Another Love.....Kyu-Hwi [She is......?] = PART 6
TITLE : ∆NOTHER LOVE
GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH.
AAANNNYYEEEOONGGG !! ^^^ SAENGIE BACK…. (BACKSOUND SHINEE) MIANHAE KALAU KEMARIN-KEMARIN LAMA BANGET POSTNYA DAN SKEARANG SAENGIE PERCEPAT SEBAGAI PERMINTAAN MAAF J GOMAWO MASIH MEMBERI KASIH SAYANG UNTUK FF INI, WALAU LIKERSNYA SEDIKIT LEBIL HEHE XD DAN MIANHAE JUGA BUAT PART KEMARIN, SAENGIE AKUI ITU BURUK BANGET KOSA KATA DAN KATA-KATANYA XD (KETAUAN SUKA BACA NOVEL DEWASA) DAN SEMOGA DI PART INI TAK ADA KATA-KATA YANG MENYELEWENG LAGI….
MERCI…….^^
Link :
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=460654983983112&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=457901844258426&refid=21
part 3 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=461558417226102&refid=21
part 4 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464598356922108&refid=21
part 5 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=475335529181724&refid=21
tambahan buat yang suka baca ff dance music & love
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464962263552384&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=476380252410585&refid=21
HAPPY READING ^^
Part 6 [She is…….]
Hari sabtu yang cerah di awal minggu musim semi, banyak orang yang pergi berlibur untung memanfaatkannya. Tapi tidak dengan kumpulan manusia yang ada di dalam Apartemen 3288 ini, mereka tidak melakukan hal khusus atau sekedar keluar menikmati udara segar. Mereka masih terjatuh di dunia mimpi yang indah di balik hangatnya selimut dan di tambah pelukan tak sadar. Siapa yang berpelukan ? Kyu-Hwi kah ?
“Kyuhyun ah….” lirihan kecil yang mengawali suara di Apartemen itu akhirnya terdengar, tapi tidak dengan orang yang sedang pelukan itu.
“Kyuhyun ah palli ireona..!!!!” salah satu diantara mereka merasakan sesuatu tengah mengguncangkan tubuhnya. Di dalam mimpi ia tengah bersama seorang bidadari dengan sesuatu yang ia idam-idamkan seperti devil’s clothes dan teman-temannya.
“Palli … Palli ireona Kyuhyun ah !!!!” bahkan kini ia merasakan sebuah tangan menjawir telinganya, sontak saja ia bergerak dan tentu berhasil membuat mimpi indahnya dengan bidadari devil’s clothes hancur-____-
Kyuhyun menggeliat dan mencoba membuka matanya perlahan karena ia langsung di sambut oleh cahaya langsung yang berasal dari jendela tak bertirai. Siapa yang membukanya tepat di hadapannya, bagaimana jika ia tiba-tiba saja kehilangan penglihatannya-___- (lebay) Ia merubah posisi tidurnya melihat siapa pengganggu mimpi indahnya, tapi sesaat ia merasa tengah memeluk sesuatu, guling kah ? pendek sekali -___-
“Mwondae ?” tanyanya setengah sadar karena ia rasa kepalanya tengah pening, ah mungkin karena wine yang semalam bersama wanita itu. Ya semalam entah ada angin dari pintu surga sebelah mana ia dan Hiu hwi minum wine bersama setelah berhasil menidurkan Gyeol yang rewel karena tak di perbolehkan membeli PSP baru olehnya hingga larut malam, atau mungkin subuh ?
Wanita itu menyodorkan stick putih yang bentuknya tak rata, karena dari atas sedikit lebar namun terun kebawah menjadi slim
Kyuhyun menerimanya dengan tangan asal karena matanya ia tenggelamkan ke selimut “Ige mwoya ?”
“Lihatlah”
Kyuhyun mendesis dan melihatnya dengan mata 5 watt “Aku tak mengerti” pasrahnya dan menaruh benda itu ke selimut di sampingnya, Hiu hwi mendecak kesal, pria ini kenapa bodoh sekali-___-
“Lihatlah, itu dua garis”
Kyuhyun mengangkat benda itu dan melihatnya lagi “Dua garis ?” gumamnya
Hiu hwi mengangguk, “Dua garis, waeyo ?” tanya Kyuhyun masih tak mengerti
Hiu hwi sudah habis kesabaran menghadapi orang sakau tidur ini, ia merebut benda itu dan memukulkannya di kepala pria itu
“Lihatlah, aku sudah dua garis. Kenapa kau bodoh sekali, eoh ?!” pekik Hiu hwi setengah berteriak karena ia masih sadar kalau ada malaikat kecil di kamar itu tengah tidur dengan mengemut jempul mungilnya.
Kyuhyun yang terganggu karena pukulan benda dua garis yang terus saja di sebut wanita pun akhirnya bangkit dan menatap tajam si pemukul “Yak ! Kaalu dua garis memangnya kenapa ? Aku tak mengerti benda test berisi itu !” dengan kesal ia kembali merebahkan dirinya kasar, meringkuk memeluk selimut.
Hening……………………………………………………………….
Hiu hwi bengong…………………………………………………
Pria ini benar-benar bodoh kah ?
Tapi sebuah kilat menyambar otak Kyuhyun sedetik kemudian.
Dua garis …
Tes berisi …
Dua garis …
Tes berisi …
Berarti….
SRREREEKKKK !
“Yak ! Kau hamil ?” pekiknya kencang begitu tersdaar dari keterlambatannya, ternyata ia memang bodoh saat lima watt
Hiu hwi berdecak kesal, akhirnya pria lima watt ini sadar juga. Ia mengangguk dan kembali melempar benda itu.
“Kau berhasil, tuan Cho !” pujinya setengah menyindir dan langsung pergi meninggalkan pria yang tengah terbengong tak percaya. Yeoja itu…Dua garis…Ter berisi…Hamil…Dan ia berhasil….
SSRREEKKK !
BRAKKK !
DREP..DREP..
GREEEPPPP!
“Gomawo…” lirihnya di telinga wanita yang ada di pelukannya itu, ia tak menyangka wanita ini…Akhirnya….Penantiannya….
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
“Nnnooonnnaaaa !!!” teriak suara khas anak kecil yang melengkik di pagi menyingsing siang. Ini hari rabu tapi kenapa bocah itu masih di rumah ?
“Yak ! Kau belum berangkat ? Bukankah tadi Noona suruh pergi bersama Hyung ?” Hiu hwi yang baru saja membereskan kamar setelah mencuci piring terkejut melihat bocah itu masih duduk di sofa dengan tangan yang memegang PSP hitam milik Kyuhyun.
“Aaahhh Shiilleooo ! Aku inginnya belsama Noona” bocah itu bahkan tak ada takutnya sama sekali dengan Hiu hwi saat wanita itu sedang marah, padahal Kyuhyun saja akan langsung berlari ke taman yang ada di samping Apartemen ini.
Hiu hwi jongkok mensejajari tingginya dnegan bocah yang tengah menarik ujung kaos besarnya “Tapi kau jadinya terlambat bukan ?”
Gyeol mengeluarkan aegyo-nya yang tak mungkin Kyuhyun miliki, bisa di bilang ia adalah tranformasi Kyuhyun yang sudah sempurna tidak setengah-setengah seperti pria itu. “Hari ini libul, jadi bisakah kita perlgi ke mall ?”
“Libur ? Mwondae ?
“Ahhh mollaaa ! Yeppeo Songsaenim bilang hali ini sekolah libul,, jadi ayo kita pelgi ke mall” Gyeol menarik-narik kaos di bahu Hiu hwi dengan manja
“Kau yakin libur ? bukan belajar di rumah ?” Hiu hwi kini menggoda Gyeol dengan smirk yang ia pelajari dari Kyuhyun setiap menggoda Gyeol yang manja ini.
“Aiisshh ! Apa bedannya dengan itu ! Pokoknya ayo pelgi ke mall” Gyeol menarik tangan Hiu hwi hingga wanita itu nyaris tersungkur
“Arra … Arraseo .. Noona ganti pakaian dulu. OK ?” Hiu hwi membentuk lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari yang di lengkungkan dan menempel.
“OK !” begitu pun dengan Gyeol.
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Hari sudah menunjukkan akan gelap namun Gyeol dan Hiu hwi tampak tak ingin beranjak meninggalkan tempat itu. Lebih dari 3 jam mereka habiskan untuk bermain game dan sudah 3 gelas americano coffee tergeletak lesu tak berisi di depan Hiu hwi. Ia bahkan tak ingat jika sudah melewatkan jam makan siang, padahal di dalam tubuhnya ada penumpang kehidupan. Ya Hiu hwi tengah hamil dan ini memasuki bulan ke dua kehamilannya. Tak ada hal aneh yang di rasakannya, seperti mengidam atau apa ia tetap sama seperti biasa. Tapi kehamilannya ini masih tidak di ketahui Gyeol, ia sepakat dengan Kyuhyun jika perutnya sudah membesar baru Gyeol akan di beri tahu, karena bagaimana pun bocah itu secara tidak langsung terlibat dalam kontrak ini.
Drrrttt… Drrrtt… Drrrttt
“Yeobseyo” sahutnya
“Eodiga ?”
“Game center bersama Gyeol”
“Yak ! Untuk apa kalian kesana ?!”
“Menemani Gyeol, kasihan ia bosan di rumah” jawab Hiu hwi dengan mata yang masih fokus ke depan sebentar lagi ia akan mengalahkan bocah ini
“Mwo ?! Bukankah hari ini Gyeol sekolah ?”
“Saem-nya bilang sekolah di liburkan”
“Aiiiggoo ! Sebutkan game center mana ?”
“Kau akan menyusul ?” tanya Hiu hwi tak percaya bahkan ia mengabaikan permainan yang sebentar lagi akan di menangkannya
“Palliii ….!”
“Eoh ------------------“
Beberapa saat kemudian ………….
Kyuhyun masuk ek dalam lift dengan kepala yang menunduk membenarkan topi untuk menutupi wajahnya walau pun sedikit. Ia sudah lengkap dengan penyamarannya, masket dan topi, tadi saat ia mengatakan akan pergi menemui wanita itu pada hyung-hyung nya mereka menyarankan memakai kaca mata, bukankah itu semakin terlihat seperti artis karena ketampanannya saat memakai kaca mata ? Dan bukankah itu berlebihan sekali, topi, kaca mata dan masker, sungguh ia persis seperti teroris.
Ia sering ke mall ini karena salah satu toko game langganannya memang ada di tempat ini, bahkan ia bisa seharian di tempat ini hanya untuk bermain di game center. Dan sekarang ia kembali ke tempat ini dengan niat yang lain tak ada bermain game atau membeli cd game baru, melainkan mencari wanita berisinya. Tadi saat jam makan siang ia menelpon ke Apartemen namun tak ada yang mengangkat, ia mengira wanita itu menjemput Gyeol namun tadi ia menelpon lagi, ternyata wnaita itu menyeleweng. Di game center bersama Gyeol yang menipunya. Ya sebenarnya tak ada libur apa pun di sekolah bocah itu, karena sebelum ia menelpon wanita itu kedua kalinya, guru Gyeol menelpon dan menanyakan bocah itu karena tak ada di sekolah. Tentu Kyuhyun kesal, kecil-kecil sudah berbohong. Dulu saja ia selalu menjadi anak jujur yang rajin sekolah. Mungkin.
Matanya mencari wanita itu di sekitar game center, namun ia tak menemukannya.
Eodiso ?
Restoran jepang
Kyuhyun langsung melangkah, ia tahu dimana restoran yang dimaksud karena itu termasuk restoran favoritnya di daerah ini. Di meja ujung sana, ia melihat anak kecil tengah memainkan sedotan susu strawberrynya dan wanita yang tengah merebahkan kepalanya di meja memperhatikan anak kecil di depannya. Dari rautnya terlihat sekali garis kelelahan yang tercetak jelas. Kyuhyun langsung menghampiri mereka dan duduk di samping wanita itu
“Eoh, wasseyo…”
Kyuhyun hanya mengangguk “Gyeol ah….” ia menatap anak kecil itu tajam, sedang Gyeol masih asik memainkan sedotannya.
Sebelum Kyuhyun membuka mulut untuk menceramahi anak kecil ia merasakan sakit di kepalanya, sesuatu memukulnya
“Yaaakkkk ! Gara-gara kau aku kalah bertarung dengan Gyeol. Kau tahu padahal aku hampir saja menang tapi karena kau aku jadi kalah. Aku kalah telak, 20-0. Semuanya karena kau….!!!!!!” Hiu hwi mencecar Kyuhyun dengan ucapan kesalnya juga pukulan dengan tasnya yang hanya berisi keperluan wanita saja, tapi masalahnya ada handphone juga i-pad disana-_-
“Yaakk…. Appoo! Mwogoyaa ?!!!” rintih Kyuhyun dengan pekikannya, bahkan mereka tak menyadari semua mata memperhatikan pertengkaran mereka, Gyeol yang ada di depan mereka pun hanya bisa menghela nafas dan mengambil ponsel Kyuhyun yang tergeletak di meja lalu memotret adegan memalukan itu. Ia tersenyum miring
“Yakkk … yakkk.. aiissshhh… appo .. appo.. geumahee!!!” Kyuhyun terus merintih kesakitan, bagaimana tidak kepalanya sudah hampir pecah rasanya. Dan setelah lamanya berdebat hati dan pikiran Hiu hwi berhenti dan menarik nafas cepat. Ia melirik ke segala arah dan semua orang memandang mereka aneh. Seperti penggangu.
“Noona aku lapalllll…” rengek Gyeol yang akhirnya bisa bersuara setelah sekian lama menunggu pertengkaran dua alien yang menjadi pengganggu di Restoran ini.
Kyuhyun yang masih memijit kepalanya karena pukula Hiu hwi langsung naik pitam begitu mendengar suara bocah itu, ia melempar tatapan mengerikan “Yak ! Gyeol !”
Gyeol melirik malas “Mwondae ?”
Kyuhyun menjitak kening Gyeol dengan telunjuknya “Kau kurang hajar !”
Gyeol mengusap keningnya yang perih karena jitakan Kyuhyun “Aisshh ! Hyung kenapa kau menjitak kening ku ?! Kau tahu semua yang ada di tubuh ku ini mahal jadi kau tidak boleh sembalangan memegangnya !”
Kyuhyun mengendus kesal, bocah ini kenapa kadar kenarsisannya tinggi sekali, ia pun bersiap memberi jitakan lagi sebelum akhirnya di dahului oleh wanita di sampingnya
“Gyeol, kau mau pesan apa ?” tanya Hiu hwi melihat-lihat buku menu
Gyeol siap menjawab dengan makanan favoritenya harus terurung karena Kyuhyun mendahuluinya-__- “Yak ! Kenapa kau selalu merusak suasana saat aku ingin memarahi bocah ini ! Kau–––––“
“MWWOOO ?! MWO ?! MWO ?! KAU TIDAK SUKA ?! KAU INGIN MEMARAHI KU JUGA ! KAU TIDAK LIHAT GYEOL KELAPARAN ! DIA BAHKAN BELUM MAKAN SIANG !” Hiu hwi naik pitam sebelumnya ia sudah bisa mengontrol emosinya tapi entah setelah melihat wajah pria ini rasanya tingkat emosinya meningkat.
“Mwo ?! Kau belum makan siang ?” Kyuhyun menghadap Gyeol yang kini tengah memasang wajah melas karena kelaparan dan hanya sanggup mengangguk
“Lalu kau juga ?!” kini Kyuhyun bertanya pada Hiu hwi yang tengah mengatur nafas setelah mengeluarkan emosinya lagi, ia melirik malas dan mengangguk
“Yaakk ! Aish ! Kau bod––––“ ucapan Kyuhyun tergantung saat pandnagannya bertemu dengan Hiu hwi yang tengah memberikan tatapan tajam sekaligus mematikan. Rasanya semua alat kerja tubuh terbungkam begitu saja hanya dengan sebuah tatapan.
Kyuhyun pun mendesis pasrah “Aisshh ! Lebih baik kita pesanan makan sekarang” akhirnya Kyuhyun memilih mengalah menahan emosinya karena dua manusia gila ini melupakan makan siang. Tidak masalah dengan Gyeol, tapi bagaimana dengan Hiu hwi ? Wanita itu tengah berbadan dua, dan itu adalah badan dari anaknya. Bagaimana jika anak itu lahir dengan tubuh seperti serangga yang kekurangan gizi ? Astaga ia tak bisa membayangkannya.
Kyuhyun sendiri pun ikut menikmati hidang yang di pesan oleh ratu Hiu hwi dan pangeran tampan Gyeol. Dua orang ini merajai meja dengan alasan yang berhasil membuat Kyuhyun bungkam. Rasanya ia tengah jadi budak dan dua orang itu adalah penjajah-____-
Setelah puas dengan hidangan tujuh digit angkal nol di belakangnya mereka pun memilih untuk berkeliling sebentar. Sebenarnya Kyuhyun ingin cepat pulang karena lelah, tapi lagi-lagi wanita itu memaksanya dengan alasan yang sama.
“Ini keinginan anak mu”
Selalu saja begitu, memangnya anak itu benar-benar memintannya ? bagaimana wanita itu bisa tahu ? apa ada jalur khusus di tubuh wnaita itu supaya anaknya bisa mengatakan apa keinginannya ? Jika iya, kenapa anak itu tak meminta agar Eomma-nya bersikap baik padanya dan kalau perlu menurut saja ia sudah bersyukur. Sebenarnya anak siapa yang di dalam itu ? Kenapa tak menurut sekali dengan keinginannya-___-
“Kyu, kajja ke tempat karoke” ajak Hiu hwi sembari mengapit lengan Kyuhyun manja, yah beginalah wanita itu jika sudah banyak permintaan
“Ada Gyeol kau lihat. Ia masih terlalu kecil pergi ke tempat seperti itu”
Hiu hwi merajuk dengan menggerakan lengan Kyuhyun kasar “Dia pasti akan asik dengan PSP barunya, ayolahhh~~~~” bahkan kini wanita itu bisa mengeluarkan puppy eyes-nya hanya untuk membujuk Kyuhyun, dulu Kyuhyun tak pernah menyangka jika wnaita itu bisa semanis ini jika sedang merayu-___-
“Aku sudah tidak punya uang karena membelikan Gyeol PSP baru. Bahkan bulan ini aku belum menambah satu pun kaet game ku” Kyuhyun tetap saja ingin menggoda wanita itu untuk terus merayunya, tapi memang pada kenyataannya dompetnya menipis karena membayar makanan juga membelikan Gyeol PSP baru. Tadi saat melewati Game counter Gyeol kembali merengek ingin membeli PSP baru yang ia inginkan bulan lalu, dan Kyuhyun tetap tak ingin membelikannya tapi karena Hiu hwi yang memaksa dan membawa-bawa alasan yang membuatnya bungkam. Akhirnya ia menurut. Jadilah dompetnya menipis-__-
Hiu hwi mengerucutkan bibirnya kesal dan memukul lengan Kyuhyun yang di ampitnya keras “Yak ! Kau kan kaya ! Kajjaa…” wanita itu menarik-narik lengan Kyuhyun untuk masuk ke tempat karoke di ikuti Gyeol yang di belakang Kyuhyun dengan mata yang fokus pada PSP. Ia terlalu asik dengan dunianya.
Pada akhirnya mereka membocking satu ruangan selama satu jam dengan berbagai pesanan cemilan yang di raja oleh ratu Hiu hwi. Menipis sudah dompet Kyuhyun. Hiu hwi tampak antusias dengan memilih berbagai lagu yang ingin di nyanyikannya, tapi ternyata Kyuhyun meminta hanya lagu-lagu grup dan solonya saja. Dan setiap part Kyuhyun di lagu yang dinyanyikan Hiu hwi, pria itu akan menyelanya dengan suara emassssssnya ! Dan sekarang tampak siapa yang lebih antusias bernyanyi di ruang itu. KYUHYUN .
“Yak ! Kenapa kau bernyanyi lagi !!!” pekik Hiu hwi kesal karena sudah tiga kali pria itu bernyanyi dan ia dilarang mengeluarkan suara
“Mianhaee… tapi ini bagian lagu ku dan aku tak mengijinkan siapa pun menyanyikannya terutama kau”
Hiu hwi terduduk lemas dan bosan di ruangan itu bersama Gyeol yang tampaknya sudah lelah bermain. Ia memejamkan matanya sebentar menetralkan, lalu mendongak. Gelap. Dimana ini ? Ia melihat hyungnya tengah bernyanyi dengan suara tak sebagus suaranya dengan tarian yang tak jelas. Benarkah hyungnya ini member SUPER JUNIOR ?
Gyeol bagkit setelah sebelumnya menaruh PSP itu di meja yang penuh dnegna cemilan juga kaleng-kaleng yang tak ia ketahui. Ia berada di belakang Kyuhyun dan….
PPPLLLAAAKKKK !
“YYYAAAAKKKKKK!” teriak Kyuhyun kesakitan, bagaimana tidak saat ia menghayati part lagunya dengan dance terbaiknya ia merasakan bokong indahnya yang tersexy (menurutnya) di pukul seseorang.
Ia menjatuhkan mic dan berbalik melihat siapa si pelaku, ia bersumpah akan mencekik orang itu. Tapi ia tak melihat siapa-siapa selain Hiu hwi yang tenagh menikmati cemilannya, ia mengedarkan pandangannya dan jreng jreng….
Gyeol melambai-lambai dengan memasang wajah innocent nya
“YYYAAAAKKK ! BOCAH TENGIK !!!!!!!!!”
Gyeol hanya terkik melihat hyungnya naik pitam, ia langsung berlari mengambil mic yang jatuh tadi dan menekan beberapa nomor untuk mengganti lagunya. Semua lagu ini sangatlah buruk jika dinyanyikan oleh hyungnya-___-
Kyuhyun yang masih mengusap bokongnya yang indah itu pun siap utnuk mencekik Gyeol seperti sumpahnya tadi. Tapi belum ia bergerak bocah itu sudah menghentikannya dengan tangan yang menghadang
“SSTTOOPPP! Gyeol akan belnyanyi ! Noona lagu ini untuk mu …. Kau pasti akan telpesona dengan suala ku tidak sepelti Kyuhyun hyung tadi, sualanya sungguh aneh”
Kyuhyun siap protes namun terpaksa tertunda lagi karena musik sudah bermain, baiklah kita lihat siapa yang payah dalam bernyanyi–––batin Kyuhyun
Noonan neomu yeppeoseo namjadeuli gaman an dweo
Heundeullineun geunyeoae mam sashil algo isseo
Geunyeoaegae salangeun Hansoonganae neukkimil ppoon
Mola haedo nayegaen salmae evelything
Ama geunyeoneun eolin naega budam seuleo oongabwa
Nal balaboneun nunbitchi malhaejujana
And I think I’m gonna hate it gill kkeutchi daga oneun geol
Gaseumi malhaejunda nuga mworaedo
Noonan neomu yeppeo
(Geu geunyeoleul boneun naneun) Michyeo
(Ha hajiman ijen jicheo)
Leplay, leplay, leplay
Chooeoki nae mameul halkwiyeo
(Ah apaseo ijen mameul) Gochyeo
(Da dagaol ibyeolae nan)
Leplay, leplay, leplay
[ Shinee - Leplay (versi Gyeol) ]
Hiu hwi sepertinya benar-benar terpesona dengan suara Gyeol sampai-sampai ia tak sadar tak berkedip sama sekali. Sedangkan Kyuhyun bengong, bocah ini ternyata kadar narsisnya sudah pecah. Dengarlah bahkan beberapa kata ada yang salah karena kecadelannya di huruf “R” rasnaya ia ingin sekali tertawa di depan bocah itu, tapi saat melihat Hiu hwi begitu terpesona, ia mengurungkannya. Ia tak ingin jadi perkedel.
“Aisshh … berikan mic-nya pada ku, dengarkan suara hyung mu ini kau pasti akan terpesona. Tadi itu hanya permulaan saja”
Gyeol memberikan mic-nya terpaksa dan berjalan untuk duduk di samping Hiu hwi yang masih tercengang. Ia tak menyangka anak sekecil Gyeol bis amerayu wanita dewasa sepertinya dengan aegyo yang sungguh ia ingin memakannya.
Jamkkan gidaryeojullae jigeum derireo galge
wae jakku ulgiman hani marae marae eodi-e inni
niga saranghaneun sarami neoreul dugo gan geoni
jibeuro deryeoda julge gaja gaja barami cheoga-unikka
Neoreul ullineun geu sarami mweoga geureoke joheuni
neoneun moreuji neoman moreuji neoreul saranghaneun nae mameul
georeumi neurin naega meonjeo gaji mothaeseo
nae jaril ppaetkkin apeun sarangeul
Neo-ui eunneun moseubi nuguboda yeppeunji
geu saram algina hani jeongmal jeongmal algodo neoreul ullini
ireum moreuneun dangshinege butak hanaman haneunde
Saranghaejweoyo saranghaejweoyo naega saranghaneun geunyeoreul
sangshini na daeshine gajin na-ui geunyeoreul
hamburo darul saenggakhamyeon andweyo
Saranghaejweoyo nae ma-eumdo mollajun
eun geunyeoreul
geunyeoga saranghaneun saram dangshininikka
naboda manhi saranghaejweoyo
dashineun ullijineun marayo
[Kyuhyun - Please Love Her]
Hening……………
Kyuhyun mengakhiri bait terakhir lagunya dengan mulus tapi sayangnya tak semulus keadaan di ruangan ini. Ia menetralkan perasaannya yang tadi sempat ikut terhanyut di lagu ini dan menoleh kebelakang, melihat seberapa terpesonanya dua orang itu. Tapi apa ini ? Hiu hwi hanya memasang wajah datarnya dengan air muka yang tak di ketahuinya bahkan ia tak bisa menebaknya. Dan lihatlah bahkan Gyeol tampak sama dengan wanita itu. Begitu menakjubkan kah nyanyiannya hingga membuat dua orang itu aneh.
Di saat ia berbangga diri, tiba-tiba saja Hiu hwi dengan gerakan cepat berdiri dari berlari ke luar ruang karoke meninggalkan tasnya. Awalnya Kyuhyun ingin mengejar, namun mengingat Gyeol ada di tempat itu, sangatlah berbahaya Gyeol masih terlalu minim di tinggal di tempat maxim ini.
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Apa malam ini tengah terjadi badai ? seperti badai pisau yang jatuh dari langit yang dengan mudahnya lolos menembus tubuhnya dan menancap di hatinya. Benarkah ada badai itu malam ini ? Berarti semua orang merasakannya bukan ? Tapi apa yang dilihatnya, semua tampak tersenyum bahagia, tertawa bersama pasangannya masing-masing, lalu dimana bagian mereka merasakan sakit seperti yang dialaminya ? Apakah hanya dia yang mengalami ini ? Benarkah ? Kenapa ? Kenapa hanya dia ? Apa hanya dia yang begitu pantas merasakannya ? Apakah itu adil ? Dimana keadilan saat ini untuk dirinya. Ia tak sanggup.
Flashback
Di bawah serbuan hujan sore menjelang malam dengan hawa dingin yang menusuk sepasang kekasih tengah berbagi kehangatan dengan pelukan mereka. Di bawah toko yang sudah tak ada pemiliknya menjadi tempat teduh mereka. Tak banyak yang berlalu lalang hanya beberapa pekerja bangunan.
“Masih dingin ?” tanya sang namja yang masih setia membagi kehangatan pada yeojanya yang memang sudah terlihat lemah karena kedinginan
“Dingin ….” yeoja itu kembali merintih dan mengeluh kedinginan, sejak kecil ia memang tak kuasa dnegan hawa dingin yang berlebihan. Namja itu semakin mengeratkan pelukannya tak peduli dengan orang yang ada dan juga pakaiannya yang semakin basah karena pakaian yeojanya yang basah.
“Peluklah aku yang erat” gumaman berupa perintahan itu pun dilakonan sang yeoja dengan lemah, ia tak sanggup sungguh.
Setelah beberapa jam mereka menunggu akhirnya hujan berhenti, yeoja itu sudah terlihat lebih baik karena mengganti pakaian yang basahnya dengan sweater sang namja yang ada di tempat penyimpanan di motornya
“Ingin kembali sekarang ?” tanya sang namja yang kini masih mengenakan pakaiannya yang basah
Yeoja itu melirik sang namja yang tampak sangat buruk dengan pakaian basahnya “Oppa tidak kedinginan ?” tanyanya lembut
“Ani… Kau sudah tak kedinginan bukan ?”
Yeoja itu memincingkan matanya “Gotjimal ! Lihatlah bibir mu yang sudah membiru itu” direngkuhnya wajah namja itu dan memeriksa setiap lekuknya
“Gwenchana…. Asal kau tak kedinginan itu lebih baik” namja itu bersikap baik-baik saja demi yeojanya yang sangat ia cintai.
“Aniyo … jika oppa skait bagaimana dengan ku ? Siapa yang akan menemani ku ? menggandeng tangan ku ? menggenggam hangat tangan ku saat berjalan ? melindungi ku saat ada yang mengganggu ? menenagkan ku saat aku ketakutan ? Siapa lagi kalau bukan oppa… jadi aku mohon jujurlah, apa kau kedinginan ?” yeoja itu mencecar namjanya dengan rentetan pertanyaan yang menuntut, jika saja ia tak mencintai yeoja itu ia pastika bibir mungil itu tak akan berada pada tempatnya tepat yeoja itu belum menyelesaikan perkataannya. Ia tak suka di ceramahi…
“Geure… Aku kedinginan ..” aku namja itu, akhirnya namja ini berkata jujur, batin snag yeoja
Yeoja itu tersenyum “Ahh… Repot juga membuat mu berkata jujur, eoh, ?!”
“Tidak juga”
“Repot”
“Ani”
“Repot”
“Aku kedinginan” ucap namja itu membuat sang yeoja bungkam, ya apa yang harus dilakukannya saat ini untuk menghangatkan namjanya ? padahal ia sendiri yang memaksa namja itu untuk berkata jujur
“Kenapa kau diam ?”
Yeoja itu tersadar dan sedetik kemudian senyum cerah terpancar dari bibirnya “Oppa… Kau kedinginan bukan ?”
Namja itu mengangguk “Geure… Kau ingin hangat bukan ?”
Namja itu mengangguk lagi,
“Aku akan menghangatkan mu”
CUP !
First kiss………….
TBC.....
MERCI........

GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH.
AAANNNYYEEEOONGGG !! ^^^ SAENGIE BACK…. (BACKSOUND SHINEE) MIANHAE KALAU KEMARIN-KEMARIN LAMA BANGET POSTNYA DAN SKEARANG SAENGIE PERCEPAT SEBAGAI PERMINTAAN MAAF J GOMAWO MASIH MEMBERI KASIH SAYANG UNTUK FF INI, WALAU LIKERSNYA SEDIKIT LEBIL HEHE XD DAN MIANHAE JUGA BUAT PART KEMARIN, SAENGIE AKUI ITU BURUK BANGET KOSA KATA DAN KATA-KATANYA XD (KETAUAN SUKA BACA NOVEL DEWASA) DAN SEMOGA DI PART INI TAK ADA KATA-KATA YANG MENYELEWENG LAGI….
MERCI…….^^
Link :
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=460654983983112&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=457901844258426&refid=21
part 3 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=461558417226102&refid=21
part 4 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464598356922108&refid=21
part 5 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=475335529181724&refid=21
tambahan buat yang suka baca ff dance music & love
part 1 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=464962263552384&refid=21
part 2 : https://m.facebook.com/note.php?note_id=476380252410585&refid=21
HAPPY READING ^^
Part 6 [She is…….]
Hari sabtu yang cerah di awal minggu musim semi, banyak orang yang pergi berlibur untung memanfaatkannya. Tapi tidak dengan kumpulan manusia yang ada di dalam Apartemen 3288 ini, mereka tidak melakukan hal khusus atau sekedar keluar menikmati udara segar. Mereka masih terjatuh di dunia mimpi yang indah di balik hangatnya selimut dan di tambah pelukan tak sadar. Siapa yang berpelukan ? Kyu-Hwi kah ?
“Kyuhyun ah….” lirihan kecil yang mengawali suara di Apartemen itu akhirnya terdengar, tapi tidak dengan orang yang sedang pelukan itu.
“Kyuhyun ah palli ireona..!!!!” salah satu diantara mereka merasakan sesuatu tengah mengguncangkan tubuhnya. Di dalam mimpi ia tengah bersama seorang bidadari dengan sesuatu yang ia idam-idamkan seperti devil’s clothes dan teman-temannya.
“Palli … Palli ireona Kyuhyun ah !!!!” bahkan kini ia merasakan sebuah tangan menjawir telinganya, sontak saja ia bergerak dan tentu berhasil membuat mimpi indahnya dengan bidadari devil’s clothes hancur-____-
Kyuhyun menggeliat dan mencoba membuka matanya perlahan karena ia langsung di sambut oleh cahaya langsung yang berasal dari jendela tak bertirai. Siapa yang membukanya tepat di hadapannya, bagaimana jika ia tiba-tiba saja kehilangan penglihatannya-___- (lebay) Ia merubah posisi tidurnya melihat siapa pengganggu mimpi indahnya, tapi sesaat ia merasa tengah memeluk sesuatu, guling kah ? pendek sekali -___-
“Mwondae ?” tanyanya setengah sadar karena ia rasa kepalanya tengah pening, ah mungkin karena wine yang semalam bersama wanita itu. Ya semalam entah ada angin dari pintu surga sebelah mana ia dan Hiu hwi minum wine bersama setelah berhasil menidurkan Gyeol yang rewel karena tak di perbolehkan membeli PSP baru olehnya hingga larut malam, atau mungkin subuh ?
Wanita itu menyodorkan stick putih yang bentuknya tak rata, karena dari atas sedikit lebar namun terun kebawah menjadi slim
Kyuhyun menerimanya dengan tangan asal karena matanya ia tenggelamkan ke selimut “Ige mwoya ?”
“Lihatlah”
Kyuhyun mendesis dan melihatnya dengan mata 5 watt “Aku tak mengerti” pasrahnya dan menaruh benda itu ke selimut di sampingnya, Hiu hwi mendecak kesal, pria ini kenapa bodoh sekali-___-
“Lihatlah, itu dua garis”
Kyuhyun mengangkat benda itu dan melihatnya lagi “Dua garis ?” gumamnya
Hiu hwi mengangguk, “Dua garis, waeyo ?” tanya Kyuhyun masih tak mengerti
Hiu hwi sudah habis kesabaran menghadapi orang sakau tidur ini, ia merebut benda itu dan memukulkannya di kepala pria itu
“Lihatlah, aku sudah dua garis. Kenapa kau bodoh sekali, eoh ?!” pekik Hiu hwi setengah berteriak karena ia masih sadar kalau ada malaikat kecil di kamar itu tengah tidur dengan mengemut jempul mungilnya.
Kyuhyun yang terganggu karena pukulan benda dua garis yang terus saja di sebut wanita pun akhirnya bangkit dan menatap tajam si pemukul “Yak ! Kaalu dua garis memangnya kenapa ? Aku tak mengerti benda test berisi itu !” dengan kesal ia kembali merebahkan dirinya kasar, meringkuk memeluk selimut.
Hening……………………………………………………………….
Hiu hwi bengong…………………………………………………
Pria ini benar-benar bodoh kah ?
Tapi sebuah kilat menyambar otak Kyuhyun sedetik kemudian.
Dua garis …
Tes berisi …
Dua garis …
Tes berisi …
Berarti….
SRREREEKKKK !
“Yak ! Kau hamil ?” pekiknya kencang begitu tersdaar dari keterlambatannya, ternyata ia memang bodoh saat lima watt
Hiu hwi berdecak kesal, akhirnya pria lima watt ini sadar juga. Ia mengangguk dan kembali melempar benda itu.
“Kau berhasil, tuan Cho !” pujinya setengah menyindir dan langsung pergi meninggalkan pria yang tengah terbengong tak percaya. Yeoja itu…Dua garis…Ter berisi…Hamil…Dan ia berhasil….
SSRREEKKK !
BRAKKK !
DREP..DREP..
GREEEPPPP!
“Gomawo…” lirihnya di telinga wanita yang ada di pelukannya itu, ia tak menyangka wanita ini…Akhirnya….Penantiannya….
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
“Nnnooonnnaaaa !!!” teriak suara khas anak kecil yang melengkik di pagi menyingsing siang. Ini hari rabu tapi kenapa bocah itu masih di rumah ?
“Yak ! Kau belum berangkat ? Bukankah tadi Noona suruh pergi bersama Hyung ?” Hiu hwi yang baru saja membereskan kamar setelah mencuci piring terkejut melihat bocah itu masih duduk di sofa dengan tangan yang memegang PSP hitam milik Kyuhyun.
“Aaahhh Shiilleooo ! Aku inginnya belsama Noona” bocah itu bahkan tak ada takutnya sama sekali dengan Hiu hwi saat wanita itu sedang marah, padahal Kyuhyun saja akan langsung berlari ke taman yang ada di samping Apartemen ini.
Hiu hwi jongkok mensejajari tingginya dnegan bocah yang tengah menarik ujung kaos besarnya “Tapi kau jadinya terlambat bukan ?”
Gyeol mengeluarkan aegyo-nya yang tak mungkin Kyuhyun miliki, bisa di bilang ia adalah tranformasi Kyuhyun yang sudah sempurna tidak setengah-setengah seperti pria itu. “Hari ini libul, jadi bisakah kita perlgi ke mall ?”
“Libur ? Mwondae ?
“Ahhh mollaaa ! Yeppeo Songsaenim bilang hali ini sekolah libul,, jadi ayo kita pelgi ke mall” Gyeol menarik-narik kaos di bahu Hiu hwi dengan manja
“Kau yakin libur ? bukan belajar di rumah ?” Hiu hwi kini menggoda Gyeol dengan smirk yang ia pelajari dari Kyuhyun setiap menggoda Gyeol yang manja ini.
“Aiisshh ! Apa bedannya dengan itu ! Pokoknya ayo pelgi ke mall” Gyeol menarik tangan Hiu hwi hingga wanita itu nyaris tersungkur
“Arra … Arraseo .. Noona ganti pakaian dulu. OK ?” Hiu hwi membentuk lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari yang di lengkungkan dan menempel.
“OK !” begitu pun dengan Gyeol.
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Hari sudah menunjukkan akan gelap namun Gyeol dan Hiu hwi tampak tak ingin beranjak meninggalkan tempat itu. Lebih dari 3 jam mereka habiskan untuk bermain game dan sudah 3 gelas americano coffee tergeletak lesu tak berisi di depan Hiu hwi. Ia bahkan tak ingat jika sudah melewatkan jam makan siang, padahal di dalam tubuhnya ada penumpang kehidupan. Ya Hiu hwi tengah hamil dan ini memasuki bulan ke dua kehamilannya. Tak ada hal aneh yang di rasakannya, seperti mengidam atau apa ia tetap sama seperti biasa. Tapi kehamilannya ini masih tidak di ketahui Gyeol, ia sepakat dengan Kyuhyun jika perutnya sudah membesar baru Gyeol akan di beri tahu, karena bagaimana pun bocah itu secara tidak langsung terlibat dalam kontrak ini.
Drrrttt… Drrrtt… Drrrttt
“Yeobseyo” sahutnya
“Eodiga ?”
“Game center bersama Gyeol”
“Yak ! Untuk apa kalian kesana ?!”
“Menemani Gyeol, kasihan ia bosan di rumah” jawab Hiu hwi dengan mata yang masih fokus ke depan sebentar lagi ia akan mengalahkan bocah ini
“Mwo ?! Bukankah hari ini Gyeol sekolah ?”
“Saem-nya bilang sekolah di liburkan”
“Aiiiggoo ! Sebutkan game center mana ?”
“Kau akan menyusul ?” tanya Hiu hwi tak percaya bahkan ia mengabaikan permainan yang sebentar lagi akan di menangkannya
“Palliii ….!”
“Eoh ------------------“
Beberapa saat kemudian ………….
Kyuhyun masuk ek dalam lift dengan kepala yang menunduk membenarkan topi untuk menutupi wajahnya walau pun sedikit. Ia sudah lengkap dengan penyamarannya, masket dan topi, tadi saat ia mengatakan akan pergi menemui wanita itu pada hyung-hyung nya mereka menyarankan memakai kaca mata, bukankah itu semakin terlihat seperti artis karena ketampanannya saat memakai kaca mata ? Dan bukankah itu berlebihan sekali, topi, kaca mata dan masker, sungguh ia persis seperti teroris.
Ia sering ke mall ini karena salah satu toko game langganannya memang ada di tempat ini, bahkan ia bisa seharian di tempat ini hanya untuk bermain di game center. Dan sekarang ia kembali ke tempat ini dengan niat yang lain tak ada bermain game atau membeli cd game baru, melainkan mencari wanita berisinya. Tadi saat jam makan siang ia menelpon ke Apartemen namun tak ada yang mengangkat, ia mengira wanita itu menjemput Gyeol namun tadi ia menelpon lagi, ternyata wnaita itu menyeleweng. Di game center bersama Gyeol yang menipunya. Ya sebenarnya tak ada libur apa pun di sekolah bocah itu, karena sebelum ia menelpon wanita itu kedua kalinya, guru Gyeol menelpon dan menanyakan bocah itu karena tak ada di sekolah. Tentu Kyuhyun kesal, kecil-kecil sudah berbohong. Dulu saja ia selalu menjadi anak jujur yang rajin sekolah. Mungkin.
Matanya mencari wanita itu di sekitar game center, namun ia tak menemukannya.
Eodiso ?
Restoran jepang
Kyuhyun langsung melangkah, ia tahu dimana restoran yang dimaksud karena itu termasuk restoran favoritnya di daerah ini. Di meja ujung sana, ia melihat anak kecil tengah memainkan sedotan susu strawberrynya dan wanita yang tengah merebahkan kepalanya di meja memperhatikan anak kecil di depannya. Dari rautnya terlihat sekali garis kelelahan yang tercetak jelas. Kyuhyun langsung menghampiri mereka dan duduk di samping wanita itu
“Eoh, wasseyo…”
Kyuhyun hanya mengangguk “Gyeol ah….” ia menatap anak kecil itu tajam, sedang Gyeol masih asik memainkan sedotannya.
Sebelum Kyuhyun membuka mulut untuk menceramahi anak kecil ia merasakan sakit di kepalanya, sesuatu memukulnya
“Yaaakkkk ! Gara-gara kau aku kalah bertarung dengan Gyeol. Kau tahu padahal aku hampir saja menang tapi karena kau aku jadi kalah. Aku kalah telak, 20-0. Semuanya karena kau….!!!!!!” Hiu hwi mencecar Kyuhyun dengan ucapan kesalnya juga pukulan dengan tasnya yang hanya berisi keperluan wanita saja, tapi masalahnya ada handphone juga i-pad disana-_-
“Yaakk…. Appoo! Mwogoyaa ?!!!” rintih Kyuhyun dengan pekikannya, bahkan mereka tak menyadari semua mata memperhatikan pertengkaran mereka, Gyeol yang ada di depan mereka pun hanya bisa menghela nafas dan mengambil ponsel Kyuhyun yang tergeletak di meja lalu memotret adegan memalukan itu. Ia tersenyum miring
“Yakkk … yakkk.. aiissshhh… appo .. appo.. geumahee!!!” Kyuhyun terus merintih kesakitan, bagaimana tidak kepalanya sudah hampir pecah rasanya. Dan setelah lamanya berdebat hati dan pikiran Hiu hwi berhenti dan menarik nafas cepat. Ia melirik ke segala arah dan semua orang memandang mereka aneh. Seperti penggangu.
“Noona aku lapalllll…” rengek Gyeol yang akhirnya bisa bersuara setelah sekian lama menunggu pertengkaran dua alien yang menjadi pengganggu di Restoran ini.
Kyuhyun yang masih memijit kepalanya karena pukula Hiu hwi langsung naik pitam begitu mendengar suara bocah itu, ia melempar tatapan mengerikan “Yak ! Gyeol !”
Gyeol melirik malas “Mwondae ?”
Kyuhyun menjitak kening Gyeol dengan telunjuknya “Kau kurang hajar !”
Gyeol mengusap keningnya yang perih karena jitakan Kyuhyun “Aisshh ! Hyung kenapa kau menjitak kening ku ?! Kau tahu semua yang ada di tubuh ku ini mahal jadi kau tidak boleh sembalangan memegangnya !”
Kyuhyun mengendus kesal, bocah ini kenapa kadar kenarsisannya tinggi sekali, ia pun bersiap memberi jitakan lagi sebelum akhirnya di dahului oleh wanita di sampingnya
“Gyeol, kau mau pesan apa ?” tanya Hiu hwi melihat-lihat buku menu
Gyeol siap menjawab dengan makanan favoritenya harus terurung karena Kyuhyun mendahuluinya-__- “Yak ! Kenapa kau selalu merusak suasana saat aku ingin memarahi bocah ini ! Kau–––––“
“MWWOOO ?! MWO ?! MWO ?! KAU TIDAK SUKA ?! KAU INGIN MEMARAHI KU JUGA ! KAU TIDAK LIHAT GYEOL KELAPARAN ! DIA BAHKAN BELUM MAKAN SIANG !” Hiu hwi naik pitam sebelumnya ia sudah bisa mengontrol emosinya tapi entah setelah melihat wajah pria ini rasanya tingkat emosinya meningkat.
“Mwo ?! Kau belum makan siang ?” Kyuhyun menghadap Gyeol yang kini tengah memasang wajah melas karena kelaparan dan hanya sanggup mengangguk
“Lalu kau juga ?!” kini Kyuhyun bertanya pada Hiu hwi yang tengah mengatur nafas setelah mengeluarkan emosinya lagi, ia melirik malas dan mengangguk
“Yaakk ! Aish ! Kau bod––––“ ucapan Kyuhyun tergantung saat pandnagannya bertemu dengan Hiu hwi yang tengah memberikan tatapan tajam sekaligus mematikan. Rasanya semua alat kerja tubuh terbungkam begitu saja hanya dengan sebuah tatapan.
Kyuhyun pun mendesis pasrah “Aisshh ! Lebih baik kita pesanan makan sekarang” akhirnya Kyuhyun memilih mengalah menahan emosinya karena dua manusia gila ini melupakan makan siang. Tidak masalah dengan Gyeol, tapi bagaimana dengan Hiu hwi ? Wanita itu tengah berbadan dua, dan itu adalah badan dari anaknya. Bagaimana jika anak itu lahir dengan tubuh seperti serangga yang kekurangan gizi ? Astaga ia tak bisa membayangkannya.
Kyuhyun sendiri pun ikut menikmati hidang yang di pesan oleh ratu Hiu hwi dan pangeran tampan Gyeol. Dua orang ini merajai meja dengan alasan yang berhasil membuat Kyuhyun bungkam. Rasanya ia tengah jadi budak dan dua orang itu adalah penjajah-____-
Setelah puas dengan hidangan tujuh digit angkal nol di belakangnya mereka pun memilih untuk berkeliling sebentar. Sebenarnya Kyuhyun ingin cepat pulang karena lelah, tapi lagi-lagi wanita itu memaksanya dengan alasan yang sama.
“Ini keinginan anak mu”
Selalu saja begitu, memangnya anak itu benar-benar memintannya ? bagaimana wanita itu bisa tahu ? apa ada jalur khusus di tubuh wnaita itu supaya anaknya bisa mengatakan apa keinginannya ? Jika iya, kenapa anak itu tak meminta agar Eomma-nya bersikap baik padanya dan kalau perlu menurut saja ia sudah bersyukur. Sebenarnya anak siapa yang di dalam itu ? Kenapa tak menurut sekali dengan keinginannya-___-
“Kyu, kajja ke tempat karoke” ajak Hiu hwi sembari mengapit lengan Kyuhyun manja, yah beginalah wanita itu jika sudah banyak permintaan
“Ada Gyeol kau lihat. Ia masih terlalu kecil pergi ke tempat seperti itu”
Hiu hwi merajuk dengan menggerakan lengan Kyuhyun kasar “Dia pasti akan asik dengan PSP barunya, ayolahhh~~~~” bahkan kini wanita itu bisa mengeluarkan puppy eyes-nya hanya untuk membujuk Kyuhyun, dulu Kyuhyun tak pernah menyangka jika wnaita itu bisa semanis ini jika sedang merayu-___-
“Aku sudah tidak punya uang karena membelikan Gyeol PSP baru. Bahkan bulan ini aku belum menambah satu pun kaet game ku” Kyuhyun tetap saja ingin menggoda wanita itu untuk terus merayunya, tapi memang pada kenyataannya dompetnya menipis karena membayar makanan juga membelikan Gyeol PSP baru. Tadi saat melewati Game counter Gyeol kembali merengek ingin membeli PSP baru yang ia inginkan bulan lalu, dan Kyuhyun tetap tak ingin membelikannya tapi karena Hiu hwi yang memaksa dan membawa-bawa alasan yang membuatnya bungkam. Akhirnya ia menurut. Jadilah dompetnya menipis-__-
Hiu hwi mengerucutkan bibirnya kesal dan memukul lengan Kyuhyun yang di ampitnya keras “Yak ! Kau kan kaya ! Kajjaa…” wanita itu menarik-narik lengan Kyuhyun untuk masuk ke tempat karoke di ikuti Gyeol yang di belakang Kyuhyun dengan mata yang fokus pada PSP. Ia terlalu asik dengan dunianya.
Pada akhirnya mereka membocking satu ruangan selama satu jam dengan berbagai pesanan cemilan yang di raja oleh ratu Hiu hwi. Menipis sudah dompet Kyuhyun. Hiu hwi tampak antusias dengan memilih berbagai lagu yang ingin di nyanyikannya, tapi ternyata Kyuhyun meminta hanya lagu-lagu grup dan solonya saja. Dan setiap part Kyuhyun di lagu yang dinyanyikan Hiu hwi, pria itu akan menyelanya dengan suara emassssssnya ! Dan sekarang tampak siapa yang lebih antusias bernyanyi di ruang itu. KYUHYUN .
“Yak ! Kenapa kau bernyanyi lagi !!!” pekik Hiu hwi kesal karena sudah tiga kali pria itu bernyanyi dan ia dilarang mengeluarkan suara
“Mianhaee… tapi ini bagian lagu ku dan aku tak mengijinkan siapa pun menyanyikannya terutama kau”
Hiu hwi terduduk lemas dan bosan di ruangan itu bersama Gyeol yang tampaknya sudah lelah bermain. Ia memejamkan matanya sebentar menetralkan, lalu mendongak. Gelap. Dimana ini ? Ia melihat hyungnya tengah bernyanyi dengan suara tak sebagus suaranya dengan tarian yang tak jelas. Benarkah hyungnya ini member SUPER JUNIOR ?
Gyeol bagkit setelah sebelumnya menaruh PSP itu di meja yang penuh dnegna cemilan juga kaleng-kaleng yang tak ia ketahui. Ia berada di belakang Kyuhyun dan….
PPPLLLAAAKKKK !
“YYYAAAAKKKKKK!” teriak Kyuhyun kesakitan, bagaimana tidak saat ia menghayati part lagunya dengan dance terbaiknya ia merasakan bokong indahnya yang tersexy (menurutnya) di pukul seseorang.
Ia menjatuhkan mic dan berbalik melihat siapa si pelaku, ia bersumpah akan mencekik orang itu. Tapi ia tak melihat siapa-siapa selain Hiu hwi yang tenagh menikmati cemilannya, ia mengedarkan pandangannya dan jreng jreng….
Gyeol melambai-lambai dengan memasang wajah innocent nya
“YYYAAAAKKK ! BOCAH TENGIK !!!!!!!!!”
Gyeol hanya terkik melihat hyungnya naik pitam, ia langsung berlari mengambil mic yang jatuh tadi dan menekan beberapa nomor untuk mengganti lagunya. Semua lagu ini sangatlah buruk jika dinyanyikan oleh hyungnya-___-
Kyuhyun yang masih mengusap bokongnya yang indah itu pun siap utnuk mencekik Gyeol seperti sumpahnya tadi. Tapi belum ia bergerak bocah itu sudah menghentikannya dengan tangan yang menghadang
“SSTTOOPPP! Gyeol akan belnyanyi ! Noona lagu ini untuk mu …. Kau pasti akan telpesona dengan suala ku tidak sepelti Kyuhyun hyung tadi, sualanya sungguh aneh”
Kyuhyun siap protes namun terpaksa tertunda lagi karena musik sudah bermain, baiklah kita lihat siapa yang payah dalam bernyanyi–––batin Kyuhyun
Noonan neomu yeppeoseo namjadeuli gaman an dweo
Heundeullineun geunyeoae mam sashil algo isseo
Geunyeoaegae salangeun Hansoonganae neukkimil ppoon
Mola haedo nayegaen salmae evelything
Ama geunyeoneun eolin naega budam seuleo oongabwa
Nal balaboneun nunbitchi malhaejujana
And I think I’m gonna hate it gill kkeutchi daga oneun geol
Gaseumi malhaejunda nuga mworaedo
Noonan neomu yeppeo
(Geu geunyeoleul boneun naneun) Michyeo
(Ha hajiman ijen jicheo)
Leplay, leplay, leplay
Chooeoki nae mameul halkwiyeo
(Ah apaseo ijen mameul) Gochyeo
(Da dagaol ibyeolae nan)
Leplay, leplay, leplay
[ Shinee - Leplay (versi Gyeol) ]
Hiu hwi sepertinya benar-benar terpesona dengan suara Gyeol sampai-sampai ia tak sadar tak berkedip sama sekali. Sedangkan Kyuhyun bengong, bocah ini ternyata kadar narsisnya sudah pecah. Dengarlah bahkan beberapa kata ada yang salah karena kecadelannya di huruf “R” rasnaya ia ingin sekali tertawa di depan bocah itu, tapi saat melihat Hiu hwi begitu terpesona, ia mengurungkannya. Ia tak ingin jadi perkedel.
“Aisshh … berikan mic-nya pada ku, dengarkan suara hyung mu ini kau pasti akan terpesona. Tadi itu hanya permulaan saja”
Gyeol memberikan mic-nya terpaksa dan berjalan untuk duduk di samping Hiu hwi yang masih tercengang. Ia tak menyangka anak sekecil Gyeol bis amerayu wanita dewasa sepertinya dengan aegyo yang sungguh ia ingin memakannya.
Jamkkan gidaryeojullae jigeum derireo galge
wae jakku ulgiman hani marae marae eodi-e inni
niga saranghaneun sarami neoreul dugo gan geoni
jibeuro deryeoda julge gaja gaja barami cheoga-unikka
Neoreul ullineun geu sarami mweoga geureoke joheuni
neoneun moreuji neoman moreuji neoreul saranghaneun nae mameul
georeumi neurin naega meonjeo gaji mothaeseo
nae jaril ppaetkkin apeun sarangeul
Neo-ui eunneun moseubi nuguboda yeppeunji
geu saram algina hani jeongmal jeongmal algodo neoreul ullini
ireum moreuneun dangshinege butak hanaman haneunde
Saranghaejweoyo saranghaejweoyo naega saranghaneun geunyeoreul
sangshini na daeshine gajin na-ui geunyeoreul
hamburo darul saenggakhamyeon andweyo
Saranghaejweoyo nae ma-eumdo mollajun
eun geunyeoreul
geunyeoga saranghaneun saram dangshininikka
naboda manhi saranghaejweoyo
dashineun ullijineun marayo
[Kyuhyun - Please Love Her]
Hening……………
Kyuhyun mengakhiri bait terakhir lagunya dengan mulus tapi sayangnya tak semulus keadaan di ruangan ini. Ia menetralkan perasaannya yang tadi sempat ikut terhanyut di lagu ini dan menoleh kebelakang, melihat seberapa terpesonanya dua orang itu. Tapi apa ini ? Hiu hwi hanya memasang wajah datarnya dengan air muka yang tak di ketahuinya bahkan ia tak bisa menebaknya. Dan lihatlah bahkan Gyeol tampak sama dengan wanita itu. Begitu menakjubkan kah nyanyiannya hingga membuat dua orang itu aneh.
Di saat ia berbangga diri, tiba-tiba saja Hiu hwi dengan gerakan cepat berdiri dari berlari ke luar ruang karoke meninggalkan tasnya. Awalnya Kyuhyun ingin mengejar, namun mengingat Gyeol ada di tempat itu, sangatlah berbahaya Gyeol masih terlalu minim di tinggal di tempat maxim ini.
▓▓▓▓▓▓▓∆nother Love▓▓▓▓▓▓▓
Apa malam ini tengah terjadi badai ? seperti badai pisau yang jatuh dari langit yang dengan mudahnya lolos menembus tubuhnya dan menancap di hatinya. Benarkah ada badai itu malam ini ? Berarti semua orang merasakannya bukan ? Tapi apa yang dilihatnya, semua tampak tersenyum bahagia, tertawa bersama pasangannya masing-masing, lalu dimana bagian mereka merasakan sakit seperti yang dialaminya ? Apakah hanya dia yang mengalami ini ? Benarkah ? Kenapa ? Kenapa hanya dia ? Apa hanya dia yang begitu pantas merasakannya ? Apakah itu adil ? Dimana keadilan saat ini untuk dirinya. Ia tak sanggup.
Flashback
Di bawah serbuan hujan sore menjelang malam dengan hawa dingin yang menusuk sepasang kekasih tengah berbagi kehangatan dengan pelukan mereka. Di bawah toko yang sudah tak ada pemiliknya menjadi tempat teduh mereka. Tak banyak yang berlalu lalang hanya beberapa pekerja bangunan.
“Masih dingin ?” tanya sang namja yang masih setia membagi kehangatan pada yeojanya yang memang sudah terlihat lemah karena kedinginan
“Dingin ….” yeoja itu kembali merintih dan mengeluh kedinginan, sejak kecil ia memang tak kuasa dnegan hawa dingin yang berlebihan. Namja itu semakin mengeratkan pelukannya tak peduli dengan orang yang ada dan juga pakaiannya yang semakin basah karena pakaian yeojanya yang basah.
“Peluklah aku yang erat” gumaman berupa perintahan itu pun dilakonan sang yeoja dengan lemah, ia tak sanggup sungguh.
Setelah beberapa jam mereka menunggu akhirnya hujan berhenti, yeoja itu sudah terlihat lebih baik karena mengganti pakaian yang basahnya dengan sweater sang namja yang ada di tempat penyimpanan di motornya
“Ingin kembali sekarang ?” tanya sang namja yang kini masih mengenakan pakaiannya yang basah
Yeoja itu melirik sang namja yang tampak sangat buruk dengan pakaian basahnya “Oppa tidak kedinginan ?” tanyanya lembut
“Ani… Kau sudah tak kedinginan bukan ?”
Yeoja itu memincingkan matanya “Gotjimal ! Lihatlah bibir mu yang sudah membiru itu” direngkuhnya wajah namja itu dan memeriksa setiap lekuknya
“Gwenchana…. Asal kau tak kedinginan itu lebih baik” namja itu bersikap baik-baik saja demi yeojanya yang sangat ia cintai.
“Aniyo … jika oppa skait bagaimana dengan ku ? Siapa yang akan menemani ku ? menggandeng tangan ku ? menggenggam hangat tangan ku saat berjalan ? melindungi ku saat ada yang mengganggu ? menenagkan ku saat aku ketakutan ? Siapa lagi kalau bukan oppa… jadi aku mohon jujurlah, apa kau kedinginan ?” yeoja itu mencecar namjanya dengan rentetan pertanyaan yang menuntut, jika saja ia tak mencintai yeoja itu ia pastika bibir mungil itu tak akan berada pada tempatnya tepat yeoja itu belum menyelesaikan perkataannya. Ia tak suka di ceramahi…
“Geure… Aku kedinginan ..” aku namja itu, akhirnya namja ini berkata jujur, batin snag yeoja
Yeoja itu tersenyum “Ahh… Repot juga membuat mu berkata jujur, eoh, ?!”
“Tidak juga”
“Repot”
“Ani”
“Repot”
“Aku kedinginan” ucap namja itu membuat sang yeoja bungkam, ya apa yang harus dilakukannya saat ini untuk menghangatkan namjanya ? padahal ia sendiri yang memaksa namja itu untuk berkata jujur
“Kenapa kau diam ?”
Yeoja itu tersadar dan sedetik kemudian senyum cerah terpancar dari bibirnya “Oppa… Kau kedinginan bukan ?”
Namja itu mengangguk “Geure… Kau ingin hangat bukan ?”
Namja itu mengangguk lagi,
“Aku akan menghangatkan mu”
CUP !
First kiss………….
TBC.....
MERCI........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar