It's Wrong Married [LAST PART]
Cast
: Cho Kyuhyun, Lee Hiu hwi, Shim Changmin, Khazuma Tetsuya, Lee Hyo ra,
Member Of Super Junior and TVXQ. Special Cast Lee Joon (MBLAQ) Song
Joong ki
Genre : Comedy Romantic
"Perkenalkan nama ku Cho Hiu hwi" Ucap Hiu hwi semuringah pada namja di hadapannya itu
"Na Song Joong ki imnida" Balas namja cute itu sembari tersenyum manis. Belum sempat mereka ingin saling mengenal, beberapa namja berjas hitam lain nya pun datang menghampiri mereka dan membisikan sesuatu di telinga Joong ki
"Geurae, Hiu hwi-sshi aku tinggal sebentar. Aku ada urusan mendadak"
"Changkaman, lalu bgaimana dgn ku? Tolong aku! Aku tidak ingat jalan pulang ke apartment. Hanya kau yg mengerti bahasa ku disini! Aku tidak bisa bahasa inggris" Rengek Hiu hwi sdikit dgn nada bentakan
"Nde?? O..." Terlihat Joong ki tampak berpikir sejenak
"Geurae, kau tunggu disini. Aku akan kembali secepatnya" Ucap Joong ki sembari hendak berlari menyusul teman teman nya yg berjubah hitam itu. Hiu hwi memicingkan matanya petanda ia tak percaya dgn kata kata namja yg baru ia kenal itu hingga scara diam diam, yeoja itu malah mengikuti nya dari belakang. Mereka terhenti di tempat parkiran mobil di sbuah gedung hotel. Hiu hwi mengangkat ke2 alisnya tatkala ia melihat beberapa namja berjas hitam seragam itu bertambah banyak dan salah satu yg Hiu hwi kenal dgn nama Song Joong ki itu membawa sbuah koper hitam
"Ini barang nya. Hati hati! Beberapa anggota penyelidik tengah menyelidiki kelompok kita. Jangan sampai tertangkap! Jika tidak, kalian yg akan kami bunuh" Ucap Joong Ki serius
"Push... Seperti ini--" Lanjutnya sembari mengayunkan sbuah pistol di tangan kanan nya. Hiu hwi yg melihat dan mendengar itu sontak gemetaran tak jelas. Ke2 tangan nya saling mengait petanda ia sangat takut skarang. Beberapa namja berjas hitam itu pun pergi satu per satu kecuali Song Joong ki. Ia menghembuskan nafasnya sjenak dan hendak berbelok ke suatu tempat hingga sketika matanya menangkap sesuatu dibalik sbuah dinding. Perlahan ia pun mulai mendekat ke arah dinding itu. Tangan kanan nya mulai bersiap siap memegang pistol hingga--
"KAU--"
"Ampun..ampun..!! Aku tidak mendengar apa apa. Sungguh! Jangan bunuh aku, aku tidak boleh mati sbelum mencekek Kyuhyun (?)" Ke2 tangan Hiu hwi menutup telinga nya erat, Ia menunduk seolah sangat ketakutan
"YA! Knapa kau ada disini? Sudah kubilang kau tunggu saja disana. Aighoo.."
"Mi-- Mianhae.." Sahut Hiu hwi terisak. Terisak? Yah~ Dia menangis ketakutan skarang
"Hemm.. Sudahlah, uljima! YA! Apapun yg tadi kau dengar, jangan beritahu siapa pun Arasseo?"
"Nnnde..." Joong ki menyipit tak percaya
"Begini, nanti stelah kau ditemukan keluarga mu maka otomatis mereka akan bertanya padamu apa yg terjadi saat kau hilang lalu kau akan jawab apa?" Tanya Joong ki bermaksud mengetes yeoja bodoh dihadapanya itu
"Aku-- Aku akan menjawab kalau aku ditolong orang yg bernama Song Joong ki dan aku tidak melihat dia memberi koper pada orang dan membawa senjata api. Dia juga tidak akan membunuh orang" Jawab Hiu hwi polos
"YA! Aish.. Itu sama saja kau akan membongkarnya. Geurae, dgn amat terpaksa aku harus menculikmu sampai kau benar benar bisa tutup mulut"
"Yah~ Itu ide bagus. Kau culik aku saja, stidaknya aku punya tempat dan orang yg ku bisa ajak bicara" Sahut Hiu hwi sketika tersenyum membuat Joong ki hampir pingsan ditempat. Ke2 orang ini pun pergi ke sbuah apartment mewah di pusat kota London.
Ditempat lain terlihat Kyuhyun tengah mondar mandir tak jelas sejak tadi, sesekali ia menggigit kuku nya cemas dan bodohnya Ryewook yg tak punya kerjaan itu pun kepalanya mengikuti gerak Kyu layak nya sebuah setrika.
"Kyuhyun-ah bisakah kau berhenti mondar mandir seperti itu. Jeball" Pelas Ryewook tatkala ia merasakan pusing di kepalanya. Kyu diam! Ia tak mengubris perkataan Ryewook sama skali, yang terpenting untuknya skarang adalah Hiu hwi yg tak kunjung dapat kabar beritanya itu
"Tenanglah Kyu! Kita sudah melapor pada petugas disini. Jadi jangan terlalu kuatir" Timpal Eteuk menyemangati
"Bgaimana aku tidak kuatir hyung? Hiu hwi itu terlalu polos. Bgaimana kalau ia diculik dan dijual, terutama bgaimana kalau dia sampai di perko-- Ash..!! Andwe! Andwe! Siapapun yg menyentuhnya sdikitpun, aku akan membunuhnya" Pekik Kyu frustasi
"Memang harus bgitu. Ini juga salahmu!! YA! Memang sbenarnya apa yg terjadi huh? Knapa Hiu hwi bisa jadi seperti itu?" Ucap Changmin kesal dgn sdikit meninggikan tone suara nya membuat Jaejoong yg brada di sbelahnya pun mencubit perutnya keras, berusaha agar maknae nya itu Calm down.
"Kau benar Changmin-ah.. Aku lah yg salah! Jika aku tidak membiarkan Hyo ra menciumku pasti smua ini tidak akan terjadi" Pengakuan Kyu sontak membuat smua yg ada disini kompak berkata--
"MWO?? BERCIUMAN?"
"YA!!! Cho Kyuhyun jangan bilang kalian juga melakukan sesuatu yg lebih heh? Itu tidak boleh terjadi. ANDWE! ANDWE!!" Pekik Heechul kalang kabut membuat smua yg ada disana terheran heran. Karna smenjak tadi hanya Heechul lah yg tidak tertarik akan penderitaan Kyu tapi skarang--
"Hahgh.. Sbenarnya dari awal kami berada disini, aku sudah mengatakan pada Hyo ra jika aku tidak menyukainya lagi. Aku menemaninya atas pelasan dari Hiu hwi! Karna aku mencintai Hiu hwi dan Hyo ra berkata jika dia akan melepaskanku asal slama disini aku harus menemani nya dan meminta ku jangan menghubungi siapapun slama kami disini termasuk Hiu hwi. 1 minggu yg lalu operasi terakhir Hyo ra berhasil dan kami memutuskan untuk berpisah, untuk itulah dia menciumku sbagai ucapan slamat tinggal"
"Dan kau menikmati ciuman itu!" Tebak Donghae membuat Kyu memucat
"Aaaniya.. Aku hanya mencintai Hiu hwi skarang" Sahut Kyu sewot hingga seketika terdengar sebuah lengkingan seseorang yg menggema di ruangan itu
"HYUNGGGG.." Sebenarnya Kyu sangat membenci suara sialan yg memanggilnya hyung ini
"YA!! Kau-- Heish... Khazuma tetsuya!! Knapa kau bisa ada disini heh? Dan siapa yg menyuruhmu masuk kemari?!" Kyu yg keburu emosi menatap wajah tanpa dosa Khazuma pun dgn cepat menarik kerah jaket namja itu
"Direktur Lee yg menyuruhku! Ash.. Hyung.. Aku di beritahu kalau nonna hilang karna ulah mu untuk itulah aku jauh jauh kesini untuk membantumu mencari noona"
"Aku tidak perlu bantuan waria seperti mu?" Dengus Kyu berasap asap
"Aighoo.. Baiklah, baiklah! Tapi hyung jangan menyesal"
"Tidak akan! Cepat KELUAR DARISINI"
"Geurae, padahal aku sudah tau dimana keberadaan noona skarang. Hahh.. Baiklah aku akan pergi skarang"
"YA! Changkam! Apa tadi yg kau katakan? Dimana Hiu hwi ku"
"Tapi kau menyuruhku keluar jadi sayang skali" Ucap Khazuma dgn nada sombong
"YA! Khazuma Tetsuya"
"Aku juga tidak suka dibentak. Ah~ aku pergi saja"
"YA! Heish..chincha.. Baiklah. Khazuma-ah... Kau boleh brada disini tapi Tolong katakan dimana istriku?" Kyu sdikit melembut membuat Khazuma terkekeh
"Karna hyung memaksa seperti itu apa boleh buat. Aku akan tetap disini"
"Lalu dimana Hiu hwi?"
"Molla" Khazuma tersenyum polos dan tanpa dosa
"YA! Kau--"
"Tenang.. Tenang, sbentar lagi anak buahku akan datang. Dia akan memberitahu kita dimana noona skarang"
"Sampai kau berbohong! Jangan harap kau bisa selamat keluar dari tempat ini dgn utuh" Ancam Kyu hingga suara ketukan pintu kamar hotel mereka pun terdengar
"Permisi, Tuan muda Khazuma aku sudah tau dimana Cho Hiu hwi berada" Ucap seorang pemuda paruh baya berjas itu
"Mwo? Dimana? Dimana?" Sontak Kyu mendorong anak buah Khazuma itu sampai terhimpit di dinding membuat pemuda berjas itu pun gemetaran akibat wajah dan tubuh Kyu sangat dekat dgn nya
"YA! Hyung, kau membuat anak buahku takut! Apa di hidupmu tak ada yeoja namja pun jadi heh?" Perkataan Khazuma pun membuat Kyu sadar dan sontak menjauhkan tubuhnya
"Ehmm... Ja..jadi dimana Hiu hwi?" Kyu tertunduk malu dibuatnya
"Dia..dia diculik oleh salah satu kelompok mafia disini"
"MWO??" Entah mengapa smua orang yg ada disana sontak menatap aneh kearah Khazuma
"Mwoya? Aish.. Kalian pikir aku lagi yg menculik noona? Memang hanya aku anak mafia disini? YA! Walaupun bgitu tapi aku sama skali tidak mengerti kehidupan mafia yg digeluti Appa ku jadi jangan menatapku seperti itu"
"Bukan begitu! Tapi bukankah yg menculik Hiu hwi itu sejenis dgn mu, jadi siapa tau mereka mengenalmu" Timpal Eteuk angkat bicara. Khazuma mengangguk angguk paham
"Tuan Kha.. Aku sudah tau dimana apartment orang itu" Sontak smua orang mendekat ke arah anak buah Khazuma itu
"DIMANA?"
"Di salah satu Apartment bintang 5 di pertengahan kota London"
"Kau tau siapa kelompok mafia mana yg menculiknya? Sbaiknya kita sgera kesana"
"Mianhada Tuan, aku tidak tau siapa yg menculiknya tapi yg jelas kita harus hati hati. Mereka sangat banyak dan berbahaya"
"Apa kita tidak lapor polisi saja?" Usul Sungmin
"Gerak polisi sama saja akan memberitahu mereka akan kedatangan kita. Lebih baik untuk skarang kita selesaikan ini sendiri karna ini menyangkut hidup noona" Ucap Khazuma serius. Terlihat smua orang yg ada disana tampak bgitu bingung.
Di satu sisi terlihat seorang namja berjungkir balik dan menjedotkan kepalanya ke dinding kamar apartment nya tatkala menatap seorang yeoja tengah duduk di sbuah lemari es berpintu 2 itu sembari menghabiskan makanan didalamnya
"Joong ki-sshi.. Apa kau tidak punya buah anggur lagi heh??" Ucap Hiu hwi tersenyum dgn wajah belepotan sisa sisa makanan di skitar bibirnya
"YA! Kau sudah menghabiskan jatah makanan ku slama sebulan! Masih mau nambah lagi? Aku yg menculik, knapa aku yg diperas!" Ucap Joong ki frustasi
"Ne? Aku tidak menyangka, jika diculik itu sangat menyenangkan. Gomawo Joong ki-sshi, sudah menculikku"
"Mworago? Aigho.. Begini saja, cepat katakan brapa nomor telpon yg dapat ku hubungi untuk mengembalikanmu? Aku sudah tidak tahan lagi! Aku tidak jadi menculikmu! Terserah kau mau bicara apa tentang ku nanti"
"Sayang skali, aku tidak ingat nomor siapa pun"
"Mana mungkin? YA! Bgaimana kau bisa tidak hafal nomor mu atau keluargamu heh?"
"Aku serius. Aku paling susah menghafal angka angka! Haahh.."
"Ash.. Lalu siapa nama keluargamu? Atau apalah, yg bisa menghubungkan ku dgn mereka"
"Suamiku berna-- Hueek..huek" Belum sempat Hiu hwi menjawab, ia pun merasakan mual diperutnya. Dgn cepat ia pun berlari ke sembarang mencari toilet
"Joong ki-sshi dimana toilet nya?"
"Disan--" Kata kata Joong ki tercekat tatkala yeoja dihadapanya itu tlah memuntahkan isi perutnya tepat di kemeja nya
"Tuhan apa salah dan dosaku padamu, knapa kehidupan ku jadi seperti ini" Gumam Joong ki hendak menangis
"Uh.. Leganya.. Ups.. Mi-mianhae Joong ki-sshi" Wajah Hiu hwi terlihat amat bgitu polos dan tertunduk takut
"Lain kali jangan makan banyak banyak ya" Terlihat Joong ki menahan emosi di stiap kata kata nya itu
"Nde, sbaiknya kau mandi Joong ki-sshi. Kau bau skali"
"Mwo?? Hahaha~ Untung kau yeoja Hiu hwi-sshi jika tidak.. Hahh.." Joong ki mulai hendak berbelok ke kamar mandi
"Kau mau kemana?"
"Bunuh diri" Sahut Joong ki kesal
***
Di sbuah taman apartment mewah di London ini terlihat beberapa namja tengah berkumpul lengkap dgn peralatan pertempuran mereka. Centong nasi, kuali, serta merta alat dapur lainnya. Anak buah Khazuma yg lebih dulu berada ditempat itu pun sgera menghampiri bos nya itu
"Tuan, mereka adalah anak buah yg menculik nona Hiu hwi"
"Mwo?" Kyu memekik. Ditatapnya ke5 namja berjas hitam dihadapan mereka itu dgn sengit
"Mreka hanya ber5. Jadi untuk apa kami ikut hyung" Timpal Onew kesal. Memang sluruh namja artis SME ini diikutsertakan oleh Eteuk. Belum sempat mreka melangkah hendak pergi. Entah ada apa mafia yg tadinya hanya ber5 kini datang smakin banyak
"OMG!! Mreka banyak skali" Ucap Donghae meneguk ludahnya
"Ottoghe? Ottoghe? Aku belum ingin mati!" Terlihat Sungmin gemetaran tak karuan
"YA! Kembalikan Hiu hwi" Pekik Kyu melangkah ke depan sok berani
"Siapa yg menculik siapa huh?" Terlihat perwakilan dari mafia itu pun juga maju ke depan
"Mana bos kalian? Dasar kurang ajar" Bentak Kyu
"Bocah kecil, kau tidak tau siapa kami? Jangan sia siakan hidupmu" Salah satu mafia itu mengangkat kerah baju Kyu sampai ke atas.
"YA! Lepaskan dia" Pekik seseorang muncul dibalik kerumunan orang orang. Ia pun melepaskan kacamata nya dgn gaya cool. Terlihat Kyu tersenyum menang akan kehadiran Khazuma. Baru kali ini ia merasa senang pada kemunculan namja itu
"MATI KALIAN! Apa kalian tidak tau siapa bocah tengik itu? Dia adalah anak mafia terbesar di Korea" Bisik Kyu pada namja berjas hitam nan mengerikan dihadapannya itu membuat para mafia itu saling menatap aneh dan terdiam
"Kali ini aku maafkan! Cepat pergi.. Dan katakan dimana bos kalian" Khazuma merangkul salah satu bahu mafia itu. Kyuhyun dan yg lain mulai besar kepala dan tersenyum senyum menang hingga sketika--
"Kami tidak mengenalmu bocah! Jangan kuarng ajar" Kyu dan yg lain langsung menghentikan tawa mreka
"Kalian tidak tau siapa aku? Aku ini Khazuma tetsuya"
"Kami tidak pduli namamu siapa! Dasar!" Langsung saja salah satu mafia itu memukul Khazuma membuat yg lain nya terkejut
"Appo..!" Ringis Khazuma
"YA! Knapa mereka tak mengenalimu? Bukankah kau terkenal dgn anak mafia yg kejam" Bisik Kyu
"Ini London hyung. Aku terkenal hanya diskitar Asia
"Sudah..sudah.. Dasar bocah bocah bodoh" Kembali salah satu mafia itu menendang Kyu dan Khazuma membuat yg lain nya naik darah
"Berani skali kalian menendang adik ku huh! Kalian smua siap! Kajja~ Serbu mereka" Pekik Eteuk yg diikuti dgn yg lain. Yg benar saja tawuran pun terjadi disana! Riuh dan sangat terdengar ramai
"KURANG AJAR! Berani skali kalian melukai wajah tampan ku ini" Pekik Jaejoong membrutal. Tak hanya Jaejoong tapi smuanya menjadi bgitu emosi tatkala wajah mereka dilukai kecuali--
"Ahjusshi.. Jeball! Jangan memukul wajahku ya. Besok malam kami akan konser. Kau boleh memukul ditempat yg lain" Ujar Sungmin menangis. Sdangkan Eunhyuk dia malah sibuk membuka celana para mafia itu berusaha membuat mereka keteteran. Lalu bgaimana dgn Kyu? Terlihat namja setan itu tengah bersembunyi di sbuah pohon dgn seseorang. Yah~ seseorang
"Changmin-ah knapa kau ikut bersembunyi?" Ucap Kyu
"Harusnya aku yg bertanya. Bukankah mereka tawuran karna membelamu?"
"Stidaknya harus ada salah satu member Suju yg selamat" Kekeh Kyu. Entah mengapa ke2 maknae kurang ajar ini malah tertawa tawa setan menatap para hyung nya nya itu tengah tawuran hingga sketika suara bentakan seseorang pun terdengar
"YA! Hentikan" Bentak Joong ki yg tiba tiba muncul bersama Hiu hwi. Namun sayang tak ada yg sadar akan hal itu
"Heish.. Jincha.. Mreka tidak mendengarku?" Dengus Joong ki kesal hingga tanpa di duga namja itu meletupkan pistolnya ke atas
"DORR" Smua diam dan menegang!
"Hiu hwi-ah" Pekik Kyuhyun sontak berlari tatkala menatap Hiu hwi dari kejauhan
"YA! Apa yg kalian smua lakukan huh? Mengganggu saja!" Ucap Joong ki kesal
"Hiu hwi..." Kyu hendak menghampiri yeoja itu namun entah mengapa Hiu hwi malah bersembunyi di blakang tubuh Joong ki
"Jadi kau suami nya? Ayo.. Cepatlah bawa dia pergi"
"ANDWE!! Joong ki-sshi.. Culik aku lagi ya. Aku tidak mau bertemu dgn namja setan itu"
"Chagiya~" Desah Kyu sedih
"Shirreo! Sehari dgn mu saja aku sudah mati berdiri! Cepat.. Pergi bersama suamimu" Timpal Joong ki
"Joong ki oppa.." Tanpa di duga Hiu hwi mengamit lengan Joong ki membuat Kyu kalap
"Oppa???" Joong ki mengernyitkan dahi mendengarnya. Kyu yg sudah emosi pun dgn cepat menarik tangan Hiu hwi menjauh dari Joong ki
"Ohk.. Song joong ki" Pekik Khazuma sketika sembari berlari memeluk namja cute itu
"Khazuma tetsuya??" Entah mengapa tiba tiba tubuh Joong ki menegang
"Yah~ jangan tegang bgitu. Jangan jangan kau masih menyukaiku heh?" Ucapan Khazuma membuat wajah Joong ki memerah. Sontak saja membuat smua orang menatap mreka ber2
"YA! Si--siapa yg menyukaimu. Kau pikir aku namja seperti apa?"
"Jadi kalian saling mengenal?" Timpal Eunhyuk
"Ne, dia ini salah satu anak buah favorite Appa ku. Dia dulu juga menyukaiku! Hahahaha"
"YA! KHAZUMA TETSUYA!!" Pekik Joong ki menatap Khazuma yg terpingkal pingkal tertawa di sampingnya
@Seoul Korea
Stelah kejadian tawuran itu, SM Town yg diadakan di London itu pun berjalan sukses walau dgn tampang para artisnya yg bengkak dan skarang mereka smua tlah kembali ke Korea. Terlihat Kyu sdari tadi mondar mandir didalam kamarnya, wajahnya terlihat amat bgitu bingung
"Ash.. Geurae, Aku sudah tidak tahan lagi!" Ucap Kyu sembari keluar kamar dan berjalan ke arah kamar belakang. Tanpa mengetuknya ia pun masuk tanpa permisi
"Ohk.. Oppa?" Ucap Hiu hwi terkejut menatap namja itu tlah brada dihadapanya
"Wae??" Lanjut Hiu hwi
"Aku-- Aku ingin tidur disini! Kamarku terasa panas dan besar. Aku tidak tahan!" Terlihat Kyu mulai mencari alasan. Ia pun tlah menghempaskan tubuhnya diatas kasur tepat nya disamping Hiu hwi
"Jeongmal?? Baiklah, oppa boleh tidur disini" Jawaban Hiu hwi pun sukses membuat Kyu tersenyum nakal sjenak hingga--
"Kau mau kemana?" Tanya Kyu mendongak tatkala menatap Hiu hwi beranjak hendak keluar bersama boneka Teddy bear kesayanganya
"Bukankah oppa ingin tidur disini, itu berarti aku tidur dikamar oppa" Cibir Hiu hwi sembari berjalan pergi
"YA! YA! YA! Hiu hwi-ah kau.."
"Wae? Sudahlah, aku ingin tidur! Keluar darisini"
"Yah~ Apa kau masih marah padaku huh? Ayolah Chagi.. Waktu di London itu hanya salah paham. Itu-- ciuman itu hanyalah ciuman perpisahan"
"Mwo? Kalau bgitu, aku juga akan mencium Changmin oppa dan yg lainnya sbagai tanda perpisahan juga huh!!"
"Nde?? YA!" Tanpa di duga Kyu malah mendorong Hiu hwi jatuh keatas kasur dan menghimpitnya
"Aaapa yg kau lakukan oppa?"
"Waeyo? Kau istriku, aku ingin kau melaksanakan kewajibanmu padaku skarang" Kyu pun mengecup bibir Hiu hwi sketika. Lama mereka saling bertaut hingga--
"Op..pa"
"Wae?" Kyu hendak mencium nya lagi tapi dgn cepat Hiu hwi mengelak
"Changkaman oppa, aku ingin-- hueek..hueekk" Hiu hwi dgn cepat berlari ke toilet dan memuntahkan berbagai isi perutnya
"Chagiya gwanchana?"
"Uh.. Aku hanya mual oppa. Dari waktu di London itu aku jadi sering pusing dan ingin muntah. Padahal aku tidak makan banyak lagi"
"Mwo? Mworago? Kajja~ kita ke Rumah sakit skarang"
"Andwe, ini sudah malam"
"Ini baru jam 8. Kajja~" Tarik Kyu cepat
@Seoul Hospital
"Chukkae Kyuhyun-sshi, sbentar lagi kau akan menjadi Appa"
"Mwo? Dokter apa kau serius?" Dokter itu hanya tersenyum menatap Kyu
"Chagiya.. Gomawo! Jeongmal gomawo yo" Kyu mengecup bibir Hiu hwi skilas dan memeluknya
"Yah~ Skarang katakan padaku! Kau ingin apa? Apa ada sesuatu yg ingin kau makan?"
"Humm.. Aku ingin makan rambutan"
"Hanya rambutan?"
"Nde, tapi aku mau nya rambutan yg oppa ambil sendiri dirumah tetangga yg banyak anjing nya itu"
"Mwo?" Kyu tampak terkejut. Mau tak mau ia pun harus melakukan nya demi anak dalam kandungan Hiu hwi sampai rela dikejar anjing dan diteriaki maling. Tak hanya itu entah mengapa Hiu hwi malah meminta hal hal aneh lainnya pada Kyu. Seperti memanjat Seoul tower, Mencium kambing, menari dangdut, bahkan hal hal yg tak pernah diinginkan wanita hamil lain nya dan kali ini yeoja itu tengah memasak sesuatu. Entah apa yg ia masak, smua bumbu dapur ia masukan tanpa perasaan
"Cah~ ini sudah jadi" Pekik Hiu hwi gembira sembari meletakan hasil masakanya ke meja. Kyu hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu. Sbenarnya akhir akhir ini Kyu bgitu lelah
"Humm.. Sepertinya enak tapi aku sudah tak berselera lagi untuk makan. Oppa.. Aku ingin kau saja yg memakannya"
"Nde??"
"Jeball oppa.."
"Huh! Baiklah" Kyu memaksakan untuk tersenyum dan mencicipi masakan aneh yeoja itu. Sketika wajah Kyu mendadak merah dan pucat
"Otthe? Enak?"
"O.. Ee..enak skali" Sahut Kyu tak ikhlas. Baru kali ini ia memakan masakan dgn rasa hancur seperti ini
"Chagiya, kau mau apa lagi stelah ini"
"Emm.. Sbenarnya ada 1 hal yg sangat ingin aku lakukan tapi--"
"Apa itu?"
"Aku.. Entah mengapa aku ingin skali mencium Heechul oppa"
"MWO?? ANDWE..ANDWE! Jadi apa anak ku kelak! ANDWE! Aku tidak rela!" Pekik Kyu frustasi
"Oppa..."
@6 tahun kemudian
"CHO LING HWA... Berapa 5+6?" Tanya seorang guru pada namja kecil yg menjadi murid ternakalnya itu
"Molla" Sahut Ling enteng. Jika bukan namja kecil itu anak dari Cho Kyuhyun idola nya, mungkin Guru SD ini sudah menggumpalnya ke sungai Han
"Geurae, jika 5 ribu+6 ribu brapa?"
"Apa Ibu guru bodoh skali, hingga trus bertanya padaku? Jawabanya sudah jelas 11 ribu" Belum sempat Guru itu hendak mendengus kesal bel pulang pun berbunyi membuat semua anak kecil di dalam kelas itu berebut keluar termasuk Namja yg dipanggil Ling Hwa ini hingga seketika--
"Ling, ini aku buatkan kue untukmu" Ucap Seorang yeoja cilik tersenyum malu
"Mwo? YA! Kau ingin meracuni ku dgn kue air cucian ini heh? Ckckck~" Ucap Ling ketus sembari berjalan menuju gerbang skolahnya, Tak lupa ia pasangkan kacamata hitam milik Appa nya dengan gaya COOL hingga tiba-tiba--
"BRAAKK" Ia jatuh tersungkur ke tanah membuat sluruh teman nya tertawa
"YA! Knapa kalian tertawa? DIAM!" Bentak Ling sembari kembali berjalan. Terlihat ke2 orang tlah menunggunya sejak tadi di depan gerbang. Mreka adalah Kyu dan Hiu hwi. Yeoja itu tengah hamil besar anak ke2 mreka
"Appa.. Eomma" Pekik Ling berlari
"YA! Kau tidak membuat masalah lagi kan?" Ucap Kyu sembari mencium anaknya itu
"Aniya Appa, masalah terbesarku ini adalah wajah tampan yg kumiliki ini. Ah.."
"Aish.. Arasseo, kajja kita pulang. Ak--" Belum sempat Hiu hwi menyelesaikan perkataannya perutnya pun seolah berguncang
"Chagiya wae?" Tanya Kyu panik
"Oppa.. Sepertinya..ak..aku ingin melahirkan"
"Mwo? Kajja~ Kita ke rumah sakit" Kyu mulai memancapkan gas mobilnya cepat. Tangannya gemetar memegang stir tatkala mendengar teriakan kesakitan dari Hiu hwi
"Eomma.. Tarik napas perlahan lalu hembuskan. Lakukan scara teratur" Ucap Ling membuat Kyu terkejut
"YA! Darimana kau mengetahui itu Ling?" Tanya Kyu
"Aku pernah melihat hal yg seperti ini Appa"
"MWO?? Kau--"
"Sudah..sudah.. Kalian ini, aku sedang kesakitan" Pekik Hiu hwi kesal. Dgn cepat Kyu pun memencet nomor seseorang di HP nya
"Yeoboseyo hyung. Istriku ingin melahirkan! Otthe? Kami lagi dijalan"
"Mwo? Tenang Kyu"
"Apa yg har--" Belum sempat Kyu menyelesaikan kalimatnya. Ling pun tlah merebut HPnya cepat
"YA! Kurang ajar skali kau Cho Ling hwa"
"Biar aku saja Appa. Tidak boleh menelpon sambil menyetir!"
"Heish.. Chincha.."
"Yeoboseyo Kyuhyun-ah" Pekik Heechul dari sebrang sana
"O.. Ahjumma. Ini aku Ling"
"Nde? AHJUMMA?? YA! Setan kecil! Awas kau--" Heechul hampir saja membanting HP nya kesal sampai akhirnya dicegat Eteuk cepat
"Ling, berikan telponya pada Appa mu"
"Eteuk nenek, Appa sedang menyetir"
"Nenek?? YA! Aku belum setua itu. Dasar anak setan" Bentak Eteuk memekik di Volume HP Heechul. Memang sebenarnya Ling adalah musuh terbesar member SUJU sekarang
@Seoul Hospital
Beberapa orang mulai terlihat ramai menunggu istri seorang Cho Kyuhyun ini melahirkan anak ke2 mereka. Terlihat Kyu gemetaran sejak tadi sedangkan Ling kini ia tengah bermain dengan 'Shim Hee sun" Anak dari Shim Changmin. Memang tak brapa lama stelah Hiu hwi melahirkan Ling, Changmin dijodohkan dengan seorang yeoja yang masih berasal dari keluarga kerajaan dan melahirkan seorang putri cantik nan nakal.
"YA!! Hee sun-ah kenapa kau daritadi menatapku heh? Kau menyukai ku?" Ucap Ling dengan wajah cool nya
"Nde, Hee sun menyukai Ling oppa" Sahut Hee sun bergidik nakal membuat Ling melotot
"Ihh... Oppa??? Dasar yeoja perut panjang. Aku tidak suka padamu.. Weeek" Ling berlari cepat membuat Hee sun mengejar nya hingga mereka sampai di sebuah ruangan yg amat begitu sepi ini. Yah~ Disebuah kamar mayat!!
"Di-dimana kita?" Tanya Hee sun ketakutan membuat Ling menatapnya
"Argh....... Eomma... Aku takut!!!" Tanpa di duga Ling pun berlari dan memeluk Hee sun tatkala ia menatap sesosok mayat tengah tergeletak diatas kasur
"Sudah..sudah.. Ada aku disini" Ucap Hee sun membelai rambut Ling yg memeluknya. *Cie..cie.. SUJU ma TVXQ bakal besanan nie kayak nya*
Di tempat lain terlihat Kyuhyun mengecup bibir Hiu hwi sekilas tatkala yeoja itu tlah berhasil mengeluarkan seorang bayi yeoja dari perutnya.
"Gomawo Chagi. Gomawo" Kyu menitikan air mata kebahagian nya satu per satu
"Yah~ Kyuhyun-ah.. Anak mu cantik sekali" Ucap Eunhyuk tatkala memandang seorang bayi mungil di sebuah ranjang kecil. Entah mengapa tiba-tiba bayi yang baru lahir itu menendang kepala Eunhyuk yg akan mencium nya membuat tawa terdengar dimana-mana
"HAHAHAHA~" Donghae melirik bayi dihadapannya itu seolah ikut tersenyum membuat tubuhnya merinding seketika
"Kyuhyun-ah.. Aku mohon padamu dan Hiu hwi setelah ini jangan melahirkan anak setan lagi" Ucap Donghae yg di anggukan oleh semua member Suju. Kyu dan Hiu hanya tersenyum kecil mendengarnya.
~THE END~
Bagaimana nasib Hyo ra??? Kini yeoja itu tengah menikmati bulan madu nya di Hawaii dengan Lee Joon!!! Sedangkan Khazuma.. Kini Ia menjadi seorang MAFIA!! MAFIA?? Nde, Mafia Cinta... Entah darimana dia belajar, kini namja Jepang itu berpetualang mencari yeoja yg seperti 'NOONA' nya itu membuat nya menjadi Playboy kelas Kakap!!
OKAY!! Sampai Jumpa di Cerita Author yg lain Ya!!! Karna ini cerita ENDING jadi Jangan Lupa RCL ya Readers!! Masih ada 4 FF lain nya yg bakal ku luncurkan ke depan So, Jangan bosen ya readers. Tetep Main cast cewex nya Lee Hiu hwi kok. Yang mau ikutan main bilang ma Author ja ya!!
-Author- : Jea JungHiu Ra Yuko-ritshukoBi *Mian Author baru nongol* kkkk~
published by -Aoi
Genre : Comedy Romantic
"Perkenalkan nama ku Cho Hiu hwi" Ucap Hiu hwi semuringah pada namja di hadapannya itu
"Na Song Joong ki imnida" Balas namja cute itu sembari tersenyum manis. Belum sempat mereka ingin saling mengenal, beberapa namja berjas hitam lain nya pun datang menghampiri mereka dan membisikan sesuatu di telinga Joong ki
"Geurae, Hiu hwi-sshi aku tinggal sebentar. Aku ada urusan mendadak"
"Changkaman, lalu bgaimana dgn ku? Tolong aku! Aku tidak ingat jalan pulang ke apartment. Hanya kau yg mengerti bahasa ku disini! Aku tidak bisa bahasa inggris" Rengek Hiu hwi sdikit dgn nada bentakan
"Nde?? O..." Terlihat Joong ki tampak berpikir sejenak
"Geurae, kau tunggu disini. Aku akan kembali secepatnya" Ucap Joong ki sembari hendak berlari menyusul teman teman nya yg berjubah hitam itu. Hiu hwi memicingkan matanya petanda ia tak percaya dgn kata kata namja yg baru ia kenal itu hingga scara diam diam, yeoja itu malah mengikuti nya dari belakang. Mereka terhenti di tempat parkiran mobil di sbuah gedung hotel. Hiu hwi mengangkat ke2 alisnya tatkala ia melihat beberapa namja berjas hitam seragam itu bertambah banyak dan salah satu yg Hiu hwi kenal dgn nama Song Joong ki itu membawa sbuah koper hitam
"Ini barang nya. Hati hati! Beberapa anggota penyelidik tengah menyelidiki kelompok kita. Jangan sampai tertangkap! Jika tidak, kalian yg akan kami bunuh" Ucap Joong Ki serius
"Push... Seperti ini--" Lanjutnya sembari mengayunkan sbuah pistol di tangan kanan nya. Hiu hwi yg melihat dan mendengar itu sontak gemetaran tak jelas. Ke2 tangan nya saling mengait petanda ia sangat takut skarang. Beberapa namja berjas hitam itu pun pergi satu per satu kecuali Song Joong ki. Ia menghembuskan nafasnya sjenak dan hendak berbelok ke suatu tempat hingga sketika matanya menangkap sesuatu dibalik sbuah dinding. Perlahan ia pun mulai mendekat ke arah dinding itu. Tangan kanan nya mulai bersiap siap memegang pistol hingga--
"KAU--"
"Ampun..ampun..!! Aku tidak mendengar apa apa. Sungguh! Jangan bunuh aku, aku tidak boleh mati sbelum mencekek Kyuhyun (?)" Ke2 tangan Hiu hwi menutup telinga nya erat, Ia menunduk seolah sangat ketakutan
"YA! Knapa kau ada disini? Sudah kubilang kau tunggu saja disana. Aighoo.."
"Mi-- Mianhae.." Sahut Hiu hwi terisak. Terisak? Yah~ Dia menangis ketakutan skarang
"Hemm.. Sudahlah, uljima! YA! Apapun yg tadi kau dengar, jangan beritahu siapa pun Arasseo?"
"Nnnde..." Joong ki menyipit tak percaya
"Begini, nanti stelah kau ditemukan keluarga mu maka otomatis mereka akan bertanya padamu apa yg terjadi saat kau hilang lalu kau akan jawab apa?" Tanya Joong ki bermaksud mengetes yeoja bodoh dihadapanya itu
"Aku-- Aku akan menjawab kalau aku ditolong orang yg bernama Song Joong ki dan aku tidak melihat dia memberi koper pada orang dan membawa senjata api. Dia juga tidak akan membunuh orang" Jawab Hiu hwi polos
"YA! Aish.. Itu sama saja kau akan membongkarnya. Geurae, dgn amat terpaksa aku harus menculikmu sampai kau benar benar bisa tutup mulut"
"Yah~ Itu ide bagus. Kau culik aku saja, stidaknya aku punya tempat dan orang yg ku bisa ajak bicara" Sahut Hiu hwi sketika tersenyum membuat Joong ki hampir pingsan ditempat. Ke2 orang ini pun pergi ke sbuah apartment mewah di pusat kota London.
Ditempat lain terlihat Kyuhyun tengah mondar mandir tak jelas sejak tadi, sesekali ia menggigit kuku nya cemas dan bodohnya Ryewook yg tak punya kerjaan itu pun kepalanya mengikuti gerak Kyu layak nya sebuah setrika.
"Kyuhyun-ah bisakah kau berhenti mondar mandir seperti itu. Jeball" Pelas Ryewook tatkala ia merasakan pusing di kepalanya. Kyu diam! Ia tak mengubris perkataan Ryewook sama skali, yang terpenting untuknya skarang adalah Hiu hwi yg tak kunjung dapat kabar beritanya itu
"Tenanglah Kyu! Kita sudah melapor pada petugas disini. Jadi jangan terlalu kuatir" Timpal Eteuk menyemangati
"Bgaimana aku tidak kuatir hyung? Hiu hwi itu terlalu polos. Bgaimana kalau ia diculik dan dijual, terutama bgaimana kalau dia sampai di perko-- Ash..!! Andwe! Andwe! Siapapun yg menyentuhnya sdikitpun, aku akan membunuhnya" Pekik Kyu frustasi
"Memang harus bgitu. Ini juga salahmu!! YA! Memang sbenarnya apa yg terjadi huh? Knapa Hiu hwi bisa jadi seperti itu?" Ucap Changmin kesal dgn sdikit meninggikan tone suara nya membuat Jaejoong yg brada di sbelahnya pun mencubit perutnya keras, berusaha agar maknae nya itu Calm down.
"Kau benar Changmin-ah.. Aku lah yg salah! Jika aku tidak membiarkan Hyo ra menciumku pasti smua ini tidak akan terjadi" Pengakuan Kyu sontak membuat smua yg ada disini kompak berkata--
"MWO?? BERCIUMAN?"
"YA!!! Cho Kyuhyun jangan bilang kalian juga melakukan sesuatu yg lebih heh? Itu tidak boleh terjadi. ANDWE! ANDWE!!" Pekik Heechul kalang kabut membuat smua yg ada disana terheran heran. Karna smenjak tadi hanya Heechul lah yg tidak tertarik akan penderitaan Kyu tapi skarang--
"Hahgh.. Sbenarnya dari awal kami berada disini, aku sudah mengatakan pada Hyo ra jika aku tidak menyukainya lagi. Aku menemaninya atas pelasan dari Hiu hwi! Karna aku mencintai Hiu hwi dan Hyo ra berkata jika dia akan melepaskanku asal slama disini aku harus menemani nya dan meminta ku jangan menghubungi siapapun slama kami disini termasuk Hiu hwi. 1 minggu yg lalu operasi terakhir Hyo ra berhasil dan kami memutuskan untuk berpisah, untuk itulah dia menciumku sbagai ucapan slamat tinggal"
"Dan kau menikmati ciuman itu!" Tebak Donghae membuat Kyu memucat
"Aaaniya.. Aku hanya mencintai Hiu hwi skarang" Sahut Kyu sewot hingga seketika terdengar sebuah lengkingan seseorang yg menggema di ruangan itu
"HYUNGGGG.." Sebenarnya Kyu sangat membenci suara sialan yg memanggilnya hyung ini
"YA!! Kau-- Heish... Khazuma tetsuya!! Knapa kau bisa ada disini heh? Dan siapa yg menyuruhmu masuk kemari?!" Kyu yg keburu emosi menatap wajah tanpa dosa Khazuma pun dgn cepat menarik kerah jaket namja itu
"Direktur Lee yg menyuruhku! Ash.. Hyung.. Aku di beritahu kalau nonna hilang karna ulah mu untuk itulah aku jauh jauh kesini untuk membantumu mencari noona"
"Aku tidak perlu bantuan waria seperti mu?" Dengus Kyu berasap asap
"Aighoo.. Baiklah, baiklah! Tapi hyung jangan menyesal"
"Tidak akan! Cepat KELUAR DARISINI"
"Geurae, padahal aku sudah tau dimana keberadaan noona skarang. Hahh.. Baiklah aku akan pergi skarang"
"YA! Changkam! Apa tadi yg kau katakan? Dimana Hiu hwi ku"
"Tapi kau menyuruhku keluar jadi sayang skali" Ucap Khazuma dgn nada sombong
"YA! Khazuma Tetsuya"
"Aku juga tidak suka dibentak. Ah~ aku pergi saja"
"YA! Heish..chincha.. Baiklah. Khazuma-ah... Kau boleh brada disini tapi Tolong katakan dimana istriku?" Kyu sdikit melembut membuat Khazuma terkekeh
"Karna hyung memaksa seperti itu apa boleh buat. Aku akan tetap disini"
"Lalu dimana Hiu hwi?"
"Molla" Khazuma tersenyum polos dan tanpa dosa
"YA! Kau--"
"Tenang.. Tenang, sbentar lagi anak buahku akan datang. Dia akan memberitahu kita dimana noona skarang"
"Sampai kau berbohong! Jangan harap kau bisa selamat keluar dari tempat ini dgn utuh" Ancam Kyu hingga suara ketukan pintu kamar hotel mereka pun terdengar
"Permisi, Tuan muda Khazuma aku sudah tau dimana Cho Hiu hwi berada" Ucap seorang pemuda paruh baya berjas itu
"Mwo? Dimana? Dimana?" Sontak Kyu mendorong anak buah Khazuma itu sampai terhimpit di dinding membuat pemuda berjas itu pun gemetaran akibat wajah dan tubuh Kyu sangat dekat dgn nya
"YA! Hyung, kau membuat anak buahku takut! Apa di hidupmu tak ada yeoja namja pun jadi heh?" Perkataan Khazuma pun membuat Kyu sadar dan sontak menjauhkan tubuhnya
"Ehmm... Ja..jadi dimana Hiu hwi?" Kyu tertunduk malu dibuatnya
"Dia..dia diculik oleh salah satu kelompok mafia disini"
"MWO??" Entah mengapa smua orang yg ada disana sontak menatap aneh kearah Khazuma
"Mwoya? Aish.. Kalian pikir aku lagi yg menculik noona? Memang hanya aku anak mafia disini? YA! Walaupun bgitu tapi aku sama skali tidak mengerti kehidupan mafia yg digeluti Appa ku jadi jangan menatapku seperti itu"
"Bukan begitu! Tapi bukankah yg menculik Hiu hwi itu sejenis dgn mu, jadi siapa tau mereka mengenalmu" Timpal Eteuk angkat bicara. Khazuma mengangguk angguk paham
"Tuan Kha.. Aku sudah tau dimana apartment orang itu" Sontak smua orang mendekat ke arah anak buah Khazuma itu
"DIMANA?"
"Di salah satu Apartment bintang 5 di pertengahan kota London"
"Kau tau siapa kelompok mafia mana yg menculiknya? Sbaiknya kita sgera kesana"
"Mianhada Tuan, aku tidak tau siapa yg menculiknya tapi yg jelas kita harus hati hati. Mereka sangat banyak dan berbahaya"
"Apa kita tidak lapor polisi saja?" Usul Sungmin
"Gerak polisi sama saja akan memberitahu mereka akan kedatangan kita. Lebih baik untuk skarang kita selesaikan ini sendiri karna ini menyangkut hidup noona" Ucap Khazuma serius. Terlihat smua orang yg ada disana tampak bgitu bingung.
Di satu sisi terlihat seorang namja berjungkir balik dan menjedotkan kepalanya ke dinding kamar apartment nya tatkala menatap seorang yeoja tengah duduk di sbuah lemari es berpintu 2 itu sembari menghabiskan makanan didalamnya
"Joong ki-sshi.. Apa kau tidak punya buah anggur lagi heh??" Ucap Hiu hwi tersenyum dgn wajah belepotan sisa sisa makanan di skitar bibirnya
"YA! Kau sudah menghabiskan jatah makanan ku slama sebulan! Masih mau nambah lagi? Aku yg menculik, knapa aku yg diperas!" Ucap Joong ki frustasi
"Ne? Aku tidak menyangka, jika diculik itu sangat menyenangkan. Gomawo Joong ki-sshi, sudah menculikku"
"Mworago? Aigho.. Begini saja, cepat katakan brapa nomor telpon yg dapat ku hubungi untuk mengembalikanmu? Aku sudah tidak tahan lagi! Aku tidak jadi menculikmu! Terserah kau mau bicara apa tentang ku nanti"
"Sayang skali, aku tidak ingat nomor siapa pun"
"Mana mungkin? YA! Bgaimana kau bisa tidak hafal nomor mu atau keluargamu heh?"
"Aku serius. Aku paling susah menghafal angka angka! Haahh.."
"Ash.. Lalu siapa nama keluargamu? Atau apalah, yg bisa menghubungkan ku dgn mereka"
"Suamiku berna-- Hueek..huek" Belum sempat Hiu hwi menjawab, ia pun merasakan mual diperutnya. Dgn cepat ia pun berlari ke sembarang mencari toilet
"Joong ki-sshi dimana toilet nya?"
"Disan--" Kata kata Joong ki tercekat tatkala yeoja dihadapanya itu tlah memuntahkan isi perutnya tepat di kemeja nya
"Tuhan apa salah dan dosaku padamu, knapa kehidupan ku jadi seperti ini" Gumam Joong ki hendak menangis
"Uh.. Leganya.. Ups.. Mi-mianhae Joong ki-sshi" Wajah Hiu hwi terlihat amat bgitu polos dan tertunduk takut
"Lain kali jangan makan banyak banyak ya" Terlihat Joong ki menahan emosi di stiap kata kata nya itu
"Nde, sbaiknya kau mandi Joong ki-sshi. Kau bau skali"
"Mwo?? Hahaha~ Untung kau yeoja Hiu hwi-sshi jika tidak.. Hahh.." Joong ki mulai hendak berbelok ke kamar mandi
"Kau mau kemana?"
"Bunuh diri" Sahut Joong ki kesal
***
Di sbuah taman apartment mewah di London ini terlihat beberapa namja tengah berkumpul lengkap dgn peralatan pertempuran mereka. Centong nasi, kuali, serta merta alat dapur lainnya. Anak buah Khazuma yg lebih dulu berada ditempat itu pun sgera menghampiri bos nya itu
"Tuan, mereka adalah anak buah yg menculik nona Hiu hwi"
"Mwo?" Kyu memekik. Ditatapnya ke5 namja berjas hitam dihadapan mereka itu dgn sengit
"Mreka hanya ber5. Jadi untuk apa kami ikut hyung" Timpal Onew kesal. Memang sluruh namja artis SME ini diikutsertakan oleh Eteuk. Belum sempat mreka melangkah hendak pergi. Entah ada apa mafia yg tadinya hanya ber5 kini datang smakin banyak
"OMG!! Mreka banyak skali" Ucap Donghae meneguk ludahnya
"Ottoghe? Ottoghe? Aku belum ingin mati!" Terlihat Sungmin gemetaran tak karuan
"YA! Kembalikan Hiu hwi" Pekik Kyu melangkah ke depan sok berani
"Siapa yg menculik siapa huh?" Terlihat perwakilan dari mafia itu pun juga maju ke depan
"Mana bos kalian? Dasar kurang ajar" Bentak Kyu
"Bocah kecil, kau tidak tau siapa kami? Jangan sia siakan hidupmu" Salah satu mafia itu mengangkat kerah baju Kyu sampai ke atas.
"YA! Lepaskan dia" Pekik seseorang muncul dibalik kerumunan orang orang. Ia pun melepaskan kacamata nya dgn gaya cool. Terlihat Kyu tersenyum menang akan kehadiran Khazuma. Baru kali ini ia merasa senang pada kemunculan namja itu
"MATI KALIAN! Apa kalian tidak tau siapa bocah tengik itu? Dia adalah anak mafia terbesar di Korea" Bisik Kyu pada namja berjas hitam nan mengerikan dihadapannya itu membuat para mafia itu saling menatap aneh dan terdiam
"Kali ini aku maafkan! Cepat pergi.. Dan katakan dimana bos kalian" Khazuma merangkul salah satu bahu mafia itu. Kyuhyun dan yg lain mulai besar kepala dan tersenyum senyum menang hingga sketika--
"Kami tidak mengenalmu bocah! Jangan kuarng ajar" Kyu dan yg lain langsung menghentikan tawa mreka
"Kalian tidak tau siapa aku? Aku ini Khazuma tetsuya"
"Kami tidak pduli namamu siapa! Dasar!" Langsung saja salah satu mafia itu memukul Khazuma membuat yg lain nya terkejut
"Appo..!" Ringis Khazuma
"YA! Knapa mereka tak mengenalimu? Bukankah kau terkenal dgn anak mafia yg kejam" Bisik Kyu
"Ini London hyung. Aku terkenal hanya diskitar Asia
"Sudah..sudah.. Dasar bocah bocah bodoh" Kembali salah satu mafia itu menendang Kyu dan Khazuma membuat yg lain nya naik darah
"Berani skali kalian menendang adik ku huh! Kalian smua siap! Kajja~ Serbu mereka" Pekik Eteuk yg diikuti dgn yg lain. Yg benar saja tawuran pun terjadi disana! Riuh dan sangat terdengar ramai
"KURANG AJAR! Berani skali kalian melukai wajah tampan ku ini" Pekik Jaejoong membrutal. Tak hanya Jaejoong tapi smuanya menjadi bgitu emosi tatkala wajah mereka dilukai kecuali--
"Ahjusshi.. Jeball! Jangan memukul wajahku ya. Besok malam kami akan konser. Kau boleh memukul ditempat yg lain" Ujar Sungmin menangis. Sdangkan Eunhyuk dia malah sibuk membuka celana para mafia itu berusaha membuat mereka keteteran. Lalu bgaimana dgn Kyu? Terlihat namja setan itu tengah bersembunyi di sbuah pohon dgn seseorang. Yah~ seseorang
"Changmin-ah knapa kau ikut bersembunyi?" Ucap Kyu
"Harusnya aku yg bertanya. Bukankah mereka tawuran karna membelamu?"
"Stidaknya harus ada salah satu member Suju yg selamat" Kekeh Kyu. Entah mengapa ke2 maknae kurang ajar ini malah tertawa tawa setan menatap para hyung nya nya itu tengah tawuran hingga sketika suara bentakan seseorang pun terdengar
"YA! Hentikan" Bentak Joong ki yg tiba tiba muncul bersama Hiu hwi. Namun sayang tak ada yg sadar akan hal itu
"Heish.. Jincha.. Mreka tidak mendengarku?" Dengus Joong ki kesal hingga tanpa di duga namja itu meletupkan pistolnya ke atas
"DORR" Smua diam dan menegang!
"Hiu hwi-ah" Pekik Kyuhyun sontak berlari tatkala menatap Hiu hwi dari kejauhan
"YA! Apa yg kalian smua lakukan huh? Mengganggu saja!" Ucap Joong ki kesal
"Hiu hwi..." Kyu hendak menghampiri yeoja itu namun entah mengapa Hiu hwi malah bersembunyi di blakang tubuh Joong ki
"Jadi kau suami nya? Ayo.. Cepatlah bawa dia pergi"
"ANDWE!! Joong ki-sshi.. Culik aku lagi ya. Aku tidak mau bertemu dgn namja setan itu"
"Chagiya~" Desah Kyu sedih
"Shirreo! Sehari dgn mu saja aku sudah mati berdiri! Cepat.. Pergi bersama suamimu" Timpal Joong ki
"Joong ki oppa.." Tanpa di duga Hiu hwi mengamit lengan Joong ki membuat Kyu kalap
"Oppa???" Joong ki mengernyitkan dahi mendengarnya. Kyu yg sudah emosi pun dgn cepat menarik tangan Hiu hwi menjauh dari Joong ki
"Ohk.. Song joong ki" Pekik Khazuma sketika sembari berlari memeluk namja cute itu
"Khazuma tetsuya??" Entah mengapa tiba tiba tubuh Joong ki menegang
"Yah~ jangan tegang bgitu. Jangan jangan kau masih menyukaiku heh?" Ucapan Khazuma membuat wajah Joong ki memerah. Sontak saja membuat smua orang menatap mreka ber2
"YA! Si--siapa yg menyukaimu. Kau pikir aku namja seperti apa?"
"Jadi kalian saling mengenal?" Timpal Eunhyuk
"Ne, dia ini salah satu anak buah favorite Appa ku. Dia dulu juga menyukaiku! Hahahaha"
"YA! KHAZUMA TETSUYA!!" Pekik Joong ki menatap Khazuma yg terpingkal pingkal tertawa di sampingnya
@Seoul Korea
Stelah kejadian tawuran itu, SM Town yg diadakan di London itu pun berjalan sukses walau dgn tampang para artisnya yg bengkak dan skarang mereka smua tlah kembali ke Korea. Terlihat Kyu sdari tadi mondar mandir didalam kamarnya, wajahnya terlihat amat bgitu bingung
"Ash.. Geurae, Aku sudah tidak tahan lagi!" Ucap Kyu sembari keluar kamar dan berjalan ke arah kamar belakang. Tanpa mengetuknya ia pun masuk tanpa permisi
"Ohk.. Oppa?" Ucap Hiu hwi terkejut menatap namja itu tlah brada dihadapanya
"Wae??" Lanjut Hiu hwi
"Aku-- Aku ingin tidur disini! Kamarku terasa panas dan besar. Aku tidak tahan!" Terlihat Kyu mulai mencari alasan. Ia pun tlah menghempaskan tubuhnya diatas kasur tepat nya disamping Hiu hwi
"Jeongmal?? Baiklah, oppa boleh tidur disini" Jawaban Hiu hwi pun sukses membuat Kyu tersenyum nakal sjenak hingga--
"Kau mau kemana?" Tanya Kyu mendongak tatkala menatap Hiu hwi beranjak hendak keluar bersama boneka Teddy bear kesayanganya
"Bukankah oppa ingin tidur disini, itu berarti aku tidur dikamar oppa" Cibir Hiu hwi sembari berjalan pergi
"YA! YA! YA! Hiu hwi-ah kau.."
"Wae? Sudahlah, aku ingin tidur! Keluar darisini"
"Yah~ Apa kau masih marah padaku huh? Ayolah Chagi.. Waktu di London itu hanya salah paham. Itu-- ciuman itu hanyalah ciuman perpisahan"
"Mwo? Kalau bgitu, aku juga akan mencium Changmin oppa dan yg lainnya sbagai tanda perpisahan juga huh!!"
"Nde?? YA!" Tanpa di duga Kyu malah mendorong Hiu hwi jatuh keatas kasur dan menghimpitnya
"Aaapa yg kau lakukan oppa?"
"Waeyo? Kau istriku, aku ingin kau melaksanakan kewajibanmu padaku skarang" Kyu pun mengecup bibir Hiu hwi sketika. Lama mereka saling bertaut hingga--
"Op..pa"
"Wae?" Kyu hendak mencium nya lagi tapi dgn cepat Hiu hwi mengelak
"Changkaman oppa, aku ingin-- hueek..hueekk" Hiu hwi dgn cepat berlari ke toilet dan memuntahkan berbagai isi perutnya
"Chagiya gwanchana?"
"Uh.. Aku hanya mual oppa. Dari waktu di London itu aku jadi sering pusing dan ingin muntah. Padahal aku tidak makan banyak lagi"
"Mwo? Mworago? Kajja~ kita ke Rumah sakit skarang"
"Andwe, ini sudah malam"
"Ini baru jam 8. Kajja~" Tarik Kyu cepat
@Seoul Hospital
"Chukkae Kyuhyun-sshi, sbentar lagi kau akan menjadi Appa"
"Mwo? Dokter apa kau serius?" Dokter itu hanya tersenyum menatap Kyu
"Chagiya.. Gomawo! Jeongmal gomawo yo" Kyu mengecup bibir Hiu hwi skilas dan memeluknya
"Yah~ Skarang katakan padaku! Kau ingin apa? Apa ada sesuatu yg ingin kau makan?"
"Humm.. Aku ingin makan rambutan"
"Hanya rambutan?"
"Nde, tapi aku mau nya rambutan yg oppa ambil sendiri dirumah tetangga yg banyak anjing nya itu"
"Mwo?" Kyu tampak terkejut. Mau tak mau ia pun harus melakukan nya demi anak dalam kandungan Hiu hwi sampai rela dikejar anjing dan diteriaki maling. Tak hanya itu entah mengapa Hiu hwi malah meminta hal hal aneh lainnya pada Kyu. Seperti memanjat Seoul tower, Mencium kambing, menari dangdut, bahkan hal hal yg tak pernah diinginkan wanita hamil lain nya dan kali ini yeoja itu tengah memasak sesuatu. Entah apa yg ia masak, smua bumbu dapur ia masukan tanpa perasaan
"Cah~ ini sudah jadi" Pekik Hiu hwi gembira sembari meletakan hasil masakanya ke meja. Kyu hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu. Sbenarnya akhir akhir ini Kyu bgitu lelah
"Humm.. Sepertinya enak tapi aku sudah tak berselera lagi untuk makan. Oppa.. Aku ingin kau saja yg memakannya"
"Nde??"
"Jeball oppa.."
"Huh! Baiklah" Kyu memaksakan untuk tersenyum dan mencicipi masakan aneh yeoja itu. Sketika wajah Kyu mendadak merah dan pucat
"Otthe? Enak?"
"O.. Ee..enak skali" Sahut Kyu tak ikhlas. Baru kali ini ia memakan masakan dgn rasa hancur seperti ini
"Chagiya, kau mau apa lagi stelah ini"
"Emm.. Sbenarnya ada 1 hal yg sangat ingin aku lakukan tapi--"
"Apa itu?"
"Aku.. Entah mengapa aku ingin skali mencium Heechul oppa"
"MWO?? ANDWE..ANDWE! Jadi apa anak ku kelak! ANDWE! Aku tidak rela!" Pekik Kyu frustasi
"Oppa..."
@6 tahun kemudian
"CHO LING HWA... Berapa 5+6?" Tanya seorang guru pada namja kecil yg menjadi murid ternakalnya itu
"Molla" Sahut Ling enteng. Jika bukan namja kecil itu anak dari Cho Kyuhyun idola nya, mungkin Guru SD ini sudah menggumpalnya ke sungai Han
"Geurae, jika 5 ribu+6 ribu brapa?"
"Apa Ibu guru bodoh skali, hingga trus bertanya padaku? Jawabanya sudah jelas 11 ribu" Belum sempat Guru itu hendak mendengus kesal bel pulang pun berbunyi membuat semua anak kecil di dalam kelas itu berebut keluar termasuk Namja yg dipanggil Ling Hwa ini hingga seketika--
"Ling, ini aku buatkan kue untukmu" Ucap Seorang yeoja cilik tersenyum malu
"Mwo? YA! Kau ingin meracuni ku dgn kue air cucian ini heh? Ckckck~" Ucap Ling ketus sembari berjalan menuju gerbang skolahnya, Tak lupa ia pasangkan kacamata hitam milik Appa nya dengan gaya COOL hingga tiba-tiba--
"BRAAKK" Ia jatuh tersungkur ke tanah membuat sluruh teman nya tertawa
"YA! Knapa kalian tertawa? DIAM!" Bentak Ling sembari kembali berjalan. Terlihat ke2 orang tlah menunggunya sejak tadi di depan gerbang. Mreka adalah Kyu dan Hiu hwi. Yeoja itu tengah hamil besar anak ke2 mreka
"Appa.. Eomma" Pekik Ling berlari
"YA! Kau tidak membuat masalah lagi kan?" Ucap Kyu sembari mencium anaknya itu
"Aniya Appa, masalah terbesarku ini adalah wajah tampan yg kumiliki ini. Ah.."
"Aish.. Arasseo, kajja kita pulang. Ak--" Belum sempat Hiu hwi menyelesaikan perkataannya perutnya pun seolah berguncang
"Chagiya wae?" Tanya Kyu panik
"Oppa.. Sepertinya..ak..aku ingin melahirkan"
"Mwo? Kajja~ Kita ke rumah sakit" Kyu mulai memancapkan gas mobilnya cepat. Tangannya gemetar memegang stir tatkala mendengar teriakan kesakitan dari Hiu hwi
"Eomma.. Tarik napas perlahan lalu hembuskan. Lakukan scara teratur" Ucap Ling membuat Kyu terkejut
"YA! Darimana kau mengetahui itu Ling?" Tanya Kyu
"Aku pernah melihat hal yg seperti ini Appa"
"MWO?? Kau--"
"Sudah..sudah.. Kalian ini, aku sedang kesakitan" Pekik Hiu hwi kesal. Dgn cepat Kyu pun memencet nomor seseorang di HP nya
"Yeoboseyo hyung. Istriku ingin melahirkan! Otthe? Kami lagi dijalan"
"Mwo? Tenang Kyu"
"Apa yg har--" Belum sempat Kyu menyelesaikan kalimatnya. Ling pun tlah merebut HPnya cepat
"YA! Kurang ajar skali kau Cho Ling hwa"
"Biar aku saja Appa. Tidak boleh menelpon sambil menyetir!"
"Heish.. Chincha.."
"Yeoboseyo Kyuhyun-ah" Pekik Heechul dari sebrang sana
"O.. Ahjumma. Ini aku Ling"
"Nde? AHJUMMA?? YA! Setan kecil! Awas kau--" Heechul hampir saja membanting HP nya kesal sampai akhirnya dicegat Eteuk cepat
"Ling, berikan telponya pada Appa mu"
"Eteuk nenek, Appa sedang menyetir"
"Nenek?? YA! Aku belum setua itu. Dasar anak setan" Bentak Eteuk memekik di Volume HP Heechul. Memang sebenarnya Ling adalah musuh terbesar member SUJU sekarang
@Seoul Hospital
Beberapa orang mulai terlihat ramai menunggu istri seorang Cho Kyuhyun ini melahirkan anak ke2 mereka. Terlihat Kyu gemetaran sejak tadi sedangkan Ling kini ia tengah bermain dengan 'Shim Hee sun" Anak dari Shim Changmin. Memang tak brapa lama stelah Hiu hwi melahirkan Ling, Changmin dijodohkan dengan seorang yeoja yang masih berasal dari keluarga kerajaan dan melahirkan seorang putri cantik nan nakal.
"YA!! Hee sun-ah kenapa kau daritadi menatapku heh? Kau menyukai ku?" Ucap Ling dengan wajah cool nya
"Nde, Hee sun menyukai Ling oppa" Sahut Hee sun bergidik nakal membuat Ling melotot
"Ihh... Oppa??? Dasar yeoja perut panjang. Aku tidak suka padamu.. Weeek" Ling berlari cepat membuat Hee sun mengejar nya hingga mereka sampai di sebuah ruangan yg amat begitu sepi ini. Yah~ Disebuah kamar mayat!!
"Di-dimana kita?" Tanya Hee sun ketakutan membuat Ling menatapnya
"Argh....... Eomma... Aku takut!!!" Tanpa di duga Ling pun berlari dan memeluk Hee sun tatkala ia menatap sesosok mayat tengah tergeletak diatas kasur
"Sudah..sudah.. Ada aku disini" Ucap Hee sun membelai rambut Ling yg memeluknya. *Cie..cie.. SUJU ma TVXQ bakal besanan nie kayak nya*
Di tempat lain terlihat Kyuhyun mengecup bibir Hiu hwi sekilas tatkala yeoja itu tlah berhasil mengeluarkan seorang bayi yeoja dari perutnya.
"Gomawo Chagi. Gomawo" Kyu menitikan air mata kebahagian nya satu per satu
"Yah~ Kyuhyun-ah.. Anak mu cantik sekali" Ucap Eunhyuk tatkala memandang seorang bayi mungil di sebuah ranjang kecil. Entah mengapa tiba-tiba bayi yang baru lahir itu menendang kepala Eunhyuk yg akan mencium nya membuat tawa terdengar dimana-mana
"HAHAHAHA~" Donghae melirik bayi dihadapannya itu seolah ikut tersenyum membuat tubuhnya merinding seketika
"Kyuhyun-ah.. Aku mohon padamu dan Hiu hwi setelah ini jangan melahirkan anak setan lagi" Ucap Donghae yg di anggukan oleh semua member Suju. Kyu dan Hiu hanya tersenyum kecil mendengarnya.
~THE END~
Bagaimana nasib Hyo ra??? Kini yeoja itu tengah menikmati bulan madu nya di Hawaii dengan Lee Joon!!! Sedangkan Khazuma.. Kini Ia menjadi seorang MAFIA!! MAFIA?? Nde, Mafia Cinta... Entah darimana dia belajar, kini namja Jepang itu berpetualang mencari yeoja yg seperti 'NOONA' nya itu membuat nya menjadi Playboy kelas Kakap!!
OKAY!! Sampai Jumpa di Cerita Author yg lain Ya!!! Karna ini cerita ENDING jadi Jangan Lupa RCL ya Readers!! Masih ada 4 FF lain nya yg bakal ku luncurkan ke depan So, Jangan bosen ya readers. Tetep Main cast cewex nya Lee Hiu hwi kok. Yang mau ikutan main bilang ma Author ja ya!!
-Author- : Jea JungHiu Ra Yuko-ritshukoBi *Mian Author baru nongol* kkkk~
published by -Aoi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar