Another Love.....Kyu-Hwi [Love Stories] = PART 8
GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
The real story from @MaydaAhn
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=460654983983112&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=457901844258426&refid=21
part 3 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=461558417226102&refid=21
part 4 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464598356922108&refid=21
part 5 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=475335529181724&refid=21
part 6 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=475335529181724&refid=21
part 7 : http://m.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/another-lovekyu-hwi-eottheoke-part-7/479285775453366
tambahan buat yang suka baca ff dance music & love
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464962263552384&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=476380252410585&refid=21
Part 8 [Love Stories]
Malamdingin…
Hiuhwi sendiri…
Alone…
Dibawahkabut gelap ruangan yang di tangisinya kali itu ia serasa berada di duniasendiri. Penuh dengan kabut dan juga gemerlap scent hidup yang ia lalui selamaini. Dimulai dengan tangis polos bayi mungil yang berlumuran darah yangdisambut dengan suka cita kebahagian–––dan di akhiri tangis. Ia tengahmenangis, tapi lain dari awal ia datang ke dunia ini dan mendapat scent yangtak ubahnya bagaikan sampah, kini ia disambut dengan suka cita penderitaan.Dunia kali ini tengah di sibukkan oleh realita dan logika, dan semua orang akanmenilai dirinya sebagai realita dan logika yang nyata nyaris menyedihkan.
Tapitak ayalnya tangis dan sambutan suka cita penderitaan kini terukir senyum kecildi bibir getar itu. Ia tersenyum. Begitu campur aduk hidupnya. Ini hidupsempurna pikirnya. Sendok yang mengaduk dunianya begitu lihai hingga membuatnyatak kuasa menolak realita. Tapi jika pun ia sanggup menolak akankah sanggup ituterjadi, mengingat derajat dirinya dengan sendok kehidupan itu, ia bahkan taklebih dari seujung kuku. Ia mahkluk lemah yang siap terombang prajurit sendokyang membawanya pada rasa kehidupan. Angin, prajurit yang membawanya disinisekarang, utusan sendok yang begitu sempurna menempatkannya di realita yangada. Ia bersyukur pada angin…begitu pun dnegan sendok….Gomawo…
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
“Noona…apa Hyung tidak pulang lagi semalam ?” Gyeol yang tengah sibuk menikmatisarapannya masih sempat membagi waktu untuk bertanya hal yang menurutnyapenting walau mulut penuh dengan makanan juga mengotori meja makan
“Diasedang sibuk Gyeol… cepat habiskan makanan mu” titah Hiu hwi hangat. Pagi iniia terlihat begitu segar setelah kabut yang menemaninya pergi bersama dengantiupan angin yang pasrah akan keadaan.
“Sesibukapapun Hyung halusnya ia pulang. Kasihan Noona kesepian…”
Hiu hwi tersenyum hangat menyambut pengasihan Gyeol“Noona sudah terbiasa…”
“Aish…chincha ! Hyung halus dibeli pelajalan ! Awas saja–––––”
“Awassaja apa bocah tengik ?!!!” sela suara bass yang muncul di balik tirai sambunganberbagai bunga yang baru dipasang Hiu hwi
Pria itu kembali…
Cho Kyuhyun…
“Yak! HYUNG ! Kemali kau !” pekik Gyeol geram. Ia turun dari kursi dan menyeretnya,berjalan dengan berdecak pinggang, raut mukanya terlihat marah. Bocah itubenarkah akan melakukannya ? memberi Kyuhyun pelajaran ?
Kyuhyundengan angkuhnya menaikkan dagu dan juga mengikuti gaya Gyeol berjalan. MenatapGyeol dengan tampang menantang…. benarkah … ini terlalu kekanakan. Gyeol sudahberdiri di depan Kyuhyun masih dengan raut muka geram ia naik ke kursi yangdiseretnya. Ia menyadari betapa menyedihkan tinggi badannya dibanding denganpria di hadapannya.
“Kaumasih belani pulang, eoh ?!”
“IniApartemen ku !”
“Yak! Aish ! chincha Hyung ! Kau tahu aku sedang malah pada mu !”
“Alla!” balas kyuhyun meledek Gyeol dengan menirukan ketidak mampuan Gyeolmengucapkan huruf “R”
“Kalautahu, tunduklah pada ku !”
“Mwoga?”
“Akulaja disini ! Jika kau tak ingin tunduk pada ku, kau akan tahu akibatnya !”
“Cih…Michin…”
“Yak! Kau sungguh tak tahu atulan main ! Kau halus menelima hukuman mu !”
“Yaaaakkk!––––––––”
“Jangantinggalkan Hiu hwi Noona !” sela Gyeol cepat.
Hening…………..
Kyuhyun diam… Gyeol diam…. Begitu pun dengan Hiu hwi.Wanita ini membeku saat namanya keluar dengan begitu klimaks cepat di mulutkecil nan tajam Gyeol. Bocah itu menyebut namanya juga dengan embel-embel laindi belakangnya.
“Jangan tinggalkan Hiu hwi Noona !”
Kalimat itu…..entah untuk keberapa kalinya terngiangdi telinga dan bergumul di otaknya. “Jangantinggalkan Hiu hwi Noona !” begitu singkat dan padat. Tapi ia tak mengertimaksud kalimat yang meluncur dari mulut Gyeol, mengaapa bocah ini beraniberucap seperti itu ? Apa yang ia tahu tentang hubungannya dengan Kyuhyun ?bukankah sejak awal kedatangannya Kyuhyun mengatakan mereka hanya orang yangdekat dan memiliki ikatan yang tak lazim ? Lalu bagaimana bisa kalimat itumeluncur dengan indahnya ?
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Semilirangin siang di musim panas. Hiu hwi menatap langit dibalik polosnya jendelaruangan. Menikmati hangatnya musim panas tanpa pendingin ruangan jugamengalunnya melodi indah di sampingnya. Benda persegi biru itu dengan polosnyamenuruti semua yang sudah diatur oleh Hiu hwi sebelumnya, lagu mana saja yangingin ia dengar. Benda yang penurut. Adakah manusia yang seperti itu ? menurutdan pasrah dengan pengaturan yang sudah ditentukan ? Jika kembali ke belakang,rasanya ia tahu itu. Ada. Dirinya.
Pasrahdengan takdir yang memberi scent kehidupan pelik yang tak pernah ia duga atauterka sekali pun. Dibalik tawa juga senyum cerah wajah bercahayanya dulu, iaakan menjadi seperti ini. Gelap dengan kabut tebal. Sesaat kabut itu bisaterterka dengan kehadiran cahaya kecil yang tidak ada tandingannya dengan kabutpekat itu. Namun cahaya kecil itu mampu menerka kabutnya. Tapi sayang, kembalihukum rimbalah yang menang. Yang kuat adalah pemenang. Dan hukum kehidupanadalah Yang pekat yang menang. Dan kabut itu kembali menutupinya, menerjangcahaya kecil tanpa daya apapun. Menjadi serpihan yang menyakitkan baginya saatini.
Serpihankecil yang malang bukan…..
“Gyeolmengetahuinya ?” kembali suara bass itu mengejutkannya dibalik kabut gelapkehidupan. Pria itu, bagaimana bisa begitu mudah mengeluarkan dan memasukkannyadari kabut gelap itu ? Sebenarnya apa kekuatan yang dimiliki pria sempurnaini….
“Mwoga?” terdengar begitu lirih di telinganya, lalu bagaimana dengan telinga priaitu. Tatapannya lurus ke depan seperti dirinya tadi yang ditemani oleh kabutgelap.
“Apasaja yang sudah kau katakan ?”
Hiu hwi memiringkan kepalanya, intens tatapannya kaliini, ia bingung “Mworagoo?” ia berharap pria itu menolehkan sedikit kepalanyauntuk menyambut tatapannya. Dan harapannya terkabul
“LeeHiu hwi… Bukankah kau masih ingat perjanjian kita ?” Kyuhyun dengan nada suaraseriusnya menatap wajah Hiu hwi bergetar. Rasanya lama tak jumpa…
“Hubungankita sudah tertulis jelas di kertas lesu bercetak tebal KONTRAK!”
“Apa kau masih ingat isinya ? kita sudahpernah membahas ini sebelumnya tentang arti di setiap butir kalimat itu. Bukankontrak seumur hidup, berlaku hanya sampai Lee Hiu hwi melahirkan. Kau ingat ? Kau tahu apaitu artinya ? Semua tidak permanen ! Kontrak ini akan berakhir ketika kaumelahirkan, dan pada dasarnya kontrak ini tersembunyi. Tak boleh ada yang tahukarena bukan kontrak seumur hidup. Keluarga ku juga orang terdekat ku termasukdiri mu, tak berhak tahu tentang kontrak ini. Kau bukan permanen dalam kontrakitu, begitu juga di kehidupan ku.”
Hiuhwi tercengang. Tubuhnya pun ikut menegang. Semua terasa kaku, sendinya takmampu bekerja dengan baik sekarang. Cercaan panjang lebar dari mulut Kyuhyunseakan menjadi perisai yang membentenginya untuk tak berkutik. Ia berada dibawah kuasa Kyuhyun saat ini, begitu pun dengan mulutnya dan juga matanya yangterkunci di hadapan tatapan tajam Kyuhyun.
“Kaliini aku tak ingin terlihat begitu kejam dan membudakkan diri mu Hiu hwi,terserah kau akan melanjutkan kontrak ini atau tidak karena pada kenyataannyakau tak memiliki pilihan lain. Semua sudah tergores disana, tanda tangan mu.Dan sekali lagi ku ingatkan, kontrak it–––––“
“Arra…!” sela Hiu hwi cepat. Ia tak ingin mendengarnya lagi. Cukup sekali Kyuhyunmengeluarkan kata seperti jenis markeryang mampu membuatnya terkunci oleh perisai hingga sendi-sendinya pun takbekerja
“Bukankahpada nyatanya begitu, aku tak memiliki pilihan sedikit pun. Saat kau datangmenawarkan kehidupan baru, aku tak berharap banyak itu menjadi baik dan padanyanyata hidup ku tetap jalan di tempat. Apa aku boleh mengatakan bahkan lebihburuk ? apa itu terdengar kasar di telinga mu tuan ? ku harap kau mengertiposisi ku saat mengatakan itu.” dengan bibir bergetarnya Hiu hwi mengatakan halitu dengan susah payah, hati dan pikirannya bertolak belakang. Hatinya sakit danotaknya berontak dengan cercaan kyuhyun. Nyeri hatinya tak bisa mengalahkanotaknya yang berontak, ia masih memiliki harga diri bagaimana pun adanya, tapiapa daya ia terlihat begitu lemah di mata pria itu. Ditambah mulai rembesnyakantung mata ini, semakin menunjukkan begitu lemah dirinya, dan juga begiturendah dirinya hingga tak sebanding dnegan pria ini.
“Apakau tahu bagaimana kehidupan ku dulu ? Ah tentu kau tak tahu karena padanyatanya sendok telah mengaduk kehidupan dulu ku terbang bersama prajuritnya.Aku mengawali dunia ini dengan tangis yang disambut suka cita orang tua danpada akhirnya aku juga harus melakukan tangis untuk mereka, bukan suka citatapi duka cita. Kau tahu mereka hanya memiliki perbedaan satu kata di depannya,dan pada saat yang bersaan kita tak tahu yang mana tangis suka dan duka. Kaubisa membaca pikiran orang ? Kau bisa membedakan setiap jenis air mata yangkeluar ? Jika begitu, tolong beritahu air mata apa yang sedang ku keluarkansaat ini”
Dengan tatapan lemahnya Hiu hwi tetap menatap matatajam Kyuhyun. Mencurahkan setiap rasanya agar menyeruak pada hulunya. Ia inginmemberitahu pria itu bagaimana perasaannya saat ini. Walau ia tak berharapbanyak akan itu.
Dan akhirnya … Tes
Jutaan kepedihan hati yang dirasakannya meluncur… Tes
Jutaan rasa yang menyerap di tubuhnya meluncur… Tes
Jutaan emosi yang menyerang meluncur… Tes
Dan entah berapa juta ketebalan kabut kehidupan yangakan menutupnya…. Bukan hanya Tes… Tapi kapan tetesan itu akan berakhir….Tes..Tes..Tes..
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Really…..Satu kata yang membuat Hiu hwi tercengang bukan main. Hubungan yang merenggangbersama dengan suami kontraknya membuatnya harus menguras hati juga pikiranmenetralkan keadaan. Menunjukkan dirinya seperti biasa terhadap Gyeol yangsemakin tumbuh baik dan memiliki banyak teman. Tidak lagi menjadi bocahkesepian dengan satu teman kencan setia. Kali ini Gyeol sangat berani, Hiu hwisendiri tak menerka dengan itu. Di taman dekat Apartemen yang menjadi tujuanutama mereka mencari udara segar, kini menjadi saksi bisu keberanian bocah enamtahun berdemokasikan perasaannya. Terlihat begitu merdeka….. Andai ia bisamerdeka seperti itu…
“Dengal,kau lebih muda dali ku jadi jangan menyela jika aku belum selesai bicala.”dihadapan Gyeol adalah bocah yang cantik juga polos, dress yang di pakainyaterlihat sangat serasi di tubuhnya. Sangat manis.
“Ekhm”ia berdeham tandanya ia serius “Aku cho Gyeol namja yang belum fasihmengucapkan huruf kembalan “L” dan juga pledikat pangelan tampan sejagat laya,ingin mengatakan hal khusus pada mu”
“Oppa….Kau ini kenapa ? Kenapa bahasa mu aneh sekali” sela gadis itu
“Yak ! Aku sudah bilang jangan menyela ! Kau tidak ada lomantisnya samasekali, Song In Hwa”
“Habisnya Oppa tidak jelas…” gadisitu berbalik ingin meninggalkan Gyeol namun dengan kekuatan kilat ‘pangerantampan sejagat raya’ yang menjadi julukan Gyeol mencegahnya.
“Yak ! Aku belum selesai belbicala!”
“Cha…Bicaralah” dan itu dia. Gadis kecil ini lebih pandai dari Gyeol, ia sudahlancar mengucapkan huruf “R” dengan fasih. Lalu kapan Gyeol ?
“Akumenyukai mu. Jadilah milik ku !”
BBBYYUURRR !
Hiuhwi yang sejak tadi menyaksikan telenovela under ten dengan minumansodanya terkejut. Ia menyemburkan airyang di mulutnya saat kalimat yang sangat tak asing ia dengar. Yah ia rasanyapernah mendnegar itu… Tapi kapan….
“Aku menyukai mu. Jadilah milik ku !”
Baiklahlupakan… Itu hanya membuatnya kembali flashback pada kisah monyetnya saatremaja dulu. Kini ia melihat pemain telenovela yang menjadi tontonannyamemandnagnya jijik. Oh haruskah semua orang memberikan pandangan jujur sepertiitu.
“Noona…Kaumemalukan !” cetus Gyeol
“Eonniitu siapa ?”
“Diakekasih ku !”
JDDDEEERRR !
Apabocah ini mabuk ? KEnapa ia mengatakan bomnya sendiri disaat menyatakancintanya. Sejak kapan orang mengatakan cinta dan mencetuskan orang lain sebagaikekasihnya. Bocah gilaa…..
“Kekasihmu ?”
“Nde…Yeoppochana ?”
“Hmmm…”gadis kecil itu memandang Hiu hwi aneh. Ia tak mengerti arti tatapan bocah gilaseperti Gyeol.
“Geundae….Bagaimana kau mau menjadi kekasih ku ?”
Gadis kecil itu tampak berpikir dengan menundukkankepala dan Hiu hwi dapat melihat rona merah pada pipi berisi gadis itu. Gadisitu tersipu… Ah Gyeol kau ….
“Mian…”
Deg !
“Mwo?”
“Shireo!”
“MWO?!”
“NANSHIREO !”
“Kaumenolak ku ?”
MWO ?! GYEOL DI TOLAK ? LALU TADI……
Gadis itu mengangguk mantap, tak ada ragu sama sekali“Aku tak ingin memiliki kekasih. Eomma bilang aku harus menjadi wanita dewasadulu baru bisa mendapatkan kekasih. Eomma juga bilang hubungan cinta itu rumit,dan kita tak patut untuk ikut bermain di sana karena roda putarannya lebihcepat dibadingkan dengan permainan putaran di sekolah. Kau tahu aku tak kuatakan putaran, jadi aku tak ingin. Mian” gadis kecil itu berbalik pergimeninggalkan Gyeol yang mematung. Entah bocah itu mengerti atau tidak, yangjelas ia tak menyangka jika gadis kecil umur lima tahun bisa mengatakan katasebijak itu.
Hiu hwi masih melihat gadis kecil itu berjalan normaltak cepat pertanda bohong dengan kata-katanya karena menangis atau pelan karenatak rela dan ingin berbalik menarik kata-kata bijaknya. Really. Ia tak percaya.Ia ingin menjadi gadis itu…. Hingga gadis itu berseru bahagia memanggil ibunyayang baru saja turun dari mobil. Terlihat sangat cantik, pantas saja gadis itubegitu cantik tak salah jika Gyeol berani seperti tadi.
Hiu hwi berbalik pada Gyeol, tapi bocah itu sudahlenyap. Tak ada patungnya seperti saat gadis kecilnya pergi meninggalkannya. Iatersenyum kecil, ternyata cinta sudah menyebar pada under ten.
Saat Hiu hwi sibuk mencari keberadaan Gyeol yangkemungkinan besar sedang berada di tempat sepi karena kegalauannya. Gyeolgalau. Pastinya ia malu dengan semua gelar yang ia sandarkan selama ini tapiharus di tolak oleh gadis yang disukainya. Walau Hiu hwi tak tahu rasanyapenolakkan, setidaknya ia tahu rasa penolakkan sebelum mengungkapkan.
Hiu hwi mulai panik karena Gyeol belum juga terlihat,sebentar lagi jam makan malam dan itu tandanya Kyuhyun akan datang. Jika priaitu tahu adik terkutuknya tak ada di rumah, yang menjadi sasarannya adalahdirinya. Kemana bocah itu bergalau ria…..
“Oppaa….”
Dibalik kalutnya Hiu hwi mendengar suara yang takasing, ia pernah mendnegarnya.
”Kausedang apa ? Kenapa kau terus menunduk ? Sebentar lagi hari akan gelap dan akuharus pulang”
Semakin jelas Hiu hwi mendengar suara itu, dansepertinya itu ada di balik pohon mapel di tepi sungai. Hiu hwi mendekat danbetapa terkejutnya mendapatkan dua insan yang baru saja menjadi pemaintelenovela yang di tontonnya tadi sedang berdua. Di balik pohon ini….
“Palli….Angkat kepala mu ! Kau tak takut gelap, eoh ?” gadis kecil itu terus berbicaramembujuk Gyeol untuk bangkit tapi sayang, Gyeol masih diselimuti kegalauan.
“Oppa…ini hampir gelap. Aku harus pulang, kau juga bagaimana jika ahjumma…. ah animaksud ku kekasih mu tadi mengkhawatirkan mu, kasihan sejak tadi ia mencari mu”
Ternyata gadis kecil ini melihatnya tadi ? bukankahtadi ia pergi bersama ibunya ?
“Oppaaa…..Gyeol Oppaa….” rengek gadis kecil itu, ia menarik lengan Gyeol agar bangkit,tapi Gyeol tetap pada posisinya. Kuat juga dia…
“Khhhaaaaaaaa…!!!!!!!!”pekik Gyeol di bawah tunduknya. Hiu hwi tercengang, Gyeol tak pernah membentakorang sebelumnya bahkan Kyuhyun pun tidak. Mereka hanya saling berteriak dengannada biasa namun diakhiri dengan tawa. Ini pertama kalinya Hiu hwi mendengarGyeol membentak orang lain terlebih lagi gadis kecil ini…
“Oppaaaa………”lirih gadis kecil itu tak percaya
“Khhhaaaaaaa…..!!!!!”gertak Gyeol lagi, dan akhirnya gadis kecil itu pergi dengan air muka sesal.Air matanya jatuh tadi, Hiu hwi bisa melihat itu sepertinya gadis itu terkejutkarena sikap Gyeol yang kasar. Gadis itu pergi dan kini Gyeol kembali sendiri,masih tertunduk namun beberapa saat tubuhnya bergetar. Hiu hwi menghela nafas….
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
“Akupulang”
Seru Kyuhyun dengan diiringi suara rusuh membukasepatu, ia selalu begitu sulit untuk membuka sepatu sendiri. Tapi anehnya iatak mendnegar suara seruan menyambutnya, biasanya Gyeol akan berteriakmemarahinya karena selalu berisik jika datang, terlebih lagi kali ini dirinyaterlambat pulang.
“Akupulang”
Lagi, Kyuhyun berseru hal sama tapi juga tak adajawaban. Ia menengok ke dapur tapi tak ada siapa pun. Kemana Gyeol dan Hiu hwi,bukankah sekarang sudah lewat jam makan malam mengapa rumah sepi sekali.Mungkin mereka pergi, tapi sepatu mereka ada di depan pintu. Mungkin merekapergi dengan sepatu lain.
Kali ini Kyuhyun merasa sangat lelah ia ingin sekalimengakhiri hari ini dengan bertemu air hangat bath tub dan berendam damai. Iamengisi air dan berjalan ke kamar tak sangka di depan kamar ia melihat Hiu hwi.Wanita hanya berdiri tak bergerak, matanya menatap lurus ke depan.
“LeeHiu hwi”
Wanita itu menoleh dan menampilkan wajah lelahsepertinya, namun anehnya ada air muka pasrah disana. Kyuhyun mendekat danmelihat ke dalam kamar yang menjadi objek wanita itu diam, hanya ada ruangangelap. Dimana menariknya…
“Apayang sedang kau lakukan disini ?” Kyuhyun menoleh kearah Hiu hwi yang melakukanhal yang sama seperti tadi, hanya menatap lurus ke depan
“Hey,kenapa kau diam saja ? Eoh dimana Gyeol ? biasanya dia akan berteriak memarahiku karena datang terlambat. Apa dia belum pulang ? Hey tunggu bukankah kalianselalu bersama ? Tapi mengapa Gyeol tak bersama mu sekarang ?”
Bondongan pertanyaan yang Kyuhyun lontarkan hanyamendapat tanggapan yang sama dari Hiu hwi, ia tetap diam dan menatap ke ruanggelap itu. Aneh sekali
“Heyaku kenapa diam saja ?”
“Gyeolada disana” lirih Hiu hwi, akhirnya ia bisa mengucapkannya juga. Sebenarnyasejak tadi ia ingin mengatakan semuanya, namun ia bingung harus mulai dari mana
“Mwo?”
“Sejakpulang tadi dia berada di sana”
“Woah…Minchinde…”
“Anibukan sejak pulang tadi, tapi sejak–––“
“Mwo? Sejak kapan ? Kau bercanda, Gyeol takut gelap bagaimana bis––––“
“CintaGyeol di tolak” sela Hiu hwi cepat sebelum Kyuhyun meneruskan ucapan takpentingnya. Ia ingin memberitahu pria itu dengan singkat karena sebisa mungkinsekarang ia harus menghindari berbagai skinship atau perbincangan dengan priaitu.
“Mwo?”
“Tadisore Gyeol mengajak ku ke taman, dan ternyata dia ingin menyatakan cintanya.Tapi gadisnya malah menolaknya dengan berkata bijak, aku rasa Gyeol sangatmerasa terpukul.”
“ApaGyeol menangis ?” tanya Kyuhyun hati-hati karena berbahaya jika Gyeolmendengarnya, bocah itu terlalu sensitif dengan kata menangis. Bocah itu takpernah menangis sebelumnya, tangis pertama saat ia tumbuh adalah di umur ketiganya, dan saat itu Kyuhyunlah pelakunya, ia meruka PSP pertama Gyeol yang didpaat dari ayahnya.
“Sepertinyabegitu” dan ya, Kyuhyun tahu Gyeol pasti menangis sekarang karena sejak tadi iamenajamkan pendnegarannya dan ia mendnegar suara isakan kecil. Gyeol pasti menangisdi bawah selimut seperti tiga tahun lalu.
“Diapasti sangat terpukul, karena terlihat begitu rendah di hadapan gadis itu.Bahkan ia berani membentak orang untuk pertama kalinya terlebih lagi orang itugadis kecilnya, dia terlihat begitu terpukul, bukankah Gyeol tidak pernahseperti itu ? Geurechi?”
Kyuhyun diam, tatapannya terkunci pada wajah itubahkan bisa dipastikan ia tak mengerti apa yang dikatakan wanita yang sedangmenjadi objeknya ini. Ia melihat begitu jelas lekuk wajah wanita itu, bibir yangbergerak sesuka hati, mata yang mengedar, hidung yang indah dan juga keningyang bagus. Terlihat begitu….
“Noona”
Suara serak di dalam ruang gelap itu membuat Hiu hwidiam, baru saja namanya terpanggil dan yang memanggil itu adalah Gyeol, orangyang dikhawatirkannya sejak tadi. Kyuhyun melihat garis wajah wanita ituberubah drastis, terukir sebuah keterkejutan dan lega. Apakah karena Gyeolmemanggil namanya ? Apa istimewanya ? Wanita itu begitu cemas pada Gyeol yangada di ruang gelap itu terlihat begitu menyayangi bocah itu. Apa Hiu hwibenar-benar menyayangi Gyeol ?
Hiu hwi tak percaya akhirnya namanya terpanggilolehsuara itu. Ia menoleh dan mendapatkan tatapan penuh dnegan kekaguman dari matatajam itu. Ia ikut terpaku, seolah perisai yang dimiliki pria itu kembalimengunci segalanya. Termasuk sendinya, harusnya sekarang ia masuk ke dalambukan diam terpaku di hadapan pria ini.
“Noona! Aku tahu kau di depan pintu bersama Hyung ! Masuklah”
Gyeol masih memanggil wanita itu, tapi sayang tak adasahutan. Tadi dia berani bertaruh jika wanita itu ada di depan pintu danberbincang dengan Kyuhyun, terdengar begitu jelas di dalam sini. Walau suaranyatak begitu jelas karena berada di dalam selimut, harusnya wanita itu dapatmendnegarnya karena jarak yang dekat. Tapi kenapa tak ada sahutan sekali ? Apatadi yang di dengarnya hanya khayalan ?
“Noona!!!!!!!!!!!!!!”
Dan yang ketiga kalinya Gyeol tak tinggal diam, ialangsung menyibakkan selimutnya dan turun dengan langkah berat. Kepalanyaterasa pening, mungkin efek menangis tadi. Ia berjalan ke pintu dan benar bukan tebakkannya, wanita itu ada didepan pintu dan pastinya lagi bersama Kyuhyun. Tapi anehnya mereka salingbertatap dalam diam. Gyeol tak pernah melihat orang memiliki tatapan yangbegitu intens terlebih lagi lama. Ia tak pernah menatap orang selama itu. Inianehnya menurutnya….
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
“Noona”lirih Gyeol dengan kepala menunduk, semalam ia sudah mau keluar kamarmenghabiskan makan malam dan sejak semalam juga bocah itu menjadi pendiam.Matanya bengkak dan wajah pucat, begitu pun dnegan rengekan Gyeol yang mengakukepalanya sakit. Dan Gyeol akhirnya demam….
“Hmm…Ada apa ?”
“Gyeoltelihat begitu menyedihkan bukan ?”
Hiu hwi menaikan satu alisnya dan melirik Kyuhyun yangjuga sama bingungnya dengan ucapan bocah ini. Apa ini efek dari demam semalam ?
“Kemalin….halusnyaGyeol tak pellu menangis dan membentak In hwa, kasihan pasti dia sakit hati.Noona…eotthoke ?” lirihan Gyeol terdnegar begitu pasrah, bagaimana mungkinbocah seumur Gyeol bisa memiliki pikiran seperti itu ? Walau kemarin Gyeolmenunjukkan dirinya sedang patah hati seperti pria kebanyakan, tapi kali ini iamenunjukkan kekhawatirannya pada gadis itu. Apa semua pria akan seperti Gyeol ?mengkhawatirkan perasaan wanita yang menolakknya ? bahkan merasa bersalah…
“Bagaimanakalau In hwa malah dan menjauhi Gyeol ? Ah andwaeeee !!!!! Noona eotthoke??!!!!” rengek Gyeol bahkan ia menarik ujung lengan kaos yang dipakai Hiu hwi.Wanita itu juga bingung sendiri, ia tak pernah merasakan apa yang Gyeolrasakan. Tapi satu kalimat julukan Gyeol yang melintas di otaknya, bukan lagi“Umur minim tapi pikiran maxim” melainkan “Umur minim tapi hati maxim” Ohgyeol… Andai kata kau seumuran ku, pasti kau sudah ku tikam, batin ganas hiu hwiyang dipenuhi fantasi wanita maxim gila.
Hiu hwi melirik Kyuhyun yang juga bingung, pria itubahkan sudah tak memegang rotinya seperti tadi. Pria itu diam lalu sedetikkemudia muncul ukiran di wajahnya. Kyuhyun tersenyum
“YakCho Gyeol Ah !” sentak Kyuhyun masih dnegan senyumnya yang errr….. tapi anehnyapria itu bisa menyeimbangi dnegan wajah serius yang ia tampakan. Pria ini….
“Apayang kau katakan eoh ? Bagaimana bisa kau berkata lemah seperti itu ?!”
“Hyung..”
“Kyuhyunah…” gumam Gyeol dan Hiu hwi bersama. Tampaknya mereka benar-benar terkejut.
“Kauini namja, kau ingat ? Apa perlu kita operasi plastik dulu agar kau terlihatpantas mengatakan hal tadi ?!”
“Apaitu halus ?” celetuk Gyeol tanpa dosa. Ck !
Kyuhyun mendengus “Yak ! Dengarkan Hyung ! Kau ininamja dan kau adalah bagian dari kelaurga Cho ! Dan Hyung mu ini Cho Kyuhyunbagaimana bisa kau ditolak oleh yeoja ? Apa kau bodoh ?”
“Ani! aku pintal !”
“Kautahu itu ! Kalau begitu jangan menyatakan cinta lagi ! Kau tahu waktu Hyungseumur diri mu, yeoja yang menyatakan cintanya bukan Hyung sendiri. Itu samasaja menjatuhkan harga diri !”
“Chincha? Siapa yeoja itu Hyung ?”
“Aissshh!Aku sudah lupa ! Yang pasti jangan lagi menyatakan cinta pada yeoja yang hanyabisanya jual mahal. Cih, tidak tahu diri harusnya dia merasa bangga bisamendapatkan cinta mu ! Pokoknya jangan lagi menyatakan cinta, yang ada yeojayang menyatakan cinta pada mu, arra ?”
Gyeol diam. Begitu juga Hiu hwi. Tapi bedanya Gyeoltampak serius mendnegarkan khotbah subuh Kyuhyun. Baru kali ini ia melihatHyungnya begitu berkharisma dengan khotbah cinta. Ia tak menyangka jikaHyungnya begitu menawan saat berbicara serius seperi ini, aura pria sejatibegitu terpancar entah cahaya dari mana sedangkan matahari tak nampak sekarang.Jelas di luar hujan. Tapi tetap ia mencetuskan dirinyalah yang lebihberkharisma dibanding siapa pun…karena dirinya adalah “pangelan tampan sejagatlaya” benarkan Noona ku semua? ^^^^
“Mmmmm! ALLLAAAA!” Gyeol mengangguk semangat
Brak !
“Yak!” gertak Hiu hwi yang akhirnya entah sudah menit keberapa setelah Kyuhyunmengakhiri khotbahnya tersadar. Mungkinkah wanita ini juga terpana dnegankharisma seorang Cho Kyuhyun ? ^^
“Kalianini aiissshh ! Yak Cho Kyuhyun bagaimana bisa kau membuat Gyeol terkontaminasi,eoh ?!”
“Mwo?” sela Kyuhyun tampang polosnya
“Aissshh! Gyeol itu namja yang baik hati, ia mengerti perasaan yeoja, tapi kenapa kaumalah menyuruhnya sejahat itu ? Kau pikir yeoja harus terus menunggu sampainamja menyatakan cintanya ? Apa harus yeoja dulu yang memulai ? dimana kodratkalian sebagai pemimpin eoh ?”
“Yak,Lee Hiu hwi …. Ada apa dengan mu ? Apa kau tengah morning sickness ?” tanya Kyuhyun masih dengan tampang polosnya takmengerti, dan parahnya lagi ia menanyakan tentang hal itu. Sejak kapan pria itutahu hal memalukan seperti itu ?
Ah tapi apa benar ia tengah mengalami itu ? Aissshhjinja itu sangat memalukan terlebih pria ini mengetahuinya duluan-______-dimana unsur ibu hamilnya selama ini-_______-
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Didalam mobil suasana hening sebenarnya sejak kejadia tebakan Kyuhyun tadisuasana ini sudah tercetak. Hari ini Kyuhyun dan Hiu hwi mengantar Gyeolpertama kalinya secara bersamaan. Entah, biasanya hanya Kyuhyun yang mengatrGyeol dan langsung pergi ke dorm atau Hiu hwi yang mengantarnya saat Kyuhyunsibuk atau pergi ke luar negeri dan kali ini mereka bersama. Gyeol duduk dibangku penumpang dengan teman kencan seumur hidupnya dan Kyuhyun sera Hiu hwihanya diam atau sekali-kali mencuri pandang.
“Gyeol,kajja…. Kau disini saja hujan semakin deras” perintah Kyuhyun pada Hiu hwi yangmemang tadi terlihat sibuk menyiapkan payung untuk turun mengantar Gyeol
“Ani! Aku ingin mengantar Gyeol” tolaknya, sebelum Kyuhyun menceramahinya ia lebihdulu membuka pintu mobil dan membuka payungnya. Kyuhyun mendnegus frustasi,wanita itu selalu saja keras kepala.
Gyeol turun dari mobil dengan payung Hiu hwi dan disusul Kyuhyun yang juga membawa payung. Mereka beriringan mengantar Gyeol,dengan Gyeol yang berada di tengah serta Kyu-Hwi di sampingnya, sepintasseperti keluarga bahagia.
“Ingatpesan Hyung, eoh ?” kata Kyuhyun mengingatkan Gyeol tentang khotbah subuhnya.
Gyeol mengangguk paham dan senyum manisnya begituikhlas tercetak hanya karena menuruti khotbah tak penting itu-__- Hiu hwi yangsejak tadi diam saja akhirnya naik pitam, dua bersaudara ini membuatnya pusingdan mual saja. Ini sekolah untuk menuntut ilmu bukan untuk menuntut cinta, lagipula Gyeol masih under ten !!!!
“Yaaakkk! Harusnya kau mengingatkan Gyeol agar belajar yang benar atau jangan berbuatulah ! Tapi kau malah mengingatkan hal yang tidak penting, kau memang takmemiliki sifat seperti Appa”
“Akumemang bukan Appanya”
“Tapikau Hyungnya”
“Arraseo! Haiisshh kenapa kau cerewet sekali sejak tadi. Apa kau benar-benar sedang morning sickness ?”
“Yaaaakkkkk!!!!!”
Pertengkaran itu harus terjadi dan Gyeol harus menjadipenonton yang tak sendiri, karena beberapa anak ikut melihat bersama denganprang tuanya. Banyak komentar yang Gyeol dengar, seperti menanyakan betapamenyedihkannya hubungan dua orang ini, tak ada romantisnya, menyedihkanbertengkar did epan anak sendiri saat hujan pula. Gyeol menghela nafas danpergi…..
Gyeol berjalan dengan tertunduk, ia masih bisamendengar pertengkaran Hyung dan Noonanya. Ia terus berjalan dan memasangheadfree dan ipod Kyuhyun yang ia curi tadi di mobil. Lantunan musik yang iadengar semuanya memiliki vokal dari orang yang sama, ia mengeluarkan ipodnyamengecek apa pendengarannya masih normal. Matta ! Super junior-___-
Kelas Gyeol ada di lantai paling atas gedung ini,karena gedung bawah di pakai untuk anak kelas terakhir. Dengan malas Gyeolmenaiki tangga sendiri, kemungkinan besar teman-temannya sudah berada di kelas,karena jam sudah menunjukkan lebih dari jam masuk, itu artinya Gyeol terlambat.Tapi itu tak membuat Gyeol menaikan kecepatan jalannya, ia tetap berjalannormal. Namun tak jauh dari kelasnya ia melihat seorang gadis tengah berdiridengan menundukkan kepalanya, memainkan sepatunya maju dan mundur, terlihatgelisah dan ragu. Tanpa harus memastikan Gyeol tahu siapa orang itu, dia tahudari kaki itu. Masih dengan jalan tenangnya Gyeol mendekat, kini ia berada disamping orang itu lalu memandangnya sesaat sebelum akhirnya menarik lengankecil itu kasar. Gyeol membuka pintu tanpa mengetuknya dulu dan membuatkegiatan mengajar terhenti. Semua mata memandangnya terkejut sekaligusprihatin, karena mereka tahu apa yang akan terjadi pada bocah ini. Terlambatpada jam pertama sama saja harus terlambat hingga jam istirah selesai tanpa adajatah makan siang.
“Joseonghamidasongsaenim… Aku tellambat” seru Gyeol tenag, air mukanya masih sama sepeti taditak berubah dengan ketakutan.
Semua mata masih memandang Gyeol aneh, namja inimengapa masih terlihat tenang padahal ia tahu jurang sedang di depannya. Bukanhanya mereka dan Songsaenim yang mengajar pagi ini, tatapannya begitumengerikan serta bingung dengan keberanian anak didiknya mengakui kesalahannyatapi juga orang yang lengannya ditarik anak ini. Ia terkejut bahkan tak sempatmenundukkan kepalanya hanya untuk melihat betapa beraninya orang yang menariktangannya.
“ChoGyeol Ah, Song In Hwa…Harusnya kalian tahu sekarang apa yang harus dilakukan”seru songsaenim dnegan nada tenang, bagaimana pun ia harus menghargaikeberanian anak ini.
“Algeusimida…Keundaesongsaenim, yeoja ini tidak pellu ikut melakukannya. Ini salah ku. Aku yangmembuatnya tellambat dengan mengajaknya belbincang dulu di bawah.Joseongngeo..”
Kali ini semua orang menajamkan tatapannya, bukan hanyakeprihatinan yang didapat Gyeol, melainkan tatapan kagum dari mata yeoja-yeojakecil nan genit di kelasnya. Mereka seperi bertemu dengan super hero….OoohhhhhSuper Gyeol…..
In hwa, gadis si tangan yang ditarik Gyeol melakukanhal yang sama, ia tak percaya namja itu akan melakukannya. Padahal ia ingatjelas bagaimana sikap namja itu kemarin. Ia tak bisa membayangkan harinyasemalaman jika harus bertemu Gyeol, berbagai pikiran buruk menghantuinya. Tapikali ini….
“Arraseo…Inhwa kau boleh duduk ke bangku mu ddan kau Cho Gyeol Ah setelah hukuman selesaidatang ke ruang songsaenim, arraseo ?”
Gyeol mengangguk patuh “Nde, songsaenim”
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Hiuhwi terduduk lemas di bangku kantin sekolah setelah pertengkaran panjangnyadengan Kyuhyun tadi, sebenarnya topik pertengkaran sangat miris jika kaliantahu dan di akhiri oleh Hiu hwi yang tiba-tiba saja merasa mual dan muntah dikaos Kyuhyun. Ternyata ia memang sedang morningsickness, tapi anehnya Kyuhyun tak marah. Pria itu malah membantunyamengeluarkan semua isi perutnya dengan memijit tengkuknya. Pria itu juga yangmembantunya memapah ke kantin dan memberinya minuman dan saat ini pria itusedang membersihkan kotoran di bajunya akibat muntahannya tadi.
“Chogiyo…” sapa suara yang terdengar asing di telingnya,Hiu hwi mencoba mendongak melihat siapa yang menyapanya saat menyedihkanseperti ini.
“Apakau wanita yang bersama pria yang bernama Cho Kyuhyun ?” orang itu menatap Hiuhwi aneh, ohhh gosshhh apa ia harus menerima tatapan itu terus ? Tapi tunggusepertinya ia pernah melihat orang ini
“Aggashiii..”
“Oh….Joseonggeo…Kau mengatakan apa tadi ?”
“Apakau bersama Cho Kyuhyun tadi ?”
Hiu hwi menyeringit “Nde”
“Kaumengenalnya ?”
Ia semakin bingung “Nde”
“Dimanakau mengenalnya ?”
Ini parah, ia semakin bingung, sebenarnya siapa wanitaini ? “Nde ?”
“SongHye Eun uisa…”
Suara lain yang menyergapi kebingungan Hiu hwi, iamengenali suara ini, sangat.
“Oh,Cho Kyuhyun sshi..”
Wanita itu menjabat tanganya Kyuhyun dan tersenyumbegitu manis, ada apa ini ? dalam batinnya Hiu hwi mengumpat kesal, pria inimenjabat tangan wanita lain di depannya tanpa menoleh sekali pun kearahnya, heyapa ia transparan sekarang ?
“Apayang kau lakukan disini ?” tanya Kyuhyun terdengar akrab
“Akumengantar anak ku, kau sendiri ?”
“Kitahampir sama hanya saja adik ku yang bersekolah disini”
“Oh ?Geureyo ?”
Kyuhyun mengangguk dan tersenyum manis, begitu,sangat. Entah dalam hatinya ia merasakan ke khawatiran dan juga dag dig dugjantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.
“Ahya, Kyuhyun sshi mengenai–––––“
“Songuisanim, bagaimana jika kita berbincang sambil meminum kopi ? Aku rasa ituterdengar lebih nyaman” sela Kyuhyun terdengar gugup namun masih menampilkanwajah tenang seperti biasanya, dan sayangnya Hiu hwi tak memperhatikankegugupan Kyuhyun.
“Ahnde, kajja”
Sebelum pergi Kyuhyun menoleh ke hiu hwi memintapersetujuan wanita itu untuk menunggunya, namun yang ditatap hanya sibukmeringiskan perutnya. Tapi batinnya ia merasakan senang ternyata pria itumelihatnya ada diantara mereka, itu srtinya ia tak transparan seperti yangdipikirkannya tadi.
“Hiuhwi ya, Chankaman…Aku hanya sebentar saja, oke ?” tanya Kyuhyun memastikanwanita itu mau bersabar menunggunya menghilangkan kegugupan yang dirasanya sejaktadi melihat wanita anggun disampingnya sedang berbincang dengan Hiu hwi.
Hiu hwi mengangguk “Berbincanglah” lirih Hiu hwi, iamasih lemas karena muntah tadi. Kyuhyun tersenyum dan mengusap bahu Hiu hwi,wanita itu melihat bagaimana pria itu mengusap bahu wanita yang ditanya tadi,terlihat begitu mengkhawatirkan terlebih ia melihat semua yang terjadi oleh duaorang itu.
Hiu hwi memandang dua ornag yang masih berbincangringin itu dari jauh, ia tak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, ia hanyabisa melihat wajah Kyuhyun yang pucat dan lebih terlihat diam dibanding denganwanita itu yang berbicara sejak tadi. Kyuhyun terlihat tertekan. Sampaiakhirnya wanita itu berdiri dan kali ini ia melihat Kyuhyun benar-benartertekan, Hiu hwi mencoba menajamkan pendengarannya yang dibantu olehberhentinya hujan sejak tadi.
“Terkadang sesuatu yang kecil ituakan mengejutkan Kyuhyun sshi”
Satu kalimat itu yang hanya bisa Hiu hwi dnegar,setelah itu wanita yang di panggil Kyuhyun ‘Song Uisa’ pergi meninggalkannya yangmasih diam tertekan. Ada apa sebenarnya ? Terkadang sesuatu yang kecil itu akan mengejutkan Kyuhyun sshi–––––apa arti darikalimat itu ? Kyuhyun juga terlihat sangat tertekan sekali, apa hubungan wanitaitu dengan Kyuhyun ? apa ini ada sangkut pautnya dengan–––––
ANNDDWAAAEEEE !!!!!!!!!!!!!
TBC....!!!!!1
AANNYYEEEOOONGGGGGEONNIIIIEEEEDEULLL SEKALIIAAAANNN !!!!!!!!!!!!!! SAEENNGGIIII BACK !!! (stillstill shainee backsond) wkwkwkwk How are you all ???? Great ? *baru belajar*Mian kemarin saeng lenyap heheh bukan karena kena letusan bom atau diculik tapisaeng di kerja rodi banget. Belajar Belajar dan Belajar ! kerja rodika ? hahahatapi karena saeng sayang sama eonnideul sekalian jadi saeng sempetin buat longshoot part ini sebagai membalas rindu pada gyeol dan berbicara typo kalau bukan typo spasi berati emang typo saeng karena note fb lagi aneh XD :* hahaha karena kali inispecial gyeol, untuk para noona gyeol yang merasa fans gyeol silahkan menilaibagaimana gyeol di part ini :) Dan part ini ada cast baru hehehe pasti pada nanya itu maksudnya penambahan cast, siapa itu sebenernya cast...tungggguuu aja dulu :D Nama castnya diambil dari yang kemarin komen hehehe jadi semoga eonni yang namanya ku pakai senang dengan penenpatan castnya walau belum jelas XD sekalagi gomawo yang rajin komen nanti siapa tahu bisa sial masuk ff ini hahaha XD
Merci ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar