GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH IT, CAUSE IT’S MY FANTASY.
HAPPY READING ^^
part 4 [Wedding Dress]
Minggu pagi yang indah, salju masih turun pagi ini walau pada seharusnya sudah memasuki musim semi. Di dalam sebuah Apartemen yang cukup luas untuk di tempati oleh dua anak manusia yang entah bagaimana dijelaskan. Hidup satu atap hari ini namun tak ada sama sekali interaksi bersama. Selama kurun waktu perpisahan lebih dari sebulan, mungkinkah tak ada rindu terselipkan ? Jika ditanya, hiu hwi pasti akan dengan mantap menjawab “AKU MERINDUKAN CHO KYUHYUN !” tapi bagaimana dengan kyuhyun sendiri, apakah sama ? Jika dilihat dari kepergiannya kemarin, apa yang akan pikirkan ? Disela kesibukan mempromosikan dua album berturut-turut menjejeaki 2 negara dalam satu kawasan sekaligus, masih sempatnya pria itu menyempatkan diri mengetahui keadaan sang wanitanya. Saat semua orang pulang kembali ke korea dan seharusnya ia harus langsung terbang ke Jepang, kyuhyun memilih pergi bersama pulang ke korea. Menurut kalian apa yang dilakukan pria, pergi menemui Hiu hwi di Apartemen dan mengatakan aku merindukan mu ? BUKAN ! kyuhyun pergi ke Mokpo untuk menemui istrinya. Chaeri sengaja disembunyikan jauh dari kota karena takut para netizen mengetahui keadaannya sekarang. Cukup berita heboh yang menyeret wanita itu dalam masalahnya karena pernikahan mereka yang diduga karena unsur bisnis dan KKN. Bukan hanya mereka saja, Ayah kyuhyun pun terseret, sekolah korea yang didirikannya di Taiwan diduga lancar tanpa hambatan kewarganegaraan serta wilayah karena bantuan dari keluargan istrinya, Chaeri––yang notabennya adalah termasuk orang terkaya disana.
“Ngghhhh” kyuhyun merentangkan kedua tangannya keatas sembari mendesah lega. Berjam-jam ia duduk di sofa hanya bermain game saja tak ada yang lain, padahal ia tak sendiri. Ia menengok ke segala arah, berharap menemukan sesuatu yang menarik. Hiu hwi.
“Lee hiu hwi” panggil kyuhyun setengah berteriak, harusnya gadis itu menyahut karena mendengar namanya dipanggil dengan teriakan indah seorang cho kyuhyun yang tampan~!!!
“Hiu hwi …..” panggilnya lagi, kyuhyun bangkit dan kembali menengok.
“Hiu hwi… apa kau masih hidup ?” teriaknya lagi namun tetap tak ada sahutan dari orang yang dipanggil.
Kyuhyun kesal sekaligus khawatir dengan gadis itu, ia takut gadis itu akan berbuat macam-macam karena ia tahu hiu hwi bisa berbuat nekat jika keadaannya sedang mendukung gadis itu memberontak. Entah apa yang dipikirkannya kali ini, tapi kyuhyun takut gadis itu menghilang tanpa pamit. Kyuhyun melangkah cepat ke kamarnya, ia harap gadis itu tetap berada disana, karena sejak pagi tadi ia datang dan pertengkaran kecil mereka, sepengethuannya pintu itu belum terbuka sama sekali. Semoga…
Kyuhyun membuka daun pintu dengan pelan. Dilihatnya ruangan dengan nuansa baru itu. Ia mengetahuinya pagi tadi saat ia pulang, kamarnya sudah terjamah. Gadis itu mengubah warna wallpaper dan juga menambahkan beberapa wall sticker bergambar nuansa musim semi dan mekarnya bunga cherry blossom –– dan saat itu ia tahu sendirinya jika gadis itu menyukai bunga tersebut. Kyuhyun melangkah pelan dan dengan mudah ia dapat menemukan gadis itu. Dengan sweater merah bergaris hitam bergambar rusa putih gadis itu terpejam. Tidak tertidur hanya terpejam. Kyuhyun mendekat dan mendapatkan sebuah benda kecil di atas novel yang berada di pangkuan gadis itu. I-pod. diliriknya lagi. Headphone putih berlogo K.R.Y. Miliknya. Kyuhyun tersenyum kecil. Pantas gadis ini tak menyahut.
Kyuhyun berjalan menuju depan gadis itu bersandar di sofa double yang sengaja di desain menghadap jendela besar yang menampilkan keindahan kota seoul di malam hari. Tapi kini pun sama, salju turun disiang hari juga indah. Kyuhyun berjongkok dan menatap wajah damai gadis itu––sepertinya kau menikmati lagu itu nona, pikir kyuhyun. Kyuhyun dibawah alam sadarnya namun tengah sempurna membuka matanya, menyentuh kening gadis itu, menyingkirkan poni yang harusnya berada di belakang telinga gadis itu, karena hiu hwi mengikat rambutnya kuda dan menyelipkan poni panjangnya ke belakang telinga. Gerakan tangan kyuhyun yang sebenarnya sangat pelan, begitu mampu membuat hiu hwi terganggu. Ditengah menikmati lagu mellow yangs edang diputar milik seseorang hiu hwi terganggu, ia merasa ada seseorang di depannya dan tengah menyentuhnya. Tapi entah hiu hwi tak ingin membuka matanya. Hingga akhirnya akhirnya ia merasakan sesuatu geli.
Kyuhyun dengan jahilnya meniup-niup pelan wajah hiu hwi seolah angin lewat sedangkan ia tahu ruangan ini tertutup. Tak ada niatan untuk mengganggu gadis itu bersantai, tapi entah apa ia sangat ingin melihat gadis itu membuka matanya dan menatapnya dalam. Dan akhirnya gadis itu melakukannya. Menatapnya.
“Cho kyuhyun…” desis hiu hwi, ia terkejut bukan main, sempat tadi ia mengira rasa geli itu terbawa oleh mahluk halus atau sejenisnya. T\api memang pada kenyataannya memang benar, bedannya mahluk halusnya ini nyata dan tentu tampannnnn~!!!!!!^^^^^^
“Lagu siapa yang sedang kau dengarkan ?” tanya kyuhyun to the point tanpa memperdulikan desisan hiu hwi yang tengah terkejut. Setelah pagi tadi gadis itu merasakan morning shock karena kedatangannya dan sekarang kembali ia merasakan days shock !
“Kau ……” jawab hiu hwi pelan, snagat pelan seharusnya tidak terdengar tapi mungkin karena kyuhyun memiliki kepekaan jika namanya tersebut atau mungkin kadar kenarsisannya yang sudah diatas batas lebih jika seseorang memanggil namanya ? entahlah. Yang jelas saat itu air muka kyuhyun terlihat senang sekaligus bangga, dengan pipi memerah ia menempatkan dirinya sama seperti hiu hwi. Membagi satu pasang headphone dan memakaikannya ke telinganya. Ingin tahu lagu apa yang didengarkan gadis itu.
“Kau sudah memutar lagu apa saja ?” tanya kyuhyun yang saat ini tengah menantikan lagu yang sedang mulai di telinganya
“7 years of love” jawab hiu hwi masih dibawah alam sadarnya, entah jawabannya itu benar atau tidak, yang jelas itu asli keluar dari mulutnya.
Kyuhyun menegang mendengar jawaban gadis itu, ia teringat sesuatu.
∏™∏
FLASHBACK
“Kau sedang apa ?” tanya kyuhyun pada wanita di sampingnya kini tengah membaca sebuah majalah
“Menurut mu ?” jawab wanita itu cuek
“Ayolah kau masih marah dengan ku karena semalam ? Aku kan sudah meminta maaf, Chaeri sayang…” rayu kyuhyun pada istrinya––Cho Chaeri.
“Kau pikir apa yang akan aku rasakan, tuan ?” tanya Chaeri masih kesal
“Arraseo, kau pasti akan sangat malu karena banyak orang yang akan memberitakan juga membicarakannya mu di tempat kerja mu. Tapi seharusnya kau bangga atau setidaknya terharus karena keberanian ku ini” sunggut kyuhyun membela dirinya paling tidak benar sedikit
“Tuan ! Kau pikir pantas aku terharu dengan perbuatan mu semalam ? menarik ku paksa di depan wartawan dan mengumumkan pernikahan kita yang harus tetap dirahasia kan dari publik karena latar belakang kita juga pekerjaan. Tpai kau malah membongkarnya. Kau tahu itu akan semakin membuat masalah rumit !”
“Lalu apa mau mu sekarang ?” tantang kyuhyun kesal, ia merasa tak dihargai
“Kau ingin tahu mau ku ?”
“Geure ! cepat katakan apa mau mu !”
“Tetaplah berada disisi ku” cetus Chaeri mantap
Kyuhyun terkejut “Mwo ?”
“Tak peduli dengan banyaknya pemberitaan dan juga orang membicarakan ku, asal kau berada disisi ku entah kau enggan atau tidak, kau harus tetap disisi ku. Bersama ku. Bukan seperti lagu mu. Bukan hanya 7 tahun ke depan kau berada disisi ku. Tapi selamanya. Tak ada perpisahan setelah 7 tahun ke depan. Karena kau sudah menikahi ku. Selamanya harus disisi ku bersama ku !”
Kyuhyun tercengang. Wanita ini tengah memohon padanya. Tetap berada disisinya ? Dirinya ?
“Oppa…. don’t leave me. keep on my side” mohon Chaeri lagi
Dengan keyakinan penuh, kyuhyun mengangguk. Saat itu juga Chaeri langsung menghambur memeluk pria di depannya. Ia menyukai saat-saat dimana ia bisa memeluk dada bidang itu, sungguh tak ada dada yang lain yang senyaman dada suaminya. Kyuhyun kenyamanannya.
Dan pada akhirnya cerita kebahagian dan juga permohonan sang wanita yang tak menginginkan kutukan angkan 7 dalam sebuah hubungan itu terjadi. Memang tak terjadi. Melainkan terganti dengan sebulan setelah permohonan itu terucap. Hanya kurun waktu sebulan kutukan angka 7 sebuah hubungan itu terganti di kehidupannya, tanpa waktu lama menunggu 6 tahun ke depan. Chaeri mengalami kecelakaan setelah bekerja dan kyuhyun yang tengah berada di Amerika. Sebelumnya Chaeri mencoba menghubungi kyuhyun, namun telfonnya tak di jawab melainkan di putuskan. Mereka tidak sedang bertengkar, melainkan Chaeri ingin memberitahu prosedur apa saja yang harus mereka rencanakan sebelum program itu berjalan. Sebelum kyuhyun pergi mereka memutuskan utnuk menjalani program kehamilan bahkan sebuah paket honeymoon yang sudah disediakan manager kyuhyun pun mereka rencanakan untuk lancarnya program ini. Tapi takdir berkata lain, Chaeri kecelakaan sebelum memberitahu jika dirinya memiliki kesempatan besar untuk memberi kyuhyun keturnan. Tapi sekarang …….
∏™∏
Kyuhyun menatap kosong pemandangan di depannya. Hari minggu yang dikirannya akan menyenangkan setelah mengetahui gadis itu mengangumi semua lagunya. Bahkan gadis itu terus mengulang lagu yang sama yang menurutnya terbaik. Dan semua itu adalah lagu yang dinyanyikannya. Gadis itu tak ingin mengulangi lagu yang bahkan pernah dinyanyikan oleh penyanyi terkenal di dunia sekalipun yang ada di playlist i-podnya, gadis itu memilih mendengarkan lagu yang pernah dinyanyikannya. Tapi saat gadis itu mengatakan lagu terfavoritnya, kyuhyun tak yakin hari minggu ini akan menyenangkan lagi dengan menggoda atau membuat gadis itu kesal karena ulahnya. Sebuah ingatan tentang lagu itu. Lagu yang menakutkan untuknya sekarang. angka yang membuatnya meringis sakit. Entah mengapa selalu saja ia menangis jika sudah menyanyikan atau hanya mendnegarkannya saja seperti tadi. Rasa nyeri kembali dirasakannya.
“Kau ingin makan siang apa ?” tanya sebuah suara hasul dari kepala yang melongok dari balik pintu yang terbuka
Kyuhyun menoleh, menghentikan lamunannya tentang sakit “Menurut mu apa yang enak siang ini ?” tanya kyuhyun balik
“Bisakah kau langsung saja. Aku sedang tak ingin berkelanjutan melayani mu” kata gadis itu cuek.
“Bisakah kau menjawab pertanyaan ku ?” kembali kyuhyun membalikan pertanyaan gadis itu, membuat gadis itu semakin kesal.
“Aku tidak tahu. Dan tak berniat memberitahu jika aku tahu !”
“Waeyo ?”
“Kau ingin makan atau tidak sebenarnya ???!!!!” tanya hiu hwi untuk terakhir kalinya kesal. Jika pria itu tak menjawab atau parahnya kembali membalikkan pertanyaannya, ia bersumpah akan membanting pintu dengan kencangnya dihadapan pria itu.
“Menurut mu ?” tanya kyuhyun lagi.
BRAAAAKKKKK!!!!!!!!!!!
Dan ya, hiu hwi membanting pintu dihadapan kyuhyun dengan cepat dan kasar. Kyuhyun ? jelas pria itu terkejut bukan main, bahkan ia sampah terlonjak ke belakang sofa yang tadi sempat di tempatinya bersama gadis itu. Berdua. Bersandar.
Hiu hwi melangkahkan kakinya lebar-lebar ke dapur dan membuka sebuah lemari atas. Kalian ingat lemari apa ? Ya koleksi wine cho kyuhyun. Persetan ! dengan cemoohan pria itu lagi karena ia dengan beraninya meminum wine pria itu tanpa permi. Dan yang terpenting ia bisa merasakan bagaimana mabuk sesungguhnya dengan minuman yang herganya fantastis. Terlihat lebih bermartabat bukan ?. Hiu hwi membuka tutup botolnya dengan kasar memutar sembarang arah, ia sungguh tak sabar. Diambilnya gelas tinggi dan menuangkannya langsung. Diluar batas peminuman wine biasanya. Karena Hiu hwi tak tahu itu. Diteguknya langsung wine itu dengan campur aduk, antara takut mabuk dan kesal pada pria sombong si pemilik minuman yang kini sudah melewati tenggorokannya. Tapi belum hiu hwi merasakan nikmatnya setelah meminum satu gelas tinggi wine itu, seseorang merebutnya bahkan mengambilnya lalu diminum. Tak sopan.
“Apa yang kau lakukan ?!” kesal hiu hwi, sedari tadi ia sudah menunggu-nunggu waktu kenikmatan setelah menegak segelas wine dan mengeluarkan desahan nikmat karena jalannya wine yang mulut menuju tubuhnya seperti kebanyakan peminum bicarakan. Ada kenikmatan sendiri setelah meneguk wine mahal seperti yang diminumnya tadi––katanya.
“Apa yang kau lakukan dengan meminum wine ku, LAGI ?!” tanya kyuhyun kembali membalikannya. Sungguh hiu hwi muak jika pria itu sudah membalikkan semua pertanyaanya.
“Kau tak terima lagi ?!” gertak hiu hwi
“Menurut mu ?”
“Kau ingin aku meludahkannya lagi seperti waktu itu ?!”
“Silahkan jika kau bisa !” kyuhyun langsung menyembunyikan gelas serta botol wine-nya dibalik tubuhnya. Ia tak rela jika winenya kembali menjadi korban pelecehan wanita itu. Sayang sekali isinya masih banyakkan ?
Hiu hwi tergelak tawa “Kau terlalu kekanakan” ejek hiu hwi, bagaimana tidak saat ini ia melihat sisi lain dari pria itu, egois. Pria dengan kriteria tak ada yang bisa memiliki barang yang dimilikinya, Hanya harus dia yang memilikinya. Tak boleh yang lain. Dan itu Cho kyuhyun.
“Persetan dengan sifat kekanakan ku, yang jelas kau tak boleh menyentuh semua koleksi wine ku. Terlebih meminumnya. Jika aku melihatnya lagi kau akan tahu akibatnya. Kau akan aku hukum !” tegas kyuhyun menampilkan sisi ketegasannya. Sunggu pria egois
Hiu hwi tak menghiraukan perkataan pria itu, ia malah membalikkan badannya setelah sebelumnya menghempaskan tangannya di depan wajah pria itu, merendahkan. Hiu hwi berjalan menuju kamar dan berniat ingin keluar dari Apartemen ini. Entah ini pertengkaran keberapa setelah pagi buta tadi ia menemukan pria itu dengan senyum malaikatnya di Apartemen ini. Pria yang sungguh dirindukannya terakhir kali. Pria itu datang, namun menghancurkan moodnya. Pria yang telah memberikan kejutan dua kali di hari minggu ini.
Hiu hwi keluar kamarnya dengan syal merah muda soft dan juga mantel putihnya. Ia melangkah lebar dengan membawa tas kecil. Tanpa berpamitan pada pria yang menatapnya tanya, kemana gadis itu ?
∏™∏
Hiu hwi melenggangkan kakinya melihat semua toko malam itu. Seperti biasa hanya ingin menghivur diri dengan potongan harga yang cukup lumayan untuknya tapi ia tak semua yang membuatnya tertarik. Seperti malam ini, setelah puas menikmati suasana taman yang di penuhi oleh keluarga yang ingin bertamasya di detik-detik terakhir musim semi.
“Sebenarnya kau ingin membelinya atau tidak ?” tanya sebuah suara yang terdengar kurang lebih 1 meter di belakangnya. Hiu hwi menengok dan memandang pria itu tak peduli
“Apa urusan mu ?!” kata hiu hwi cuek, kembali ia melihat dress-dress dari mulai bergaya anggun sampai cute yang cocok untuk dipakai gadis remaja, dan tentu ia tak termasuk.
“Yakk ! Sampai kapan kau hanya terus melihat semuanya ? Kenapa tidak dibeli saja jika kau ingin ?!”
“Bisa kau diam !” teriak hiu hwi tak peduli orang-orang yang berlalu lalang di sekitarnya tengah menonton pertengkaran mereka
“Menjauh dari ku !” kata hiu hwi untuk terakhir kalinya.
Kyuhyun mendesah gusar, sejak gadis itu keluar dari Apartemen tanpa pamit bahkan tak menyediakan makan siang untuknya ia mengikuti gadis itu. Tentu hiu hwi terus mengusirnya saat ia tahu kalau kyuhyun mengikutinya. Tapi karena memang sikap egois dan keingin tahuan yang melewati kadarnya, kyuhyun tetap mengikuti gadis itu.
“Apa uang aku berikan tidak cukup untuk membeli semua keperluan mu ?” tanya kyuhyun lagi, dilihatnya gadis itu tak menanggapi bahkan kini gadis itu melangkah masuk ke dalam toko pakaian yang sepertinya sudah menyita perhatian gadis itu. Kyuhyun ikut masuk ke dalam, ternyata ini toko baju-baju pengantin.
DEG!
Untuk apa gadis itu masuk kesini ?
Dilihatnya hiu hwi tengah berbicara dengan seorang yang sepertinya pemilik toko ini, karena terlihat jelas pakaiannya berbeda dengan yang lain di toko ini. Hiu hwi terlihat serius mendengarkan setiap kata yang keluar dari orang itu . Dan saat orang itu menunjukkan sesuatu pada hiu hwi, kyuhyun ikut melihatnya. Sebuah gaun pengantin yang indah, tanpa ada lengan bergaya inggris dengan renda-renda bunga dibagian perutnya dan juga bagian bawahnya yang hanya sampai selutut. Sekilas memang telihat seperti dress biasa dan sederhana, namun kini kyuhyun membayangkan sesuatu. Seseorang yang memakai gaun indah itu. Benarkah itu hanya hayalan ? Jika benar mengapa terlihat mata di depan matanya. Gadis dengan rambut coklat tergerai begitu saja tengah berdiri diatas panggung yang tingginya hanya 30 cm. Tersenyum kaku dan membawa sebuket bunga pernikahan. Mimpikah ia ? Hiu hwi tengah dihadapannya ? memakai baju pengantin ? Memang begitu bersinar ? Seorang hiu hwi.
“Maaf, apa anda kerabat aggashi itu ?” tanya sang pemilik toko yang tadi berbicara dengan hiu hwi. Kyuhyun tersadar dari lamunannya tentang hiu hwi yang bersinar^^^^
“Ye ?”
Pemilik itu tersenyum ramah “Bisakah anda mendampingin pasangan anda ?”
“Ye ?” kyuhyun bingung sekaligus gugup, mendampingi ? pasangan ? dirinya dan hiu hwi ?
“Saya lihat aggashi itu terus menatap anda dan kebetulan juga sebelum kalian masuk saya sempat melihat kalian berbicara di luar jadi saya kira kalian adalah pasangan” jelas pemilik toko itu lagi. Kyuhyun smeakin bingung.
“Aggashii itu terlihat sangat cantik dan cocok memakai gaun pengantian yang saya rancang sendiri baru-baru ini. Sebenarnya itu adalah gaun pengantin untuk pasangan yang akan menikah minggu ini, tapi karena sesuatu pernikahan itu gagal dan wanita yang memesan itu tak ingin membawanya walau ia sudah membayarnya penuh. Jadi saya pikir aggashi itu sangat cocok untuk memakainya. Bagaimana jika saya sarankan gaun itu menjadi gaun pernikahan kalian ?”
Kyuhyun tercengang. Pernikahan. Dirinya dan Hiu hwi,
“Tapi jika tuan masih bingung, tidak masalah kalian bisa kembali lagi jika memang sudah cocok dengan gaun ini. Kami akan menyimpannya. Jadi lebih baik anda berfoto dulu untuk mempertimbangkannya”
Berfoto––kyuhyun membeo dalam hati.
“Ah apa tuan juga ingin memakai pakaian untuk pernikahannya juga ? Baiklah kami akan menyiapkannya. Mohon tunggu sebentar” setelah berbicara panjang lebar pemilik toko itu pergi ke belakang panggung yang masih menampilkan hiu hwi yang menjadi objek beberapa kamera pasangan yang terkagum-kagum dengan kecantikan gadisnya. Gadisnya ?
“Bisakah kalian lebih dekat ? Bukankah kalian pasangan ?” tanya pemilik toko itu untuk kesekian kalinya, sejak kyuhyun tadi dipaksa untuk mengganti pakaiannya menjadi pakaian layaknya pengantin ia merasa gugup di samping gadis itu. Sama halnya dengan hiu hwi, ia gugup harus berfoto bersama pria yang membuat moodnya hilang di hari minggu.
Kyuhyun menggeser sedikit badannya lebih mendekat kearah hiu hwi dan menatap ke depan kamera. Tersenyum senormal mungkin .
“Hey, bukankah itu kyuhyun super junior ?” bisik seorang wanita yang tengah menonton sesi berfoto kyuhyun dan hiu hwi.
“Apa kau yakin ?”
“Tentu, lihatlah wajahnya. Ini coba kau perhatikan” orang itu memberikan foto kyuhyun yang seperti biasa terlihat di publik menunjukkan pada temannya
“Benar. Mereka mirip sekali”
“Tapi bukankah kyuhyun menikah dengan seorang desaigner ?”
“Maksud mu wanita itu bukan desaigner ?”
“Apa kau tidak tahu ? kyuhyun menikah dengan Chaeri, desaigner terkenal yang sudah mendunia”
“Tapi untuk apa kyuhyun berada di sini dengan wanita itu. Dan lihatlah mereka terlihat sangat cocok”
Kyuhyun membeku mendnegar percakapan dua orang yang sudah mencurigainya. Walau ia sudah memakai kaca mata tapi memang jika wajah tampannya sudah terkenal, semua orang pasti akan tetap mengenalinya walau ia menutupnya dengan apapun. Tapi bukan itu maslahnya, melainkan orang itu juga membicarakan hiu hwi dan juga pernikahannya dengan Chaeri. Jika sampai terdnegar publik itu akan menjadi berita buruk. Setelah beberapa jepretan dilakukan kyuhyun, menarik tangan hiu hwi kasar ke belakang panggung. Hiu hwi sebarnya juga mendnegar percakapan orang itu, tapi ia mencoba setenang mungkin agar tak banyak orang yang mencurigai dirinya yang tengah bersama dengan hallyu star. Tapi kyuhyun menarik tangannya ke belakang panggung dengan kasar, dan saat itu hiu hwi tahu semua ini akan semakin rumit.
Hosh .. Hosh …
Buangan nafas yang terdnegar memburu dari Hiu hwi dan juga kyuhyun. Bayangkan saja berapa meter mereka berlari menghindari kejaran orang yang mencurigai kyuhyun. Sebenarnya itu bukan masalah bagi hiu hwi toh ia tak peduli, tapi pria ini membuat masalah dengan menariknya ikut berlari. Apa pria ini pikir ia mempunyai pasokan oksigen yang lebih harus lari ditengah malam dnegan suasana dingin seperti ini ?
“Apa kau gila eoh ?” gertak hiu hwi setelah berhasil menetralkan pacu jantungnya
Kyuhyun masih sibuk dnegan dirinya menghirup oksigen sebanyak mungkin, kini mereka tengah bersembunyi di belakang gedung yang sangat gelap namun mereka masih bisa melihat wajah masing-masing, terlebih kyuhyun ia bisa sangat dengan jelas melihat wajah hiu hwi, masih sama persis seperti di toko gaun itu hiu hwi masih terlihat bersinar dimatanya, karena hiu hwi memang masih menggunakan gaun itu. Mereka kabur tanpa mengganti pakaian mereka, sehingga bertambahlah orang-orang yang mengejarnya tadi dengan penjaga toko yang diketahuinya adalah seorang pria setengah jadi.
“Kau tahu apa yang baru saja kau lakukan ?!” gertak hiu hwi lagi yang semakin geram karena pria itu tak menanggapinya
“Bisakah kau diam, aku takut mereka tahu kita bersembunyi disini !” kyuhyun berkata lebih pelan karena ia masih sibuk menetralkan detak jantungnya
“Yaakk!!!! Neoommmphhtt….” kyuhyun membekap mulut hiu hwi cukup kencang dan menarik tubuh hiu hwi menghimpit tubuhnya untuk bersembunyi. Saat gadis itu sedang sibuk berceramah ia mendnegar suara langkah kaki datang, jadi ia takut jika itu adalah orang yang mengejar mereka tadi.
“Ssssssstttttt….” kyuhyun memberi kode pada hiu hwi untuk diam karena sejak tadi gadis itu terus berontak dengan memukul lengannya bahkan sudah beberapa kali mencoba menggigit telapak tangannya. Dasar gadis ini––desah kyuhyun dalam hati
Kyuhyun menengok kearah sumber suara yang di dengarnya tadi. Setelah memastikan aman akhirnya kyuhyun menghela nafas lega. Hiu hwi yang sudah kehabisan nafas melihat pria itu bernafas lega dengan geram menggigit telapak tangan pria itu karena belum juga melepaskannya.
GREEEKKKK!
BUUGGHHT!
“AAAAWWWWWWWWWW!!!!” teriak kyuhyun kesakitan. Diliriknya si pelaku yang dengan berani menggit telapak tangannya itu. Hiu hwi memandang kyuhyun menantang.
“Mwooo! Nampeeun !” gertak hiu hwi. Pria ini sungguh bodoh dan kurang hajar ! sudah berani membekap mulutnya bahkan membuatnya susah bernafas sekarang malah memandangnya dengan tatapan yang errrr…!!!!
“Neeoo ! Apa kau tidak bisa bersikap lebih manis !” sungut kyuhyun
“Mwoo ? Yakkk!”
“Berhentilah meneriaki ku ! Kau pikir kau siapa, eoh !” mereka saling memberikan tatapan mematikan masing-masing. Sebenarnya hiu hwi sendiri sudah takut mendapatkan tatapan mematikan dari pria itu, tapi tentu saja ia tak ingin di pandang rendah lagi oleh pria ini.
SSRREEKKK!
Pandangan mata mereka semua teralihkan pada suara itu, kyuhyun mendesah gusar dan langsung menarik tubuh hiu hwi lagi mendekat dan kembali lagi menbekap mulut gadis itu. Walau ia tahu apa konsekuensinya tangannya akan kembali menjadi korban tapi dari pada ketahuan dan dituduh mencuri, kyuhyun lebih memilih sakit yang sesaat. Hiu hwi kembali memberontak namun saat ia ingin melepaskan tangan pria itu, tatapan mata mereka bertemu. Ia bisa melihat bagaimana kilatan memohon pria itu menyuruhnya tenang dan entahlah hiu hwi malah menurut dan menghentikan pemberontakannya. Kyuhyun masih menatap matanya dengan intens, entah ia merasa sangat nyaman dnegan menatap mata itu. Hiu hwi pun begitu, mata kyuhyun seperti menghipnotisnya. Ia mengingat bagaimana pria itu membuatnya seperti mayat hidup karena merindukan kehadirannya. Dan saat ini mereka tengah slaing menatap, seperti terjadi pertukaran rasa diantara keduannya. Sorot mata hiu hwi memberikan kerinduaan yang ia rasakan saat pria itu pergi, dan kyuhyun ia memberikan sebuah tatapan bagaimana ia mengagumi sinar wajah dan mata gadis itu ia sangat menyukai menatap hiu hwi seperti ini.
“Apa ada orang disana ?” teriak seseorang yang sepertinya pembuat sumber suara tadi, tapi teriakan itu tak membuat posisi hiu hwi dan kyuhyun berubah. Seperti dua berhenti. Milik mereka.
Kini dorongan dari mana kyuhyun mendekatkan wajah mereka membuat tubuh hiu hwi menegang seketika. Entah ia tolol atau apa, otaknya tak bisa berpikir apa yang akan dilakukan pria itu. Jika saat ia normal, hiu hwi tahu akan kelanjutan maksud dari kyuhyun ini. Namun apakah sekarang hiu hwi dalam keadaan normal ? Dengan tubuh menegang dan detak jantung yang terus berpacu. Normal kah ?
“Kyuhyun-ah..” lirih hiu hwi karena jarak mereka semakin sempit bahkan ia bisa merasakan gelinya deru nafas kyuhyun di depan wajahnya
“Sssssstttt..” kyuhyun mendesis dan tetap mendekatkan jarak diantara mereka hiu hwi diam, ia malah menutup matanya seakan tersihir oleh desisan kyuhyun tadi begitu pun dengan kyuhyun ia memiringkan kepalanya dan menutup matanya.
Voilaaaa…..
Cupp…:*
T.B.C
Tidak ada komentar:
Posting Komentar