TITLE : ANOTHER LOVE
GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HUI HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH IT, CAUSE IT’S MY FANTASY.
Gomawo buat Jjeeeaaa eonni yang udah nunggu-nunggu aku buat post ff ini karena kadar kepedeaan ku sedikit dengan cerita Kyu-Hwi. Awalnya cuma iseng buat karena aku suka banget baca ff Kyu-Hwi :D Dan Jjeeaa eonni maaf ya kalau ff'y jelek banget, kan udah aku bilang=_____= tapi gapapalah udah di kasih semangat jadi harus tetap bangga sama ff sendiri :D Dan warning banyak banget typo-nya haha :D sekali lagi jeongmal gomawo Jjea eonniii :* (nb: ditunggu covernya :D hahahaXD)
HAPPY READING ^^
Part 1 [NOT MARRIED]
No one love me .. cause I am ….
Semua berawal dari kisah ini. Disaat aku harus hidup sebatangkara karena kesalahan masa lalu. Yang awalnya ku kira dia adalah malaikat penolong di keterpurukan ini, justru adalah malaikat kegelapan. Dialah yang membawa ku kedalam jurang kenistaan ini. Semua karena dia, pria penggila sex yang membuat ku seperti ini ! Menjadi seorang pelacur malam yang freelance. Aku hanya akan melakukannya jika dia membutuhkan uang. Dia tak memiliki ikatan darah dengan ku, dia hanyalah seorang yang gila akan uang dan sex yang membuatnya puas sepanjangan malam yang gelap.
“Apa hari ini kau memerima pesanan khusus ?” tanyanya
“Tidak”
“Kalau begitu datanglah ke green café, seseorang ingin bertemu dengan mu”
“Nugu?”
“Aku tidak tahu, yang pasti dia mengatakan akan ada transaksi besar untuk mu”
KLOP! pasti itu ujungnya. Sebuah kata transaksi yang seolah memberi nama lain untuk ku. Ia dan orang laknat itu menganggap ku seperti barang yang bisa pindah kepemilikan hanya dengan sebuah transaksi semalam. Ia tak pernah memberikan ku untuk sebuah transaksi yang lebih dari semalam. Ia tak pernah rela barangnya dipinjam lebih dari semalam. Dan itu aku. Lee Hiu hwi
∏=∏=∏=∏=∏
Malam indah di malam pertama musim dingin, dengan mantel merah yang menutupi pakaian sederhana ku ini aku duduk sendiri. Hanya ada suara alunan music mellow yang seolah menyempurnakan malam yang damai ini. Sudah lebih dari 20 menit aku menunggu 2 orang itu. Dan akhirnya mereka datang, tapi anehnya hanya seorang yang menuju ke tempat ku, bukahkan orang itu mengatakan ada 2 orang?
“Apa kau menunggu lama ?” sapa pria dengan perawakan sempurna dan kaca mata yang bertengger sempurna di hidung mancungnya. Ia tampan, tapi sayang brengsek
“Tidak terlalu” jawab ku singkat, aku memang malas meladeni percakapan dengan semua orang yang disebut client ini.
“Syukurlah tadi ada beberapa urusan yang harus ditangani terlebih dahulu”
“Kau datang sendiri ?” Tanya ku tak tertarik dengan alasannya tadi
Dia mendongak dan tersenyum simpul “Tidak, sebentar lagi teman ku datang. Dia sedang memarkirkan mobil”
Aku hanya mengangguk sebagai pemahaman atas penjelasannya, ternyata malam ini aku akan menghadapi 2 pria brengsek. Kurang dari 5 menit akhirnya pria itu datang, dengan penampilan yang sangat santai. Cardigan coklat dan kaos putih serta kaca mata hitam yang juga ikut bertengger di hidungnya. Sempurna! kedua pria ini benar-benar tampan. Tapi untuk apa mereka melakukan transaksi malam ini ? Apa gadis jaman sekarang sudah tidak suka dengan pria tampan seperti mereka ? sungguh ajaib.
“Perkenalkan namanya…….”
“Cho Kyu Hyun imnida”
MWO ? CHO KYU HYUN ? JEONGMAL ?
“Ah ya .. kau pasti sudah tahu bukan siapa client mu kali ini” kata pria berkaca mata menjelaskan siapa pria yang mengaku jika namanya adalah Cho Kyu Hyun!
“Apa kau seorang selebriti ? member super junior ?” Tanya ku memastikan
“Ya, dia CHO KYU HYUN. member SUPER JUNIOR”
Oh astaga ku rasa aku akan pingsan sekarang. Ada apa ini ?! kenapa pria setampan Cho Kyu Hyun menjadi client ku ? apa semua gadis sudah tak menginginkannya ?
“Baiklah langsung saja, apa bos mu sudah memberitahu sedikit tentang malam ini ?” Tanya pria itu “Sebelumnya perkenalkan Lee Ji Hoo imnida”
Ahhhh…. Lee Ji hoo ternyata ,……
“Tidak, pria itu tak memberitahu apapun” jawab ku singkat tetap dengan sikap dingin
“Ah begitu, kalau begitu berarti aku harus…”
“Langsung saja ke intinya” sela ku memotong perkataan Ji hoo, ku lihat kedua pria itu menatap ku tak percaya. Ku rasa mereka telah menilai ku sebagai seorang pelacur yang dingin. Dan aku tak peduli.
“Baiklah nona….”
“Lee Hiu hwi”
“Kau akan menjadi istri pura-pura ku” jelas Kyuhyun menatap ku tajam
JRENGGGG!!!!! Apa katanya tadi ? ISTRI PURA-PURA ?!
“Maksudnya kau menjadi istrinya tanpa ada ikatan pernikahan” jelas lagi Ji hoo
“Menjadi seorang istri tanpa ada penikahan ?” aku membeo
“Ya, aku hanya akan meminta mu mengandung anak ku” terang Kyuhyun
MWWWOOO? MENGANDUNG ? ANAKNYA? IGEEE MWOOOYAAAA ?!!!!
“Begini, Kyuhyun memiliki seorang istri. Tapi kini istrinya sedang koma karena sebuah kecelakaan beberapa minggu lalu. Tidak ada yang tahu masalah itu termasuk kedua belah pihak. Yang mereka tahu Kyuhyun dan istrinya tengah hidup bahagia di Seoul” terang Ji hoo
“Lalu …”
“Orang tua Kyuhyun yang ada di Taiwan terus menerus mendesak Kyuhyun memberi cucu, tapi kecelakaan itu …….”
“Aku permisi ke toilet sebentar” ucap Kyuhyun memotong penmbicaraan Ji hoo, ku tatap wajahnya yang pucat pasih, ada apa? dan ku lihat Ji hoo sama dengannya, sepertinya ada yang tak ku mengerti disini. Ji hoo hanya mengangguk dan Kyuhyun pergi
“Baiklah aku lanjutkan”
“Kecelakaan itu mengakibatkan rahim Hiu-hwi harus diangkat karena perutnya sempat terjepit dengan badan mobil. Sudah lebih dari seminggu dirawat belum ada perkembangan apapun. Dokter bahkan sempat pasrah dengan keadaan gadis itu, jadi Kyuhyun frustasi ia terus didesak untuk memiliki seorang anak sedangkan keadaan Hiu hwi yang sudah tak memungkinan. Maka dari itu aku menyarankannya untuk melakukan ini dengan mu. Dengan kata lain ini adalah KOTRAK RAHIM”
“Nama istri Kyuhyun adalah Hiu hwi ?” tanya ku hat-hati
“Ya, gadis Taiwan yang merantau ke Korea sebagai desaigner terkenal saat ini, kau tahu dia bukan ?”
“Ya aku tahu….” sahut ku
Bahkan aku adalah penggemarnya … dia adalah wanita sempurna yang pernah ku temui …
“Syukurlah, jadi bagaimana ?” Tanya Ji hoo memastikan
“Akan aku pikirkan lagi, berapa bayaran yang akan ku terima ?” Tanya ku berbohong
“Tenang saja, berapa pun yang kau mau Kyuhyun akan memberikannya. Bagaimana ? Atau kau mau Kyuhyun melepaskan jeratan Dong wook atas diri mu ?” tawarnya yang sukses membuat ku tercengang.
Bagaimana tidak, pria tampan ini menyebut nama itu. Nama yang sempat ku kira malaikat penolong yang ternyata malaikat kegelapan. Choi Dong Wook ! Dia pria brengsek ! Dalang dari jurang kegelapan yang sampai sekarang masih ku geluti ! Dia menjerat ku ! Tapi sekarang pria itu menawarkan sesuatu yang sudah ku tunggu sejak lama, terlepas dari jeratan pria brengsek itu. Aku sangat ingin. AKU MAU ! TOLONG AKU !
“Bagaimana nona Lee ?”
“Dari mana kau tahu aku sangat ingin terlepas dari jeratannya ?” Tanya ku
Dia tersenyum manis “Aku kenal pria brengsek seperti Dong wook ! Bahkan pembantu ku adalah wanita jeratannya dulu”
TING !
Bunyi ponsel siapa ?
“Yeobseyo ” ucap Ji hoo, ternyata ponselnya
“…….”
“Kau ini kenapa ? kita belum selesai !” siapa ? Kyuhyun kah?
“………..”
“Aish jinja ! kau sungguh menyusahkan ! Geure, terserah kau saja” setelah mengucapkan kata terakhir itu, Ji hoo meletakkan ponselnya di meja lalu menatap ku penuh tuntutan
“Ada apa ?” Tanya ku takut
“Kyuhyun tak akan kembali, ia sedang ada urusan lain. Jadi bagaimana ?” katanya, dan benar bukan itu pasti Kyuhyun. Kenapa dengan pria itu ?
“Sudah ku katakan, aku akan memikirkannya lagi”
“Baiklah, ku rasa kau memang butuh memikirkan transaksi besar ini. Jika kau sudah menemukan jawabannya, cepat hubungi ku karena kami tidak suka menunggu. Jika lebih dari 2 hari tak ada kabar maka kami batalkan transaksi ini. Tapi karena aku percaya kau bisa professional dalam setiap transaksi nona Lee”
“Apakah sebelumnya kita pernah bertemu ?” Tanya ku bingung
“Kau tak ingat ?” tanyanya pada ku
“Maaf ?”
“Malam tahun baru kemarin ? Red Hotel ?” katanya.
Ku coba bongkar otak ku, malam tahun baru ? Red hotel ? apa yang terjadi ?
“Kolam renang “ sergah Ji hoo pada ku.
Tunggu… kolam renang ? apakah ………….
“Kau yang waktu itu tidur dengan ku tanpa membayar sepeser pun kan ?” tebak ku
Ku lihat awalnya ia bersemangat untuk menjawab tapi saat ku ucapkan kata terakhir ia langsung lemas dan menggaruk belakang kepalanya
“Ah itu, hehehehe mianhe aku tidak bawa uang :D” katanya malu
“Oh astaga, kita bertemu lagi…” kata ku mencoba tak canggung lagi “Dari mana kau tahu kalau aku bekerja dengan Dong wook ?”
“Kau meninggalkan kartu nama mu saat kau tiba-tiba saja pergi saat itu”
Aku hanya mengangguk sebagai jawaban, dan setelah itu kami mengobrol seperti teman lama yang baru dipertemukan kembali. Ha? teman lama? memangnya aku punya teman?
∏=∏=∏=∏=∏
Ku lirik jam di pergelangan tangan ku, 12.30 pm. Selama itukah aku mengobrol dengan Ji hoo ? Padahal kami baru bertemu 2 kali dan satu pertemuan yang sangat memalukan. Ternyata Ji hoo orang yang sangat asik diajak bicara, ia kadang melucu hal-hal yang konyol menurut ku. Tapi yang masih ku tak mengerti adalah mengapa raut wajah Kyuhyun berubah pucat saat Ji hoo menjelaskan kecelakaan istrinya dan pergi begitu saja tanpa pamit ?
“Dari mana saja kau ?” Tanya seseorang dibalik gelapnya ruang kamar ku, ia tengah duduk di pinggiran tempat tidur dengan kepala yang tertunduk, tanpa ku nyalakan lampu pun aku sudah tahu siapa itu.
“Kau sudah tahu sendiri bukan.” jawab ku santai, langsung ku lepas sepatu ku dan menggantungkan mantel. Lalu ku nyalakan lampu kamar mandi dan membuka pintu, tapi langkah ku terhenti ketika ku rasakan sebuh kehangatan yang sejak dulu ku rindukan. Back hug itu … milik …
“Bogoshipo….” lirihnya tepat di telinga ku dan menghembuskan nafasnya di sana. Aku diam menegang, apa ini … aliran ini … aku merasakannya lagi ?
“Jeongmal bogoshipo …” lirihnya lagi dan kini ia berani mencium leher ku dengan tangan nakalnya kini berani memainkan bagian tersensitif ku.
“Hiu hwi-ya .. mianhe telah membuat seperti ini … tapi sungguh aku tak bermaksud menjadikan mu….”
“Lepaskan !!!!!” sergah ku menyela penyesalannya, kenapa baru sekarang ia mengatakan itu ? setelah puluhan pria brengsek menyentuh bahkan memasuki ku begitu mudahnya? mengapa baru sekarang bodoh!!!!!!!!!!!!!!!!!
“Hiu hwi-ya….” lirihnya lagi belum menuruti kemauan ku, terpaksa ku lepaskan kasar tangannya yang melingkar di pinggang ku dan cepat melangkah ke kamar mandi.
BLAAAMMM!!!
Mengapa baru sekarang bodoh ?
Mengapa setelah orang-orang itu menyentuh ku ?
Mengapa setelah kenistaan masuk ke dalam tubuh ku ?
Mengapa setelah beberapa jejak kenistaan ada di tubuh ku ?
Mengapa baru sekarang ..
Sungguh aku membenci mu !
∏=∏=∏=∏=∏
Ini sudah batas dari transaksi itu, hari ini aku sudah harus memberikan jawaban yang pasti. Bahkan akhir-akhir ini aku tak melakukan kegiatan nista apapun, aku hanya berdiam diri di kamar memikirkan semuanya. Transaksi itu juga malam itu. Penyesalan yang terlambat.
“Sungguh … aku sangat menyesal … aku berjanji akan berubah .. kau tidak perlu lagi melakukan hal itu … cukup kau berada di sisi ku saja menjadi istri ku … uang untuk hidup kita kelak sudah cukup … ku mohon kembalilah pada ku …”
Apa katanya ? kembali padanya ? semudah itukah ? setelah aku merasakan sakit untuk pertama kalinya dikhianati, merasakan sakit sesuatu yang menyentuh ku, merasakan sakit sesuatu merasuki ku ? bahkan bukan dirinyalah yang melakukan itu, tapi seseorang dengan nilai transaksi besar menurutnya. Sungguh ! dia pikir aku robot yang hanya bisa mendengarkan ucapannya ? Aku manusia dan kini bahkan aku tengah merasakan sakit yang luar biasa!
Drrtt .. Drrtt ..
“Yeobseyo..”
“Kau sudah menemukan jawabannya ?” terdengar suara berat dari ujung sana, siapa?
“Nuguseyo?”
“Aku Cho Kyu Hyun” mwo ? jinjayo ? jeongmal?
“Ah kau …”
“Bagaimana ?”
“Aku akan mengatakannya hari ini, tapi bisakah kita bertemu hanya berdua saja ?”
“Berdua saja ? tidak dengan Ji hoo ?”
“Tidak, hanya kita. Di tempat pertama kali kita bertemu”
“Kau serius ?”
“Jam 5 sore”
“Baiklah … ku harap kau memberikan jawaban yang memuaskan”
“Sampai jumpa …” ku akhiri sambungan telponnya tanpa memperdulikan harapannya.
∏=∏=∏=∏=∏
Tuk..Tuk..Tuk..
Ku ketuk-ketuk meja sambil menyeruput coffee yang sudah menemani ku lebih dari 20 menit tadi. Tatapan ku terus terfokus pada layar ponsel yang menampilkan sebuah gambar kebahagian. Tapi itu dulu… 2 tahun lalu … Aku dengannya .. Dong wook, kebahagian yang dinodai oleh pengkhianatan.
Dulu saat tahun ketiga sekolah akhir aku dengannya adalah sepasang kekasih, yang katanya saling mencintai dan tak akan terpisahkan. Tapi semua itu berubah saat kecelakaan yang mengakibatkan aku harus kehilangan ke dua orang tua ku. Dan kalian tahu betapa terpuruknya aku saat itu, diusia ku yang masih 18 tahun di dunia ini, usia yang belum tahu apa-apa tentang tantangan hidup yang sebenarnya harus sendiri. Tapi ia datang seperti malaikat penolong membuat ku semakin mencintainya. Kalian tahu apa yang membuat ku yakin jika saat itu ia malaikat penolong ku ?
“Demi tuhan, Jika bumi sekali pun meninggalkan mu saat ini percayalah dengan setulus hati mu masih ada aku disini. Kim Dong wook yang akan selalu melindungi dan mencintai Lee Hiu hwi”
Apakah kalian tidak luluh dengan kata-kata itu ? bahkan ia berani membawa nama tuhan di depan jasad ke dua orang tua ku yang sedang dalam masa pesemayaman di rumah sakit. Siapa yang tak luluh, dengan jantannya dia berani berkata seperti itu di depan banyak orang ! dan bodohnya juga aku percaya, aku mempercayainya karena aku mencintainya. Dan sejak saat itu aku tinggal dengannya di sebuah apartemen sederhana dengan ketercukupan.
Semua berjalan baik sebelum tuhan memberi cobaan lagi, ternyata selama ini ia membiayai hidup kami dengan meminjam uang dari beberapa rentenir dan mendapatkan bunga yang sangat besar. Ia tak sanggup membayarnya sehingga para rentenir itu membawa ku dan malam itu juga aku menjadi seorang wanita nista yang menangisi nasib di bawah janji pengkhianatan pria yang ku cintai. Ia berdusta ! ia tak melindungi ku saat orang itu menampar ku karena tak berhenti menangis ! ia tak melindungi ku saat orang itu menyentuh ku ! ia tak melindungi ku saat orang itu memasuki ku ! ia tak mencintai ku karena dengan mudahnya ia memberikan ku pada orang itu. Tak ada tatapan penyesalan saat itu, ia hanya menunduk dan membiarkan ku di seret pergi ke dalam jurang kenistaan. Jeongmal Gomawo Dong wook-sshi .. Dan mari kita akhiri segalanya kini ….
“Maaf menunggu lama” suara bass itu membuyarkan lamunan masa lalu ku, ternyata Kyuhyun sudah datang
“Kau memang selalu begitu” timpal ku
“Ada sedikit urusan yang…”
“Langsung saja, benarkah kau akan memberikan apapun untuk jika aku bersedia melakukannya ?” sergah ku lagi, ini memang kebiasaan ku, memotong perkataan orang
“Yak ! Tidak bisakah kau memberi ku kesempatan untuk menyelesaikan alasan ku kenapa terlambat datang ? kau ini hobi sekali memotong pembicaraan orang”
“Itu memang aku ! Jadi bagaimana ?”
Ku lihat ia mendesah gusar
“Ya aku akan memberikan apapun untuk mu”
Gomawo …
“Baiklah, aku bersedia” putus ku final !
Ku lihat ia membelalakan matanya terkejut, hey bukankah ini yang diinginkannya tadi di telpon?
“Jinja? kau bersedia aku mengontrak rahim mu?” tanyanya memastika
“Ya karena aku tergiur dengan imbalannya” jawab ku jujur
“Hah, baru kali ini aku bertemu wanita tak naif seperti mu”
Aku memandangnya aneh “Ku rasa wanita naif hanya akan menjadi seorang penyesal”
“Ya kau benar, penyesal” ulangnya “Jadi kapan kau akan pindah ke Apartemen ku?”
“Secepatnya !”
∏=∏=∏=∏=∏
Ku seret koper besar ku keluar dari kamar penuh moment ini, ku rasa aku tak akan merindukannya, bagaimana tidak, semua terjadi di kamar ini, pertama kali aku ternodai dan semua guyuran tangis malam yang selalu keluar setiap pria-pria itu menyentuh ku. Kalian pasti bertanya mengapa aku bisa dengan mudahnya membereskan semua ini kan? dimana pria brengsek itu ? dia tidak ada ! Semalam ia tak pulang dan itu menjadi peluang ku untuk secepatnya pergi dari Apartemen tak suci ini. Aku sama sekali tak memperdulikan apapun walau pun sampai pria itu tak pulang untuk selamanya, karena semalam aku telah mengakhirinya!
Dengan langkah cepat ku masukan koper ke dalam bagasi taksi dan meninggalkan tempat ini. Sejenak ku pandang tempat ini, walau hanya sebuah Apartemen sederhana dengan interior tradisional tapi tak terpungkiri bahwa tempat ini sangat nyaman, bahkan aku pernah menghabiskan satu hari penuh hanya untuk bersantai di rumah dengan menikmati semua yang ada di sana. Tapi mengingat semua moment itu ku rasa sudah cukup untuk pemandangan menjijikan ini.
∏=∏=∏=∏=∏
Tok..Tok..Tok
Kini kaki ku sudah berada di depan sebuah pintu yang akan membawa ku ke dalam kehidupan baru, walau sedikit tak jauh beda dengan kemarin tapi sekiranya hanya dia yang akan melakukannya tak ada lagi yang lain. Just him ….
Beberapa saat pintu terbuka dan saat itu juga ku rasakan sang waktu sudah menekan tombol “Start” dalam kehidupan baru ku, dihadapan pria brengsek ini ku gantungan hidup barui ku tanpa adanya pernikahan. NOT WEDDING !
Tbc ...... (di tunggu ya :D maaf jelek ff-nya ga kayak ff kyu-hwi yang lain...gomawwwwooooo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar