Rabu, 01 Oktober 2014

It's Wrong Married [Part 9]

It's Wrong Married [Part 9]


Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hiu hwi, Shim Changmin, Lee Hyora, Khazuma Tetsuya And SUJU with TVXQ members And Special Cast Lee Joon (MBLAQ)
Genre : Comedy Romantic

Embun embun pagi mulai muncul perlahan, terlihat terik sinar sang surya tlah siap menerangi bumi dan menghangatkan dunia. Sudah sedari tadi yeoja ini menghela nafas nya panjang, langkahnya mulai terlihat cepat menembus lorong lorong rumah sakit dan mencari sebuah kamar inap seseorang hingga kaki nya terhenti di sebuah kamar UGD. Senyum nya mengembang sketika namun tak brapa lama kemudian wajah nya yg sdetik lalu ceria itu kini berubah murung tatkala ia menatap 2 orang yg ada didalam kamar itu tengah tersenyum senyum mesra.
"Aniya.. Inilah yg harusnya terjadi. Stidaknya Hyo ra eonni baik baik saja sekarang" Gumam Hiu hwi sesak. Tangan nya yg tadi hampir saja hendak membuka pintu UGD itu kini tlah turun perlahan. Entah mengapa ia merasa bgitu sulit untuk menelan ludahnya skarang, bgitu sesak dan sakit!
"Eh... Hiu hwi-ah... Kenapa kau hanya berdiri saja disini. Ayo masuk!" Ucap seseorang sketika membuat Hiu hwi sontak menoleh ke arahnya
"Lee Joon oppa... Aku-- aku..."
"Arasseo... Gwanchana.. Ayo masuk" Balas Joon tersenyum paham sembari menarik Hiu hwi masuk ke dalam kamar bercat putih itu
"Oh... Hiu hwi-ah.." Ucap Hyo ra tersenyum senang membuat sontak saja Kyuhyun yg brada tak jauh dari Hyo ra itu pun mendadak terkejut. Sbenarnya darah nya sdikit berdesir tatkala mendengar nama Hiu hwi
"Eo..eonni.." Sahut Hiu hwi salah tingkah hingga membuatnya hanya tertunduk kaku
"Hiu hwi-ah.. Mianhae, kemarin kau berulang tahun tapi Eonni tidak memberimu apa apa. Mianhae"
"Gwanchanayo Eonni, lagipula kemarin ada Changmin oppa yg mengajak ku pergi bersenang senang. Aku-- aku bahagia skali" Terlihat Hiu hwi memaksakan untuk tersenyum. Sesekali ia mengumpat di dalam hati nya karna tlah berbohong
"Baguslah, stidaknya kau punya seseorang seperti Changmin. Benarkan Kyu??"
"O...nde.." Sahut Kyu tertunduk. Jauh di lubuk hatinya, ia sangat merasa bersalah pada Hiu hwi
"Geurae, sbaiknya kalian berdua keluar dulu. Aku ingin memeriksa keadaan Hyo ra, lagipula sepertinya kalian belum sarapan, lebih baik sarapan dulu" Usul Joon tersenyum. Hiu dan Kyu pun hanya mengangguk pelan dan berlalu keluar kamar. Terlihat tak ada yg berbicara diantara ke2 orang ini, mereka seolah berkutat dgn kegugupan nya masing masing. Ke2 nya terus berjalan tanpa suara di lorong lorong Rumah sakit itu
"Tuhan kenapa bibirku sulit skali mengatakan 3 kata ini pada nya. Mianhada, Gomapta dan Saranghada.. Aish.. Knapa sulit skali" Gumam Kyu kesal pada dirinya sendiri. Terlihat Hiu hwi hanya diam sembari sesekali tertunduk disampingnya. Sbenarnya yeoja itu merasa marah, kesal namun juga rindu pada Kyu yg secara otomatis membuat nya tak bisa membenci evil maknae itu. Hiu hwi melangkahkan kakinya lebih cepat dari Kyu dan masuk ke sbuah cafe tak jauh dari Rumah sakit. Yeoja itu lebih memilih duduk di pojok kanan dekat jendela sedangkan Kyu memilih meja yg berada di tengah. Ke2 nya seolah saling tak mengenal satu sama lain namun Kyu tak menyangkal jika dirinya sesekali mencuri pandang ke arah Hiu hwi
"Hu...umm.. Aku sudah tidak tahan lagi" Gumam batin Kyu sembari berdiri dan menghampiri meja Hiu hwi
"Hiu hwi-ah aku... Sbenarnya kemarin aku--"
"Gwanchana, aku mengerti" Sahut Hiu hwi sembari menata pesanan nya ke meja
"Gamsahamnida" Lanjutnya ramah pada seorang pelayan cafe itu
"Hiu hwi-ah.. Soal ulang tahun mu kemarin itu, aku benar benar minta maaf. Jika perlu kita bisa ke tempat itu sekarang"
"Tidak perlu, lagipula 'Tempat itu'? Apa maksudmu?? Aku tidak mengerti"
"Mwo?? Apa kau lupa jika kita pernah berjanji untuk main ice catting bersama?? Apa kemarin kau tidak menungguku disana" Hiu hwi diam, ia menghentikan aktivitas sendok nya sketika
"Aniya, aku tidak kesana! Untuk apa aku kesana? Apa aku sebodoh itu karna slalu menunggumu??" Terlihat Hiu hwi mulai meninggikan suaranya membuat keheningan diantara mereka stelah itu
"Nde, aku yg bodoh karna berharap kau menungguku disana. Sudahlah..." Ucap Kyu kecewa
"YA!! Hiu hwi-ah kau tidak lihat perubahan diwajahku ini heh? Tubuh ku sakit skali akibat tadi malam namja idola mu itu Shim Changmin memukul ku dgn keras, aku sudah berusaha menenangkan nya tapi dia malah terus memukul ku. Aku tidak membalasnya karna ia adalah sahabatku tapi dia terus memukulku tanpa punya perasaan" Adu Kyuhyun dengan menambahkan sedikit bumbu pada cerita nya namun Hiu hwi tetap tak berkutik seolah keberadaan Kyu dianggapnya tak ada membuat namja itu mulai kesal di buatnya.
"Aw..aduh...aw.. Luka nya juga masih belum sembuh.. Bgaimana aku bisa makan jika seperti ini. Argh..aduh..arh..." Rintih Kyu manja namun memang sukses membuat Hiu hwi mendongak menatapnya
"Sakit skali.. Bisakah kau menyuapiku.." Pelas Kyu dgn tampang puppy eyes nya
"Bukankah yg sakit itu bibirmu bukan tanganmu" Sahut Hiu hwi sinis membuat Kyu kembali kesal mendengarnya
"Heish..." Kyu diam sjenak hingga ia pun memutar otak untuk mencari sebuah ide dan yah~ dengan cepat otak setan nya itu mulai bekerja. Perlahan ia pun memakan roti dihadapannya dgn jumlah yg banyak membuat mulutnya kini penuh dan sangat berisi hingga sketika ia pun tersedak sedak tak jelas
"Uhuk..uhuk.." Kyu terlihat terbatuk batuk ria membuat Hiu hwi sontak panik
"Oppa.. Wae?? Ayo minum dulu..." Ucap Hiu hwi menyodorkan segelas air sembari menepuk nepuk punggung Kyu pelan
"Uhuk..uhuk.." Kembali Kyu terbatuk batuk tak jelas membuat smuanya kembali panik terutama Hiu hwi yang tanpa yeoja itu sadari tangan Kyu malah sibuk bergelayut di pinggang nya dgn kata lain namja itu kini tengah memeluk Hiu hwi dari arah belakang. Sesekali tanpa sepengetahuan orang lain ia pun mencium rambut Hiu wi dan tengkuk yeoja itu
"Ash.. Ottoghe?? Oppa sudah tidak apa apa kan?"
"Ne, tapi aku masih merasa mual"
"Geurae, sbaiknya kita kembali ke rumah sakit. Kajja~" Ucap Hiu hwi sembari memapah tubuh Kyu berjalan sdangkan namja itu entah mengapa terlihat ia tengah tersenyum evil sejenak

***

"Kyuhyun-ah..." Desah Hyo ra senang tatkala menatap Kyu berjalan menghampiri nya
"Ne, bgaimana perasaanmu skarang? Apa lebih baik?"
"Tentu, itu stelah melihatmu tapi skarang kau pulanglah Kyu. Biar Hiu hwi yg menemaniku malam ini lagipula kau juga sibuk kan??"
"Nde, benar kata Hyo ra eonni. Lebih baik oppa pulang, bukankah tadi kau juga merasa mual??" Timpal Hiu hwi
"Mual? Kyu kau tidak apa apa heh??"
"Aniya.. Gwanchana, aku ingin menemanimu disini" Ucap Kyu sembari mengusap kepala Hyo ra lembut
"Gomawo Kyu" Balas Hyo ra sembari memeluk tubuh Kyu erat membuat Hiu hwi yg melihat itupun sontak tertunduk kaku
"Itu sudah tugasku sbagai pacarmu. Skarang, istirahatlah..." Hyo ra mengangguk pelan dan menuruti perkataan Kyu.

Malam dgn cepat datang menjelma, beberapa kerlip bintang mulai menghiasi permukaan langit diatas sana. Terdengar dentangan jam menunjukan pukul 22.00 di ruangan putih ini dan sudah sdari tadi Kyuhyun menatap wajah yeoja yg tengah tertidur pulas dikursi tepat di sampingnya itu dgn sesekali ia tersenyum kecil mendapati wajah polos yeoja itu seakan dapat membuatnya merasa damai. Entah apa yang dirasakan Kyu sekarang hingga tangan nya pun mulai berani mengelus pipi Hiu hwi lembut hingga seketika tangan Kyu pun berhenti tepat di bibir mungil Hiu hwi, entah ada apa hingga tiba tiba datang sbuah gejolak yg aneh dirasa Kyu sampai perlahan ia pun mendekatkan wajah nya pada Hiu hwi.. Smakin dekat hingga sketika--
"CUP" Bibir Kyu menempel tepat pada sasaran. Hangat dan nyaman! Lagi lagi Kyu merasakan kenikmatan manisnya bibir mungil itu sampai ia tak berdaya bahkan ia tak sadar jika ada orang lain yg memperhatikannya. Hyo ra... Yah~ Hyo ra.. Yeoja itu menahan tangisnya tatkala menatap pemandangan yg bgitu menyayat hatinya itu. Tangan Hyo ra mengepal pada selimutnya berusaha menahan suara tangisnya yg hampir pecah. Perlahan ia pun membalikan tubuhnya agar tak melihat adegan menyakitkan itu
"Kyuhyun-ah..." Gumam batin Hyo ra terisak

***

Entah mengapa pagi ini sikap Hyo ra berubah amat bgitu mesra dan manja pada Kyuhyun membuat smua orang bingung dibuatnya
"Tetaplah disini Kyu, aku tidak mau kau mengantar Hiu hwi. Aku..aku takut.."
"Tapi aku hanya sebentar..."
"Sudahlah, gwanchana.. Aku bisa pulang sendiri" Timpal Hiu hwi
"Tapi--"
"Benar, gwanchana.. Aku akan mengantar Hiu hwi noona jadi hyung tidak usah kuatir" Ucap seseorang sketika muncul di balik pintu
"Heish... Bocah tengik. Kenapa kau slalu ada dimana mana dan ikut campur urusan orang lain" Dengus Kyu kesal
"Aku ada ditempat noona berada, jadi hyung jangan aneh. Kajja... Noona kita pulang" Tarik Kyu sembari menggenggam tangan kanan Hiu hwi erat
"YA! Lepaskan tanganmu!!" Bentak Kyu membuat Hyo ra sontak menatapnya terkejut
"Hyung.. Kau jangan serakah, bukankah yeoja yg lemah itu tengah membutuhkanmu jadi Hiu hwi noona biar dgn ku saja. Kajja~" Lanjut Khazuma sembari menarik Hiu hwi pergi, Kyu hampir saja hendak mengejar mereka saat sketika
"Kyu..." Cegah Hyo ra cepat dgn suara yg bergetar membuat Kyu menghentikan langkahnya sketika. Sepertinya Kyuhyun tak bisa melawan Hyo ra lagi kali ini.

Di satu sisi terlihat Khazuma sedari tadi melirik yeoja disampingnya itu dgn tatapan aneh
"Noona.. Kau jangan terlalu banyak pikiran, kau itu sedang hamil"
"Nde?? Hamil?? Aku?"
"Aigho.. Noona kau knapa? Mana mungkin kau lupa jika di perut mu itu sedang ada sesuatu"
"Jika 'sesuatu' itu aku ingat. Tapi aku tidak hamil, mana mungkin aku hamil" Jawaban Hiu hwi sontak saja membuat Khazuma menghentikan mobilnya
"Jadi, noona.. Kau.. Kau-- Ash... Untunglah, jadi aku tidak perlu bersiap siap untuk menjadi seorang Appa"
"Nde?? Khazuma-ah hari ini kau sangat aneh. Tidak biasa nya kau menyetir mobil, mana motor mu heh?"
"Karna hari ini hari spesial, aku akan mengajak noona pergi ke tempat yg indah"
"Nde??? Kemana?? Aku sedang tidak ingin pergi kemana mana"
"Tapi ini adalah hari ulang tahunku, apa noona tega.." Rengek Khazuma membuat Hiu hwi tampak berpikir sjenak
"O... Baiklah, lagipula aku tidak mau ulang tahun mu menyedihkan sepertiku kemarin"
"Noona..."
"Sudahlah, yah~ tapi kau mau mengajakku kemana heh?"
"Sbenarnya aku bukan mengajakmu tapi lebih tepatnya menculik!! Kita akan ke Jeju noona"
"Hemm..." Khazuma mulai menancap gas mobilnya agar mreka cepat sampai di tujuan hingga tak beberapa lama kemudian tanpa sadar Hiu hwi tlah tertidur pulas di kursinya, wajah yeoja itu terlihat lelah sekali membuat Khazuma iba menatapnya
"Yeoboseyo hyung.." Ucap Khazuma pada orang yg ia telpon
"Ne, aku sudah membawa noona ke Jeju. Skarang tinggal tugas kalian. YA!! Tapi jangan salahkan aku jika aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri pada noona hanya kalian terlambat datang. Aigho... Noona itu cantik skali"
"YA! Khazuma tetsuya! Sampai kau menyentuhnya secuil pun. MATI KAU!!!" Pekik seorang namja yg tak lain dan tak bukan adalah Shim Changmin. Entah sejak kapan mreka berdua tampak bgitu akrab, seperti skarang ke2 orang ini tengah merencanakan sbuah rencana dan anehnya ke12 member Super junior yg lain pun ikut terlibat
"Apa hyung tidak percaya padaku?? Aku tidak mungkin seyadong itu"
"Ara...ara... Jaga Hiu hwi baik baik.." Ucap Changmin sembari mematikan flip HP nya
"Bgaimana Changmin-ah?" Tanya Eteuk kuatir
"Tenang saja hyung, smuanya beres. Skarang tinggal Kyu"
"Geurae, biar aku yg urus itu! Hahh... Aku harap dgn seperti ini, smua nya bisa slesai. Aku sudah tidak tahan lagi melihat keadaan Kyu skarang. Dia jadi pendiam dan sering murung"
"Ne, aku juga tidak mau lagi melihat Hiu hwi sedih"
"Lalu, bgaimana dgn mu? Kau hanya bercanda kan saat mengatakan kau menyukai Hiu hwi?"
"Ani... Aku memang menyukainya tapi sayang nya dia tak menyukaiku. Lalu, aku harus bgaimana? Aku tidak mungkin memaksanya, untuk itulah aku hanya bisa berbuat sesuatu yg dapat membahagiakan nya"
"Ne, kau pasti akan mendapatkan yeoja yg lebih baik!"
"Gomawo hyung"
"Geurae, aku akan menelpon Kyu skarang" Timpal Sungmin sembari memencet nomor seseorang disana
"Yeoboseyo"
"Ne, yeoboseyo hyung. Wae??"
"Kyuhyun-ah gawat!! Itu..itu" Ucap Sungmin berpura pura panik
"Nde?? Waeyo hyung??"
"Hiu hwi... Dia... Dia--"
"Ne?? Hyung jangan membuatku cemas. Ada apa dengan Hiu hwi???"
"Hiu hwi diculik Khazuma!! Dia membawa Hiu hwi ke Jeju! Kyuhyun-ah.. Cepat kejarlah mereka.. Sbelum namja Jepang itu berbuat macam macam pada istrimu"
"MWORAGO???" Tanpa banyak kata kata Kyuhyun pun langsung mematikan flip HP nya sketika
"Yeoboseyo Kyuhyun-ah.. YA! Cho Kyuhyun!" Pekik Sungmin
"Wae geurae??" Tanya Heechul sontak berdiri
"Dia langsung mematikan HP nya hyung"
"Jadi dia akan menyusul ke Jeju??" Timpal Changmin penasaran
"Molla.. Aku yakin Kyu akan menyusul. Hahh... Baguslah, rencana kita berjalan mulus untuk saat ini" Desah Sungmin mengelus pintu kamarnya (?)

Di satu sisi terlihat Kyuhyun hendak bersiap siap untuk pergi, terlihat skali kekuatiran di wajah tampan nya itu sampai--
"Kyuhyun-ah kau mau kemana??" Ucap Hyo ra sketika
"Aku-- Aku harus pergi sebentar"
"Kyuhyun-ah... Jangan pergi!!" Ucap Hyo ra yg lebih terdengar sbuah perintah
"Mianhae Hyo ra.. Aku ha--"
"Jangan pergi.. Jeball.. Jangan pergi Kyu..." Kini Hyo ra mulai menangis, tangan nya gemetar tatkala menahan tangan Kyu agar ia tak pergi. Namja itu hanya diam sejenak dan mulai berpikir
"Hyo ra-ah... Slama ini aku tidak pernah meminta sesuatu padamu tapi untuk kali ini izinkan aku pergi. Aku tidak mau membuat kesalahan lagi. Mianhae... Jeongmal mianhae" Ucap Kyu pelan sembari melepaskan tangan Hyo ra darinya dan berlari kencang menuju parkiran mobil
"Andwe... Kyuhyun-ah... Andwe!! Kembalilah... Ak..aku-- huh..hu..hu" Entah apa yg terjadi hingga nafas Hyo ra seolah tercekat membuat tubuhnya ambruk tatkala ia akan mengejar Kyu
"Hyo ra-ah.." Pekik Joon sketika sembari membawa tubuh yeoja itu ke dalam pelukan nya sesaat dan membaringkan nya kembali ke tempat tidur
"Suster, cepat pasang selang infus dan oksigen nya" Ucap Joon panik.
Di satu sisi terlihat Kyu mempercepat laju mobilnya hingga hampir kebatas maksimum, tangan nya gemetar memegang stir dihadapan nya itu. Terkadang ia mengumpat tatkala lampu merah menghadangnya. Sdangkan di tempat lain terlihat Khazuma melompat lompat senang akibat kamar di hotel yg akan mreka tempati hanya bersisa satu kamar
"Otthe? Aku ingin pulang saja kalau bgitu" Ucap Hiu hwi
"Ne?? Aish.. Noona jangan bgitu! Kita sudah jauh jauh kesini lagipula aku ini sedang menculikmu jadi noona tak bisa pergi kemana mana. Kajja~ Masuk ke kamar"
"YA! Andweyo..."
"Ash.. Apa noona tidak percaya padaku?? Aku tidak akan macam macam tapi hanya satu macam"
"YA!!"
"Hahaha~ Ara..ara.. Aku hanya bercanda. Noona mau makan apa?"
"Aku tidak lapar, kita berkeliling saja ya"
"Ne, ide bagus. Ayo..." Ke2 orang ini mulai berkeliling2 tak jelas, sesekali mreka tertawa dan berfoto ria membuat Hiu hwi mulai melupakan kesedihan nya perlahan
"Khazuma-ah.. Sbenarnya aku ingin bertanya ini sudah dari dulu padamu. Humm... Apa sbenarnya penyebab Hyun ae meninggal 5 tahun?" Pertanyaan Hiu hwi sontak membuat Khazuma memucat
"Mungkin smua orang benar jika akulah penyebab kematian nya tapi aku tidak membunuhnya. Sbenarnya waktu itu aku ikut dalam sbuah tawuran antar pelajar dan aku tidak tau jika Hyun ae noona juga berada disana, dia terlalu kuatir padaku hingga dia memutuskan untuk mencariku dikerumunan orang orang itu. Dan tiba tiba beberapa orang yg dendam padaku ingin membunuhku dgn pisau panjang yg mreka bawa tapi dgn bodohnya Hyun ae noona malah menghalanginya dgn tubuh lemahnya itu" Ujar Khazuma meneteskan beberapa airmatanya. Hiu hwi tertegun menatapnya
"Lalu, knapa kau tidak katakan yg sbenarnya pada smua orang dan Kyuhyun oppa? Stidaknya mreka tidak akan menuduhmu yg macam macam"
"Jangankan untuk mengatakan hal yg sbenarnya, untuk melihatku saja mereka tidak mau, terutama Kyuhyun hyung. Hahh... Ini memang salahku, lagipula sbenarnya aku tidak mencintai Hyun ae noona. Aku baru sadar jika aku hanya menyukainya karna ia mirip dgn mendiang Ibu ku. Noona, kau mau kan mewakilkan ku menceritakan smua ini pada Kyuhyun hyung? Dan jika ia tak percaya, kasih surat ini padanya"
"Nde? Ini apa?"
"Aku menemukan surat itu di tas Hyun ae noona sbelum ia meninggal. Aku tidak tau jika dia sudah mempersiapkan ini sbelum ia pergi. Noona, asal kau tau perasaanku padamu kali ini tidak seperti yg kurasakan pada Hyun ae noona tapi aku benar benar menyukai noona sbagai seorang yeoja"
"Ish.. Kau ini!" Tepuk Hiu hwi pelan
"Padahal aku serius. Sudahlah, sbaiknya kita kembali ke kamar. Noona harus istirahat" Tarik Khazuma cepat, Hiu hwi hanya menurut karna memang ia juga sangat mengantuk skali padahal ini masih bgitu sore. Tak berapa lama bertemu kasur, Hiu hwi pun dgn cepat tlah tertidur pulas membuat Khazuma tertarik untuk melihatnya dari dekat
"Aigho.. Noona ktika tidur saja cantik skali. Ash... Yadong ku pasti kumat kalau trus memperhatikan nya seperti ini" Ucap Khazuma mengelus pipi Hiu hwi pelan
"Baiklah, jika sampai hitungan ke3 Kyuhyun hyung atau siapapun tak menelponku. Jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu disini" Lanjut Khazuma sembari hendak mencium bibir Hiu hwi sembari menghitung hingga sampai hitungan ke3 HP nya pun berbunyi dgn ringtone tawa mak lampir.
"Hahaha~ untung saja ada yang menghalangiku jika tidak--" Desah Khazuma lega
"Yeoboseyo"
"YA! Khazuma tetsuya! Dimana kau?? Jika kau menyentuh Hiu hwi sdikit pun, aku benar benar akan membunuhmu!" Pekik Kyu emosi
"Oh...aku takut!" Ejek Khazuma
"YA!! Biri biri!! Cepat katakan dimana 'ISTRIKU'?"
"Dia sedang ada disampingku hyung.. Sedang tidur. Astaga..!! Dia cantik dan menggemaskan skali! Hyung, bodoh skali kau tak pernah menyentuh noona? Apa mungkin hyung juga tidak pernah mencium bibirnya yg menggoda ini heh??"
"MWO?? Kau-- YA! Aku tidak pernah menyentuhnya karna aku..aku tidak mau merusak hidupnya kelak, kami akan bercerai! Apa mungkin aku tega merenggutnya seenaknya saja. Kelak jika ia menikah lagi, maka suami nya tidak akan kecewa padanya"
"Oh.. Gomawo hyung"
"Apanya? Yg pasti dia tidak akan menikah dgn mu. YA! Di hotel mana kalian menginap? Aku sudah ada di Jeju, jadi kau tidak bisa macam macam"
"Cari saja sendiri! Hyung, aku boleh cium noona skali saja ya? Please... Boleh ya? Boleh donk? Jeball hyung--"
"YA! Khazuma tetsuya" Bentak Kyu namun sayang namja Jepang itu tlah mematikan HP nya lebih dulu
"Bajingan! Ke ujung dunia pun aku akan menemukan mu!" Ucap Kyu menancap gas. Kembali ia memencet nomor seseorang di HP nya
"Yeoboseyo Eteuk hyung.. Tolong aku carikan hotel tempat Khazuma membawa Hiu hwi" Ucap Kyu panik
"Ne, kami juga sedang di jalan mencarinya. Jalanan sangat macet" Sahut Eteuk sembari guling guling dilantai bersama para dongsaeng nya yg lain. Sesekali mreka memakan anggur dgn nikmatnya. Terlihat yg lainnya pun sedang bergelut dan saling injak, sepertinya mreka sedang lomba mendapatkan awards kentut terbesar antar member
"O.. Gomawo hyung. Jika ada petunjuk, cepat hubungi aku"
"Tentu.. Ah macet skali disini. Ada nenek nenek goyang gayung di tengah jalan. Kyuhyun-ah hati hati ya" Kekeh Eteuk mematikan HP nya diikuti tawa dari yg lain

***

Akhirnya Kyu pun menemukan lokasi hotel tempat Khazuma dan Hiu hwi menginap melalui GPS di HP nya. Terlihat ia sedang merayu resepsionis agar memberikan nomor Kamar yang ditempati Khazuma. Ia berhasil!!! Dan mulai melangkah ke kamar yang ia tuju.
"Tuan Kha.. Dia sudah ada disini" Ucap salah satu anak buah Khazuma melalui kabel penghubung mreka
"Bagus, cepat juga dia menemukanku. YA! Halangi dia ke kamarku tapi ingat jangan memukulnya terlalu keras dan jangan memukul di daerah wajah! Dia itu artis kalian mengerti? Jika tidak kalian yg aku culik (?)"
"Arasseo Tuan" Dengan cepat anak buah Khazuma pun mulai beraksi. Terlihat Kyu mulai pucat tatkala menatap beberapa orang bertubuh besar kini tengah menghampirinya.
"Hahaha~ Cah.. Hyung aku tidak akan semudah itu memberikan noona padamu lagi stelah smua penderitaan yg dialami nya. Kita bermain main sbentar ya" Gumam Khazuma terkikik. Di satu sisi terlihat Kyu tengah bersiap siap mengeluarkan jurus tangguhnya menghadapi para mafia itu
"YA! Kalian--" Bentak Kyu sok berani hingga sketika--
"Tolonglah Tuan, biarkan aku lewat. Aku ingin menemui istriku" Tanpa di duga Kyu pun berlutut dan menangis tak jelas membuat orang orang berotot itu bingung
"Ash.. Arasseo!! Jika kalian tidak mau! Hadapi aku. Jiattt.." Kyu berlari menembus orang orang itu membuatnya mendapat pukulan bertubi tubi tapi Kyu tak peduli ia memang tak membalas namun terus berlari ke pintu kamar dgn nomor 113
"Baiklah, aku sudah sampai jadi hentikan! Aku bisa melakukanya sendiri" Ucap Kyu yg tiba tiba menjedorkan kepalanya sendiri ke dinding
"Sudah ya, skarang biarkan aku masuk" Pelas Kyu merasakan denyutan di dahinya membuat kembali para mafia itu menatapnya aneh. Perlahan Kyu masuk ke kamar itu, terlihat Hiu hwi tengah terkujur pulas diatas kasur
"Hiu hwi-ah.." Ucap Kyu yg langsung memeluk tubuh Hiu hwi erat. Sontak saja Hiu hwi yg masih tertidur itupun terbangun sketika
"Ohk... Oppa??"
"Jangan pergi kemana tempat mataku tidak bisa menjangkaumu lagi Ara? Aku takut Hiu hwi-ah, aku takut.."
"Oppa kau knapa?"
"Aku..aku-- aku padamu"
"Mwo?? Oppa bicara apa? Kenapa oppa ada disini heh?"
"Aish.. Aku tidak bisa mengucapkan nya. Begini saja" Tanpa banyak cincong Kyu pun mencium bibir Hiu hwi skilas membuat yeoja itu sontak menegang
"Otthe? Kau sudah mengerti kan?"
"Aniya...." Kembali Kyu mencium bibir mungil itu dan melepaskan nya
"Sekarang bagaimana? Sudah mengerti?"
"Nde, aku sudah mengerti. #PLAKKKK" Tanpa di duga Kyu malah mendapat sebuah tamparan
"YA!! Oppa!!! Jika kau ingin belajar kiss scene untuk drama terbaru mu, jangan dengan ku"
"MWO??? Heish...chincha... Begini.. Ehem..ehem.. Saat sang surya mulai bersinar, entah mengapa otak ku hanya tertuju pada senyum mu, hati ku bergetar tatkala aku menatap setiap jengkal organ tubuhmu. Kau bagai darah yang yang bukan diinginkan tubuhku tapi begitu di butuhkan. Seperti angsa putih di sinar rembulan malam. Kau indah dan sangat indah, sekalipun tercebur di kubangan air yang kotor, kau tetap indah seperti ada nya" Ujar Kyu mengcopy paste sebuah puisi dari Handphone Donghae yang jika sedang ada gratisan sms, akan ia sebarkan ke seluruh kontak telpon nya. Mata Kyu menatap tajam ke dalam mata Hiu hwi seolah ia sangat bersungguh sungguh
"Heish.. Changkaman oppa!! Kenapa angsa itu ada di sinar rembulan? Pabbo sekali dia sampai bisa tercebur di air kotoran. Apa tidak ada yang menolongnya?? Hahh... Kasihan skali"
"Mwo?? MWORAGO? YA!! Aigho.. Kenapa kau ini bodoh sekali heh? Kau tidak mengerti maksud kata-kata ku tadi? Padahal aku sulit sekali menghafal nya. ASTAGA!!! Arasseo.. Jika kau masih tak mengerti juga terpaksa aku bertindak lebih" Kyuhyun mendorong tubuh Hiu hwi hingga terjatuh ke kasur
"Omo..omo.. Apa yang akan kau lakukan Cho Kyuhyun?" Ucap Hiu hwi gemetar
"Benar kata bocah tengik itu, aku bodoh sekali jika tak menyentuhmu Cho Hiu hwi!!" Terlihat wajah Kyu sangat menyeramkan
"OPPA!!!!!!!!! Jangan mendekat ke arahku!! Jika tidak--" Belum sempat Hiu hwi mengelak Kyuhyun tlah lebih dulu mencium nya. Beberapa detik Hiu hwi masih sempat memberontak namun saat Kyuhyun membisikan sebuah kalimat di telinga nya, yeoja itu tak mengelak lagi sama sekali
"Hiu hwi-ah... Saranghae... Kau harus jadi milik ku sepenuhnya malam ini agar tak ada lagi yang akan merebutmu dariku" Desah Kyu kembali menciumi yeoja itu.

"Hemm...ehm... Walau aku sudah 17 tahun tapi mengintip itu tetap saja di larang. Padahal ini termasuk pelajaran biologi" Ucap Khazuma sembari menutup pintu kamar hotel itu pelan. Sbenarnya hati nya sedikit terasa cemburu

~TBC~
"Silahkan lanjutkan adegan Hiu ma Kyu dgn imajinasi kalian masing-masing. #PLAKKK.... Untung yadong author blom kumat pas ngetik nya jika tidak... OMG!!! bakal siap tissue karna mimisan. Ah ya~ Ini bakal jadi 2 Episode terakhir ya... Author gax mau kepanjangan Chap nya ntar readers malah bosen... =_=" dan Next Chap nya Kyu ma Hyo ra bakal ke London.. Nah loh.. itu kenapa??

published by -Aoi

1 komentar:

  1. Ihhh Tetsuya imut banget!! Sma noona aja, sini noona cium :* :* :*

    BalasHapus