_2 ring Of The One True Love [SEQUEL END]_
Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hiu hwi, Kim Chae rin, Shim Changmin and Member Of Suju
Genre : Comedy Romatic
PG + 15 / Straight
"Ne... Gomawo... Sebaiknya Oppa dulu yang minum, wajah mu terlihat pucat. Setelah itu aku berjanji mebiarkanmu pergi..." Chae rin tersenyum sekilas. Kyu terlihat ragu sejenak sampai ia mengangguk dan meminum air itu dengan cepat, ia benar-benar ingin segera bertemu Hiu hwi
"Sebentar lagi... Kau akan menjadi milik ku lagi oppa...." Gumam Chae rin seraya tersenyum licik. Sedangkan Kyuhyun kini ia mulai berdiri, tangan kanan nya menyentuh kepala nya yang seolah terasa sangat berat
"Aku pergi dul-- #BRUKKKKKKK!!!" Belum sempat Kyu hendak melesat pergi, tubuh nya pun telah terjatuh di lantai. Kini gilaran Chae rin yang beraksi!!!
_2 ring Of The One True Love [SEQUEL END]_
Chae rin tersenyum memandang setiap lekuk wajah tampan Kyu yang sedang tak sadarkan diri itu. Indah~ Bahkan kata itu seolah belum melukiskan segala nya yang ada di dalam diri seorang ‘Cho Kyuhyun’
“Saranghae….” Ucap Chae rin lirih!! Air mata nya mulai mengalir deras membasahi setiap pipi mulus nya
“Mianhae oppa… Aku terpaksa melakukan semua ini…..” Chae rin tertunduk, hingga datanglah segelincir orang dari arah pintu apartment nya
“Nona Chae…” Ucap perwakilan salah satu dari orang-orang bertubuh kekar itu
“Cepat bawa dia ke mobil ku…” Ucap Chae rin yang lebih terdengar dengan sebuah perintah itu, Chae rin medesah dalam hingga ia pun pergi ke parkiran mobil mengikuti para anak buah nya yang tengah memopang tubuh Kyu.
Chae rin menghidupkan gas mobil nya dan melaju cepat kearah sebuah rumah. Rumah yang dulu pernah ia tempati bersama Kyu, rumah yang dulu pernah menjadi saksi jika ia pernah menjadi istri Kyuhyun.
@Rumah Silver_
Tak ada yang berubah dari warna bahkan pengaturan dalam isi dan luar rumah ini, Chae rin mendesah dalam, jika diperhitungkan, sudah bertahun-tahun ia tak lagi menginjakan kaki nya di rumah ini dan hal itu tentu membuat nya rindu akan tempat yang pernah menjadi haluan saat ia sedang lelah dan ingin bersandar itu.
Chae rin melirik sekilas Kyu yang masih belum sadar akibat obat bius yang dimasukkannya di dalam minuman yang tadi Kyu minum. Dengan langkah tertatih ia pun memopang tubuh Kyu untuk masuk dan menempatkan nya di atas sebuah kasur berukuran lumayan besar itu.
“Ini tempat mu yang sebenarnya oppa…..” Ucap Chae rin seraya melepaskan baju dan sepatu Kyu secara perlahan
“CUP~” Chae rin mengecup bibir Kyu sekarang. Manis~ Bahkan Chae rin merasa tak ada yang berubah dari setiap inci bibir Kyu setelah beberapa tahun silam
“Sebentar lagi kau akan menjadi milik ku lagi oppa…. Yah~ Tapi bukan sebagai suami-istri!! Tapi sebagai seorang sahabat yang pernah menemani hidupmu….” Suara Chae rin bergetar. Ia menangis saat ini!!!
“Mianhae… Selama aku menjadi istrimu dulu, aku belum bisa mendampingi hidupmu dengan baik. Aku belum bisa menjadi seorang istri yang slama ini kau idam-idamkan oppa. Aku seorang yeoja yang tak bisa melahirkan seorang anak, aku juga bukan yeoja yang pandai membersihkan rumah dan memasak. Dulu…. Ketika kau meminta ku menjadi istri mu tepat saat hari kelulusan kita, aku benar-benar terkejut…. Aku tidak menyangka jika kau melamarku secepat itu. Aku menerima mu karna aku yakin kau bisa membimbingku perlahan keluar dari semua penderitaan dan kemiskinan yang ku alami selama ini. Tapi mungkin— Dulu kita masih terlalu muda untuk membangun keluarga yang bahagia oppa… Seandainya waktu bisa di putar, aku ingin sekali kembali di saat kita masih sekolah… Aku rindu diriku yang dulu…” Ucap Chae rin terbata akibat tangisan yang telah mengalir deras dari kedua pelupuk mata nya
“Aku mencintaimu…. Bahkan kau adalah tujuan hidupku sekarang. Aku benar-benar sangat ingin memiliki mu, memilikimu hanya untuk diriku sendiri. Kau tau…. Betapa sakit nya melihat orang yang kucintai begitu besar mencintai orang lain. Sakit oppa!!! Tapi aku sadar, sekeras apapun aku berjuang… Bukankah cinta tak perlu memiliki??? Yah~ Tidah harus…” Chae rin menggenggam tangan kanan Kyu, merasakan setiap detiknya kehangatan namja itu
“Mulai sekarang berbahagialah…. Berbahagialah dengan sumber kebahagianmu… ‘Hiu hwi’…. Mianhae mungkin sikap ku ini terlalu frontal padamu, tapi jika tidak seperti ini, kau tidak akan mengucapkannya pada Hiu hwi… Kalau kau sangat mencintainya… Selamat tinggal Oppa…. Mungkin kita tidak akan bertemu lagi….” Chae rin mengecup puncak kepala Kyu sekilas, ia berdiri dan berjalan keluar.
“Humphhh…” Suara isakan yang tertahan dari bibir nya benar-benar memilukan, di keluarkan nya sebuah HP berwarna pink dari dalam sweater nya dan memencet nomor seseorang
“Yeoboseyo…. Cepat segera bereskan ini… Aku harus segera ke bandara… Penerbangan ku sebentar lagi berangkat…… Ne… Selamat tinggal… Selamat tinggal Shim changmin…” Chae rin menutup flip HP nya cepat dan pergi ke bandara. Tempat yang akan membawa nya pergi ke PERANCIS.
Di tempat lain, terlihat Changmin tengah mondar-mandir di depan sebuah panti asuhan. Terlihat ia seolah tengah menunggu seseorang
“Changmin oppa????” Changmin berdenyit mendengar suara itu. Suara yang amat ia kenal
“Hiu hwi-ah….”
“Ne???? Kenapa oppa ada disini???” Tanya Hiu hwi seraya meletakkan bahan belanjaan nya di atas sebuah kursi depan panti asuhan itu
“Humm…. Aku ingin mentraktir mu makan.. KAJJA~” Tanpa perlu mendengar jawaban Hiu hwi, Changmin pun tlah lebih dulu menarik tangan yeoja itu untuk terus mengikuti nya ke sebuah kedai yang memang tak jauh dari panti asuhan itu
“Tapi oppa aku—“
“Kau tidak boleh menolak!!!” Hiu hwi diam.. Sepertinya dia mengalah sekarang dan tentu saja itu membuat Changmin tersenyum bahagia
“Ini— Minum dan makanlah sepuasmu…” Changmin meletakkan sebuah nampan di atas meja yang mereka tempati. Hiu hwi mengernyit bingung. Kenapa malah Changmin yang membawakan pesanan itu, bahkan ia belum sempat memesan apapun
“Hummm.. Aku tidak lapar oppa… Kenapa kau memesan makanan sebanyak ini heh???”
“Ini hari perayaan. Sebentar lagi aku dan TVXQ akan segera mengadakan konser tour dunia, jadi mungkin beberapa bulan ini, kita tidak akan bertemu. Jadi, makanlah…” Hiu hwi mengangguk paham, tanpa merasa ada yang aneh Hiu hwi pun dengan cepat makan dan meminum apa yang tadi telah Changmin sediakan untuknya
“Oppa… Kau tidak makan???”
“Aniya…. Nanti aku akan makan, aku sedang ingin melihat wajah mu dengan puas…” Wajah Hiu hwi memerah, sudah lama ia tak mendengar godaan dari Changmin seperti ini. Namun perlahan entah mengapa Hiu hwi merasakan pusing di area kepala nya. Rasa itu sedikit demi sedikit semakin terasa sakit
“Oppa Aku-- #BRUUUKKKK!!!” Hiu hwi hampir saja terjatuh dari kursinya, untung saja Changmin sudah sigap akan hal itu. Dengan cepat ia bawa tubuh Hiu hwi masuk ke dalam mobil dan melesat cepat ke sebuah tempat. Yah~ Tempat dimana yeoja itu pernah tinggal…
@Rumah Silver_
Changmin meletakan Hiu hwi di atas kasur, tepat di samping Kyu yang belum juga sadarkan diri. Changmin tersenyum melihat Kyu dan Hiu hwi secara bergantian, walau terselip rasa sakit didalam hatinya.
“Kenapa susah sekali menyatukan kalian heh??” Changmin meletakan kedua tangan nya ke pinggang. Lagi-lagi seulas senyum Nampak di wajah nya
“Setelah ini… Semoga kalian bahagia…” Changmin mengusap kepala Hiu hwi pelan, dengan lembut ia kecup dahi yeoja itu dengan sebuah ketulusan disana. Sebuah ketulusan perasaan cinta yang ia rasa selama ini.
Changmin mematung dalam diam untuk beberapa waktu, sampai ia memutuskan satu ide jahil untuk kedua orang ini. Changmin menarik tangan Kyu agar seolah-olah mendekap pinggang Hiu hwi, sedangkan kepala Hiu hwi disandarkan nya di dada bidang Kyu
"CEKLEKKK!!" Tak lupa Changmin memotret pemandangan indah dihadapan nya itu seraya beranjak untuk pergi.
@5 Jam Kemudian : Pukul 22.00-KST
Tak ada suara lagi di sekitar rumah yang bercorak silver ini, Sepi dan begitu sunyi!! Hanya ada suara-suara samar dari beberapa binatang malam yang kelaparan. Alih-alih terlihat Kyu tengah menggeliat pelan dari atas tempat tidur nya. BERAT!! Entah mengapa Kyu seolah merasa sulit untuk bergerak, seakan-akan ada sesuatu yang kini tengah melekat di tubuhnya
"Uggghh..." Eluh Kyu seraya mengumpulkan kembali nyawa-nyawa nya ke dalam raga, kepala nya masih sedikit sakit hingga perlahan ia memutuskan untuk membuka kdeua mata nya dan--
"EH....." Kyu hampir saja memekik hebat saat ia sadar jika sedari tadi ada seorang yeoja tengah tertidur pulas dalam dekapan nya. Kyu gemetaran!! Ia takut jika ternyata tadi ia mabuk dan tidur dengan yeoja malam
"Hiu...Hiu hwi????" Kyu melotot dalam guratan kelelahan di wajah nya. TERKEJUT!! Bahkan wajah nya sangat amat terlihat shock tatkala ia mendongakkan kepala yeoja itu dan melihat wajah nya
"AKU--" Kata-kata Kyu tercekat, namja itupun memaksakan otak nya untuk mengingat kejadian apa sebelum ini. Bukankah tadi dia bersama Chae rin?? Dan setelah itu--
"ANI!!!! Kenapa aku bersama Hiu hwi sekarang??" Kyu terlihat bingung bukan kepalang, apalagi kini ia tak memakai baju, hanya celana pendek lah yang ia kenakan sekarang
"OMO!!" Tubuh Kyu menegang sampai yeoja yang masih berada dalam dekapan nya itupun terbangun. Kyu tak tau harus berbuat apa?? Apa ia harus berpura-pura tidur dan seolah tidak tau apa-apa?? Namun sayang belum sempat ia melakukan itu, Hiu hwi tlah lebih dulu menatap nya.
1 Detik
2 Detik
3 Menit, mereka hanya saling menatap seperti itu. Antara bingung dan sok!! Sampai--
"Sudahlah..." Hiu hwi berdiri, suara nya begitu terdengar gemetar, tubuh nya menegang dan jantung nya pun berdegup kencang. Yeoja itu tak tak harus bagaimana lagi sekarang selain mengatakan kata 'Sudahlah' dan beranjak pergi
"YA!!" Kyu kontan menarik tubuh yeoja itu kembali ke tempat tidur dan menghimpitnya
"Kau-- Kau mau apa Cho kyuhyun?? Minggir...." Hiu hwi berkata itu seraya tertunduk. Entah mengapa jantung nya tak bisa di ajak kompromi untuk tidak berdetak cepat sekarang
"Kau sudah memperkosa ku, lalu ingin melarikan diri begitu??" Ucap Kyu seraya mendengus sebal, di tatap nya mata Hiu hwi yang seolah tengah berputar-putar tak menentu
"MWO??? YA!!! Siapa yang memperkosa siapa huh??? Kau yang sudah meracuniku lalu membawaku kemari!! Cih~" Hiu hwi berteriak tepat di depan wajah Kyu, membuat percikan ludah nya menyambar pada wajah mulus namja itu
"Jeongmal??? Aku--??" Kyu nampak berpikir sesaat
"Tapi tadi bukankah aku di apartment Chae rin??" Kyu kembali terlihat bingung
"Nde?? Apartment Chae rin eonni??" Hiu hwi mengulang perkataan Kyu, entah mengapa ia merasa sedikit sedih saat Kyu mengatakan itu. Untuk apa namja itu di apartmen Chae rin?? Pikir Hiu hwi
"Sudahlah oppa.. Aku tidak peduli kau di apartment siapa dan yeoja mana lagi, yang pasti tolong lepaskan aku-- Aku harus pergi!!" Ucap Hiu hwi seraya mendorong-dorong tubuh Kyu agar terlepas dari tubuh nya
"Sudah berapa kali aku melepaskanmu bodoh... Tapi tidak!! Tidak untuk hari ini dan seterusnya.." Kyu menahan tangan Hiu hwi dan menatap nya tajam
"Apa kau pernah berpikir jika kau telah menyakiti ku selama bertahun-tahun ini huh?? Jika kau memang ingin pergi dariku, kenapa kau kembali lagi kesini? Kau ingin membuatku gila atau apa???" Bentak Kyu. Entah mengapa ia seolah-olah menjadi diri nya lagi seperti beberapa tahun yang lalu
"Oppa.."
"Kenapa dulu kau mau menikah dengan ku jika kau membuatku menderita seperti ini?? Kenapa.... Kenapa kau membuatku jatuh ke dalam lubang yang sangat dalam huh?? WAEYO CHO HIU HWI!!" Lagi-lagi Kyu memekik membuat Hiu hwi memalingkan muka nya ke arah kanan. Jujur, ia tak bisa menatap mata Kyu sekarang. HENING!! Hanya suara gemerutuk emosi Kyu lah yang terdengar
"Oppa.. Mianhae.. Aku tidak bermaksud membuat mu menjadi seperti ini. Aku tidak tau kau akan sangat menderita saat melihat ku kembali. Mianhae... Mianhae... Aku tau dari awal kau sangat membenci ku. Aku tau op--"
"#CUP!!" Perkataan Hiu hwi tercekat saat tiba-tiba saja Kyu telah mengunci nya erat menggunakan sayap bibir nya yang lembut. Kedua mata 2 insan anak manusia ini saling menatap tajam
"#TESS!!" Sesuatu yang bening terjatuh di pipi putih Hiu hwi seketika. Itu air mata seseorang.. Kyu??? Yah~ Kyu meneteskan air mata nya sekarang
"Oppa..." Hiu hwi hampir saja hendak menangis juga saat meratapi wajah dihadapan nya itu tengah menangis. Ia masih tak percaya jika seorang Kyu CHO KYUHYUN menangis??
"Mianhae oppa.... Mianhae... Karna aku kau menjadi tersiksa seperti ini. Mianhae... Aku berjanji setelah ini aku tidak akan pernah menampakan wajah ku lagi di hadapan mu. Aku janji!!" Pertahanan Hiu hwi runtuh. Ia menangis pilu sekarang, didorong nya tubuh Kyu pelan dan benar saja Kyu yang yang terlihat lemah itu pun tanpa sadar melepaskan cengkraman nya. Hiu hwi berdiri dan hendak berjalan keluar sampai--
"KAJIMA...KAJIMA PABBOYA..." Kyu mendekap erat belakang tubuh Hiu hwi. Entah mengapa wajah nya terlihat amat pucat sekarang
"Jika kau pergi lagi, akan aku pastikan kita tidak akan pernah bertemu lagi!! Karna aku-- Aku akan pergi dari mu untuk selama nya. Akulah yang salah.. Dari awal akulah yang salah.... Aku berpikir jika aku patut bangga karna pernah memiliki dua istri sekaligus dalam hidup ku tapi ternyata aku salah... Aku hanya membutuhkan seorang saja yang mencintaiku dan berada disisi ku... Hiu hwia-h... Tolong.. Kembalikan hidup ku seperti dulu. Jeball" Suara Kyu terdengar serak, seperti nya dia memang sedang memohon sekarang
"Oppa... Kenapa kau berkata seperti itu?? Bukankah kau membenciku??" Hiu hwi sengaja memancing Kyu agar namja itu mengatakan semua perasaan nya yang sebenarnya
"Aku-- Aku... Karna aku... Aku mencin--"
"#BRUUKKK!!" Belum sempat Kyu melanjutkan kata-kata nya, namja itu telah ambruk terlebih dulu
"OPPA!!!!!!" Pekik Hiu hwi panik
***
Mentari pagi menyambut riang padatnya kota gingseng ini. INDAH~ Kenapa dunia semakin indah dan ramai seperti ini?? Entahlah..... Yang pasti suara burung pagi ini benar-benar terdengar merdu. Jauh dari pelataran bumi sana, terlihat seorang namja tengah menggeliat pelan. Mata nya terbuka perlahan, sesekali terlihat ia seolah-olah mengerjap-ngerjap tak karuan. KYU!! Mata namja tampan ini sibuk mencari sesosok yeoja yang ia inginkan berada di samping nya saat ini namun sayang kasur berukuran Big size itu terlihat kosong
"Humm.... Hanya mimpi... Benar-benar indah..." Desah Kyu menghela nafas nya dalam. Ia pun mulai beranjak meninggalkan kamar itu untuk mencari minum. Entah mengapa kepala nya benar-benar sangat pusing saat ini, sampai seketika--
"Ohk... Oppa... Kau sudah bangun.. Aish.... Istirahat saja... Biar aku yang mengantarkan sarapan dan minum nya ke kamar.." Ucap Hiu hwi seraya masih sibuk dengan beberapa mangkok di hadapan nya.
"Apa aku masih berada di alam mimpi atau aku memang sudah gila??" Gumam batin Kyu aneh
"OPPA!!!" Pekik Hiu hwi tersenyum. Yah~ Yeoja itu tersenyum sekarang!!
"ANIYA!!! Cho kyuhyun... kau memang sudah mendekati gila.." Kyu kembali bergumam seraya mengetuk-ngetuk kepala nya sendiri
"YA!! Wae?? Kajja~ Makan sarapan mu dulu?? Aku sangat panik ketika kemarin oppa pingsan. Badan mu panas sekali oppa..." Hiu hwi berkata itu seraya menempelkan tangan nya di dahi Kyu yang masih terlihat shock.
"CHAGI!!!!!!!!!" Pekik Kyu sontak memeluk Hiu hwi erat. Kontan saja itu membuat Hiu hwi terkejut
"Benarkah ini bukan mimipi heh?? Ini kau kan?? Hiu hwi ku??" Kyu masih terlihat tak percaya. Jadi kejadian kemarin bukanlah bunga tidur nya
"Pabboya... Hahaha~ Kau pikir kita sedang di alam mimpi huh?? Baiklah kalau begitu kita bangun segera.."
"ANDWE!!! Tidak peduli ini mimpi atau apa.. Yang jelas kau-- Kau ada disini bersamaku.."
"Oppa..... Kau benar-benar kekanak-kanakan sekarang.. Huft.. Sekarang aku tau jika kau sangat mencintaiku ne??"
"MWO?? YA!! Siapa bilang aku mencintai mu heh?? Aku seperti ini karna kau mencintaiku, jadi aku harus bersikap baik pada orang yang menyayangiku.."
"Nde?? Ya sudahlah.. Kalau begitu aku juga akan bersikap seperti ini pada semua orang yang menyayangi ku, terutama Changmin oppa.."
"NE??? AWAS SAJA JIKA SAMPAI KAU MELAKUKAN ITU. Aku akan membuat Shim Changmin itu menjadi gemuk!!"
"SIAPA YANG INGIN KAU BUAT GEMUK CHO KYUHYUN??" Ucap seseorang seketika seraya menyabit Kyu dengan beberapa sayuran yang di bawa nya
"Ohk... Changmin-ah.. Hyungdeul..." Kyu mengerjap-ngerjap tak percaya.. Semua orang yang disayangi nya tengah berkumpul disini, termasuk Eomma, nenek dan Appa nya
"Aku yang mengundang mereka oppa..." Bisik Hiu hwi tersenyum
"Ohk?? Kau mengundang mereka untuk merayakan hari jadi kita ini??" Kyu mengerecut sebal, padahal ia ingin berdua saja dengan Hiu hwi
"YA!! DASAR TIDAK TAU TERIMA KASIH...!! Karna kamilah kau bisa bersama Hiu hwi lagi pabbo.." Changmin kembali mendecak sebal sedangkan Kyu hanya terkekeh pelan.
@6 Tahun Kemudian_
"LING!!!!!!!!!!!!!!!" Heechul memekik hebat di seentero rumah mewah ini. Namja itu pun membenarkan letak kaca mata nya pelan, menatapi sesosok namja kecil yang tengah berdecak pinggang pada nya
"Ahjumma... Kau sudah tua.. jangan sering marah-marah.... Kata Appa, nanti tidak laku!!" Heechul hampir saja hendak mencekek namja setan satu ini jika tak mengingat LING adalah anak dari Kyuhyun dan Hiu hwi. Heechul mengamit HP dari saku nya, dengan isakan pelan ia pun menelpon seseorang
"YA!! Donghae-ah... Cepat kau jemput Ling dari rumahku!! Aku sudah tidak tahan lagi menghadapi nya. Hari ini dia menginap di rumah mu saja.." Ucap Heechul seraya menangis lirih
"Mianhae hyung.... Aku sedang sakit.. Ha...hachim... Aku takut Ling akan tertular.." Tanpa aba-aba Hae pun menutup telpon nya. Dilirik nya beberapa member Suju di sekeliling nya yang juga tengah terkekeh. HAE SAKIT?? Itu adalah kebohongan yang sangat besar, ke-11 member Suju ini malah tengah bermain game dan menonton film 'Dewasa'.
Sedangkan Kyu dan Hiu hwi??? Pasangan ini tengah menikmati bulan madu mereka entah yang keberapa kali dan na'as nya setiap kali mereka bulan madu, LING akan di titipkan pada Hyung nya.
"Sabar Ahjumma... Kita akan melewatkan malam bersama lagi.." Ling menepuk-nepuk bahu Heechul pelan seraya menatap Heechul prihatin
"YA!!!!!!!! KAU--" Heechul mengejar Ling yang telah lebih dulu berlari dan sial nya Heechul malah terjatuh saat menginjak mainan Ling yang berserakan dilantai
"HAHAHAHA~ Ahjumma.... Kau bodoh sekali.. Hahaha" Tawa ejekan dari Ling itu membuat Heechul langsung saja mencetuskan kepala nya ke dinding. Lebih baik dia pingsan daripada menderita di tangan namja tengik ini.
-THE END-
Hahahaha~ Di chap kemaren aku liat komenan kalian yang benci bngedz ma Chae rin ya?? Ada yg bilang kayak sinetron Indo segala malah.. Hahaha~ AKHIRNYA AKU BISA MENGELABUI READERS DENGAN MENGGUNAKAN CHAE RIN!!! *Mata melotot ke kamera kayak di sinetron*
Bgaimana?? Ending nya kali ini tidak ada yg akan demo lagi kan?? Wkwkwkwk~ JANGAN BACA KLU YG GAX SUKA!!! Huhhh!!
Genre : Comedy Romatic
PG + 15 / Straight
"Ne... Gomawo... Sebaiknya Oppa dulu yang minum, wajah mu terlihat pucat. Setelah itu aku berjanji mebiarkanmu pergi..." Chae rin tersenyum sekilas. Kyu terlihat ragu sejenak sampai ia mengangguk dan meminum air itu dengan cepat, ia benar-benar ingin segera bertemu Hiu hwi
"Sebentar lagi... Kau akan menjadi milik ku lagi oppa...." Gumam Chae rin seraya tersenyum licik. Sedangkan Kyuhyun kini ia mulai berdiri, tangan kanan nya menyentuh kepala nya yang seolah terasa sangat berat
"Aku pergi dul-- #BRUKKKKKKK!!!" Belum sempat Kyu hendak melesat pergi, tubuh nya pun telah terjatuh di lantai. Kini gilaran Chae rin yang beraksi!!!
_2 ring Of The One True Love [SEQUEL END]_
Chae rin tersenyum memandang setiap lekuk wajah tampan Kyu yang sedang tak sadarkan diri itu. Indah~ Bahkan kata itu seolah belum melukiskan segala nya yang ada di dalam diri seorang ‘Cho Kyuhyun’
“Saranghae….” Ucap Chae rin lirih!! Air mata nya mulai mengalir deras membasahi setiap pipi mulus nya
“Mianhae oppa… Aku terpaksa melakukan semua ini…..” Chae rin tertunduk, hingga datanglah segelincir orang dari arah pintu apartment nya
“Nona Chae…” Ucap perwakilan salah satu dari orang-orang bertubuh kekar itu
“Cepat bawa dia ke mobil ku…” Ucap Chae rin yang lebih terdengar dengan sebuah perintah itu, Chae rin medesah dalam hingga ia pun pergi ke parkiran mobil mengikuti para anak buah nya yang tengah memopang tubuh Kyu.
Chae rin menghidupkan gas mobil nya dan melaju cepat kearah sebuah rumah. Rumah yang dulu pernah ia tempati bersama Kyu, rumah yang dulu pernah menjadi saksi jika ia pernah menjadi istri Kyuhyun.
@Rumah Silver_
Tak ada yang berubah dari warna bahkan pengaturan dalam isi dan luar rumah ini, Chae rin mendesah dalam, jika diperhitungkan, sudah bertahun-tahun ia tak lagi menginjakan kaki nya di rumah ini dan hal itu tentu membuat nya rindu akan tempat yang pernah menjadi haluan saat ia sedang lelah dan ingin bersandar itu.
Chae rin melirik sekilas Kyu yang masih belum sadar akibat obat bius yang dimasukkannya di dalam minuman yang tadi Kyu minum. Dengan langkah tertatih ia pun memopang tubuh Kyu untuk masuk dan menempatkan nya di atas sebuah kasur berukuran lumayan besar itu.
“Ini tempat mu yang sebenarnya oppa…..” Ucap Chae rin seraya melepaskan baju dan sepatu Kyu secara perlahan
“CUP~” Chae rin mengecup bibir Kyu sekarang. Manis~ Bahkan Chae rin merasa tak ada yang berubah dari setiap inci bibir Kyu setelah beberapa tahun silam
“Sebentar lagi kau akan menjadi milik ku lagi oppa…. Yah~ Tapi bukan sebagai suami-istri!! Tapi sebagai seorang sahabat yang pernah menemani hidupmu….” Suara Chae rin bergetar. Ia menangis saat ini!!!
“Mianhae… Selama aku menjadi istrimu dulu, aku belum bisa mendampingi hidupmu dengan baik. Aku belum bisa menjadi seorang istri yang slama ini kau idam-idamkan oppa. Aku seorang yeoja yang tak bisa melahirkan seorang anak, aku juga bukan yeoja yang pandai membersihkan rumah dan memasak. Dulu…. Ketika kau meminta ku menjadi istri mu tepat saat hari kelulusan kita, aku benar-benar terkejut…. Aku tidak menyangka jika kau melamarku secepat itu. Aku menerima mu karna aku yakin kau bisa membimbingku perlahan keluar dari semua penderitaan dan kemiskinan yang ku alami selama ini. Tapi mungkin— Dulu kita masih terlalu muda untuk membangun keluarga yang bahagia oppa… Seandainya waktu bisa di putar, aku ingin sekali kembali di saat kita masih sekolah… Aku rindu diriku yang dulu…” Ucap Chae rin terbata akibat tangisan yang telah mengalir deras dari kedua pelupuk mata nya
“Aku mencintaimu…. Bahkan kau adalah tujuan hidupku sekarang. Aku benar-benar sangat ingin memiliki mu, memilikimu hanya untuk diriku sendiri. Kau tau…. Betapa sakit nya melihat orang yang kucintai begitu besar mencintai orang lain. Sakit oppa!!! Tapi aku sadar, sekeras apapun aku berjuang… Bukankah cinta tak perlu memiliki??? Yah~ Tidah harus…” Chae rin menggenggam tangan kanan Kyu, merasakan setiap detiknya kehangatan namja itu
“Mulai sekarang berbahagialah…. Berbahagialah dengan sumber kebahagianmu… ‘Hiu hwi’…. Mianhae mungkin sikap ku ini terlalu frontal padamu, tapi jika tidak seperti ini, kau tidak akan mengucapkannya pada Hiu hwi… Kalau kau sangat mencintainya… Selamat tinggal Oppa…. Mungkin kita tidak akan bertemu lagi….” Chae rin mengecup puncak kepala Kyu sekilas, ia berdiri dan berjalan keluar.
“Humphhh…” Suara isakan yang tertahan dari bibir nya benar-benar memilukan, di keluarkan nya sebuah HP berwarna pink dari dalam sweater nya dan memencet nomor seseorang
“Yeoboseyo…. Cepat segera bereskan ini… Aku harus segera ke bandara… Penerbangan ku sebentar lagi berangkat…… Ne… Selamat tinggal… Selamat tinggal Shim changmin…” Chae rin menutup flip HP nya cepat dan pergi ke bandara. Tempat yang akan membawa nya pergi ke PERANCIS.
Di tempat lain, terlihat Changmin tengah mondar-mandir di depan sebuah panti asuhan. Terlihat ia seolah tengah menunggu seseorang
“Changmin oppa????” Changmin berdenyit mendengar suara itu. Suara yang amat ia kenal
“Hiu hwi-ah….”
“Ne???? Kenapa oppa ada disini???” Tanya Hiu hwi seraya meletakkan bahan belanjaan nya di atas sebuah kursi depan panti asuhan itu
“Humm…. Aku ingin mentraktir mu makan.. KAJJA~” Tanpa perlu mendengar jawaban Hiu hwi, Changmin pun tlah lebih dulu menarik tangan yeoja itu untuk terus mengikuti nya ke sebuah kedai yang memang tak jauh dari panti asuhan itu
“Tapi oppa aku—“
“Kau tidak boleh menolak!!!” Hiu hwi diam.. Sepertinya dia mengalah sekarang dan tentu saja itu membuat Changmin tersenyum bahagia
“Ini— Minum dan makanlah sepuasmu…” Changmin meletakkan sebuah nampan di atas meja yang mereka tempati. Hiu hwi mengernyit bingung. Kenapa malah Changmin yang membawakan pesanan itu, bahkan ia belum sempat memesan apapun
“Hummm.. Aku tidak lapar oppa… Kenapa kau memesan makanan sebanyak ini heh???”
“Ini hari perayaan. Sebentar lagi aku dan TVXQ akan segera mengadakan konser tour dunia, jadi mungkin beberapa bulan ini, kita tidak akan bertemu. Jadi, makanlah…” Hiu hwi mengangguk paham, tanpa merasa ada yang aneh Hiu hwi pun dengan cepat makan dan meminum apa yang tadi telah Changmin sediakan untuknya
“Oppa… Kau tidak makan???”
“Aniya…. Nanti aku akan makan, aku sedang ingin melihat wajah mu dengan puas…” Wajah Hiu hwi memerah, sudah lama ia tak mendengar godaan dari Changmin seperti ini. Namun perlahan entah mengapa Hiu hwi merasakan pusing di area kepala nya. Rasa itu sedikit demi sedikit semakin terasa sakit
“Oppa Aku-- #BRUUUKKKK!!!” Hiu hwi hampir saja terjatuh dari kursinya, untung saja Changmin sudah sigap akan hal itu. Dengan cepat ia bawa tubuh Hiu hwi masuk ke dalam mobil dan melesat cepat ke sebuah tempat. Yah~ Tempat dimana yeoja itu pernah tinggal…
@Rumah Silver_
Changmin meletakan Hiu hwi di atas kasur, tepat di samping Kyu yang belum juga sadarkan diri. Changmin tersenyum melihat Kyu dan Hiu hwi secara bergantian, walau terselip rasa sakit didalam hatinya.
“Kenapa susah sekali menyatukan kalian heh??” Changmin meletakan kedua tangan nya ke pinggang. Lagi-lagi seulas senyum Nampak di wajah nya
“Setelah ini… Semoga kalian bahagia…” Changmin mengusap kepala Hiu hwi pelan, dengan lembut ia kecup dahi yeoja itu dengan sebuah ketulusan disana. Sebuah ketulusan perasaan cinta yang ia rasa selama ini.
Changmin mematung dalam diam untuk beberapa waktu, sampai ia memutuskan satu ide jahil untuk kedua orang ini. Changmin menarik tangan Kyu agar seolah-olah mendekap pinggang Hiu hwi, sedangkan kepala Hiu hwi disandarkan nya di dada bidang Kyu
"CEKLEKKK!!" Tak lupa Changmin memotret pemandangan indah dihadapan nya itu seraya beranjak untuk pergi.
@5 Jam Kemudian : Pukul 22.00-KST
Tak ada suara lagi di sekitar rumah yang bercorak silver ini, Sepi dan begitu sunyi!! Hanya ada suara-suara samar dari beberapa binatang malam yang kelaparan. Alih-alih terlihat Kyu tengah menggeliat pelan dari atas tempat tidur nya. BERAT!! Entah mengapa Kyu seolah merasa sulit untuk bergerak, seakan-akan ada sesuatu yang kini tengah melekat di tubuhnya
"Uggghh..." Eluh Kyu seraya mengumpulkan kembali nyawa-nyawa nya ke dalam raga, kepala nya masih sedikit sakit hingga perlahan ia memutuskan untuk membuka kdeua mata nya dan--
"EH....." Kyu hampir saja memekik hebat saat ia sadar jika sedari tadi ada seorang yeoja tengah tertidur pulas dalam dekapan nya. Kyu gemetaran!! Ia takut jika ternyata tadi ia mabuk dan tidur dengan yeoja malam
"Hiu...Hiu hwi????" Kyu melotot dalam guratan kelelahan di wajah nya. TERKEJUT!! Bahkan wajah nya sangat amat terlihat shock tatkala ia mendongakkan kepala yeoja itu dan melihat wajah nya
"AKU--" Kata-kata Kyu tercekat, namja itupun memaksakan otak nya untuk mengingat kejadian apa sebelum ini. Bukankah tadi dia bersama Chae rin?? Dan setelah itu--
"ANI!!!! Kenapa aku bersama Hiu hwi sekarang??" Kyu terlihat bingung bukan kepalang, apalagi kini ia tak memakai baju, hanya celana pendek lah yang ia kenakan sekarang
"OMO!!" Tubuh Kyu menegang sampai yeoja yang masih berada dalam dekapan nya itupun terbangun. Kyu tak tau harus berbuat apa?? Apa ia harus berpura-pura tidur dan seolah tidak tau apa-apa?? Namun sayang belum sempat ia melakukan itu, Hiu hwi tlah lebih dulu menatap nya.
1 Detik
2 Detik
3 Menit, mereka hanya saling menatap seperti itu. Antara bingung dan sok!! Sampai--
"Sudahlah..." Hiu hwi berdiri, suara nya begitu terdengar gemetar, tubuh nya menegang dan jantung nya pun berdegup kencang. Yeoja itu tak tak harus bagaimana lagi sekarang selain mengatakan kata 'Sudahlah' dan beranjak pergi
"YA!!" Kyu kontan menarik tubuh yeoja itu kembali ke tempat tidur dan menghimpitnya
"Kau-- Kau mau apa Cho kyuhyun?? Minggir...." Hiu hwi berkata itu seraya tertunduk. Entah mengapa jantung nya tak bisa di ajak kompromi untuk tidak berdetak cepat sekarang
"Kau sudah memperkosa ku, lalu ingin melarikan diri begitu??" Ucap Kyu seraya mendengus sebal, di tatap nya mata Hiu hwi yang seolah tengah berputar-putar tak menentu
"MWO??? YA!!! Siapa yang memperkosa siapa huh??? Kau yang sudah meracuniku lalu membawaku kemari!! Cih~" Hiu hwi berteriak tepat di depan wajah Kyu, membuat percikan ludah nya menyambar pada wajah mulus namja itu
"Jeongmal??? Aku--??" Kyu nampak berpikir sesaat
"Tapi tadi bukankah aku di apartment Chae rin??" Kyu kembali terlihat bingung
"Nde?? Apartment Chae rin eonni??" Hiu hwi mengulang perkataan Kyu, entah mengapa ia merasa sedikit sedih saat Kyu mengatakan itu. Untuk apa namja itu di apartmen Chae rin?? Pikir Hiu hwi
"Sudahlah oppa.. Aku tidak peduli kau di apartment siapa dan yeoja mana lagi, yang pasti tolong lepaskan aku-- Aku harus pergi!!" Ucap Hiu hwi seraya mendorong-dorong tubuh Kyu agar terlepas dari tubuh nya
"Sudah berapa kali aku melepaskanmu bodoh... Tapi tidak!! Tidak untuk hari ini dan seterusnya.." Kyu menahan tangan Hiu hwi dan menatap nya tajam
"Apa kau pernah berpikir jika kau telah menyakiti ku selama bertahun-tahun ini huh?? Jika kau memang ingin pergi dariku, kenapa kau kembali lagi kesini? Kau ingin membuatku gila atau apa???" Bentak Kyu. Entah mengapa ia seolah-olah menjadi diri nya lagi seperti beberapa tahun yang lalu
"Oppa.."
"Kenapa dulu kau mau menikah dengan ku jika kau membuatku menderita seperti ini?? Kenapa.... Kenapa kau membuatku jatuh ke dalam lubang yang sangat dalam huh?? WAEYO CHO HIU HWI!!" Lagi-lagi Kyu memekik membuat Hiu hwi memalingkan muka nya ke arah kanan. Jujur, ia tak bisa menatap mata Kyu sekarang. HENING!! Hanya suara gemerutuk emosi Kyu lah yang terdengar
"Oppa.. Mianhae.. Aku tidak bermaksud membuat mu menjadi seperti ini. Aku tidak tau kau akan sangat menderita saat melihat ku kembali. Mianhae... Mianhae... Aku tau dari awal kau sangat membenci ku. Aku tau op--"
"#CUP!!" Perkataan Hiu hwi tercekat saat tiba-tiba saja Kyu telah mengunci nya erat menggunakan sayap bibir nya yang lembut. Kedua mata 2 insan anak manusia ini saling menatap tajam
"#TESS!!" Sesuatu yang bening terjatuh di pipi putih Hiu hwi seketika. Itu air mata seseorang.. Kyu??? Yah~ Kyu meneteskan air mata nya sekarang
"Oppa..." Hiu hwi hampir saja hendak menangis juga saat meratapi wajah dihadapan nya itu tengah menangis. Ia masih tak percaya jika seorang Kyu CHO KYUHYUN menangis??
"Mianhae oppa.... Mianhae... Karna aku kau menjadi tersiksa seperti ini. Mianhae... Aku berjanji setelah ini aku tidak akan pernah menampakan wajah ku lagi di hadapan mu. Aku janji!!" Pertahanan Hiu hwi runtuh. Ia menangis pilu sekarang, didorong nya tubuh Kyu pelan dan benar saja Kyu yang yang terlihat lemah itu pun tanpa sadar melepaskan cengkraman nya. Hiu hwi berdiri dan hendak berjalan keluar sampai--
"KAJIMA...KAJIMA PABBOYA..." Kyu mendekap erat belakang tubuh Hiu hwi. Entah mengapa wajah nya terlihat amat pucat sekarang
"Jika kau pergi lagi, akan aku pastikan kita tidak akan pernah bertemu lagi!! Karna aku-- Aku akan pergi dari mu untuk selama nya. Akulah yang salah.. Dari awal akulah yang salah.... Aku berpikir jika aku patut bangga karna pernah memiliki dua istri sekaligus dalam hidup ku tapi ternyata aku salah... Aku hanya membutuhkan seorang saja yang mencintaiku dan berada disisi ku... Hiu hwia-h... Tolong.. Kembalikan hidup ku seperti dulu. Jeball" Suara Kyu terdengar serak, seperti nya dia memang sedang memohon sekarang
"Oppa... Kenapa kau berkata seperti itu?? Bukankah kau membenciku??" Hiu hwi sengaja memancing Kyu agar namja itu mengatakan semua perasaan nya yang sebenarnya
"Aku-- Aku... Karna aku... Aku mencin--"
"#BRUUKKK!!" Belum sempat Kyu melanjutkan kata-kata nya, namja itu telah ambruk terlebih dulu
"OPPA!!!!!!" Pekik Hiu hwi panik
***
Mentari pagi menyambut riang padatnya kota gingseng ini. INDAH~ Kenapa dunia semakin indah dan ramai seperti ini?? Entahlah..... Yang pasti suara burung pagi ini benar-benar terdengar merdu. Jauh dari pelataran bumi sana, terlihat seorang namja tengah menggeliat pelan. Mata nya terbuka perlahan, sesekali terlihat ia seolah-olah mengerjap-ngerjap tak karuan. KYU!! Mata namja tampan ini sibuk mencari sesosok yeoja yang ia inginkan berada di samping nya saat ini namun sayang kasur berukuran Big size itu terlihat kosong
"Humm.... Hanya mimpi... Benar-benar indah..." Desah Kyu menghela nafas nya dalam. Ia pun mulai beranjak meninggalkan kamar itu untuk mencari minum. Entah mengapa kepala nya benar-benar sangat pusing saat ini, sampai seketika--
"Ohk... Oppa... Kau sudah bangun.. Aish.... Istirahat saja... Biar aku yang mengantarkan sarapan dan minum nya ke kamar.." Ucap Hiu hwi seraya masih sibuk dengan beberapa mangkok di hadapan nya.
"Apa aku masih berada di alam mimpi atau aku memang sudah gila??" Gumam batin Kyu aneh
"OPPA!!!" Pekik Hiu hwi tersenyum. Yah~ Yeoja itu tersenyum sekarang!!
"ANIYA!!! Cho kyuhyun... kau memang sudah mendekati gila.." Kyu kembali bergumam seraya mengetuk-ngetuk kepala nya sendiri
"YA!! Wae?? Kajja~ Makan sarapan mu dulu?? Aku sangat panik ketika kemarin oppa pingsan. Badan mu panas sekali oppa..." Hiu hwi berkata itu seraya menempelkan tangan nya di dahi Kyu yang masih terlihat shock.
"CHAGI!!!!!!!!!" Pekik Kyu sontak memeluk Hiu hwi erat. Kontan saja itu membuat Hiu hwi terkejut
"Benarkah ini bukan mimipi heh?? Ini kau kan?? Hiu hwi ku??" Kyu masih terlihat tak percaya. Jadi kejadian kemarin bukanlah bunga tidur nya
"Pabboya... Hahaha~ Kau pikir kita sedang di alam mimpi huh?? Baiklah kalau begitu kita bangun segera.."
"ANDWE!!! Tidak peduli ini mimpi atau apa.. Yang jelas kau-- Kau ada disini bersamaku.."
"Oppa..... Kau benar-benar kekanak-kanakan sekarang.. Huft.. Sekarang aku tau jika kau sangat mencintaiku ne??"
"MWO?? YA!! Siapa bilang aku mencintai mu heh?? Aku seperti ini karna kau mencintaiku, jadi aku harus bersikap baik pada orang yang menyayangiku.."
"Nde?? Ya sudahlah.. Kalau begitu aku juga akan bersikap seperti ini pada semua orang yang menyayangi ku, terutama Changmin oppa.."
"NE??? AWAS SAJA JIKA SAMPAI KAU MELAKUKAN ITU. Aku akan membuat Shim Changmin itu menjadi gemuk!!"
"SIAPA YANG INGIN KAU BUAT GEMUK CHO KYUHYUN??" Ucap seseorang seketika seraya menyabit Kyu dengan beberapa sayuran yang di bawa nya
"Ohk... Changmin-ah.. Hyungdeul..." Kyu mengerjap-ngerjap tak percaya.. Semua orang yang disayangi nya tengah berkumpul disini, termasuk Eomma, nenek dan Appa nya
"Aku yang mengundang mereka oppa..." Bisik Hiu hwi tersenyum
"Ohk?? Kau mengundang mereka untuk merayakan hari jadi kita ini??" Kyu mengerecut sebal, padahal ia ingin berdua saja dengan Hiu hwi
"YA!! DASAR TIDAK TAU TERIMA KASIH...!! Karna kamilah kau bisa bersama Hiu hwi lagi pabbo.." Changmin kembali mendecak sebal sedangkan Kyu hanya terkekeh pelan.
@6 Tahun Kemudian_
"LING!!!!!!!!!!!!!!!" Heechul memekik hebat di seentero rumah mewah ini. Namja itu pun membenarkan letak kaca mata nya pelan, menatapi sesosok namja kecil yang tengah berdecak pinggang pada nya
"Ahjumma... Kau sudah tua.. jangan sering marah-marah.... Kata Appa, nanti tidak laku!!" Heechul hampir saja hendak mencekek namja setan satu ini jika tak mengingat LING adalah anak dari Kyuhyun dan Hiu hwi. Heechul mengamit HP dari saku nya, dengan isakan pelan ia pun menelpon seseorang
"YA!! Donghae-ah... Cepat kau jemput Ling dari rumahku!! Aku sudah tidak tahan lagi menghadapi nya. Hari ini dia menginap di rumah mu saja.." Ucap Heechul seraya menangis lirih
"Mianhae hyung.... Aku sedang sakit.. Ha...hachim... Aku takut Ling akan tertular.." Tanpa aba-aba Hae pun menutup telpon nya. Dilirik nya beberapa member Suju di sekeliling nya yang juga tengah terkekeh. HAE SAKIT?? Itu adalah kebohongan yang sangat besar, ke-11 member Suju ini malah tengah bermain game dan menonton film 'Dewasa'.
Sedangkan Kyu dan Hiu hwi??? Pasangan ini tengah menikmati bulan madu mereka entah yang keberapa kali dan na'as nya setiap kali mereka bulan madu, LING akan di titipkan pada Hyung nya.
"Sabar Ahjumma... Kita akan melewatkan malam bersama lagi.." Ling menepuk-nepuk bahu Heechul pelan seraya menatap Heechul prihatin
"YA!!!!!!!! KAU--" Heechul mengejar Ling yang telah lebih dulu berlari dan sial nya Heechul malah terjatuh saat menginjak mainan Ling yang berserakan dilantai
"HAHAHAHA~ Ahjumma.... Kau bodoh sekali.. Hahaha" Tawa ejekan dari Ling itu membuat Heechul langsung saja mencetuskan kepala nya ke dinding. Lebih baik dia pingsan daripada menderita di tangan namja tengik ini.
-THE END-
Hahahaha~ Di chap kemaren aku liat komenan kalian yang benci bngedz ma Chae rin ya?? Ada yg bilang kayak sinetron Indo segala malah.. Hahaha~ AKHIRNYA AKU BISA MENGELABUI READERS DENGAN MENGGUNAKAN CHAE RIN!!! *Mata melotot ke kamera kayak di sinetron*
Bgaimana?? Ending nya kali ini tidak ada yg akan demo lagi kan?? Wkwkwkwk~ JANGAN BACA KLU YG GAX SUKA!!! Huhhh!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar