Another Love.....Kyu-Hwi [Really.....Not Married]
GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH IT, CAUSE IT’S MY FANTASY.
Buat Jjea eonni get well soon ya ... jangan sakit terus ... kasian aku sama wall mu penuh sana kiriman fans mu :D hahaha eonnii sanghaaaeeeeyyyooooo :* (gila)
HAPPY READING ^^
Part 2 [Really.....Not Married]
Hiu hwi tengah menata semua pakaiannya ke dalam lemari yang telah tersedia di kamar Kyuhyun. Ya, mereka harus tidur satu kamar, karena di Apartemen Kyuhyun hanya ada satu. Semulanya memang Apartemen ini di tempati oleh Kyuhyun-Chaeri tapi setelah kecelakaan itu hanya ada Kyuhyun di Apartemen ini. Hiu hwi juga melihat pakaian Chaeri yang masih dengan nyamannya bertempat di sebelah lemarinya. Kyuhyun memang mengkhususkan lemari pakaian untuk Chaeri dan Hiu hwi harus satu lemari dengannya.
Sekarang Hiu hwi tahu bagaimana sosok Chaeri di mata Kyuhyun––suami kontraknya, Chaeri adalah wanita yang spesial dan sangat diperlakukan khusus oleh pria itu. Sampai-sampai semua barangnya diberi tempat khusus, bahkan semua foto pernikahan juga kebersamaan mereka masih terpanjang kokoh di kamar itu serta di ruangan lainnya. Sepertinya pria itu sangat mencintai gadis yang setengah bernyawa itu, sungguh malang nasib pernikahan mereka.
Chaeri bagaikan sebuah porselin yang sangat dijaga keanggunan serta keelokannya, tak ada satu pun yang bisa menyingkirkan serta menggantikan gadis itu, walau pun itu seorang miss korea sekali pun yang Hiu hwi nilai dari semua perlakuan Kyuhyun terhadapan smeua tentang gadis itu. Walau mereka menikah karena perjodohan, tapi sepertinya mereka terkena karmanya kenaifan tak ingin dijodohkan. Bersumpah tak akan mencintai pasangannya dan akan secepatnya menceriakan dalam hitungan tak lebih dari 8 bulan. Tapi dengan tampang menjijikannya mereka menjilat semua sumpah serapah yang sudah berbentuk air liur yang bernajis di dalam tubuh bumi. Sungguh menggelikan––itu yang ia lihat di semua drama tv.
Hiu hwi keluar dari kamar dan mulai mengelilingi ruangan yang cukup luas itu. Terdapat satu kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, tempat makan dan juga sebuah pantrie. Biasa––komentarnya, karena tempat ini tak jauh beda dengan yang terdahulu. Ia mengira akan berada di dalam sebuah rumah mewah yang nyaman seperti impiannya tapi saat pria itu mengatakan kapan ia akan pindah ke tempat ini, ia langsung berfikir––Apakah seorang seleb tak pernah ingin memiliki rumah sendiri setelah menikah ?
“Hari ini aku ada jadwal jadi kau tak perlu kemana-mana cukup disini saja, nanti malam kita akan merevisi kembali semua perjanjiannya” kata Kyuhyun yang ternyata tengah terduduk nyaman dengan pspnya
“Aku bukan boneka mu” celetuk Hiu hwi tanpa sadar yang membuat Kyuhyun terpaku di depan monitor pspnya
“Aku akan tetap berada disini, Tuan” celetuk Hiu hwi lagi tanpa memperdulikan raut wajah Kyuhyun yang masih sama, ia meresa seperti tengah menahan seeorang anak manusia dan menjadikannya boneka di Apartemennya. Dan ia memilih untuk tak berkomentar…
∏=∏=∏=∏=∏
Seperti perintah Kyuhyun tadi Hiu hwi tak pergi kemana-mana, ia tetap di Apartemn itu menikmati sedikit fasilitas yang ada di kehidupan barunya ini, seperti mungkin menghabiskan semua isi kulkas yang memperlihatkan deretan cenilan yang menggugah selera. Andai saja Kyuhyun ada saat itu, mungkin ia akan terkena stroke mendadak karena Hiu hwi dengan santainya bersiul genit menyambar semua bungkus cemilan. Sampai matahari enggan menampakkan diri Hiu hwi menghibur diri dengan menonton tv dan beberapa episode drama koleksi Kyuhyun. Ia tak percaya jika pria seperti Kyuhyun mengoleksi beberapa drama romantis–––atau mungkin itu bukan miliknya?
Hiu hwi kira ia bisa mempercayai perkatan Kyuhyun yang mengatakan hanya akan pergi sebentar, tapi lihatlah… bahkan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 10 malam dan pria itu belum kembali atau enggan? tapi peduli apa ia dengan perkataan Kyuhyun, semua pria sama saja menurutnya, mulut manis seperti gulali taman bermain malam tempat para mahkluk sepertinya yang jelas beda kasta, mereka rendahan sedangkan dirinya……..
Hiu hwi berjalan ke pantrie dan membuka lemari kaca atas yang belum terjamah olehnya sejak tadi pagi, ya mungkin ia sedikit sibuk dengan cemilannya. Beberapa botol wine berjejer angkuh dihadapannya, dilihat dari namanya kemungkinan besar ini adalah wine dengan harga diatas rata-rata tinggi badannya.
Ternyata ia peminum..... batinnya
Digesernya pelan botol wine itu untuk melihat apa dibelakang botol itu masih ada yang lain selain wine, tapi nihil. Hiu hwi tersenyum kecut, ia mengambil satu botol wine merah dan menutup kembali lemari kaca itu––takut sesuatu akan mencuat k
eluar nantinya. Di tuangkannya wine itu ke gelas kaca panjang yang menurutnya sangat indah, dan saat itu ia mendengar suara decita di ruang depan. Ia melirik sekilas dan menampilkan seseorang berjalan dengan lesu menuju sofa untuk merebah. Itu Kyuhyun … akhirnya pria itu datang. Tapi tak lantas melihat Kyuhyun datang ia menghampirinya, melainkan ia tetap dengan aktivitasnya mencicipi bagaimana rasanya wine selera suami kontraknya itu, entah ia kuat tidak meminumnya.
Kyuhyun yang tadinya memejamkan mata untuk istirahat sejenak tiba-tiba saja membuka matanya tatkala ia mendengar dentingan gelas di pantrie. Ia langsung bangkit untuk menengok dan dilihatnya gadis dengan Lingerie. Ya lingerie dia hanya memakai itu dimalam sedingin ini. Pakaian itu hanya menutupi bagian-bagian penting tubuh atasnya saja, bahkan bagian atas dadanya saja sangat terlihat jelas, seterusnya kain itu transparan sampai beberapa senti diatas lutut. Kyuhyun meneguk air liurnya. Sungguh godaan dahsyat. Pertama kalinya ia melihat live gadis berpakaian seperti ini, bahkan istrinya tak pernah memaikainya atau mungkin ia yakin istrinya tak memiliki pakaian setan ini ? Persetanlah dengan Lingerie!
“Eoh, wasseo ?” seru Hiu hwi membuyarkan pikiran kotor Kyuhyun, hanya sebuah sapaan basa basi kepada suami kontraknya tak salah bukan?
“Apa yang sedang kau lakukan ?” tanya Kyuhyun pelan, seharusnya tanpa bertanya pun ia tahu jika gadis itu tengah meminum koleksi wine-nya, tapi dari pada ketahuan memperhatikan lekuk tubuh dan juga terlintasnya pikiran kotor itu lebih baik. Hiu hwi mengangkat sebelah alisnya namun tetap menjawab dengan mengacungkan gelas kaca yang masih terisi wine. Ia memang peminum yang buruk, bahkan tadi hanya lidahnya saja yang menyentuh wine.
“Kau meminumnya ?” tanya Kyuhyun lagi
Hiu hwi mengangguk, kenapa ?
“Tanpa permisi pada ku ?” pekik Kyuhyun, Hiu hwi hanya diam ia tak mengerti, di lihatnya Kyuhyun mendesah gusar “Apa orang tua mu tak mendidik mu dengan baik nona ? mengambil barang milik orang lain tanpa permisi itu sama saja mencuri ! Dan kau sudah mencuri koleksi wine ku ! Parahnya lagi kau meminumnya di depan ku !” gertak Kyuhyun panjang lebar, ia memang mengoleksi botol-botol wine itu sejak lama. Ia mendapatkannya dari beberapa negara yang ia kunjungi setiap shownya. Dan parahnya lagi Hiu hwi meminum wine dari Tunisia, ia mendapatkan itu dengan susah payah mengorbankan waktu liburannya beberapa bulan lalu untuk mengunjungi tempat pembuatannya secara langsung dan tentu saja ia juga harus mengeluarkan uang yang lebih banyak. Dan sekarang ia melihat dengan mata kepalanya sendiri gadis itu, yang baru dikenalnya kurang dari 3 hari berani meminumnya ?!
Hiu hwi tercengang dengan tuturan gertakan Kyuhyun, hanya karena sebuah wine pria itu bisa berubah menjadi mengerikan, bahkan tadi hanya lidahnya saja yang mencicipi rasanya selebihnya tidak. Ia cukup tahu diri karena ia peminum yang buruk. Hiu hwi menghembuskan nafas kesal sekaligus meremehkan, pria sombong––batinnya. Hiu hwi menaruh gelas dengan kasar dan menunduk.
Cuih !
Hiu hwi meludahkan sisa wine di mulutnya yang sudah mengalami eskresi di rongga-rongga mulutnya. Lalu membukan tutup wine dan menuangkan kembali wine yang ada di gelas ke botol seperti semula. Utuh bukan––tanyanya dalam hati sambil melirik kearah Kyuhyun yang cengok melihatnya. Ia menaruh kembali botol wine ke lemari kaca dan menutupnya dengan keras. Ia berbalik pergi meninggalkan pantrie tanpa menoleh sedikit pun pada Kyuhyun yang masih shock, peduli apa dengan pria sombong itu––serunya keras dalam hati. Hiu hwi menutup pintu kamar dengan keras.
BLLAAAMMM !
Kyuhyun tersadar, tapi apa yang dilihatnya tadi ? gadis itu melakukan……. oh astaga jika bukan wanita Kyuhyun tidak akan segan-segan meninju wajah mulus itu dan menyeretnya ke ring tinju. Tapi tunggu, entah mengapa saat ia melihat ekspresi kesal gadis itu ada sesuatu yang aneh seperti sesuatu yang menyudutkan hatinya––menyesal ? atau mungkin bersalah ? apa kata-katanya tadi salah ? ku rasa itu biasa untuk seorang pencuri––jawabnya sendiri. Kyuhyun menghela nafas, berjalan ke tempat gadis itu tadi berdiri seperti pencuri yang tertangkap basah dengan wajah innocence-nya. Di ambilnya gelas wine itu lalu melemparnya asal ke wastafel hingga tak berbentuk lagi, Kyuhyun tersenyum miring. Dia berjalan menuju kamarnya namun belum disentuhnya daun pintu, ia mengurungkan niatnya untuk masuk. Tangan tergantung begitu saja saat ia mendengar isakan kecil di dalam. Sekujur tubuhnya kaku seakan ada sebuah magnet yang mengambil semua kemarahannya tadi, dan magnet itu adalah isakan. Gadis itu menangis. Lee Hiu hwi. Istri kontraknya yang baru resmi kurang dari sehari.
Kyuhyun tak pernah merasakan hal ini sebelumnya, bahkan saat usiannya 18 tahun lalu ia tak merasakannya. Memutuskan hubungan dengan seorang gadis yang sudah bersamanya lebih dari 4 tahun karena kepentingan karier bersama Super Junior yang saat itu masih menjadi traine, sungguh ia tak merasakannya. Bahkan tak ada setetes pun air mata yang keluar, tapi sedikit ego ingin memiliki mungkin ada. Tapi ini apa ? kenapa seperti ini ? gadis tak lebih dari 3 hari itu membuatnya kaku, sungguh ajaib. Apa gadis itu memiliki mantra di setiap gerak geriknya sehingga dnegan mudah merubah perasaan sesorang hanya dengan mantra ajaib Voila, seperti di dongeng-dongen fantasi ? Dan rasanya ia terkena sekarang, mantra ajaib itu.
Sebenarnya entah mengapa Hiu hwi menangis, saat berada di hadapan pria itu ia bisa mengendalikan perasaannya untuk tak terlihat lemah walau sejurusnya ia memang seorang gadis lemah yang tertutupi dengan sikap dinginnya. Tapi di belakang pria itu ia tak bisa menahannya, siklus perasaannya berubah cepat, ia tak mengerti. Air matanya begitu saja keluar saat itu membanting pintu yang semakin menandakan bahwa ia tengah kesal dengan pria itu. Ada apa ini ? bahkan saat malam pertama kenistaan itu melekat di tubuhnya, ia menyadari air mata itu akan jatuh karena memang harus seperti itu. Gadis mana yang tak mengeluarkan air mata jika kewanitaannya dirampas secara paksa ? hadapkan pada ku jika memang ada––tekannya dalam hati. Di tambah lagi suara ini, isakan ! sebenarnya ia kenapa ? !
∏=∏=∏=∏=∏
Hiu hwi membuka matanya perlahan karena sinar matahari yang sudah masuk di celah-celah jendela kamar. Dirasa semua badannya pegal karena semalam ia tak tidur di ranjang, melainkan di karpet. Hiu hwi bangun dan melihat sekeliling menetralkan pikirannya terhadapan pandangan baru di runagan itu. Ah ia ingat, ia sudah pindah tempat. Sekarang ia seorang istri kontrak dari pria sombong itu. Hiu hwi berjalan gontai membuka pintu dan melenggang langsung ke pantrie untuk meneguk segelas air, dirasanya tenggorokannya kering. Saat ingin menuangkan air dari botol, ia melihat secarik kertas di bawah botol wine yang semalam tak jadi ia minum. Hiu hwi penasaran karena ia melihat dari remangan penglihatan matanya tertera namanya di kertas itu. Di bacanya dengan malas ..
Mianhae … jika semalam kata-kata ku kasar pada mu. Kau boleh meminun wine ini lagi jika kau ingin, karena aku tak menginginkannya lagi, wine ini sudah kau nodai dengan air liur mu. Jadi tidak mungkin aku meminum air liur mu bukan ? [PS: mantra mu berhasil nona ! Voila]
Hiu hwi mengangkat satu alisnya, Voila ? apa pria ini gila. menulis selipan yang tak penting. Tapi tak terpungkiri sebuah senyuman kecil terpancar di wajah polos tanpa make up-nya. Setidaknya pria itu menyesali tingkah bodohnya semalam.
“Ternyata kau bisa meminta maaf, tuan sombong” serunya kecil dan terkekh geli, diteguknya air dengan sekali dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Ia memang tak pernah nyaman dengan penampilan saat bangun tidur.
∏=∏=∏=∏=∏
Kyuhyun meneguk habis wine yang entah keberapa di dorm. Ya, semalam ia memang kembali ke sana untuk melarikan diri dari jeratan mantra gadis itu. Entah apa yang membuatnya dengan tulus menulis kata maaf dan memberikan wine yang sudah tak perawan itu pada gadis itu. Persetanlah dengan liburan dan uang banyak, ia tak mungkin juga meminum wine yang sudah tercampur air liur. Setidaknya wine itu sama dengannya––batin Kyuhyun disertai senyum miringnya.
“Kyuhyun-ah kau dipanggil manager” panggil Eunhyuk dari ruang makan, ya Kyuhyun memang sedang ada di kamarnya dan semalam ia tak tidur. Dengan enggan Kyuhyun meninggalkan tempat bersemedinya dan melenggangkan kakinya malas ke luar, dilihatnya hanya ada 5 orang disana. Dengan sesegukkan kecil Kyuhyun memberi senyum kecil untuk sapaan pagi seperti biasa, walau semua tahu semalam Kyuhyun tak tidur karena terdengar suara dentingan gelas dan botol wine. Kebiasaan Kyuhyun jika ia sedang frustasi atau mungkin kesal dengan beberapa hal, seperti kalah bermain game atau masalah istri sah-nya yang sampai sekarang belum jelas hidup-mati nya bagaimana.
Semua merasa iba melihat jalan kehidupan Kyuhyun, dinikahkan karena perjodohan dengan gadis yang tak dikenalnya tapi saat ia mulai menerima kehadiran pernikahannya gadis itu malah mengalami kecelakaan dan membuat Kyuhyun frustasi dengan desakan orang tuanya yang ingin segera menimang cucu. Bagaimana cucu bisa hadir jika rahim gadis itu saja sudah di angkat karena kecelakaan itu, jika pun ia bisa mungkin ia sudah membuatnya dari tepung dengan resep yang beredar luas di internet dan tak perlu menunggu 9 bulan ia jamin hanya dengan 1 jam pun cucu cake untuk orang tuannya akan hadir di dunia ini. Mudah bukan ? tapi sayang itu hanya fantasi dari emosinya sejak gadis itu mengalami kecelakaan. Malang bukan nasib seorang Kyuhyun. Dan sekarang ia tengah menjalani sebuah kontrak gila dengan seorang gadis yang entah siapa itu, membuat Kyuhyun kembali di tengah malam dingin untuk bersemedi di kamarnya sendiri memaksa sungmin untuk meninggalkannya sendiri bersama beberapa botol wine. Kyuhyun memang peminum handal. Gadis yang kurang dari seminggu datang ke kehidupan Kyuhyun telah berhasil membuat Kyuhyun kembali bersemedi, sungguh ajaib. Rasanya mereka semakin penasaran ingin melihat seperti apa gadis itu, penakluk wine partition.
“Kau ada masalah ?” tanya sang manager, Ji hoo
Kyuhyun menoleh namun menggeleng
“Kau yakin ?” tanya Ji hoo lagi masih penasaran, dan Kyuhyun hanya mengangguk. Ia meneguk air putih seperti ia meneguk beberapa gelas wine sejak semalam.
“Lalu untuk apa kau bersemedi ?” celetuk eunhyuk innocence . Kyuhyun diam. Sepertinya ia sekarang mengerti, hyung-hyungnya menyadari perubahan dari sikapnya hari ini. Minum hingga pagi dan pendiam. Seperti kata lain ia kembali bersemedi.
“Gadia itu ….”
“Hyung apa siang ini ada jadwal ?” tanya Kyuhyun memotong perkatan Ji hoo, ia ingin mengakhiri topik bersemedinya.
Ji hoo memandangnya bingung “Sepertinya tidak ada” jawabnya singkat, Kyuhyun hanya mengangguk ringan. Ia mengambil ponselnya lalu mengetik sesuatu dan meletakkannya kembali.
∏=∏=∏=∏=∏
Hiu hwi tengah membuka satu persatu halaman majalah yang ia temukan di bawah meja ruang tamu. Dengan kaki yang terselonjor lurus, ia terlihat seperti seorang ratu yang tengah menikmati waktu bosannya. Jam sudah menunjukkan waktunya makan siang, namun ia tetap enggan untuk mengubah posisi santainya––terlalu berharga. Apalagi ditambah dengan alunan musik jazz yang sangat disenanginya akhir-akhir ini karena sebuah kencan semalam dengan anak belasan tahun. Sebelum ia menjadi istri kontra Kyuhyun, ia pernah menjalankan transaksi dengan seorang pemuda belasan tahun, yang mungkin baru saja masuk universitas. Pemuda itu bahkan tak pernah berani menyentuh Hiu hwi saat kencan kecuali bergandeng tangan, dan tentu juga tak ada sex semalam. Pemuda itu mengatakan hanya ingin menyewa Hiu hwi untuk menjadi umpan seseorang yang sangat mengganggungnya. Hiu hwi mengakui kalau pemuda itu tampan, tapi tentu ia masih sadar dengan pautan umur yang cukup jauh. Tapi sepertinya sikap Hiu hwi yang dingin pada setiap pria transaksinya itu malah membuatnya semakin istimewa. Bagaimana tidak, dengan wajah yang cantik tanpa polesan tangan dokter, tubuh bak gitar spanyol itu tidak membuat pria berfikir pervert! termasuk pemuda itu, Jae In. Bahkan hingga kencan transaksi itu berakhir jae in masih sempat-sempatnya mengontact Hiu hwi sekedar menanyakan kabar atau bertanya apakah ia masih bekerja seperti biasanya. Sangat menggelikan––pikirnya
“Jangan makan siang terlebih dahulu !”
Hiu hwi mengangkat satu alisan, mau apa lagi pria sombong ini––tanyanya dalam hati. Hiu hwi melempar ponselnya asal ke samping dan melanjutkan membaca, kali ini bukan lagi forum fashion yang dilihatnya melainkan sebuah judul yang mungkin kalian akan berfikir jika gadisnya membingungkan. “Tips menjaga kecantikan untuk Suami tercinta”
Siapa suami ku ?––tanya Hiu hwi pada dirinya sendiri. Dan pasti kalian juga begitu, siapa ? bukankah Hiu hwi tak memiliki suami tercinta ? tapi jika ditanya siapa suami kontraknya maka Hiu hwi dengan lantangnya menjawab dalam hati pria sombong dengan marga cho lah suami kontraknya––
“Cho Kyuhyun” lirih Hiu hwi pelan namun tentu masih bisa di dengan oleh Kyuhyun yang kini tepat berada di depannya dengan tangan yang terlipat di dada. Pria itu menggunakan kaca mata hitam dan jaket kulit coklat yang membuatnya sangat menawan dan tampan. Suami kontrak ku tampannnnnn^^^^––bangga Hiu hwi.
“Apa yang sedang kau lakukan nona Lee ?” tanya Kyuhyun tanpa mengalihkan tatapan tajamnya pada gadis yang sudah 10 menit di perhatikan namun tak kunjung menyadari kehadirannya. Bahkan saat ia mengirim pesan tepat ia di depan pintu Apartemen dan gadis itu tak memperdulikannya, parahnya lagi gadis itu melempar ponselnya asal.
“Membaca” jawab Hiu hwi singkat, ia masih saja tak mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun yang masih tegap dan kini ia melihat itu, sesuatu yang mengerikan. Sungguh. Ia takut. Tolong lindungi dia. Bisakah kalian?
“Tapi sepertinya sekarang kau sedang mengagumi wajah tampan ku, nona” ucap Kyuhyun dengan nada kebanggaannya dan kini ia mencondongkan wajahnya, mempersempit jarak dengan gadis itu. Menyeringai. Mengerikan. Evil smirknya. Untuk Hiu hwi. Istri kontraknya.
Hiu hwi bahkan diam mematung melihat seringaian itu, sebenarnya ia takut dengan seringaian itu, karena ini pertama kalinya ia melihat seringaian semacam itu. Seringaian pemikat. Ia takut. Takut. Takut terpikat dengan pesona seringaian itu. Cho Kyuhyun. ANNDWWAAEE!!!
∏=∏=∏=∏=∏
Hiu hwi memandang malas makanan di depannya, sebuah porsi yang sangat merugikan. Jika tadi sempat ada kata bahwa badannya bak gitar spanyol maka itu artinya gadis ini sangat menjaga bentuk tubuhnya. Namun pada kenyataannya kalian salah. Gadis ini benci dengan porsi yang diberikan oleh semua restoran mewah di dunia. Bernilai harga selangit namun hanya menyediakan porsi makanan untuk kelinci, bahkan mungkin kelinci pun akan meminta tambah lagi-___-.
“Kau tidak suka makanannya ?” tanya Kyuhyun, sejak tadi memang ia sudah menyantap makanannya namun saat ia melihat gadis dihadapannya sedikit pun tak menyentuh makanan itu ia tak enak jika harus menikmatinya snediri.
“Tidak ! Bisakah kau cepat sedikit !” kata Hiu hwi dan kini ia bahkan sudah mendorong piringnya menjauh tepat di hadapan Kyuhyun
“Tolong juga habiskan makanan ku”
“Nde ?”
“Aku tidak ingin makanan ini”
“Wae ?”
Hiu hwi mendelik “Sudahlah cepat habiskan dan kita pergi dari tempat ini”
“Yakk! kau pikir aku apa ? memakan 2 porsi makanan dengan waktu singkat !” geram Kyuhyun, ia semakin tak mengerti dengan sikap gadis ini. Selalu saja bersikap dingin dan tak peduli, namun terkadang ia mendapati kalau gadis itu tengah menatapnya dengan tatapan kagum. Ia tahu itu. Ia tampan ^^
“Kau manusia. Tidak ada salahnya jika memakan 2 porsi langsung. Toh jika dilihat dari bentuk tubuh mu sekarang, tidak meragukan menurut ku”
“Yakk! kau sedang menyindir ku ?”
“Tidak”
“Iya”
“Tidak”
“Iya”
“Kau menyebalkan !”
“Dasar Siput !” celetuk Hiu hwi menambahkan ucapannya tadi, ia cukup kesal dengan sikap kekanak-kanakan Kyuhyun––tak sesuai umur, pikirnya. Hiu hwi menyandarkan badannya dan mengeluarkan ponselnya untuk menghibur diri dengan bermain Angry bird.
Awalnya Kyuhyun ingin membalas lagi ucapan gadis dihadapannya ini, namun mengingat pertengkaran semalam serta status gadis ini adalah istri kontraknya yang nantinya akan mengandung anaknya, serta hubungan mereka yang tak membaik selama bersama, jadi Kyuhyun memilih diam. Ia tak ingin jika nanti gadis itu malah mengundurkan diri dari kontrak ini dan ia kembali bersemedi dnegan botol-botol wine sampai pagi. Lee Hiu hwi. ANNDWAAEE !
∏=∏=∏=∏=∏
Di dalam mobil mereka sama-sama terdiam. Tak berniat ada sedikit pun percakapan yang keluar dari mulut masing-masing. Kyuhyun fokus mengendarai mobil sedangkan Hiu hwi sibuk bermain Angry birdnya yang sedari tadi selalu gagal. Ia memang gamers payah. Karena kesal gagal terus, Hiu hwi melempar ponslenya ke dasboard dan melipat tangannya ke dada memandang jalanan yang licin karena turun salju. Kyuhyun heran, siklus sikap gadis ini tak pernah ia mengerti. Terkadang bersikap menurut seperti peliharaannya, dingin melenihi es yang selalu menyela dari pertanyaan dan mengesalkan jika sudah marah seperti ini. Mungkin ia bosan––pikir Kyuhyun.
“Sebenarnya kau kenapa, nona ?” tanya Kyuhyun yang sudah keubun-ubun penasaran dengan sikap gadis ini
“Fokus saja mengemudi” jawab Hiu hwi tak peduli bahkan ia tak sedikit pun menoleh ke arah Kyuhyun
“Cihh ! kau tahu, kau adalah gadis yang sangat menyebalkan yang pernah aku temui”
“Depan lampu merah itu, berhentilah”
“Mwo ?!!!”
Hiu hwi mengubah posisinya dan kini menghadap ke depan, bersiap melepas sabuk pengamannya namun dihentikan oleh tangan Kyuhyun
“Apa kau yang kau lakukan ?” tanya Hiu hwi geram
“Kau akan melakukan apa ?” tanya Kyuhyun balik, ia kira gadis itu tadi hanya bercanda saja dengan ucapannya
“Jauhkan tangan mu” kecam Hiu hwi, ia sudah tak nyaman berada di dalam mobil ini.
“Kau pikir bisa seenaknya keluar masuk dan berhenti dengan mobil ku ?” gertak Kyuhyun “Apa sebelumnya juga kau begini dengan semua pria yang pernah tidur dengan mu, nona ? melempar ponsel asal, melipat tangan ke dada, mengalihkan tatapan ke luar jendela, terdiam dengan wajah yang tertekuk seolah kau sedang kesal atau mungkin bosan untuk menarik perhatian pria mu ? benar ? jika kau berniat melakukan itu untuk ku agar aku tergoda dan menghibur mu, kau sungguh salah besar. Aku cho Kyuhyun. Bukan pria transaksi semalm mu seperti sebelumnya. Aku suami mu” lanjutnya dengan menatap rendah ke arah Hiu hwi, sedangkan gadis itu menatap Kyuhyun sengit, lagi-lagi pria ini mengungkit status masa lalunya dan menghinanya dengan seenak air ludahnya.
Hening ! Lama menyelimuti mereka. Untung sebelum pertengkaran tadi Kyuhyun sudah memberhentikan mobilnya di pinggir jalan jika tidak maka akan ada demo masa para pengemudi. Hiu hwi masih menatap sengit pria dihadapannya, mencerna smeua ucapan yang meruapan hinaan untuknya. Ia sadar itu. Ia tak menyangkal. Tapi bisakah pria ini tidak selalu mengungkit titlenya terus setiap ada argumen kecil ? apa hanya itu Kyuhyun bisa dengan banggangnya memenangkan setiap argumen yang terjadi. Menghina seseorang karena titlenya ?! Pengecut––batinnya. Tapi karena kalutnya mencerna hinaan Kyuhyun, ia tak menyadari jika matanya kini tengah berkaca-kaca. Sedingin apapun sikap yang selalu di tunjukkannya, ia tak pernah bisa menyembunyikannya. Ia wanita lemah. Sejak dulu. Ia terlalu sensitif dengan perasaan. Sampai sekarang.
Tiba-tiba saja getaran itu datang, disertai dengan aliran darah yang cepat. Tubuh Kyuhyun menegang. Ia melihat gadis itu. Berkaca-kaca. Apa aku salah lagi ?––tanyanya. Kyuhyun mencoba menyentuh bahu gadis itu dengan kedua tangannya memastikan jika gadis itu tetap menjadi gadis dingin yang tak sensitif dengan mata yang berkaca-kaca akibat mulutnya tadi. Sungguh ia tak bermaksud. Kata-kata itu tiba-tiba saja keluar. Ada sebuah keanehan dalam dirinya jika gadis itu bersikap seperti tadi. Tapi sayang, belum sapai pada bahu, Hiu hwi sudah mengusirnya dengan kasar.
“Aku Lee Hiu hwi. Istri kontrak mu. Bukan Istri sah mu. Lee Hiu hwi Not Married with Cho Kyuhyun !!!!”
TBC..... (MARI DI TUNGGU LAGI FF GAJENYA~KEKEKEKKE`)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar