Kyu sangatlah dekat dengan Ibunya, ia bahkan hanya bermain dan bercanda dengan putri Masako dan para kerabat kekaisaran lainnya, sungguh tak seperti anak pada umumnya. Kyu dan Putri Masako tak hanya dekat, mereka juga begitu mirip. Sampai Putri Masako meninggal 6 bulan yang lalu.”
“Mwo?”
“Sebenarnya— jika menurut kabar, Putri Masako memang masih hidup sampai sekarang, mungkin kau akan bingung jika membaca artikel keluarga mereka di Internet ataupun surat kabar. Ini adalah rahasia besar kekaisaran Jepang dan tak boleh ada yang tau kecuali orang dalam, tapi aku tak bisa jika aku tak memberitahukanmu soal ini. Hiu hwi… sebenarnya Putri Masako memiliki saudari kembar yang bernama Masaki, Putri Masaki lah yang kini menggantikan posisi Putri Masako sebagai istri putra Mahkota Naruhito dan Ibu dari Kyu. Putri Masaki dan Masako kembar identik hingga tak ada yang mengetahui tentang masalah ini sebelumnya,” Miu menatap Hiu hwi dengan senyuman hambar, cerita kehidupan Kyu dan keluarganya begitu rumit jika harus diceritakan dari awal.
“Keluarga Kaisar melakukan semua itu karna tak ingin sejarah mencatat jika Putri Masako gila! Selama bertahun-tahun Putri Masako Dikurung dalam sebuah ruangan yang hanya beberapa orang yang tau, ia mengalami gangguan kejiwaan kurang  lebih saat tahun 2002, selama itu jugalah kembarannya itu menggantikan posisinya seolah-olah Putri Masako baik-baik saja. Ia diperkirakan mengalami tekanan emosional yang menurut beberapa Dokter disebabkan karna sulitnya ia menyesuaikan diri dengan kehidupannya sebagai anggota keluarga kekaisaran. Ia didiagnosis menderita gangguan penyesuaian (Adjustment disorder) pada bulan Juli 2004. Sejujurnya, ia memang mengalami tekanan batin dan gangguan jiwa karna pengaturan oleh Biro Rumah Tangga Kekaisaran yang seolah begitu ketat padanya.”
“Lalu, kenapa Putri Masako meninggal? Dan kenapa Kyuhyun seolah sangat membenci keluarganya?” Tanya Hiu hwi beruntun dengan kilatan tak sabar.
“Putri Masako meninggal saat ia tanpa sengaja berhasil lolos dari ruangan kurungannya, ia pergi dan berlari ke arah sebuah lembah dimana hanya ada rumput ilalang yang menemaninya. Saat itu keluarga Kekaisaran panik bukan main, mereka mencari Putri Masako hampir selama 2 hari berturut-turut tanpa henti termasuk Kyu! Sampai di hari ke 3 tiba-tiba saja Kyu dan beberapa pengawal Kekaisaran menemukan Putri Masako berdiri tegap dilintasan sebuah kereta api, beliau tersenyum layaknya orang yang tak mengalami gangguan jiwa sama sekali. Itulah senyum terakhir dari Ibunya yang Kyuhyun lihat untuk terakhir kali, sampai kereta api itu benar-benar menghancurkan beberapa bagian tubuh Putri Masako dalam hitungan detik. Tubuhnya terseret cukup jauh dari lintasan, bahkan wajahnya hancur dan sulit untuk dikenali lagi,” Miu tampak tertunduk dalam, kedua tangannya mengait dan kembali mendesah panjang.
“Yang lebih miris lagi adalah… jasad Putri Masako tak mendapatkan upacara khusus sebagaimana mestinya keluarga kaisar yang meninggal. Semua anggota Kekaisaran tutup mulut akan hal ini, mereka berpura-pura tak mengenal siapa wanita yang meninggal dilintasan kereta api itu, karna memang toh~ semua orang didunia ini menganggap jika Putri Masako masih hidup dengan baik bersama Putra Mahkota dan anaknya. Kyuhyun marah! Ini memang terlalu kejam untuk nasib Ibunya itu, bahkan ia tak diizinkan menangis dan mengikuti pemakaman Ibunya sendiri, Kyu dipaksa untuk bungkam akan identitas asli sang Ibu. Karna itulah—karna itulah Kyu sangat membenci Ayah dan bahkan seluruh keluarga Kekasairan. Kyu hanya boleh mengunjungi makam sang Ibu yang dikuburkan pihak setempat secara sembunyi-sembunyi. Apa kau tau Hiu hwi? Nama nisan yang tertulis disana bukanlah nama ‘MASAKO ODAWA’ tapi Baioretto yang berarti Anggrek.”
“Jadi—jadi karna semua inilah Kyuhyun hendak bunuh diri waktu itu?” Hiu hwi terlihat bertanya pada dirinya sendiri membuat Miu menoleh cepat padanya.
“Apa maksudmu? Kyuhyun bunuh diri?”
“Nde? Ani—maksudku, bisa saja dia akan bunuh diri karna terlalu berat menanggung semua ini.”
“Mungkin kau benar, mengingat kondisi kesehatan Kyu tak jauh berbeda dengan Putri Masako.”
“Humm….” Hiu hwi bergumam seraya mengangguk kecil; tak tau apa yang harus ia katakan lagi akan semua ini.
“Miu-shi, apa boleh aku bertanya satu hal lagi padamu?”
“Apa?”
“Kenapa kau bisa tau semua ini? Bukankah tadi kau mengatakan jika hal ini hanya diketahui oleh orang dalam saja? Lalu, siapa kau?” Tanya Hiu hwi ragu membuat Miu berpaling kearah lain sejenak dan kembali menatapnya.
“Apa kau benar-benar ingin tau siapa aku? Tapi sebelum aku menjawab itu semua, aku ingin lebih dulu mengajukan satu pertanyaan untukmu. Hummm… Apa hubunganmu dengan Kyu? Selama ini Kyu orang yang sangat sulit bergaul, bahkan sangat tidak mungkin jika ia mempunyai teman dekat.”
“Nde? Sebenarnya aku—“ Hiu hwi sentak terdiam, kemelut peliknya hubungan ia dengan Kyuhyun tak bisa dikatakan dengan beberapa kalimat saja. Kembali, ia seolah teringat akan sebutan hubungan mereka waktu itu. Soulmate! Yah~ seperti itulah Kyuhyun mengatakannya. Tidak mungkin ia mengatakan hal seperti itu juga kepada Miu, bukankah itu malah akan terdengar seperti lelucon.
“Aku tidak punya hubungan apa-apa dengan Kyu, kami—kami hanya kenalan biasa.” Hiu hwi memaksakan senyumnya, sekuat tenaga ia tahan agar ia tampak tak salah tingkah.
“Benarkah? Kalau begitu baguslah.”
“Mwo? Apa maksudmu?”
“Hiu hwi… sebenarnya aku dan Kyuhyun sudah mengenal satu sama lain sejak kami kecil. Usiaku memang lebih tua dari Kyu, tapi dari dulu ia sama sekali tak ingin menyebutku dengan sebutan ‘Noona’ dan semacamnya. Aku cukup dekat dengan Kyu, bahkan aku tak menyangka jika kedekatan kami itu malah membuatnya jatuh cinta padaku.” Miu tampak tersenyum jika mengingat masa lalunya itu, sebuah masa dimana ia ingin kembali lagi.
“Ja—jatuh cinta padamu?” Dada Hiu hwi sentak berdesir sekilas. Entah mengapa, ia tak suka mendengar ini bahkan kelanjutannya nanti.
“Ne, dia selalu mengikutiku kemanapun aku pergi. Ia seolah bergantung padaku setelah sosok Eommanya, sepertinya ia memang bocah yang kesepian. Hahaha…. Kau tau, Hisahito kecil waktu itu benar-benar sangat menggemaskan. Sebenarnya, aku anak dari seorang Kepala Menteri Kepemerintahan Jepang dan Ibuku seorang Diplomat muda yang cukup sukses. Untuk itulah, aku sering dibawah kesana dan bertemu dengan Kyuhyun. Mungkin karna itulah, kami bahkan dijodohkan.”
“Mwo?” Mata Hiu hwi sentak membulat tak percaya. Entah mengapa perlahan-lahan tubuhnya mulai bergetar tak pasti.
“Dijodohkan? Mungkin kata itu tidak bisa dikatakan lagi untuk memperjelas hubungan kami sebenarnya. Silsilah dan budaya Kekaisaran berbeda cukup jauh dengan kehidupan masyarakat pada umumnya bahkan tentang sebuah pernikahan. Mungkin kau tak akan percaya tentang apa yang akan aku katakan ini padamu Hiu hwi,” Miu menatap Hiu hwi yang telah berubah ekspresi saat ini, dapat ia tengkap kegetiran dari raut yeoja itu.
“Aku dan Kyuhyun sudah menikah menurut asas Kekaisaran sejak usia kami 13 tahun.”
“Mwo? Mworago?” Ucap Hiu hwi sentak saja memundurkan satu langkahnya kebelakang, tangannya tampak mengepal menahan air mata yang siap berjatuhan di pelupuk matanya. Menikah? Jadi Kyu dan Miu sudah—
“Kami akan menikah secara resmi saat Kyuhyun naik jabatan dan lulus dari Sekolahnya. Jujur saja Hiu hwi, sebenarnya aku menolak perjodohan dan pernikahan ini, aku sempat menghindari Kyuhyun dan berpura-pura menjalin kasih dengan pemuda lain hanya agar ia sakit hati padaku, tapi ternyata aku salah—aku malah menambah rasa sakit dihatinya. Aku malah menghindarinya saat ia benar-benar membutuhkanku, saat dimana Eomma nya meninggal. Aku tidak tau Kyuhyun nekat untuk pergi dari menentang Kaisar. Aku baru sadar saat ia tak disampingku, ternyata aku masih membutuhkannya, aku sadar jika aku mulai mencintainya.”
“Aniya… ini benar-benar tidak mungkin.” Hiu hwi tak bisa lagi membendung air matanya, seolah sebuah sembilu kini tengah menghunus tepat didadanya; sakit! Ini benar-benar sangat menyakitkan.
“Hiu hwi, kumohon bantulah aku… bantulah aku membujuk Kyu agar ia mau kembali ke Jepang dan mengikuti semua peraturan yang ada,” Miu sentak menggenggam kedua tangan Hiu hwi dengan sebuah pelasan dan permohonan yang tersirat.
“Jika Kyu terus menentang seperti ini, keluarga mereka akan jatuh. Sebuah tahta kekaisaran bukanlah sebuah pilihan, tapi ini sebuah takdir. Kyu satu-satunya penerus kekaisaran yang ada, ia tak bisa mengelak dan merubah takdir itu. Jika ia memang nekat mengambil jalan berbeda, nama Kyu akan dicoret dari daftar sejarah dan bukan hanya itu saja, keluarga mereka juga akan diasingkan di pulau terpincil. Masyarakat Jepang pasti akan sangat kecewa karna hal ini, untuk itulah aku memintamu membantuku agar ia pulang kesana dengan atau memakai cara apapun.”
“Kenapa? Kenapa aku harus membantumu? Bukankah aku bukan siapa-siapa untuknya.”
“Hiu hwi, aku memang tidak banyak tau bagaimana hubunganmu dengan Kyu, tapi yang jelas aku tau jika kalian dekat. Untuk apa kau menangis dan menunjukan wajah kesakitan seperti itu, jika memang kau tak mencintainya. Kita sama-sama seorang perempuan, aku mengerti bagaimana perasaanmu.”
“Molla, aku juga bingung dengan perasaanku. Lalu, kau mau apa dariku?”
“Aku ingin kau memaksanya pulang ke Jepang dan—dan kumohon jauhilah Kyuhyun setelah itu.”
“Hahaha… hanya itu?” Hiu hwi tertawa singkat diikuti oleh buliran bening air matanya yang terus berjatuhan. Tampak sekali jika ia kini tengah menahan kepedihan yang dalam.
“Hiu hwi….” Miu memegang bahu Hiu hwi cukup keras membuat yeoja itu sentak menghentikan tawanya dan mulai menangis terisak. Ia baru sadar jika sejak tadi Miu memakai cincin yang berbeda di jemari kananya, mungkin itu petanda jika ia memang sudah menikah dengan Kyuhyun menurut hukum Kekaisaran di Jepang.



-          “Kenapa Tuhan menempatkan rasa ini, jika pada akhirnya aku sadar dan mengerti jika kau tak mungkin jadi milikku. Dunia ini memang seperti sebuah mimpi, sama seperti kau dimataku. –


Tampak Kyuhyun sejak tadi menekan beberapa nomor diponselnya untuk menghubungi seseorang yang memang sejak tadi tak mengangkat panggilannya. Jika dihitung, mungkin sudah hampir ratusan kali ia menekan tombol memanggil itu.
“Hiu hwi, kau dimana huh? Kenapa kau tak mengangkat telponku?” Kyu nampak berlari membuat kibaran rambut dan jas putihnya melayang tak tentu arah. Tubuhnya bergetar dengan kelopak mata yang berair. TIDAK! Tidak untuk kedua kalinya, ia kehilangan orang yang begitu ia cintai. Selama ini mata Kyu hanya memandang orang-orang disekitarnya saja, tak pernah sekalipun ia berniat mendongak menatap keindahan dunia yang lain. Yah~ penyesalan itu baru ia temukan saat ia melihat Hiu hwi.
“Hiu hwi… aku tak ingin kehilanganmu. Kumohon, izinkan aku mengatakan satu hal ini saja untuk yang pertama kali aku lakukan, jika aku—aku mencintaimu! Aku hanya mencintaimu dan membutuhkanmu.” Kyu terus bergumam seraya berlari dan mencari Hiu hwi diantara kerumanan orang-orang ini. Ia tampak terlihat sangat ketakutan, ia takut jika Hiu hwi lenyap tanpa memberi tanda sebelumnya. Ia sudah tak perduli lagi, siapa dia dan apa yang terjadi dalam hidupnya kelak.
“Ōji….” Beberapa suara orang-orang itu terus saja menghantui telinganya membuat Kyu geram dibuatnya. Ia benci diikuti seperti ini! Ia benci terus dikawal dan dijaga ketat oleh ratusan Bodyguard seperti ini. Ia ingin menjadi seorang ‘Cho Kyuhyun’ bukan ‘Pangeran Hisahito.
“YA! Berhenti mengikutiku sekarang juga!” Kyu sentak berbalik dan memekik kepada para pengawal kekaisaran itu, ia tau jika ia akan dipaksa pulang ke Jepang dengan Pesawat pribadi yang telah menunggunya sejak tadi.
“Pangeran Hisahito, anda harus segera pulang ke Jepang saat ini juga. Kaisar Akihito dan putra Mahkota sudah menunggu anda.”
“TIDAK! Mereka menginginkan Pangeran Hisahito bukan Cho Kyuhyun! PERGI…! Jika kalian masih mengikutiku, akan aku pastikan besok beritaku akan menjadi Halaman pertama dimana-mana. Kalian tau siapa aku bukan? Aku bisa membuat ulah dan mengacaukan semuanya disini.” Ancam Kyu membuat orang-orang berjas hitam itu merunduk takut. Kyu tersenyum sinis sejenak seraya kembali berlari menembus orang-orang yang menatapi mereka dengan sedikit curiga.


Disatu sisi, tampak Hiu hwi kini tengah terduduk seraya menangis dipenyanggah dinding belakang perpustakaan Sekolah mereka itu. Sudah sejak tadi ia melakukan hal itu sampai kedua matanya benar-benar membengkak, tak ada yang ia inginkan lagi selain mengeluarkan semuanya dan menangis. Ditatapnya lagi, layar ponsernya yang sejak tadi bergetar, tampak nama Kyuhyun tertera jelas disana. Sebenarnya Hiu hwi ingin sekali mendengar suara Kyuhyun saat ini, namun ia harus menahan itu semua.
“Kenapa aku—kenapa aku harus menyukaimu? Kau bukan takdirku, aku sadar akan hal itu. Kyuhyun Oppa, bahkan sampai hari ini dan mungkin tahun-tahun berikutnya aku akan masih mencintaimu. Tolong maafkan aku.” Ucap Hiu hwi terisak seraya mencengkram batu yang memang sengaja ia gunakan untuk menahan keperihan dihatinya.
Ia benar-benar tak menyangka jika ia bisa mencintai orang yang seharusnya tak ia cintai, mencintai sesuatu yang telah menjadi milik orang lain, mencintai sesuatu dengan derajat dan martabat yang jauh berbeda bagai langit dan bumi.


===


@Seoul Hospital_ South Korea_


“Hiu hwi-ya….” Panggilan Yoochun yang entah keberapa kali ini sentak membuyarkan lamunan Hiu hwi seketika, tampak buliran bening dari kedua kelopak yeoja itu kembali terjatuh tanpa ia sendiri sadari. Yoochun memang meminta Hiu hwi untuk menemaninya di Rumah sakit, sudah hampir 2 minggu memang namja manis itu belum diperbolehkan pulang akibat kecelakaan yang ia alami kemarin.
“Nde Oppa?” Sahut Hiu hwi seraya menghapus buliran itu dan tersenyum manis. Manis? Itu malah terlihat sangat menyakitkan dimata Yoochun.
“Angkat saja telponmu itu, aku pusing mendengarnya berbunyi.”
“Oh? Ah… kalau begitu biar aku matikan saja.”
“YA! Aku menyuruhmu untuk mengangkat telpon itu, bukan untuk mematikan ponselmu.”
“Panggilan itu tidak penting Opp—“
“Apa itu dari Kyu? Sampai kapan kau akan menghindarinya huh? Cepat jawablah dan katakan padanya jika kau merindukannya.”
“Ani, untuk apa aku mengatakan hal yang aneh semacam itu. Aku tidak apa-apa, sebaiknya kita—“
“Kau mencintainya makanya kau bersikap seperti ini. Hiu hwi… sebenarnya aku sedikit cemburu mengetahui hal ini, tapi aku tidak bisa memaksakanmu lagi untuk mencintaiku. Aku tak bisa melihatmu menahan tangis seperti itu.” Ucapan Yoochun kali ini membuat air mata Hiu hwi kembali mengalir, kesesakkan itu semakin menghantuinya. Yoochun nampak menghela nafas seraya memajukan kursi rodanya menghampiri Hiu hwi.
“Tidak—aku harus melupakannya Oppa. Apa boleh aku meminta sesuatu hal padamu?”
“Katakan, asal kau bisa kembali tersenyum. Aku akan melakukannya,”
“Bisakah kau membuatku kembali menyukaimu?”
“Mwo?”
“Dulu, kau dengan mudahnya membuatku jatuh pada pesonamu. Sekarang, aku ingin kau melakukannya lagi Oppa, tolong buatlah aku kembali menyukaimu.”
“Hiu hwi-ya….”
“Aku mohon, aku tak sanggup lagi Oppa. Semakin hari aku semakin memikirkannya, aku menginginkannya berada disampingku, aku ingin memilikinya untuk diriku sendiri! Aku—“ Yoochun sentak memeluk tubuh Hiu hwi saat yeoja itu hampir saja terjatuh. Sesakit inikah ia kehilangan seorang Cho Kyuhyun?
“Tenanglah….” Yoochun kembali merekatkan dekapannya, tak perduli jika lutut kanannya masih diperban dan belum boleh bergerak banyak.
“Jadi karna ini kau tak ingin bertemu atau sekedar mengangkat telponku huh?” Hiu hwi dan Yoochun sentak berbalik dan menghadap kearah sumber suara yang baru saja berbicara itu.
“Kyu—Kyuhyun Oppa….”
“Wae? Huh?”
“Darimana Oppa tau jika aku—“
“Bukankah kita sudah berjanji suatu hal heh? Aku paling tidak suka, jika milikku disentuh oleh orang lain. KAJJA~” Kyu sentak menarik tangan Hiu hwi dari dekapan Kyu dan mencengrkamnya keras.
“Lepaskan! Aku tidak mau ikut denganmu Pangeran Hisahito!” Bentak Hiu hwi seraya berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Kyu.
“Mwo?”
“Untuk apa aku ikut denganmu huh? Perjanjian? Aku bahkan tidak ingat kita pernah berjanji sebelumnya.”
“YA!”
“WAE? Pulanglah ke tempat asalmu Pangeran, disini bukan duniamu. Kau tak pantas menyentuhku, tanganmu terlalu halus.”
“Hiu hwi-ya… aku bisa menjelaskan semuanya padamu, kau tidak perlu bersikap seperti ini padaku. Apa kau tau huh? Kau telah menyiksaku!” Geram Kyu seraya memegang kedua pipi Hiu hwi dengan satu tangannya.
“Itu urusanmu dan tak ada hubungannya denganku!” Erang Hiu hwi seraya mengepal menahan tangis yang membucah dalam relung batinnya.
“Benarkah? Benarkah ucapanmu itu huh?” Kyu mulai memelankan suaranya dan menatap kedua manik mata yeoja itu dengan tajam.
“Nde! Pergilah… menjauhlah dan jangan mengusik hidupku lagi! Aku sudah tau jika kau seorang Pangeran sebelumnya, unt—“ Belum sempat Hiu hwi menyelesaikan perkataanya, Kyu pun telah lebih dulu melumat bibir mungil yeoja itu dengan kasar.
“YA! Lep—“ Hiu hwi memberontak keras, namun sayang tenaga Kyu memang jauh lebih kuat dibanding dirinya. Tak perduli jika sekarang mereka berdiri dimana, tak perduli sekarang jika sebenarnya Yoochun menatapi adegan itu dengan pucat tepat didepan matanya itu. Tampak Kyu sesekali memaksa masuk kebibir yeoja itu yang masih tertutup rapat, seolah tak kehilangan akal, Kyu pun sentak menggigit bibir bawah Hiu hwi membuat yeoja itu membuka mulutnya sekilas, Tak tanggung-tanggung, kini Kyu malah melilit lidah yeoja itu untuk hanyut bersamanya.
“YA!” Hiu hwi sentak mendorong tubuh Kyu sekuat tenaga hingga pertautan mereka terlepas seketika. Ditatapnya tajam Kyu dengan buliran bening yang terus berjatuhan dikelopak matanya.
“Apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan ini huh? Kau harus tau diri siapa dirimu Cho Kyuhyun! Kau tau bagaimana perasaan Miu, jika ia melihat ini huh? Kau benar-benar pemuda yang kejam!”
“Aku tidak perduli! Aku hanya perduli padamu!”
“Untuk apa huh? Aku tidak mencintaimu, bahkan sebenarnya aku sudah tau jika kau adalah seorang calon Kaisar Jepang, untuk itulah aku mendekatimu!”
“Kau berbohong! Walau itu benar, aku tidak perduli sama sekali, aku tidak perduli akan tujuanmu mendekatiku. Aku tidak perduli Hiu hwi.”

“#PLAAAKK!”

Hiu hwi sentak mengangkat tangannya untuk menampar Kyu, ia ingin membuat Kyuhyun sadar siapa dirinya saat ini.
“Menjauhlah dan jangan merusak hubunganku dengan Yoochun Oppa! Aku mencintainya, aku bahkan berpikir untuk menikah dengannya saat aku lulus nanti. Hahaha! Kau bodoh Cho Kyuhyun, kau terlalu bodoh.” Hiu hwi sentak tertawa sinis; lebih tepatnya ia memaksakan untuk tertawa. Tampak yeoja itu berbalik dan menghampiri Yoochun yang masih terkejut atas kejadian pasangan sejoli ini.
“Yoochun Oppa, kau masih mau menerimaku kan?” Hiu hwi sentak menggenggam tangan Yoochun dengan erat. Yoochun tau, jika yeoja itu kini tengah meminta energy padanya.
“Ne? Hiu hwi-ya aku—“
“Aku mencintaimu Yoochun Oppa, kumohon jadikanlah aku milikmu sepenuhnya.” Hiu hwi sentak mendekatkan  wajahnya pada Yoochun, semakin dekat hingga—
“Hiu hwi!” Geram Kyu mengerang seraya mengepalkan kedua tangannya emosi. Baru kali ini hatinya mencolos dan sesakit ini, ia benar-benar tak menyangka jika Hiu hwi dapat berciuman dengan namja lain selain dirinya tepat dihadapannya.


-TBC-

-Preview To The Next Chap-

“Hiu hwi… apa aku belum mengatakan sesuatu padamu tentang Kyu? Dia—dia mempunyai penyakit yang—“ Hiu hwi sentak menganga lebar tak percaya mendengar penjelasan Miu kali ini, bibirnya terkatup rapat akan ketakutan yang perlahan menghinggapinya.
“Jadi—jadi itulah sebabnya Kyu terkadang ingin berpikir untuk mati? Jadi dia—“

_______


“Hiu hwi-ya… bisakah kau tetap disini dan tidurlah denganku.”




===

2 Next Chap lagi adalah ENDING! Tenang aja kok, Kyu bukan terkena penyakit mematikan kayak TBC(?) Kanker payudara atau semacamnya… *Dibanting Kyu*
Ntar itu akan terungkap di Next Chap….
Sebenarnya Hiu hwi ama Yoochun itu gax bener-bener ciuman loh! Hahaha~
Gax semuanya cinta itu harus memiliki^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar