Jumat, 19 Desember 2014

TITLE : ANOTHER LOVE part 5


TITLE                        : ANOTHER LOVE
GENRE                      : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING                    : PG-17          
CAST                         : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR                  : MAYDA AHN
DISCLAIMER          : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH IT,                                                  CAUSE IT’S MY FANTASY.


HAPPY READING ^^


Part 5 [Contract- …?] 

Trak … Trak .. Trak ..

Brush .... Brush .. Brush …

            Suara dentingan gelas juga alat memasak di sebuah dapur kedai kecil pinggir jalan menyelimuti suasana makan malam dua orang ini. Sejak kejadian di belakang gedung tadi yang seolah seperti sebuah film dokumenter yang terus berulang di kepala Hiu hwi. Gadis itu tak sadar jika ratusan kali ia memikirkan kejadian tadi. Saat mereka berlari bersama––dengan genggaman tangan kekar pria itu––bekapan yang membuatnya tak berkutik dan juga kecupan…..
            Hiu hwi menggelengkan kepalanya tak percaya, apa yang dipikirkannya ratusan kali setelah kejadian itu terjadi. Tepatnya setelah kecupan itu terjadi…. Naif jika ia mengatakan itu pertama kalinya, bahkan ia sudah pernah merasakan batas dari sebuah kecupan. Cukup ! Ia tak mau mengingatnya kembali. Saat ia menekan bel Apartemen pria itu untuk pertama kalinya, ia memutuskan untuk mengubur dan membuang segala masa lalunya yang hina bersama dengan hembusan angin musim dingin ini. Dan ia bersumpah tak ingin membukannya bahkan untuk menggalinya pun tak ingin. Semua sudah termulai sekarang... Lupakan yang lalu, cukup ingat sekarang, esok dan kedepan ….
            Tapi anehnya hanya karena sebuah sentuhan halus benda tak bertulang bisa membuat darahnya berdesir. Aneh. Tak pernah terasa olehnya. Bahkan bersama masa lalunya. Ini pertama. Dan itu dilakukan oleh pria yang kini ada dihadapannya tengah memasukkan sendok yang terisi penuh oleh nasi dan siap untuk meluncur ke mulutnya. Kyuhyun. Hiu hwi diam. Ia menelan ludahnya. Benarkah ?. Pria ini yang melakukannya ?. Semua desiaran ini ? Hanya sebuah kecupan dari seorang Cho Kyuhyun. Suami kontraknya ?
            “Aaaahhh… Kenyangnya…Mashitttaaaaa” gumaman senang terlontar dari mulut Kyuhyun yang sudah menghabiskan satu porsi makan besarnya. Bahkan Hiu hwi setengah pun belum habis.
Diliriknya pria itu dari ekor matanya, terlihat seperti seorang pembunuh yang sudah menghabisnkan santapan mangsanya. Kembali Hiu hwi menelan ludahnya. Tak sengaja ia bertemu pandang dengan benda itu. Tak bertulang. Berwarna merah. Bibir Kyuhyun. Astaga Hiu hwi kembali gila karena kejadia itu kembali berputar untuk kesekian kalinya. Ia rasa esok akan pergi ke rumah sakit meminta dokter memberikan resep obat kegilaan kecupan pria itu pada dokter. Tapi dirasanya itu terlalu memalukan. Bagaimana jika dokter itu menyangka dirinya sebagai penggila kecupan pria itu.

AAANNNDDDWWAAEEE!!!!!

            “AANNNDDDWWAAAEEEE !!!!!!!!!!” teriak Hiu hwi terbawa alam sadar
            “Yak ! Kau kenapa, eoh ?” tanya Kyuhyun bingung, gadis ini berteriak tak jelas setelah berdiam diam diri dan ia melihat jika gerak gerik gadis itu aneh. Seperti orang gila.
            “ANNNDDWAEEE !! BUKAN AKU !!!” lagi, Hiu hwi berteriak tak jelas pada dirinya sendiri bahkan bukan hanya Kyuhyun saja yang bingung, hampir semua pengunjung kedai itu meliriknya dengan tatapan heran. Bahkan mungkin beberapa diantara mereka berpikir bahwa gadis ini gila karena di putusi oleh kekasihnya. Memang tadi mereka bertengkar ?
            “Yak ! Sadarlah semua orang melihat kita. Berhentilah berteriak seperti orang gila. Atau mereka akan tahu penyamaran ku” bisik Kyuhyun yang kini berpindah duduk di samping gadis itu. Sedang yang berteriak ? ia masih seperti orang linglung yang terus menggelengkan kepalanya.
            “Anii ! Bukan aku ! Andwae ! Aku tidak seperti itu !”
            “Yak ! Berhentilah !!” pekik Kyuhyun tak sabar
            “ANNDWAAEE AKU BUKAN PENGGILAN KECUPAN SEORANG CHO KY–––“ Hiu hwi membekap mulutnya langsung. Ia menyadarinya sekarang. Semua mata memandangnya heran termasuk pria di sampingnya ini. Hey kapan pria ini pindah bahkan ia tak sadar. Dilihatnya lagi semua mata itu dan kini berubah menjadi tatapan jahil.

Glek !

Ia menelan ludahnya dan merutuki bibirnya yang dengan lancang membeberkan segalanya karena terkejut dengan pekikan keras tadi. Tunggu siapa pemilik pekikkan itu ? Hiu hwi menoleh ke samping dan….

Glek !

Jder !

Kuhyun menatapnya mesum ?

Pria ini …..

Astaaagggaaaaa…..

            “Kecupan siapa nona ?” tanya Kyuhyun jahil. Ia menyunggingkan senyum miringnya dan menatap Hiu hwi aneh.
Mati sudah…………….
            “Tuan… Sepertinya kau harus lebih bekerja keras !!!!!” seru ajushi yang tepat berada di sebrang meja tempat Kyu-Hwi berada
            “Istri mu terlihat tidak puas ! bahkan ia tak mau mengakui ketangguhan mu !!!” seru lagi suara lain….Hiu hwi merasa dirinya malu setengah mati karena kecerobohannya
            “Ckckck !!! Anak muda jaman sekarang… Harusnya kalian lebih dari kami yang sudah bersejarah ini…!!” kali ini bukan lagi ajushi melainkan ahjuma pemilik kedai ini ! Rasanya lebih baik menceburkan diri ke sungai han dibvanding harus mendengar kata-kata menggelikan dari setiap orang bersejarah ini. Mungkin salahnya juga berada di kedai tempat kumpul manusia yang sudah bersejarah.
Dalam hati Kyuhyun tertawa puas. Melihat gadis itu menundukkan kepalanya dan terus menggeleng tak jelas. Tak masalah jika para manusia bersejarah itu terus menyebut dirinya tak tangguh yang pasti ia sangat bahagia melihat gadis itu dengan kemaluannya.
            “Yaakk ! Anak muda !! Apa kau tak meminum obat kuat saat kalian melakukannya ?!!!” serua keras itu kembali terdengar dengan lancarnya. Semua terkikik geli mendengar suara yang berasal tepat di belakang Kyuhyun. Ia menegang. Obat kuat. Astaga ini….
Kyuhyun langsung berbalik menatap si pemilik suara bersejarah itu….
Ia tersenyum miring, mengerikan. Membuat semua mahluk bersejarah diam seketika. Kyuhyun bangkit dari duduknya, berjalan ke arah mahluk bersejarah yang berani berseru tentang hal seintim itu. Ia duduk masih dengan senyum miringnya. Mahluk bersejarah itu diam menatap sosok mengerikan berwujud tampan itu dihadapannya. Sosok itu menggeser kursi yang di dudukinya dan langsung mendekatkan jarak wajah mereka. Masih dengan seringaian wajah tampan itu mendekat ke telinganya.
            “Ajushii–––––“

▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓

            “Kau tidak ingin mandi dulu ? Aku sudah menyiapkan air hangat untuk mu” kata Hiu hwi ramah.
Kyuhyun yang tengah asik berkencan dengan kekasihnya pun mendongak mendengar suara ramah gadis itu. Dipandangnya Hiu hwi lekat, gadis itu tak lagi mengenakan pakaian yang disebutnya “Devil’s Clothes” melainkan Smear lengan panjang bergambar kepala panda besar di bagian lengannya bewarna hitam dan seterusnya bewarna putih. Itu tidak masalah menurutnya. Tapi saat pandangannya turun ke bawah. Kembali ia menelun ludahnya lagi. Gadis ini……
            “Yak, kau dengar tidak sih ?” pekik Hiu hwi geram karena pertanyaannya tak ditanggapi sama sekali padahal ia sudah bersikap ramah setelah tadi ia berniat menceburkan diri kalau saja pria ini tak langsung menarik tangannya pergi dari tempat para mahluk bersejarah yang mengerikan-______-
Kyuhyun mendongak setelah tersadar dari khayalan langit ke tujuhnya membayangkan gadis ini….EEHHKKMMM…. tidak perlu dijelaskan karena ia pun tak berniat untuk mengingatnya lagi. Cukup hanya menelan ludah saja, tak usah yang lain ikut beraksi !!!!
            “Aku akan mandi setelah kau membaca ini…” disodorkannya secarik kertas dari dalam amplop coklat pada Hiu hwi. Dipandangnya bingung kertas itu. Apa ini ?
Kyuhyun yang menyadari kebingung Hiu hwi langsung menjelaskan “Ini kertas kontrak yang kemarin belum ter-revisi seluruhnya karena terganggung oleh jadwal ku. Jadi lebih baik kita selesaikan sekarang.”
Hiu hwi menatap pria itu dan kertas yang ada ditangannya bergantian. Haruskah kembali dibuat? Diraihnya kertas itu dan mulai membacanya.

CONTRACT !

Dalam hubungan ini aku Cho Kyuhyun akan menyatakan perjanjian pada Lee Hiu hwi untuk sebuah transaksi kontrak rahim. Berisi :
  • Bukan kontrak seumur hidup, berlaku hanya sampai Lee Hiu hwi  melahirkan
  • Lee Hiu hwi harus dengan sukarela menyerahkan seluruh tubuhnya pada Cho Kyuhyun hingga ia hamil
  • Tidak ada pemaksaan dalam setiap perintah yang keluar dari mulut Cho Kyuhyun
  • Bukan sebuah pembudakan
  • Mendapatkan semua fasilitas yang lengkap di Apartement
  • Sebuah rumah setelah Hiu hwi melahirkan
  • Lee Hiu hwi berhak mendapat apa saja yang dia inginkan

            “Kau boleh mencantumkan semua yang kau inginkan di kertas itu. Ku harap malam ini kau sudah memikirkan apa saja yang kau inginkan kedepan saat anak itu sudah berada ditangan ku” jelas Kyuhyun

Hiu hwi kembali melanjutkan bacanya setelah mengangguk untuk penjelasan Kyuhyun tadi …

  • Lee Hiu hwi harus menyerahkan bayinya ketika lahir dan pergi jauh dari Seoul, tidak boleh menampakkan dirinya sekali pun hal yang mendesak karena kontrak sudah berakhir.
  • Biaya hidup akan ditanggung oleh Cho Kyuhyun
DEG!

Hiu hwi merasakan sesak di dadanya setelah membaca 2 butir terakhri perjanjian yang tertulis di kertas itu. Ia masih ingat bagaimana isi surat itu kemarin, tak ada 2 butir yang berjasil membuatnya sesak. Ia yakin itu.
            “Dua butir terakhir itu adalah usul dari Ji Hoo hyung. Dia bilang setelah kontrak ini berakhir sebaiknya kita tak perlu berhubungan karena mengingat kontak batin antara ibu-anak sangat kuat dan itu akan menjadi masalah ke depannya terhadapn pernikahan ku bersama Chaeri”

DEG!

Lagi pria itu menyakitinya lagi. Bahkan dua butir perjanjian tadi pun dirasanya belum cukup untuk membuatnya sakit. Ketika pria itu mengucapkan nama wanita yang dulu sangat di kaguminya sebagai wanita paling sempurna hidupnya. Ia merasa entah ada sebuah nada yang mengiringi nama itu jika terlontar dari mulut pria itu. Nada aneh. Namun menyayat hatinya.
Lama keheningan menyelimuti mereka. Hiu hwi masih menatap kosong kertas di depannya dengan tangan yang masih memegang pulpen. Sedangkan Kyuhyun mengamati wajah itu, saat di kedai tadi ia berani bertaruh jika gadis itu terlihat menggemaskan karena kemaluannya, namun sekarang ia akan menyerah. Tak berani untuk menjelaskan bagaimana raut wajah gadis itu. Sebenarnya ia tak berani menafsirkan jika gadis itu adalah seorang yang periang dan menggemaskan, mengingat pertemuan pertama mereka gadis itu bersikap dingin dan cuek. Tapi tinggal satu atap membuatnya tahu berbagai sikap gadis itu yang selalu berubah. Dingin-Kaku-Tidak tahu malu-Menggemaskan-Menjengkelkan- dan sekarang menyedihkan. Baru itu yang diketahuinya, dan tanpa dipungkiri ia tetap menunggu sikap yang lain dari gadis itu.
Hiu hwi meletakkan pulpen yang sudah ditangannya cukup lama dan menyerahkan surat itu pada Kyuhyun.
            “Igeyo..”
Kyuhyun menerimanya “Sudah semuanya ?” tanyanya memastikan jika gadis itu sudah menuliskan semua keinginnya kelak kontrak mereka berakhir. Hiu hwi mengagguk.
Dibacanya dengan teliti setiap tulisan yang kurang rapi itu, seketika matanya membulat
            “Aku tidak tahu. Tapi aku akan memastikan tak akan menyulitkan mu” jelas Hiu hwi meundukkan kepalanya tak berani membalas tatapan penuh tanya pria itu.

Hiu hwi hanya menulis “Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan dan yang ku inginkan. Karena dulu pun aku tak pernah menyangka akan terdapat scene seperti ini dalam kehidupan ku. Ku mohon kau bersabar sampai menunggu saatnya keinginan ku itu ada. aku berjanji tak akan menyusahkan mu.”

▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓

            Entah untuk yang keberapa kalinya Hiu hwi menoleh ke arah pria yang tengah terlelap di sampingnya itu. Ia mengintip apakah pria itu benar sudah berada di alam mimpi bertemu dengan istrinya yang akan menjadikan hari esok menjadi indah. Ia menolehkan lagi kepalanya, pria itu tidur menghadapnya dan ia membelakanginya. Tidak biasanya pria itu tidur bersamanya, biasanya sofa yang ada di kamar itu yang akan menjadi tempat terlelapnya.
            “Ada yang mengganggu pikiran mu ?” suara serak berasal dari belakangnya membuatnya tegang.
Pria ini…….belum terlelap.
Hiu hwi mencoba diam tak menanggapi, namun Kyuhyun malah membuka matanya dan menatap punggung kecil di depannya. Sebuah senyum miring terukir, gadis ini ketahuan lagi-lagi menatapnya.
            “Aku tahu kau belum tidur” kata Kyuhyun lagi masih pada posisinya.
            “Berbaliklah” kini sebuah bisikan ia lontarkan di telinga gadis itu membuat sang empu menggeliat kecil, geli. Kyuhyun tertawa dalam hati. Ternyata Hiu hwi tak mendengarkan perintahnya, ia pun mulai tak sabar. Disentuhnya pundak itu dengan kedua tangannya dan membalikkannya dengan cepat. Ia dapat melihat wajah gadis itu. Mata yang dipaksa terpejam dan pipi memerah. Ia semakin tertawa dalam hati. Ckckck Gadis ini……
            “Tak perlu berpura-pura tidur. Buka mata mu !” perintahnya lagi, namun tetap gadis itu tak menurut. Kyuhyun semakin tak sabar di lebarkannya dua mata gadis itu secara paksa menampakkan tatapan yang aneh. Sungguh Kyuhyun ingin sekali terbahak-bahak melihat wajah gadis itu, seperti alien.
            “Yak ! Aissshhh ! Apa yang kau lakukan ! Cepat lepaskan tangan mu !” pekik Hiu hwi geram, ia memukul pundak Kyuhyun kuat dan membuat Kyuhyun kesakitan namun bukan nada keluhan yang terlontar melainkan kekehan geli. Hiu hwi semakin geram !
            “Teruslah tertawa ! Kau benar-benar menjengkelkan !” hardik Hiu hwi langsung membalik badan namun tertahan oleh kedua tangan Kyuhyun. Pria itu mencegahnya…
            “Aish ! Apa lagi ?! Kau ingin aku memasukan linggis ke tenggorokkan mu agar kau berhenti tertwa, eoh !” benar-benar Hiu hwi sudah kehilangan akal sehatnya. Gadis ini berniat setengah yakin. Refleks Kyuhyun pun menghentikan tawanya dan langsung menutup mulutnya, mencegah gadis itu berbuat gila seperti perkataannya.
            “Bodoh !” cetus Hiu hwi melihat reaksi Kyuhyun yang berlebihan. Bagaimana mungkin ia akan melakukan hal itu. Ia tak sebodoh seperti pria di depannya itu. Memikirkan kerugian yang akan di dapatnya.
Refleks Kyuhyun membka mulutnya setelah mendengar gadis itu lagi-lagi mengejeknya dengan sebutan Bodoh “Yak ! Aku tidak bodoh ! Aigoo kenapa ada gadis sesadis seperti mu !” kata Kyuhyun membela diri.
Hiu hwi mengerlingkan matanya malas meladeni celotehan pembelaan pria itu “Terserah mu !” berbalik badan memunggungi pria itu. Kyuhyun semakin geram karena selalu saja gadis ini mengacuhkannya jika mereka tengah dalam pertengkaran kecil. Padahal itu hal yang sangat disukainya bersama gadis ini. Melihat sorot tajam dan bibir mungil yang maju lebih dari biasanya.
            “Lee Hiu hwi ! Aku bahkan belum berbicara ! Kenapa kau selalu mengacuhkan ku disaat seperti ini !” lagi-lagi Hiu hwi hanya diam menanggapi amarah pria dibelakangnya ini. Malas rasanya jika harus berdebat di malam larut senikmat ini karena hujan turun sejak mereka masuk ke dalam kamar tadi.
            “Yaakkk! Kau dengar atau ti–––
            “Apa lagi yang ingin kau bicarakan bodoh !” sergah Hiu hwi tak tahan dengan teriakan Kyuhyun yang tak mau berhenti. Sungguh ia lelah harus terua meladeni pria ini….
Yang disergah malah diam….
Kyuhyun diam…
Terpaku…..
            “Lihatlah diri mu ! Tadi kau berteriak agar aku mendengarkan omongan mu ! Dan sekarang kau diam seperti anak babi yang ketakutan ! Dasar bodoh !” cibiran itu menyentakkan dari keterpakuan sejenak Kyuhyun. Ia pun tak mengerti mengapa ia terpaku saat gadis itu berbalik dan menyergah kata-katanya dengan tak kalah marah. Ia terpaku mendengarnya. Terpaku dengan raut wajahnya. Terpaku dengan bibir mungil itu. Kyuhyun terpaku pada Hiu hwi…..
Hiu hwi mengerlingkan matanya sebal. Mengapa pria ini malah diam saat ia sudah ingin mendengarkan. Bahkan tak melakukan apapun selain menatapnya aneh. Ia bergiding ngeri sebenarnya. Maka dari itu ia kembali memunggungi pria yang masih menatapnya aneh itu. Ia bersumpah dalam hati jika pria itu kembali berteriak ingin ia mendengarkan perkataannya, ia akan menendang keluar sosok itu. Mengurungnya di luar rumah, tak peduli dengan dinginnya malam karena hujan turun. Bahkan sampai jatuh skait pun ia tak peduli.
Beberapa saat kemudian……….
Tak ada suara yang tercipta kecuali suara hujan yang masih terjadi. Harusnya Hiu hwi sudah jatuh pada kenimatan lelapnya namun apa daya ia masih merasakan dibelakangnya pria itu masih terpaku menatapnya. Apa yang salah ? hingga pada saatnya ia merasakan pergerakan di belakangnya. Kyuhyun menggeser badannya dan…………..menempel tepat di punggungnya….

Hiu hwi diam…

Terpaku…

Bergidig ngeri….

Nafas pria itu….. Ia bisa merasakannya…

Geli..

            “Lee Hiu hwi….” suara aneh berhasil membuat terjangkit serangan jantung karena menghancurkan keheningan suara hujan sejak tadi. Akhirnya pria itu mengeluarkan suara setelah lama terpaku. Dan apakah ia harus menendang pria itu keluar di temani hujan tak peduli sekalipun jatuh sakit ? Haruskah ?
            “Ayo kita lakukan….”

DDEEEEGGGGGGG!!!!!!

Demi apa pun yang ada di dunia ini. Tolong kuburkan Hiu hwi saat ini juga. Ia rasa detak jantungnya telah berhenti berdetak sekarang. Bukan sekarang tepatnya, melainkan setelah kalimat itu terlontar. Bukan dari siapa pun, melainkan dari pria yang di akuinya memeiliki bibir terseksi ditambah dengan suara serak ketika mengatakan itu. Kuburkan ia sekarang !!!!!!
Dirasanya sesuatu tengah meraba punggungnya. Ia bergidig ngeri sekali. Ia tak yakin siapa yang meraba punggungnya ini. Tapi jika dibawa ke alam nyata maka bisa terlihat jelas bahwa pria yang tadi di bentaknya dan tepat berada di belakangnya inilah si pelaku. Pelaku yang mengerikan. Oh ayolah ini hanya sebuah rabaan biasa saja, bahkan ia mungkin terbilang biasa bagi ornag yang sudah pernah merasakan lebih seperti dirinya. Tapi entah, mungkin hujan di luar sana yang kini sudah ditemani oleh petir tengah menyambarnya, karena ia merasakan ribuan volt aliran listrik dari sentuhan itu di tubuhnya. Oh tuhan…..
Rabaan itu kini mulai menjalar ke pundaknya. Ia merasakan bukan satu tangan lagi, melainkan DUA TANGAN. Pria ini !!!!!!!!!!!!!!!!
Dibalikkannya tubuh tegang Hiu hwi menghadap si pelaku yang merabanya secara lancang. Tunggu lancang ? bukankah ia sudah terbiasa dengan sebuah kelancangan ?. Ditatapnya si pelaku itu, Hiu hwi terpaku lagi seketika sama seperti pria itu lakukan saat ia membentakknya. Si pelaku tengah menatapnya sayu dan apa ini ia merasakan sebuah keteduhan yang telah lama tak ia rasakan, bahkan ia lihat pun tidak. Pria ini mendekat……………..

JJJJDDDDDDEEERRRRRR !!!!!!!

JJJJDDDDDDEEERRRRRR !!!!!!!

Gelegar petir yang terjadi malam itu beriringan dengan suara lengguhan panjangan yang tak bisa teredakan. Entah bukan lagi suara ketakutan yang terdengar setiap petir menggelegar setiap malamnya namun suara kenimatan yang tiada tara. Suara itu berasal dari sebuah kamar yang gelap dan panas udara didalamnya. Perbedaan dapat dirasakan jelas oleh dua insan manusia yang mencapai puncak dari kerja kerasnya. Dan juga perbedaan dari suara lengguhan itu, baru terdengar berbeda dengan yang sebelumnya pernah terjadi juga di kamar itu. Malam itu akan menjadi saksi bagaimana terdengar suara lengguhan yang berbeda dan juga sebuah ketakutan dan kenikmatan akan bergabung. Dan pada faktanya di dalam sebuah kehidupan tak akan ada dua bulan yang bersanding dengan satu matahari beserta bintang yang akan menjadi pelengkap di antara kehangatan siang dan juga kegelapan malam.

▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓

            Semilir angin musim semi minggu pertama ini membuat senyum yang terukir dari wajah manis Hiu hwi enggan pudar. Ia melangkah dengan santai dan anggunya, memberi senyum mencoba menyapa semua orang yang memperhatikannya. Bermain dengan gerombolan anak kecil yang bermain di Taman masih menikmati liburan sekolah. Sungguh hari yang baik dunia ini, ia tak pernah selepas ini sebelumnyaa. Seperti De’ javu dulu pun ia pernah seperti ini…bahkan sering.
            “Noonnaaaa …!!!!” panggil suara khas anak kecil dari belakang tubuhnya, ia menoleh dan mendapati bocah kecil terduduk di tanah dengan raut wajah kesakitan.
            “Hiks…Hiks…Hiks…Nooonnaaa…!!!” isak bocah kecil itu lagi, seketika raut wjaah bahagia dengan senyum yang tak luput terganti dengan raut khawatir. Hiu hwi langsung bangkit dari duduknya bersama seorang anak kecil yang bermain tanah. Ia berlari kecil menghampiri bocah itu.
            “Gwenchana yo ? Appo ?” tanya hiu hwi khawatir, ia mencoba membantu bocah itu bangkit dan mendudukinya di ayunan. Sepertinya bocah itu terjatuh dari ayunan yang dinaikinya.
            “Appoooo-yooo….” rengek bocah itu, Hiu hwi membersihkan tanah yang ada di celana panjang bocah itu. Dilihatnya kaki bocah itu dan benar, disana memar.
            “Aigoo… kenapa bisa begini ?”
            “Aku teljatuh dali ayunan nakal ini….huhuhuhu Appoooo-yo” bocah itu kembali menangis dan hiu hwi kelimpungan ia tak punya pengalaman bersama anak kecil, karena faktanya ia anak tunggal.
            “Gwenchana Gyeol-ah…sebentar lagi Hyung datang, eoh?” hiu hwi mencoba menghibur anak itu agar berhenti menangis, tapi pada akhirnya Gyeol tetap menangis.
            “Hikss….Hikss…Eommmaaaaaa !!!!!” kini Gyeol bahkan sudah merancau memanggil eomma-nya, hiu hwi semakin kelimpungan. Tapi entah sebuah ide dari mana, hiu hwi mengangkat kaki gyeol dan begitu saja mencium memar di kaki kecil itu. Seketika gyeol diam dari tangisnya, terpaku.
            “Yak .. Yak.. Ada apa ini ?” teriak sebuah suara bass dari belakang mereka, hiu hwi menengok dan mendapati tubuh jangkung itu berdecak pinggang, ia tahu pria itu tengah kesal.
            “Hyuunggg !!!!!” pekik gyeol menyambut pria jangkung itu
            “Yak ! Bocah tengik ! Mengapa kau menyuruh noona mencium kaki mu ?!” tanya pria itu kesal, seumur-umur ia belum pernah di cium kakinya oleh gadis itu, bahkan mungkin ia duluan yang mencium gadis itu.
            “Noona sendili yang mau mencium kaki ku, iya kan noona ?” kini gyeol bersikap manja lagi pada hiu hwi. Kebiasaan anak itu selalu membuat pria yang dipanggil hyung itu kesal.
            “Yak ! mana mungkin seperti itu, kau pasti memaksanya” tuduh pria itu
            “Ani ! kalau tidak pelcaya pada pangelan tampan sejagat dunia yasudah tanyakan saja pada nonna :P”
            “Yak ! Aisshhh ! Bahkan mengucapkan ‘R’ saja kau tak becus, beraninya kau menobatkan diri mu sebagai pangeran tampan sejagat dunia. Itu aku, aku pangerannya bukan kau!”
            “Aku pangelannya dan Aku bisa bicala ‘L’ :P”
            “Hahahaha coba kau ucapkan, tadi saja tak becus ! R.. R..R.. bukan L.. L..L..” ledek pria itu puas, dan Gyeol yang diledek pun hanya bisa diam, karena ia memang belum bisa mengucapkan satu huruf laknat itu. Ia langsung memasang wajah sedihnya dan mengadu pada Hiu hwi.
            “Nonnaaa……” rengeknya manja…
Dan saat itu juga Hiu hwi yang tadinya hanya diam menyaksikan pertengkaran kakak beradik ini pun langsung menatap sang kakak yang dengan entengnya meledek adiknya sendiri. Bahkan sampai mau menangis. Sejak tadi ia berusaha agar anak itu tak menangis, tapi dengan mudahnya pria itu membuat anak itu kembali menangis. Sungguh ia ingin mencekik pria itu.
            “YYYAAAKKK ! CCHOO KYUHYYUNN! DIAMLAH ! KAU MEMBUATNYA MENANGIS LAGI !!!!!” pekik hiu hwi kesal pada pria jangkung yang diketahui kyuhyun, sedangkan yang di teriaki hanya diam bergidig takut setiap gadis itu sudah berteriak kesal.
            “Arraso…Arrao… aku diam. Puas kau Cho Gyeol Ah ?!” akhirnya kyuhyun mengalah dan melihat senyum kebanggaannya terukir dari wajah mungil Gyeol, ia pun berbalik badan hendak kembali ke mobilnya meninggalkan dua orang yang sudah menunggunya lama.
            “Yak ! Kau mau kemana, eoh ?!” teriak hiu hwi lagi
            “Ke neraka, kau mau ikut, hah ?!” jawab kyuhyun dengan teriakan kesal, ia melangkah lebar meninggalkan dua orang yang membuatnya kesal sampai keubun-ubun. Ia masuk ke dalam mobilnya dan memandang kesal dua orang yang masih di taman itu.

▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓

            Cho Gyeol Ah adalah adik Cho kyuhyun yang masih berumur 6 tahun, ia lahir karena keteledoran kedua orang tua kyuhyun yang mungkin sudah diambang mesra sebagai pasangan bersejarah. Walau sebuah keteledoran kehadiran gyeol memberi warna sendiri dalam keluarga Cho, karena teriakan serta manja anak itu. Sifat kyuhyun dan gyeol tak jauh beda, manja dan jahil. Tapi tak dipungkiri kalau gyeol anak yang pandai karena tahun ini ia sudah masuk sekolah dasar. Karena orang tua kyuhyun tinggal di Taiwan jadi gyeol di titipan pada kyuhyun dan sebulan sekali orang tuanya akan menjenguk. Kalian pasti berfikir kalau rahasia antara kyuhyun dan hiu hwi sudah diketahui oleh keluarga kyuhyun. Tapi sayangnya tidak, rencana itu masih tersimpan rapi walau dnegan kehadiran bocah itu. Gyeol harus ikut terlibat dalam masalah ini karena kedatangannya yang mendadak saat kyuhyun tak ada di Apartemennya saat itu dan yang menyambutnya adalah hiu hwi. Untung saat itu yang mengantar gyeol adalah pengasuhnya.

flashback

            “Nuguse……….yyoo?” kata-kata hiu hwi tergantung saat ia melihat anak kecil berdiri di depan pintu Apartemen dengan memakai ransel coklat dan di sampingnya terdapat 2 koper besar.
            “Yyyeeooopppoooo….” gumam anak kecil itu melihat sosok wanita yang membukakan pintu untuknya. Ia terpesona dengan kecantikan wanita itu. Walau umur minim tapi pemikiran harus maxim–––itu kata Hyungnya
            Hiu hwi memiringkan kepalanya untuk melihat wajah anak kecil itu, rasanya ia familiar dengan wajah ini. Ia berjongkok mensejajarkan tingginya dengan makhluk minim itu “Nuguseyo ?” tanyanya lagi
            “Gyeol imnida… Noona nuguseyo ?” anak kecil itu membungkuk sempurna sebagai tanda hormat. Ia ingat bagaimana orang tuanya mengajarkan sopan santu pada semua orang.
            hiu hwi tersenyum ramah, anak yang sopan––batinnya
            “Hiu hwi imnida… kau mencari siapa ?” tanya hiu hwi sembari membenarkan letak topi rajut yang di pakai gyeol, seketika kedua pipi chubby gyeol merona.
            “Gyeol mencari Hyung …”
            “Hyung ? Nuguya ?”
            “Kyuhyun hyung”
            “Kyuhyun ?” ulang hiu hwi
Gyeol mengangguk “Mmm… Hyung eodiga ?”
            “Kyuhyun sedang pergi, ada apa mencari kyuhyun ?” Hiu hwi mulai bingung untuk apa anak ini mencari pria itu ? Apa kyuhyun membuat ulah dengan anak ini ?
            “Kata eomma, Gyeol akan tinggal belsama kyuhyun hyung selama gyeol sekolah dan eomma bilang kyuhyun hyung halus mengulus gyeol dengan benal”  jawab gyeol dengan muka innocent-nya. Hiu hwi diam kaku. Apa gyeol adik kyuhyun ?
            “Kau adiknya kyuhyun ?” tanya hiu hwi memastikan
Gyeol mengangguk “Mm, Cho Gyeol Ah imnida, kyuhyun namdongsaeng yang tampan di dunia dan jagat laya” anak itu berkata dengan penuturan yang bangga seakan dirinya memang benar begitu adanya. Bagaimana anak sekecilnya ini bisa menjadi pria tertampan ? Tingginya saja tak sampai 100 m -___-
Hiu hwi diam, untuk apa adik kyuhyun datang dan tinggal bersama kyuhyun ? Dan kenapa pria itu tak memberitahunya sama sekali ? Jika ini terus berlanjut maka rahasia mereka akan terbongkar karena secara tak langsung satu persatu orang terdekat pria itu akan tahu rahasia mereka. Ini gawat.
            “Noona, gwenchana ?” gyeol mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah hiu hwi membuat wanita itu tersadar dari lamunannya
            Hiu hwi bangkit dan mencoba tersenyum “Kajja masuk, di luar dingin” ditariknya lengan anak itu dandua koper besar tadi.

            “Yakk ! Aisshhh ! Kenapa kau mau saja di suruh eomma, eoh ?!” tanya kyuhyun kesal, bagaimana tidak saat ia pulang tadi ia disambut dengan suara lengkingan bocah yang berlari dari ruang tamu dan langsung memeluk kakinya
            Gyeol yang ditanya pun hanya memasang wajah innocent-nya karena ia menyesuaikan diri dengan keadaan dan juga umurnya “Gyeol hanya ingin menjadi anak baik. Kata eomma Gyeol halus jadi anak baik tidak sepelti kyuhyun hyung yang selalu belmain game”
            Kyuhyun terbelalak mendengar penuturan bocah itu, ia mengacak rambutnya frustasi “Yakk ! aku adalah anak keluarga Cho yang paling baik” pekik kyuhyun mebela dirinya
            “Kau yakin ?” celetuk hiu hwi yang berada di sampingnya dan langsung mendapat tatapan mengerikan dari kyuhyun. Ia memalingkan wajahnya ke arah lain menghindari, karena ia tahu ini darurat jika ia masih saja berani menatap pria itu.
            “Sudah ah hyung, gyeol mengantuk. Noona gyeol ingin tidulll….” bocah itu turan dari sofa dan langsung berlari memeluk hiu hwi yang ada di samping kyuhyun. Baru beberapa jam mereka bersama ternyata sudah akrab karena gyeol memang mudah akrab dengan orang baru. Kyuhyun menatap adegan itu tak percaya, dengan mudahnya bocah itu memeluk wanita disampingnya tanpa takut resiko yang terjadi. Ia saja harus pikir ribuan kali untuk memeluk wanita itu, tapi bocah ini…aiiiggggoooooo….kyuhyun frustasi…
            “Chaa… Ayo kita tidur” hiu hwi mengusap rambut gyeol dan bangkit dari duduknya menemani gyeol tidur di kamar mereka. Catat karena di kamar kyuhyun hanya ada satu kamar jadi mereka harus sekamar bertiga.
            “Yakk ! Chankamannn !”
            “Mwo ?” tanya gyeol dnegan mata lima watt-nya. Bocah itu memang benar-benar sudah mengantuk
            “Kau boleh tinggal disini, asalkan tak memberitahu eomma jika hiu hwi noona ada disini, Arrachi ?”
            Gyeol mengerutkan kening tapi pada akhirnya ia mengangguk “Mm, asalkan hyung membelikan ku psp balu. Kau tahu hyung, eomma menyita psp ku kalena aku lebih banyak belmain dali pada belajal padahal aku sudah pintal jadi tidak pellu belajal, benalkan ?”
            Kyuhyun mengacak rambut gyeol gemas “Euuuwww ! Kau tidak harus belajar. Kau bilang ingin menjadi anak baik untuk eomma, eoh ?”
            Gyeol merengut “Tapi belajal tak asik hyung, belmain game lebih asik” gerutu gyeol manja pada kyuhyun, benar-benar sikap mereka tak jauh beda
            “Gyeol-ah kau harus dengarkan kata hyung, arrachi ?” kata hiu hwi yang semakin membuat gyeol merengut.
            “Hyung….”
            “Noona….”
            “Gggyyeeoolll” kata kyu-hwi serempak dan membuat mereka saling bertatapan.
            “Aiissshhh ! Arra… Gyeol akan belajar dan menjadi anak baik, eoh?!” gyeol menghentakkan kakinya kesal dan langsung berjalan masuk kamar, sementara kyu-hwi masih asik bertatapan tak menyadari kepergian bocah itu. Kyuhyun menatap wanita itu, hiu hwi bukan gadis lagi sekarang karena ia telah merenggutnya. Hiu hwi menatap pria itu dalam, entah sesuatu tengah terjadi saat ini. Pikiran dan hati tengah bertengkar dalam tubuhnya. Kyuhyun rasanya ingin memeluk tubuh wanita itu seperti malam yang mereka lakukan pertama kalinya, namun ia takut wanita itu akan menolak. Begitu pun dengan hiu hwi, hatinya merindukkan sentuhan pria itu dan pikirannya menahan dengan genggsi yang menjadi kartu untuk menahan tubuhnya menghambur ke pelukan pria itu. Dunia seakan berhenti dan mereka seperti mendengar perang antara pikiran dan hati masing-masing.
            Dari balik pintu besar bewarna coklat ada seseorang yang seakan juga ikut dalam atmosfer yang mengelilingi dua manusia itu. Gyeol sejak tadi memang tak masuk ke kamarnya, ia mengintip kedua orang itu. Ia bisa merasakan atmosfer aneh yang mengelilingi mereka juga tatapan yang dalam sarat dengan sesuatu yang belum penrah ia rasakan.
            Sebenarnya Hiu hwi noona, siapa ?–––batin gyeol.

▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓

TBC......

Jreenngg jrennggg jrennngggg author datag lagi XD maaf nunggu lama banget ini ff karena deadhline ujian author yang seabreg maaf banget ya :D dan maaf juga udah ngecewain buat part ini, author enah kemana otaknya. tapi cuma bilang makasih karena masih setia menunggu :) Thanks buat jjjjeeeaaa eonni yang jug setia nunggu ff ku XD maaf mengecewakan :(

Merci.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar