Rabu, 01 Oktober 2014

It's Wrong Married [Part 7]

It's Wrong Married [Part 7]


Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hiu hwi, Shim Changmin, Lee Hyora, Khazuma Tetsuya And SUJU with TVXQ members
Genre : Comedy Romantic

Sudah beberapa hari ini, suasana rumah bercat silver ini terasa begitu sepi. Entah apa yg terjadi hingga Kyu berubah menjadi begitu dingin bahkan ia tak mau berbicara pada Hiu hwi sedikit pun, ia lebih memilih menghabiskan waktu nya di luar dan pulang pada larut malam seakan ia tengah menghindari sesuatu. Hari ini genap 5 hari sebelum mereka ke pengadilan untuk bercerai, seperti biasa Hiu hwi tengah duduk di depan pintu rumah nya untuk menunggu Kyuhyun pulang. Itulah kebiasaan yg sering ia lakukan beberapa hari ini seperti skarang, yeoja itu tengah tertidur pulas bersandar di depan pintu sembari menekukan ke2 kaki nya. Dingin! Yah~ itu lah yg tengah ia rasakan skarang hingga tak brapa lama kemudian Kyuhyun pun datang dgn jas putih yg membuatnya begitu tampan walau tetap saja wajahnya terlihat begitu dingin. Kyu tak terkejut lagi mendapati Hiu hwi tengah tertidur pulas di depan pintu karna memang sudah hampir tiap malam ia melihatnya seperti itu
"Pabbo..." Gumam Kyu tatkala ia menatap Hiu hwi tengah terkulai polos. Untuk sesaat, ia tatap wajah manis yeoja dihadapan nya itu tajam hingga seketika Hiu hwi menggeliat pelan membuat Kyu sontak saja menjauhkan tubuhnya beberapa langkah
"Ohk.. Oppa.. Kau sudah pulang" Ucap Hiu hwi tersenyum senang
"Minggir... Aku mau masuk" Sahut Kyu membuat Hiu hwi menggeser sedikit tubuhnya untuk memberi jalan
"Oppa.. Apa kau sudah makan?"
"YA! Jangan katakan padaku jika kau juga menungguku untuk makan malam? Kau juga akhir akhir ini hobi skali tertidur diluar, apa kasur didalam kamarmu terlalu kecil?"
"Ani... Hanya saja... Aku-- aku sering bermimpi berjalan lalu tidur disana" Terlihat Hiu hwi tertunduk kaku
"Mulai skarang kita hidup masing masing. Kau tidak usah menungguku pulang atau makan malam lagi" Ucap Kyu hendak berlalu masuk kekamarnya
"Oppa.. Mianhae.. Jeongmal mianhae.. Apa karna aku mengatakan perasaanku padamu waktu itu membuatmu menghindariku seperti ini? Jika seperti itu, aku akan menarik kata kata ku kembali. Anggap saja aku hanya bercanda, aku tidak akan menyukaimu lagi oppa" Kyu menghentikan langkahnya sketika, terlihat ia hanya tertunduk diam di tempat
"Geurae, aku yakin perasaanmu itu hanyalah cinta sesaat. Kau akan melupakan nya dengan seiring berjalan nya waktu. Jika perlu aku akan membantu mu melakukannya"
"Nde???"
"Jika kita terus bertemu seperti ini maka itu akan semakin membuat mu terluka, lebih baik kita berpisah sekarang. Mulai besok aku akan pindah ke Dorm dan tinggal disana sampai perceraian kita selesai" Ucapan Kyu membuat keheningan tampak di ruangan itu sampai Kyu melanjutkan langkahnya masuk ke kamar meninggalkan Hiu hwi yg masih mematung di tempatnya. Terlihat yeoja itu menghembuskan nafasnya, berusaha menahan airmata yg trus mendesak keluar.

Langit-langit pagi mulai terlihat mencerahkan dunia, kicauan kicauan burung pun tlah terdengar dimana mana. Sudah sedari tadi yeoja ini sibuk menyiapkan sarapan di meja makan hingga mata nya pun berpaling pada kamar yg tak jauh dari tempat ia berdiri skarang. Hiu hwi terlihat ragu untuk mengetuknya namun seketika keberanian nya mencuat membuat ia membuka pintu kamar itu pelan
"Kyu opp--" Ucapan Hiu hwi tercekat tatkala mendapati tak ada satu makhluk hidup pun yg berada disana bahkan isi lemari pakaian nya pun seolah ikut lenyap
"Kyuhyun oppa..." Desah Hiu hwi menangis


@Dorm Suju....

"Jadi, kau tidak berpamitan dulu dgn Hiu hwi heh? YA!! Dia pasti akan terkejut karna kau tiba tiba menghilang. Ini-- cepat kau hubungi dia" Ujar Eunhyuk menyodorkan HP Yesung (?)
"Andwe hyung, lagipula aku sudah memberitahunya tadi malam"
"Bukan nya kami tidak senang kau kembali tinggal disini Kyunnie tapi masalahnya tempat ini tlah mengecil jadi tidak akan muat lagi menampung orang. Sbaiknya kau kembali ke rumahmu" Timpal Donghae
"Ne?? Aku bisa tidur dengan Yesung hyung"
"Oh..tidak bisa.. Kami juga sudah ada penghuni baru jadi tidak akan muat" Cibir Ryewook
"Penghuni baru? Siapa?"
"Kau tidak tau jika kura kura Yesung hyung skarang sudah dewasa? Jadi skarang kami harus berbagi tempat"
"Mwoya? Aish... Kalau begitu aku tidur dgn Siwon hyung saja"
"Mianhae Kyu, skarang aku tidur dgn Shin dong hyung jadi tidak akan muat"
"Bukankah kalian cuma berdua??"
"Siapa bilang? Kami ber3. Shindong hyung kan di hitung 2" Ucap Siwon membuat Shindong mencubit perutnya kesal
"Ah..... Eteuk hyung..." Rengek Kyu
"Hemm.. Walau Ki bum dan Hankyung sudah tidak tinggal disini lagi tapi tetap saja tempat ini terasa penuh. Sbaiknya kau pulang Kyu, kasihan Hiu hwi" Bujuk Eteuk
"Shireo!! Jika aku pulang, aku akan takut pada diriku sendiri hyung. Aku takut tidak bisa mengendalikan perasaanku. Jeball! Izinkan aku tinggal disini lagi. Aku bisa tidur dimana saja, tapi jangan sekamar dgn Heechul hyung" Ucap Kyu sembari melirik Heechul di pojok. Namja itu terlihat sangat menyedihkan karna memang semenjak teman sekamarnya Hankyung pergi, ia sangat murung
"Lebih baik kau pulang Kyu, nanti biaya listrik air akan bertambah jika kau ada disini" Kekeh Sungmin
"Arasseo! Arasseo! Aku tidak akan tinggal disini" Pekik Kyu sembari berdiri dan hendak pergi
"Kau mau kemana Kyu? Pulang ke rumah mu kah?" Tanya Yesung tersenyum
"ANIYA!!! Aku akan tidur di rumah Lee soo man Seongsangnim dan mengatakan pada nya jika para hyung ku yg durhaka ini tidak mengizinkanku tinggal di dorm atau aku akan tidur di jalan agar smua orang tau betapa miris nya nasibku mempunyai hyung hyung kurang normal seperti kalian" Ancam Kyu
"YA! YA! YA! Aigho.. Maknae kami yg kurang susu waktu kecil ini cepat skali marah. Baiklah, kau boleh tinggal disini lagi dan sekamar dgn Sungmin"
"Benarkah Eteuk hyung?"
"Nde, tapi slama kau tinggal disini. Kau harus membersihkan dorm, cuci piring, cuci baju, masak dan menina-bobokan kami"
"Hahh.... Baiklah" Sahut Kyu lemas


***

Sudah beberapa hari ini Kyu dan Hiu hwi seolah saling tak mengenal. Mreka saling tak berhubungan satu sama lain membuat berita menyebar cepat di berbagai media
"Cho Kyuhyun dan istri nya pisah ranjang. Dan mereka akan segera bercerai" Kata kata itu kini sering sekali muncul di TV atau media cetak lainnya. Beberapa gosip pun mulai muncul menghangatkan pemberitaan itu seperti ada nya pihak ke3 dan perselingkuhan membuat Kyu terutama Hiu hwi selalu saja di kejar beberapa wartawan. Hiu hwi yang tak terbiasa akan hal itu pun mulai tak tahan lagi mendengar caci maki dan cemoohan orang yang paling banyak mengarah pada nya, terutama para Sparkyu yang terus saja menghujat nya dengan kata-kata kasar
"Dasar yeoja tidak tau diri, sudah beruntung Kyuhyun oppa mau menikah dengan nya tapi berani sekali dia mengkhianati Kyuhyun oppa seperti itu"
"Dengar-dengar dia selingkuh dengan Changmin TVXQ"
"Yang ku dengar juga, mereka sebenarnya memang tak saling mencintai, dan yeoja itu sebenarnya memiliki kekasih seorang anak SMA dari keluarga mafia. Cih..." Kata-kata itulah yang sering terdengar beberapa hari ini. Berbagai media online terus saja menjadikan ini berita hangat di sepanjang penjuru dunia bahkan Obama yang sempat hadir di pernikahan mereka pun mulai menangis terisak (?).
Hiu hwi sendiri pun tak bisa berbuat apa-apa kecuali diam dan menangis, seperti sekarang ia tengah berada di dalam mobil Changmin. Tangan nya benar-benar terasa dingin tatkala menatap banyak wartawan masih saja setia menunggu nya di depan rumah silver nya itu. Sebenarnya keadaan Hiu hwi sedang tak baik-baik saja sekarang untuk itulah Changmin memaksa nya untuk pergi ke Rumah sakit dan memeriksakan kondisi nya
"Bagaimana?? Apa lebih baik kita berbelok dan mencari tempat lain saja agar kau bisa beristirahat?" Tanya Changmin tatkala sudah 1 jam ia memarkirkan mobil nya itu tak jauh dari rumah Hiu hwi yang memang sedari tadi di penuhi banyak orang
"Aniya... Aku ingin pulang oppa"
"Ne??? Kau sudah siap menghadapi mereka huh???
"Aku tidak punya pilihan, sudah seharian kita berputar-putar tapi tetap saja mereka masih menunggu ku disini"
"Baiklah..." Changmin pun mengangguk paham hingga ia pun menancap gas mobil nya melaju perlahan sampai tepat di depan pagar rumah yeoja itu. Beberapa pemburu berita itupun sontak mulai berkumpul dan bersiap-siap
"Hiu hwi-ah.. Kau siap???" Tanya Changmin cemas tatkala menatap wajah yeoja itu memucat
"Nde..."
"Geurae, Kau jangan takut. Aku akan melindungimu" Ucap Changmin sembari memegang tangan Hiu hwi sekilas dan membuka pintu mobil nya cepat. Sorotan kamera dan riuh pertanyaan pun mulai terdengar dimana-mana. Changmin hanya diam menanggapi nya sampai ia pun membukakan pintu untuk Hiu hwi keluar. Terlihat wajah Hiu hwi tertunduk tatkala sinar kamera mulai menyilaukan, melihat itu Changmin dengan cepat membuka jas nya dan menaruhnya ke kepala Hiu hwi. Namja itu pun dengan segera merengkuh tubuh Hiu hwi dalam dekapan nya berusaha untuk berjalan menembus orang-orang yang kini tengah menteror mereka dengan pertanyaan-pertanyaan tak bermutu itu hingga seketika sebuah telur busuk pun tanpa di duga melayang pas ke kepala Hiu hwi membuat semua orang yg ada disana menjadi begitu riuh dan terkejut tak terkecuali Changmin, mata nya melotot mencari asal telur busuk itu, terlihatlah segerombolan siswi siswi SMA tengah tersenyum licik ke arah Hiu hwi
"Cepatlah kau masuk, biar aku yg membereskan ini" Bisik Changmin namun Hiu hwi yg sdari tadi diam pun kini mulai melepaskan jas Changmin yg tlah berhasil melindungi nya dari telur busuk itu dan berbelok menghadap beberapa orang dan kamera dihadapan nya, ia seolah tak tahan lagi dgn semuanya yg memang tlah kelewat batas. Terdengar hening seketika tatkala Hiu hwi berani mendongak menatap satu per satu orang di hadapan nya itu
"Hiu hwi-ah.. Jeball.. Masuklah" Kembali Changmin berusaha menarik Hiu hwi masuk ke dalam namun yeoja itu malah menepis nya
"YA!! Apa hanya seperti itu kekuatan kalian huh?? Lemparan yg payah!! Ayo lakukan dgn benar... Puaskan kebencian kalian padaku dgn telur telur itu. Bukankah sudah dari dulu kalian ingin melakukan nya? Ak--"
"PLUKK...PLUKK" Entah siapa yg memulai hingga kembali telur telur busuk itu mengenai Hiu hwi namun kali ini berhasil mengotori baju dan tubuhnya. Terlihat segerombolan gadis remaja itu tampak senang dan puas melakukan nya. Beberapa orang mulai menenangkan mereka termasuk Changmin, kini tubuhnya memeluk Hiu hwi berusaha melindungi yeoja yg tlah terisak itu dari lemparan telur busuk yg masih saja menghujam ke arah mereka
"Noona...." Pekik Khazuma dari kejauhan, ia pun berlari cepat ikut melindungi Hiu hwi yg entah mengapa masih diam di tempatnya, tak sedikit pun yeoja itu berniat beranjak dari tempat itu. Kaki nya seolah terasa kaku untuk di gerakan
"YA!!! Apa yg kalian lakukan huh? Dasar tidak punya otak!!" Bentak Khazuma keras pada orang orang yg masih saja terus berusaha melempar telur ke arah Hiu hwi. Tak tanggung tanggung namja Jepang itu pun membanting telur telur itu ke jalanan
"YA! Sampai ada yg berani menyentuh nya, akan ku pastikan hidupnya tak kan tenang" Mata Khazuma memicing menandakan keseriusan dalam ucapan nya
"Cepat.. Bawa noona masuk. Aku akan berjaga disini" Bisik Khazuma pada Changmin yg masih mendekap tubuh Hiu hwi erat
"Nde..." Sahut Changmin singkat sembari berusaha membawa tubuh Hiu hwi untuk masuk namun seketika yeoja itu malah melepaskan tubuh nya dari lindungan Changmin dan tanpa di duga ia malah berjalan maju beberapa langkah
"Noona...." Desah Khazuma tak percaya tatkala Hiu hwi kini berdiri tepat di depan nya
"Apakah ini lucu?? Apakah kalian sudah puas menghakimi ku seperti ini?? Sebenci itukah kalian padaku huh?? Geurae, jika ini bisa membuat kalian merasa senang, lakukanlah!! Dan untuk para wartawan disini, demi mencari makan kalian rela menungguku bermalam malam disini bahkan mengarang cerita cerita aneh demi mendapatkan uang, tak peduli apa itu benar atau salah. Aku meminta satu hal pada kalian, pergilah setelah ini dan biarkan hidupku kembali tenang" Pelas Hiu hwi gemetar sampai seketika tanpa di duga yeoja itu membuka baju nya hingga yg terlihat hanyalah sebuah tanktop putih yg melapisi tubuhnya membuat smua orang yg ada disana terkejut
"YA! Hiu hwi-ah.. Apa yg kau lakukan?" Ucap Changmin hendak menutupi tubuh yeoja itu namun Hiu hwi malah menepisnya
"Apakah dengan berita ini dapat menghidupi keluarga kalian huh? Apakah kalian puas menatapku mempermalukan diriku sendiri seperti ini?" Isak Hiu hwi membuat smua orang yg ada disana diam, beberapa kamera mulai tak lagi menyilaukan
"Apa ini belum cukup?" Terlihat Hiu hwi hendak kembali membuka bajunya
"Noona..." Cegah Khazuma cepat, Changmin pun mulai mencengkram tangan Hiu hwi keras
"Lepaskan., lepaskan aku!" Pekik Hiu hwi memberontak hingga tiba tiba datanglah seorang namja berjalan cepat menghampiri Hiu hwi dan menutupi tubuh yeoja itu dgn jas hitamnya
"Dasar yeoja pabbo" Ucap orang itu sembari menarik tubuh Hiu hwi dalam pelukannya
"Kyu..hyun oppa" Ucap Hiu hwi tak percaya hingga detik kemudian Kyu pun tanpa aba aba tlah mengangkat tubuh yeoja itu dan menggendong nya berjalan menuju mobil nya. Terlihat beberapa orang terkejut menyaksikan itu termasuk Khazuma dan Changmin yang masih mematung di tempat nya masing masing. Sejurus kemudian beberapa pemburu berita itu pun dengan sigap ingin mengikuti mobil Kyu namun untunglah Khazuma berhasil menghadang mereka semua. Namja Jepang itu kini tersenyum-senyum tak jelas di tengah jalan
"Aish... Apa yg dilakukan namja itu? Siapa dia?? YA!! Cepat jalan, kita bisa kehilangan jejak Kyu" Kesal salah satu wartawan. Beberapa klakson mobil pun mulai terdengar ramai
"Hahh... Kau tidak tau Khazuma Tetsuya??? Dia anak Bos Mafia terbesar di Asia, sedikit saja kita menyentuh nya, maka ku pastikan keluarga mu tidak akan tidur dengan tenang. Sudahlah, sebaiknya kita berbalik dan pulang" Akhirnya beberapa mobil itu pun mulai berbelok arah membuat Khazuma tersenyum menang sedangkan Changmin sibuk mengurusi segerombolan siswi SMA itu, memaksa mereka untuk minta maaf pada Hiu hwi secara Online
"Arasseo oppa...!! Kami akan melakukannya, tapi dengan satu syarat kau harus mencium kami semua" Ucap salah satu siswi tersenyum malu
"Mwo???? Bibirku bisa panjang.... YA!!! Jika kalian tidak mau melakukannya, aku akan mencubit kalian semua"
"Nde??? AKU MAU OPPA!!!!!!!!!! AKU DULUAN!!!!!!!!!!!!!!" Pekik semua siswi itu histeris membuat Changmin ngibrit lari

@Sungai Han..

Tak ada suara yg terdengar dari ke2 orang yg tengah berada di dalam mobil mewah itu. Mreka seolah sibuk berkutat dgn pikiran mereka masing masing dan itu tlah cukup lama mereka lakukan
"Hemm... Tadi itu apa yg kau lakukan? Apa kau berniat mempermalukanku heh?" Tanya Kyu akhirnya. Mata nya masih saja menatap kosong ke depan, tak ada jawaban dari Hiu hwi
"Akhir akhir ini, pasti hidupmu sangat menderita. Mianhae... Mereka terkadang memang kelewatan. Kau tenang saja, aku tidak akan membiarkan ini terjadi lagi. Harusnya... kau itu menjadi korban bukan seorang tersangka" Lanjut Kyu namun lagi lagi Hiu hwi hanya diam
"YA! Kau mendengarku tid--" Kyu menghentikan kata kata nya dan berpaling pada wajah yg tengah tertidur disebelahnya
"Hiu hwi-ah.. Kau kenapa?" Tanya Kyu kuatir saat menatap yeoja itu tengah menggigil dgn keringat dingin dipermukaan kulitnya. Kyu pun menempelkan tangannya di dahi yeoja itu
"Ya Tuhan.. Badanmu panas skali" Ucap Kyu panik hingga tanpa pikir panjang ia pun menancap gas mobilnya menuju Apotik dan juga ke sebuah butik pakaian karna memang Hiu hwi memerlukan pakaian ganti mengingat ia hanya memakai tanktop tipis yg tlah kotor akibat cipratan telur telur busuk itu.
"Mianhae...mianhae.." Desah Kyu lirih sembari mengelap tubuh Hiu hwi dengan handuk kecil dan air hangat, ke2 orang ini memang kembali lagi ke sungai Han karna disana lah menurut Kyu tempat yg paling aman untuk mereka sekarang. Tangan Kyu terhenti tatkala ia hendak mengganti baju Hiu hwi, terlihat ia meneguk ludah nya sesaat
"Apa yg harus aku lakukan?? Heish... Ottoghe??" Gumam Kyu kalang kabut. Wajah nya memerah layak nya kepeting yg tengah di rebus hingga perlahan tapi pasti Kyu memantapkan hati nya untuk melepas baju Hiu hwi dan menggantinya dgn yg baru. Terlihat namja itu berkeringat dingin tatkala melakukannya, sesekali mata nya mengerjap ngerjap tak jelas dan tangan nya pun bergemetaran hebat
"Huft..." Desah Kyu tatkala ia tlah berhasil mengganti baju Hiu hwi, terlihat tubuh Kyu masih saja menegang tak karuan
"Ash... Ada apa ini? Knapa mobil ini jadi begitu panas" Keluh Kyu salah tingkah padahal sekarang suasana begitu dingin karna memang seperti nya salju akan segera turun ke bumi. Untuk beberapa saat Kyu melirik Hiu hwi yg masih terlelap di alam nya membuat Kyu gemas menatapnya hingga lama kelamaan entah apa yg ada di pikiran Kyu hingga perlahan ia semakin mendekatkan wajahnya ke arah Hiu hwi, Kyu meneguk ludahnya susah payah saat merasakan hangatnya nafas yeoja itu.

(Backsound Junsu-Too Love)

Kyu tampak ragu sejenak hingga tanpa ia sadari perlahan bibirnya tlah menempel di bibir mungil Hiu hwi.
"CUP....." Kyu memejamkan mata nya seketika. Terasa hangat dan nyaman! Itulah yg dirasakan Kyu sekarang. 1 detik..2 detik.. Sampai detik ke 15 perlahan ia pun melepaskan kecupannya itu dari Hiu hwi. Mata sayu Kyu menatap lekuk wajah dihadapanya itu seolah ia tengah menyimpulkan sesuatu di otaknya
"Aniya...aniya.." Gumam Kyu memegang jantung nya yg seolah tengah berdetak cepat sekarang hingga dengan cepat ia pun keluar dari mobil nya dan menatap ke depan dgn ekspresi yg sulit diartikan
"Ini benar benar gila.." Ucap Kyu tersenyum miris sampai tiba tiba salju pun turun satu per satu dari langit, Kyu menutup mata nya seketika. Teringat sbuah kalimat yg pernah ia baca di sbuah buku
"Jika salju datang dan menyentuh kulitmu, cobalah untuk menutup matamu sebentar lalu bukalah dan carilah orang yg pertama kali tersenyum kearahmu tatkala kau membuka matamu karna orang itu adalah orang yg tepat untuk bersama mu" Kyu membuka mata nya perlahan, sbenarnya ia tak terlalu percaya dgn kata kata dari buku itu namun entah mengapa ia pun malah berbelok dan hendak mencari seseorang yang...!!! Kyu sontak terkejut dan memundurkan langkah nya tatkala menatap Hiu hwi telah berada tepat di belakang nya.
"Oppa.. Kau sedang apa??" Ucap Hiu hwi tersenyum. Yah~ Dia tersenyum membuat Kyu menatapnya tak percaya
"Kau--"
"Nde??"
"YA!!! Kenapa kau yang tersenyum padaku?" Tanya Kyu kalang kabut
"Mwo?"
"Harusnya tadi kau tidak usah tersenyum. Ash..."
"Memangnya kenapa?"
"Hahh... Sudahlah, kenapa kau keluar? Ayo masuk ke mobil, diluar sangat dingin! Kau itu sedang demam" Tarik Kyu cepat sembari masuk kembali ke mobil
"Makanlah roti ini dan minum obat, lalu istirahatlah lagi. Badanmu masih panas"
"Ye, tapi apa oppa juga sakit? Wajahmu merah??"
"YA! Sebaiknya kau tidur saja. Heish...chincha.." Terlihat Hiu hwi mengerutkan dahinya sejenak, kepala nya memang terasa sakit skarang untuk itulah ia hanya mengalah dan kembali tertidur tanpa menyadari jika pakaian nya tlah berubah. Melihat itu Kyu langsung menghela nafas lega nya seketika.
Ditempat lain terlihat Nyonya Cho menyendok nyendokan makanan nya dgn penuh luapan emosi di sebuah restoran. Sesekali di liriknya sbuah TV yg menayangkan kejadian menghebohkan beberapa jam yg lalu. Sbenarnya wanita paruh baya itu tak terlalu suka menonton gosip tapi karna berita itu menampilkan putra dan menantu kesayangan nya untuk itulah ia sangat tertarik untuk menonton
"Cih.. Wajah yeoja itu memang terlihat polos tapi aku tidak menyangka jika ternyata banyak lelaki simpanannya" Ucap salah satu orang yg berada tak jauh dari meja Nyonya Cho
"Ne, sbenarnya aku kasihan padanya. Tapi apa dia tidak puas dgn Kyuhyun? Hingga harus seperti itu"
"Aku rasa mereka akan sgera bercerai karna--"
"BRAAAK!" Nyonya Cho yg tak tahan lagi mendengar ocehan itu pun sgera menghampiri meja yg tak jauh dari tempatnya dan menggeplaknya keras
"YA! Dasar wanita berbibir besar! Apa yg kalian katakan huh? Jika tidak tau apa apa! Sbaiknya tidak usah memberi pendapat. Berani skali kalian menghina Hiu hwi! Yang salah itu Kyuhyun, anak itu yg terlalu plin plan" Bentak Nyonya Cho
"Omo..omo!! Kau siapa? Ahjumma.. Apa kau gila?"
"Ahjumma? YA! Wajahmu itu sudah berkerut.. Umurmu pasti jauh lebih tua dariku. Menyebalkan"
"Cah.. Nenek rombeng! Sudahlah, ayo smua kita pergi saja dari sini, kita arisan ditempat lain saja"
"YA! Changkaman! Kalian harus mencabut dulu kata kata kalian tadi! Hiu hwi itu anak yg baik"
"Memangnya kau itu siapa nya mereka heh? Kenapa kau yg sibuk"
"Dasar!!" Tanpa diduga Nyonya Cho pun menjambak rambut salah satu wanita bermulut besar itu membuat tempat itu mendadak kacau akibat perkelahian Ibu-Ibu berjiwa muda itu
"Wanita jahanam. Mati kau!" Pekik Nyonya Cho seolah kerasukan setan *=,="* Semua jurus pun ia keluarkan membuat beberapa orang yang semula ingin memisah mereka, kini malah ikut berkelahi
"Yeobo, sudahlah.. Hentikan!" Tarik Tuan Cho berusaha memisahkan perkelahian itu. Untunglah beberapa satpam pun datang membuat tawuran antara Ibu ibu itupun selesai
"Awas saja!!! Jika aku bertemu mreka lagi. Grrr.." Terlihat Nyonya Cho keluar dari restoran itu dgn sangat kusut. Sanggul katulistiwa nya kini berubah menjadi rawah sunami
"Kau ini.. Ckckck" Hela Tuan Cho sdikit ngeri melihat wujud asli istrinya itu


Pagi mulai menyapa lembut sang mentari dengan sinar kehangatannya. Terlihat Hiu hwi menggeliat pelan dan membuka mata nya perlahan, yeoja itu sontak terkejut tatkala menatap tubuh nya kini berada di dekapan Kyu
"Ohk... Oppa...??" Gumam nya tersenyum malu, terlihat segaris kemerahan dari arah wajahnya membuatnya tertunduk sejenak
"Eh... Baju siapa yg ku pakai ini?? Aku tidak pernah merasa memakai nya??" Gumam Hiu hwi tampak berpikir keras hingga sedetik kemudian ia pun mulai menyadari sesuatu
"ARGH!!!!!!!!!!!!!!!" Pekik Hiu hwi keras membuat Kyu yg masih terlelap itu sontak berdiri yg otomatis membuat kepala nya terbentur di langit mobil
"Awww....." Ringis Kyu kesakitan
"YA!!!! Bekicot!! Ada apa heh??? Ash...." Kesal Kyu sembari mengelus-ngelus kepala nya
"OPPA!!!!!!!!! BAJU SIAPA INI?? Siapa yang telah memakaikan nya pada ku heh?" Hiu hwi pun memicingkan mata nya curiga
"Itu-- Itu... YA! Aku hanya tidak tega melihatmu kedinginan dan memakai baju kotor dan bau telur busuk sperti itu maka nya aku berinisiatif untuk membelikanmu baju baru dan memakaikan nya"
"MWO?? Jadi Oppa yang memakaikan ini pada ku?"
"Ish.. Jika bukan aku siapa lagi? Mana mungkin aku meminta tolong pada orang lain, lagipula...kau itu kan istriku jadi tidak apa aku melihatnya"
"Nde?? Jadi Oppa juga sudah melihat semua nya??? OPPA!!!!! Ah....!!!!!!!" Hiu hwi pun mulai menangis kencang layaknya anak kecil
"Heish.. Sudahlah, bukankah kita impas! Dulu kau juga pernah melihat tubuh kan??"
"Tapi tetap saja berbeda. YA! Oppa tidak melakukan apa-apa lagi padaku kan setelah itu?" Kembali Hiu hwi menatap Kyu curiga
"Aaaa....aaaniya" Sahut Kyu salah tingkah
"Jeongmal??"
"NDE!! Lagipula dengan tubuh seperti itu, mana bisa menggodaku. Cih..."
"Hemmm..." Hiu hwi kembali menangis, ke2 tangan nya kini menutupi wajah nya yang malu
"Sudahlah, sebaiknya kita pulang sekarang.." Kyu pun tersenyum-senyum tak jelas sembari menancap gas mobil nya pergi.

published by -Aoi
NB : Admin juga gag tau kenapa, kayaknya emailnya kepotong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar