GENRE : MARRIED LIFE (MAYBE)
RATING : PG-17
CAST : CHO KYU HYUN - LEE HIU HWI
AUTHOR : MAYDA AHN
DISCLAIMER : MY ORIGINAL FANFICTION, MY FANTASY. DON’T BASH IT, CAUSE IT’S MY FANTASY.
WARING ! (perhatikan sebul baca ya :) )
Maaf dengan kesalahan post kemarin, ada sedikit kekeliruan jadi mohon maklum. Dan saya ingin menjawab beberapa pertanyaan yang ada dikomentar dari beberapa typo yang saya buat, Mianhe J
1) Bukannya istri kyuhyun Chaeri, kenapa disitu hiu hwi ? apa hiu hwi disini ada dua ?
*Maaf itu typo ya chingu, nama istri kyuhyun yang sah adalah Chaeri dan kontraknya adalah Hiu Hwi, tidak ada hiu hwi dua ataupun satu J
2) Kenapa Hiu hwi harus kupu-kupu malam ?
*Saya rasa itu hak saya dalam berfantasy J
3) Aku bingung sama latar tempatnya
*Saya rasa chingu harus menyalakan google map agar mengerti J karena saya jg begitu.
4) Aku bingung sama judulnya, kenapa ubah-ubah?
* Saya buat ff ini series yang memiliki setiap judul chapter yang berbeda, tapi jika kalian masih belum mengerti maka mulai sekarang saya akan mencantumkan angka di setiap chapternya.
Dan ini adalah pertanyaan yang membuat saya jengah sekaligus pingin ketawa
5) Kok ceritanya kayak film india ya ?
* Aigooo…. ini apa lagi -____- disekolah aja saya suka ledekin teman saya yang suka film india karena saya ga suka film india ini malah dibilang mirip-___-ciyus chingu aku ga tau waktu dikasih tau judulnya yang kuche kuche apa itu aku ga tau dah pokoknya ini adalah fantasy aku jadi aku tidak tahu menau dengan film india yang kalian bicarakan. Mianhe Saranghae wkwkwkXD
DAN SAYA ENTAH KENAPA BANYAK YANG ADD FB SAYA :D BUKANNYA GA MAU KONFIRM CUMA INI BANYAK BANGET JADI PUSING SAYA HAHAHA :D YANG MAU KONFIRM HARUS KOMEN AJA DAN TULIS MINTA KONFIRM, BIAR ADIL :D
Mercii… ^^
HAPPY READING ^^
Part 3 [STARTED]
Hawa dingin malam ini tak membuat gadis itu gentar, di bawah butiran salju yang turun dengan indahnya, gadis itu menundukkan kepalanya menatap kakinya. Apa yang salah ? hanya ada sebuah booth peach yang di dapatnya saat natal kemarin. Tapi mengingat siapa yang memberikannya, kalian pasti akan mengerti. Setelah pertengkaran malam itu, kehidupan kontrak Kyuhyun dan Hiu Hwi menjadi semakin merenggang, Keras kepala satu sama lain yang membuat mereka seperti orang yang tak kenal sama sekali di dalam satu ruang Apartemen yang sama. Tapi bukankah sebelumnya mereka tak saling mengenal ? bahkan mereka hanya tahu nama dan pekerjaan mereka masing-masing, kecuali Hiu Hwi yang sudah mengetahui status Kyuhyun saat ini. Pria yang memiliki istri yang tak jelas keadaannya. Apa kata-kata itu begitu kasar ? benarkah ? lalu apa yang harus Hiu Hwi katakan mengenai wanita itu ? apa wanita diambang kematian ? wanita hidup di perbatasan dua dunia ? atau mungkin wanita sekarat ? CUKUP ! itu keterlaluan ! Ia juga wanita ! ia bisa mengerti bagaimana jika ia berada di posisi wanita itu, Chaeri adalah wanita yang beruntung sekaligus malang. Di saat seisi dunia kebahagian tengah menghadap kepadanya, ia malah terjebak di perbatasan dunia. Antara hidup dan mati. Bisa dipastikan jika pria sombong itu mendengar Hiu Hwi mengatakan hal sekasar itu untuk mendeskripsikan istrinya yang tercinta, ia akan mendapat hukuman.
Contohnya saja saat malam menjelang natal yang menjadi pertengkaran terakhir dan yang membuat mereka merenggang sampai sekarang. Kyuhyun dengan wajah lesunya pulang ke Apartemen tanpa menggunakan mantel yang sudah ia siapkan sejak Kyuhyun pergi untuk bekerja––katanya. Tapi setelah mencium bau tubuh pria itu, Hiu Hwi tahu pasti. Pria itu tak bekerja, melainkan pergi menemui istrinya. Ia sebenarnya sudah mengetahui itu sejak pagi, karena sebelum pergi Kyuhyun mengatakan dengan wajah bangganya kalau ia akan tampil dia acara musik secara live untuk mempromosikan album terbaru sub-grup mereka, dan Hiu Hwi tanpa sengaja memindahkan chanel tv dimana suaminya itu sedang bekerja. Tapi apa yang di dapatnya ? grup mereka memang tampil tapi tanpa kehadiran suaminya, Kyuhyun. Salah satu diantara mereka mengatakan, jika Kyuhyun sedang tidak enak badan dan beristirahat di rumah. Dan apakah senyum kebanggaan yang dilihat pagi itu adalah senyum palsu. Apakah itu sebuah senyum yang selalu suaminya tunjukkan jika ia sedang tidak enak badan. Lalu jika Kyuhyun beristirah di rumah, siapa yang dilihatnya pagi tadi saat menyerahkan mantel yang disiapkannya. Arwahkah. Atau mungkin pria itu kembali tapi ia tak mengetahuinya dan menyelinap masuk ke kamar. Tapi saat ia mengganti baju setelah mandi di kamar, ia berani pastikan jika tak ada siapapun di sana selain dirinya. Lalu rumah siapa yang menjadi tempat beristirahatnya Kyuhyun jika sedang sakit sekarang. Dan jawabannya adalah Rumah sakit, tempat yang menjadi rumah kedua untuk Kyuhyun. Bagaimana bisa. Tentu bisa. Bagi pria beristri rumah adalah tempat dimana istrinya tinggal, dan Kyuhyun adalah pria beristri. Dan chaeri tinggal disana. Di rumah sakit. Jadi apa masalahnya jika Kyuhyun pergi ke rumahnya bersama chaeri, Tidak ada yang salah bukan. Tapi itu yang menjadi penyebab pertengkaran besar mereka malam itu.
“Eoh, Wasseo ?”
Kata yang selalu Hiu Hwi ucapkan jika suaminya pulang. Semua itu adalah peraturan yang mereka sepakati. Walau hanya ada ikatan kontrak dalam hubungan mereka, tapi setidaknya ada sedikit manisnya hubungan pernikahan dalam kontrak itu. Dan mereka melakukannya. Kyuhyun harus bersikap layaknya suami pada istrinya dan begitu pun sebaliknya untuk Hiu Hwi. Menjadi seorang istri yang baik hati dan memperhatikan suaminya, bahkan ia sempat terikat impiannya di masa lalu sebelum kabut hitam itu datang. Menjadi seorang istri yang baik untuk suaminya jika ia sudah menikah. Sepertinya saat ini ia tengah mewujudkan berbagai impian indah pernikahannya yang dulu sempat terkubur.
Kyuhyun hanya menoleh sebentar dengan senyumnya dan mengangguk
Hiu Hwi menimbang-nimbang untuk melanjutkan pembicaraan dengan Kyuhyun, tapi rasa penasaran itu terus membuatnya tak sanggup.
“Kau dari mana saja ?” tanya Hiu Hwi. Kyuhyun menghentikan jalannya saat ia ingin segera mengakhiri hari ini di kamar, menenggelamkan diri dengan air hangat yang sudah disiapkan istrinya dan bermalas-malasan di balik bantal juga selimut hangat. Kyuhyun berbalik dan memandang wajah istrinya yang lagi-lagi hanya mengenakan Lingerie dengan setenang mungkin mengingat perjanjian mereka. Kyuhyun hanya seorang pria normal yang sekarang pastinya tengah tergoda. Tidak akan ada kucing yang menolak ikan besar dihadapannya saat ini juga.
“Aku tampil di beberapa tempat secara live, dan aku lelah sekarang kau tahu. Apakah kau sudah menyiapkan air hangat untuk ku, nona manis ?” manja Kyuhyun. Ya, pria ini memang sangat suka bermanjaan dengan gadis yang menjadi istri kontraknya setelah hubungan mereka yang sempat renggang oleh pertengkaran di dalam mobil dan merevisi isi surat perjanjian kontrak pernikahan mereka. Ia berubah menjadi seorang pria yang manja terhabat istrinya. Seperti dulu. terhadap istri sahnya. Chaeri…..
Hiu Hwi hanya mengangguk sebagai jawaban namun tetap menundukkan kepalanya, entahlah sejak ia berjanji akan menjadi istri yang baik Hiu Hwi lebih sering menundukkan kepalanya saat berhadapan dengan Kyuhyun.
“Ah …. Surga ayah datanggggg……..” teriak Kyuhyun senang, akhirnya ia bisa mewujudkan keinginannya sejak tadi. bergumul dengan air hangat……
“Kyuhyun-ahh” lirih Hiu Hwi lagi dan lagi menghentikan langkah Kyuhyun
“Ada apa lagi nona manis ?” tanya Kyuhyun yang masih bersabar untuk waktu bergumulnya
“Aku tidak melihat mu tadi” kata Hiu Hwi akhirnya, dan KLAP! membuat Kyuhyun menegang.
“Maksud mu ?” Kyuhyun menaikkan satu alisnya
“Bukankah kau akan muncul di salah satu stasium tv untuk mempromosikan album baru, dan bukankah kau sudah menunggu-nunggu saat-saat ini ? tapi mengapa aku tak melihat mu?”
“Kau menyaksikannya ?” tanya Kyuhyun hati-hati
Hiu Hwi mengangguk “Mereka mengatakan kau tidak enak badan dan beristirah di rumah” lanjut Hiu Hwi semakin membuat Kyuhyun menegang harus menjawab apa. Dirasanya tak ada jalan untuk berbohong lagi saat ini, istrinya telah tahu segalanya.
“Ya, aku memang sedang tidak enak badan dan tadi aku beristirahat di dorm. Mianhe membuat mu khawatir jika itu yang kau rasakan” akuinya Kyuhyun tak semuanya benar, menurut pikiran Hiu Hwi ia kira suaminya itu akan berkata jujur, ternyata……
“Benarkah ? Ku kira kau pulang ke rumah wanita itu” lirih Hiu Hwi hati-hati dengan suara lebih kecil tapi Kyuhyun bisa mendengarnya. Wanita itu. Nugu ?
“Siapa maksudnya dengan wanita itu ?” tanya Kyuhyun kesal
Hiu Hwi diam, menyesali ucapannya tadi. harusnya ia tak mengatakannya. Ia tahu itu bukan urusannya bukan ? pria ini hanyalah suami kontraknya dan dirinya adalah istri kontrak saja.
“LEE HIU HWI !!!!!” pekik Kyuhyun lagi karena gadis itu memilih bungkam tak berniat menjawab.
“LEE HIU HWI ! JAWAB PERTANYAAN KU !” lagi, Kyuhyun lagi lagi berteriak membuat Hiu Hwi takut.
“Istri mu” jawab Hiu Hwi akhirnya, walau hanya lirihan tapi Kyuhyun mendengarnya. Ia semakin marah. Kyuhyun berjalan dengan langkah lebarnya mendekat gadis yang masih menundukkan wajahnya dengan badan bergetar takut, tapi kilatan merah itu menutupi ketakutan gadis itu dimata Kyuhyun.
Diangkatnya dagu gadis itu dengan kasar dan ditatapnya dengan tatapan mematikan yang sering membuat hyung-hyungnya takut jika ia sudah melakukannya
“Dengrkan ini ! Jangan pernah kau mengatakan kata ‘Wanita itu’ lagi. Dia punya nama. Cho Chaeri. Kau tahu itu ! Namanya Cho Chaeri. ISTRI SAH CHO KYUHYUN. Harusnya kau sadar dengan dua kata yang kau ucapkan tadi. Wanita itu. Harusnya kau tahu siapa yang lebih pantas terdengar dengan gelar itu di telinga semua orang yang tahu akan faktanya !” Kyuhyun melepaskan sentuhannya pada dagu Hiu Hwi dengan kasar dan berbalik meninggalkan Hiu Hwi yang terperangah. Pria itu lagi-lagi-lagi dan lagi mengatakannya. Setiap mereka bertengkar pria itu mengatakannya dengan sangat jelas. Membuatnya semakin menyadari bagaimana keadaanya dan posisinya di hadapan pria itu.
Entah apa yang terjadi kini pada sifatnya, tak ada lagi sosok gadis yang bernama Hiu Hwi yang kuat dan egois terlebih dengan sikap acuhnya. tinggal bersama Kyuhyun dengan hitungan minggu membuat semua sifatnya yang sudah melekat bertahun-tahun saat terjerat kabut hitam bersama pria brengsek itu mengikis, dan sekarang sudah tak ada sama sekali yang tersisa. She is back. Kepada sifatnya dulu, seorang gadis lemah tanpa ada pelindung atau pun malaikat yang menjaganya. Gadis cengeng yang kasihan. She is back. Hiu Hwi is back. Ia menangis……..
Hiu Hwi mendongak, melihat salju itu menimpa wajah pucatnya. Ia menahan air mata agar tak kembali menggenang jika kembali mengingat pertengkarannya dengan pria itu. Sampai saat ini hubungan mereka tak ada kemajuan, bahkan tak jelas. Walau saat pagi hari di hari natal Kyuhyun memberikannya sebuah kado besar yang berisa booth dan mantel merah marun yang sekarang tengah di pakainya tapi tak merubah apapun. Tapi Hiu Hwi ingat isi surat yang ada di dalam kado itu. Hanya satu kalimat pandek.
“Mianhae, Selamat natal.”
Tidakkah itu terlalu sederhana untuk sebuah kartu ucapan natal dan permintaan maaf. Bahkah pria itu sama sekali tak mengungkitnya jika ia pulang ke Apartemen, parahnya lagi pria itu pergi ke China selama 2 bulan keesokan harinya, hingga saat ini pria itu belum kembali. Menurut kalian apa yang sebenarnya Hiu Hwi rasakan kali ini adalah sebuah kebingung atau hanya rasa ketertarikan belaka. Selama Kyuhyun pergi dan tak menghubunginya Hiu Hwi tanpa sadar terus memikirkan keadaan pria itu, terlebih lagi saat beberapa media china memberitakan bahwa kegiatan grupnya sangatlah padat dan cuaca disana sangatlah dingin. Kyuhyun menjadi topik utama dengan kesehataan, ia sempat di rawat 2 minggu kemarin karena kelelahan dan itu cukup membuat Hiu Hwi hampir saja menghubungi pria itu dan menyusulnya. Tapi sebuah memori pertengkaran dan surat kontrak itu membuatnya urung. Hiu Hwi mendesdah. Dapatkah ia kembali seperti dulu. Lee Hiu Hwi yang dikenal dingin dan keras kepala. Bisakah ?. Rasanya sekarang ia tak nyaman dengan kembalinya sifat seperti dulu. Terlalu menyiksa batinnya.
∏=∏=∏=∏=∏
Februari, 01
Cuaca sangatlah dingin, bahkan membuat matahari enggan untuk menampakan diri. Hiu Hwi terbangun dengan malasnya menjalankan semua aktifitas seperti biasa. Hanya bersantai, atau mungkin keluar hanya untuk shopping atau belanja kebutuhan dapur. Kembali ia mendesah mengingat sudah hampir sebulan ia ditinggal Kyuhyun tanpa ada komunikasi. Apa kalian sekarang menyadari apa yang dirasakan Hiu Hwi ini. Tapi sayangnya Hiu Hwi masih belum mengerti juga sampai sekarang. Ia selalu menyangkalnya dengan berbagai alasan. Dan yang paling tak masuk akal adalah alasan ini. Apakah ada cintai kedua di dunia ini––pikirnya. Bodoh bukan ? Ya, Hiu Hwi tak menyangkal karena sejak SMP nilainya selalu pas-pasan.
Hiu Hwi menyalakan laptopnya untuk mengecek sisa uang ditabungan yang diberikan Kyuhyun sebelum pria itu pergi. Sebenarnya bukan diberikan, melainkan disisipkan melalui dompetnya, pria itu memasukkannya langsung ke dompetnya bersama dengan kartu kredit yang unlimited saat ia tertidur atau mandi mungkin. Setelah memasukkan nama dan no rekeningnya Hiu Hwi mengamati secara teliti angka-angka yang sudah dikeluarkannya. Tapi ia sedikit bingung dengan angka yang memang bisa dibilang tak sedikit ini tertera dilist pengeluarnya. Rasanya ia tak pernah menggunakan uang sebanyak itu. Ia pun mengecek kemana uang itu mengalir, dan ia semakin yakin jika bukan dirinyalah yang menggunakan uang itu. Bahkan ia tak mengenal tempat yang menjadi bermuaranya uang itu mengalir. Dan Hiu Hwi mengira jika itu Kyuhyun. Pria itu menggunakan tabungan ini dan mengeluarkan uang sebanyak itu. Tapi untuk apa ?
Hiu Hwi pun menghubungi kantor bank untuk menanyakannya, dan ia pun akhirnya mengerti setelah salah satu orang bank mengucapkan kata rumah sakit. Kyuhyun menggunakan uang itu untuk membayar perawatan yang memang selalu rutin ia lakukan beberapa bulan terakhir ini. Sebelumnya Kyuhyun memang selalu menggunakan tabungan ini, namun setelah tabungan ini jatuh ketangan Hiu Hwi, Kyuhyun mengalihkannya ke tabungannya yang lain, tapi karena sebuah prampokan yang dialami Kyuhyun saat di china beberapa minggu lalu–––yang tentu tak diketahui Hiu Hwi, Kyuhyun terpaksa kembali mengalihkannya lagi ke tabungan itu dan sedang mengurus kembali tabungan barunya.
Ditutupnya hubungan telfon dengan salah stau pegawai bank itu maka ditutup juga rasa kebingungan Hiu Hwi tentang uang dengan enam digit dibelakangnya itu. She knows now. Kyuhyun ternyata pelakunya, dan itu utnuk membayar perawatan Chaeri. Istri sahnya. Yang sampai saat ini masih terbaring tak berdaya diantara perbatasan dua dunia. Hiu Hwi mendesah dan masuk ke kamar mandi dengan kalutnya.
∏=∏=∏=∏=∏
Februari, 02
Dia tahu semua ini memang sulit pada akhirnya, walau begitu ia juga tak memungkiri hasrat inginnya untuk terus melanjutkan kesulitan ini. Hidup dengan pria yang diawal pertemuan mereka dianggapnya brengsek yang berani mengontrak rahim wanita lain hanya dengan satu kata sebagai alasa, yaitu “KETURUNAN”. Apa begitu penting sebuah keturunan untuk semua pria, walau tak dipungkiri mungkin hampir semua wanita pun ingin karena itu yang membuat mereka sesungguh bisa dikatakan seorang wanita seutuhnya. Tapi jika ketidak berdayaan itu datang, siapa yang patut dipersalahkan. Namun sekarang tak peduli alasan apa pria itu ada disampingnya kini, tak peduli dengan satu kata keturuna, tak peduli dengan status tak jelas mereka, tak peduli hanya dengan rahimnya saja ia bisa bersama pria itu. Yang terpenting pria itu ada disamping walau pada nyatanya hanya mengingkan rahimnya yang akan menghasilkan keturunan untuk pria itu. Bahkan ia tak pernah berpikir apa yang akan terjadi setelah semua berakhir.
Cukup kau berada disamping ku kini Cho Kyuhyun, aku menjadi pendamping kontrak mu, aku termasuki oleh mu, aku ada dihadapan mu, aku yang melahirkan anak mu. Cukup hanya karena itu aku bersyukur kali ini. Hanya karena itu, begitu sederhana bukan. Bahkan aku tak pernah berani memikirkan bagaimana setelah itu, atau mungkin seberapa kasar lagi makian yang akan kau ucapkan disetiap pertengkaran kita.. aku tak tahu ini apa… tapi aku berjanji jika aku sudah tahu dan yakin benar adanya yang ku rasakan ini… aku akan mengatakannya pada mu walau aku tak pernah mengharapkannya lebih…
Hiu Hwi mendongakkan kepalanya lagi menatap langit malam kota seoul yang masih dituruni salju. Ia tersenyum kecil, menyemangati dirinya untuk cerita selanjutnya. Selesai menatap salju, Hiu Hwi melihat ke depan banyak orang malam ini walau jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Rencana malam ini Hiu Hwi hanya ingin berjalan-jalan saja sekalian membeli beberapa bukus cemilan dan juga parfume. Tapi saat ia melewati sebuah toko pakaian yang memajang sebuah set pakaian musim dingin dengan warna coklat, Hiu Hwi terpikat. Saat melihat set pakaian itu, ia berfantasy Kyuhyun disana sedang bergaya layaknya model kelas atas dengan coolnya. Oh ini hanya sebuah fantasy belaka–––yakinnya dalam hati.
Berfantasy melihat patung itu membuat Hiu Hwi niat awalnya untuk segera pulang, namun saat tak sengaja ia melihat angka di dalam toko itu, Hiu Hwi langsung diam dan kembali menatap patung itu. Sekarang tanggal 2 februari, dan besok……3 februari. Seperti ada yang mengganjal otaknya untuk kembali melirik patung itu. Dan anehnya fantasy tadi kembali hadir, parahnya lagi fantasy itu semakin menjadi. Kyuhyun tersenyum padanya dan megatakan kata-kata yang sangat abu-abu untuk dipercaya dan yang lebih parah, Kyuhyun mencium bibirnya dengan begitu lembut, Hiu Hwi dibuat melayang dengan ciuman manis Kyuhyun itu, ia mengharapkan semua dunia kebahagian kini berpihak padanya, Hiu Hwi merasakan manis bibir Kyuhyun itu, dan parahnya lagi Kyuhyun semakin menuntut dengan menekan tengkuknya dan juga mengangkat pinggangnya agar semakin menempel sejajar dengan tubuh tinggi Kyuhyun. Hiu Hwi melayang. ciuman itu sungguh bernafsu dan …..
“ahhhhhhhh……..”
CCCUUUUTTTTTT ! cukup ! itu berlebihan !
Hiu Hwi menggelengkan kepalanya, ia bingung kenapa ia bisa berfantasy seperti itu di depan umum. Apakah otaknya sudah se-pervert itu ? benarkah ? AAAHH JINJAAAA!!!!––teriaknya dalam hati.
Tapi tunggu …. tanggal 3 ….. bukankah …..
Ting … Ting …
bunyi ponselnya membuat Hiu Hwi kembali terbuyarkan, ia merogah ponselnya yang sudah menyeruakan dua kali suara Ting yang jika kelebihan maka ia dianggap akan mempromosikan sesuatu. Hiu Hwi melihat layar ponselnya, sebuah gambar kecil di bawah tulisan peringatan muncul. Gambar kue. Dan tertera “Cho Kyuhyun’s brith day”.
GLEK !
Hiu Hwi ingat. Hari ini ulang tahun Kyuhyun karena sekarang sudah menunjukkan pukul 00.00 yang berarti pria sombong itu bertambah tua. Hiu Hwi bingung apa yang akan dilakukannya sekarang, haruskah ia menghubungi pria itu ditengah malam hanya untuk mengucapkan “Selamat ulang tahun, pria sombong ^^” atau mungkin “Yaakk! Cho Kyuhyun kau harus mentraktir ku !” Ahhh lupakan, itu bukan gaya Hiu Hwi sekali. Lagi pula mereka kini masih dalam suasana bertengkar dan saling mengacuhkan, jadi mungkin akan terasa aneh jika Hiu Hwi melakukan hal itu. Kyuhyun pasti juga akan merasa terganggu karena waktu istirahatnya yang langka harus terganggu karenanya dan membuat Kyuhyun semakin kesal padanya. ANNDWAEE ! Ia tak ingin itu terjadi.
Cepat-cepat Hiu Hwi memasukkan kembali ponselnya dan pergi meninggalkan tempat itu, tapi saat ia mendengar suara tirai penutup toko itu Hiu Hwi berhenti. Jika ia tidak mengucapkan selamat ulang tahun, apa ia juga tidak memberikan pria itu kado ?. Mengingat saat natal kemarin Kyuhyun memberikannya kado serta kartu kredit yang unlimited ia merasa tak enak jika saat pria itu pun ulang tahun ia tak memberikan apapun. Akhirnya setelah pertengkara antara hati dan pikirannya Hiu Hwi masuk ke dalam toko itu.
∏=∏=∏=∏=∏
Hiu Hwi memandang layar i-pad nya dengan ragu, tadi saat pulang ia sudah merencanakan untuk langsung tidur, tapi semua berubah saat ia melihat sebuah tempelan kertas di halte bus. Dengan hiasan ala anak remaja tempelan itu mampu membuatnya tersenyum kecil. Sebuah kertas yang berisi kartu ucapan ulang tahun yang terbilang besar karena berisi ratusan tanda tangan remaja-remaja yang mungkin sebuah kumpulan. Ya, elf, mereka membuat itu untuk seorang Cho Kyuhyun. Hiu Hwi berpikir, bagaimana bisa pria sombong itu bisa begitu terkenal, bahkan Hiu Hwi pun tak mempercayainya––jika ia masih bersifat seperti pertama kali bertemu dengan pria itu. Tapi sekarang berbeda, Hiu Hwi tak menyangkal itu, Cho Kyuhyun memang pantas terkenal dengan wajah tampan dan suara emasnya itu, bahkan pria itu diperkiran menjadi pemimpin negara jika ia benar-benar gagar otak untuk berkecimpung di dunia politik yang memusingkan. Betapa banggangnya Hiu Hwi bisa berada disamping Kyuhyun saat ini, walau sebuah status menegaskan bagaimana ia berada di posisinya sekarang, tapi Hiu Hwi tak peduli, ia mengambil gambar itu dan menyimpannya.
Dan kini puncaknya, Hiu Hwi membuka acc twitternya untuk melihat banyaknya timeline yang berhubungan dengan ulang tahun suaminya itu. Hiu Hwi kembali tersenyum kecil melirik sebuah benda disamping tempat tidurnya, ia kembali melihat layar i-padnya, sebuah ucapan untuk suaminya itu bisa menjadi TTWW sebanyak epat ! Fantastis bukan ?. Bolehkah Hiu Hwi mengatakan, Suaminya siapa dulu–––bangganya dalam hati.
∏=∏=∏=∏=∏
Februari, 03
Kini matahari dengan gagahnya berani bersinar menampakkan diri setelah sekian lama malu-malu. Walau jam masih menunjukkan pukul tujuh, tapi cahayanya sudah masuk di celah-celah jendela kamar yang tak tertutupi oleh tirai. Hiu Hwi menegang. Siapa yang membuka tirai ? Seingatnya semalam tirai itu tertutup, dan di Apartemen ini hanya ada dirinya. Apa jangan-jangan pencuri…. Seketika Hiu Hwi langsung bangkit dari tidur malasnya dan melihat ke segala titik kamarnya, benar tirai itu terbuka. Siapa yang membukannya ?!!!!!!!
Hiu Hwi menyibakkan kasar selimut dan turun dari tempat tidur dengan melompat. Dipakainya mantel tidur untuk menutupi tubuhnya yang hanya terbalut Lingerie seperti biasanya, ia memang sudah terbiasa tidur di musim apapun hanya dengan benda itu, walau terkadang maish ada rasa risih juga jika ada Kyuhyun di Apartemen itu. Tapi tunggu… mengingat Kyuhyun, Hiu Hwi menghentikan langkahnya saat melihat sebuah koper besar di samping sofa tempat biasanya bersantai. Siapa yang datang ? Apakah……..
“Eoh, Kau sudah bangung ?” sapa sebuah suara bass yang sangat dikenali Hiu Hwi, seketika itu juga membuatnya menoleh si pemilik suara. Hiu Hwi melebarkan matanya
“Selamat pagi….” sapa suara itu lagi, tanpa sadar Hiu Hwi membuka sedikit mulutnya ketika melihat pemilik suara itu tersenyum dengan deretan giginya yang rapih dan matanya yang berbinar. Hiu Hwi memperhatikannya dengan teliti, pemilk suara itu tengah memegang sebuah mug yang dilihatnya adalah teh dan juga OH ASTAGA….. dia…….
“Neo…..wasseyo?” KLAP! kalian pasti sudah tahu siapa pemilik suara itu dengan seruan yang selalu Hiu Hwi katakan jika orang itu datang. Ya, benar Kyuhyun. Pria itulah yang membuat morning shock Hiu Hwi. Hanya dengan sebuah senyuman dan apa-apaan ini, pria ini astaga…. lihat Kyuhyun memakai sweater bewarna coklat kusam dengan model tribal dan beberapa lambang saljut bewarna putih dari bahu sampai bagian dadanya. Kado ! Hiu Hwi ingat ! itu set pakaian yang dibelinya semalam untuk kado ulang tahun Kyuhyun. Tapi kenapa pria itu memakai sweater yang sama ? Astaga….jadi dia membeli set pakaian yang sudah dibeli Kyuhyun ! PABO!
“Hmm … bagaimana pagi mu ?” tanya Kyuhyun yang sebelumnya mengangguk sebagai jawaban yang biasa terlontar Hiu Hwi jika ia pulang.
“Shock…” lirih Hiu Hwi tanpa sadar
“Mwoya ?” Kyuhyun mengangkat satu alisnya seperti biasa, dan Hiu Hwi langsung tersadar dengan yang diucapkannya tadi.
Hiu Hwi menggelengkan kepalanya “Aniya….”
“Kapan kau datang ?” tanya Hiu Hwi akhirnya
Kyuhyun lagi-lagi tersenyum “Tadi malam, rencananya aku ingin menginap dulu di Dorm tapi mengingat kini aku mempunyai seorang gadis di Apartemen ku, jadi aku pulang langsung dari bandara” jelas Kyuhyun dan sukses membuat pipi Hiu Hwi memerah
“Hey lihat, kenapa pipi mu memerah seperti babi saja ?” goda Kyuhyun dengan terkekeh mengejek Hiu Hwi.
“Yaakk ! Apa kau baru kau katakan pria sombong !” pekik Hiu Hwi kesal, baru saja ia terbang dengan penjelasan pria itu, tapi dengan mudahnya pria itu menjatuhkannya. JINJAAA!!!
“Yaakkk ! kenapa harus berteriak-teriak seperti itu ! ini masih pagi ! lagi pula apa kau tak tahu, hari ini ulang tahun ku”
“Lalu ….”
“Harusnya kau bersikap manis dan memberikan aku kado, sekarang mana kado untuk ku nona pipi babi ?” goda Kyuhyun lagi, aisshhh pria ini
“Berhentilah memanggil ku dengan sebutan babi, pria sombong !”
“SHHIIREEOOO !!!” tolak Kyuhyun mentah-mentah
“Geumahee !”
“Shireo !”
“Geumahe !”
“Shireo !”
“Geumaheeeeee !!!!!!!!!!” pekik Hiu Hwi
“Shiiiirrreeeoooooooooooooo…~~~~” tolak Kyuhyun dibuat-buat sebuah nada merdu
Hiu Hwi frustasi, setelah ia merasakan morning shock dan sekarang ia harus merasakan bad morning. Hiu Hwi berdecak pinggang kesal.
“Terserah !” finalnya. Ia ingin berhenti dengan pertengkaran pagi ini, ia kira pagi ini akan menjadi pagi termanis setelah Kyuhyun membuat terbang tadi, tapi apa ini ! Pria itu sungguh menyebalkan ! Entah mengapa sifatnya yang dirasakannya dulu hilang kini kembali lagi, ia menjadi gadis dingin dan juga keras kepala. Ada apa dengan dirinya ? kenapa sifatnya selalu berubah-ubah terhadap kehadiran pria itu !
TBC.... [MAAF KALAU CERITANYA MAKIN GAJE]
Hari ini Author ulang tahun lohh~~~~ hihihihihihi ada yang bisa tebak umur ku berapa ? kalau ada yang tahu aku bakalan jadiin cast di ff ini untuk cast baru yang akan muncul sebagai kejutan :D hihihihihihi ayo ucapkan selama untuk author gaje ini :D *berdiri bareng kyuhyun* oh my hubby :*oia ada lagi author mau publisf ff baru castnya Eunhyuk wkwkwk mau lihat sinopsisnya ? wkwkwkXD INI DIA...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar